11 manfaat sahur bagi kesehatan

Benar nggak sih manfaat sahur sangat besar bagi kesehatan tubuh?

Pertanyaan ini spontan terlontar dari sebagian ketika mendengarkan pernyataan yang tersebar tentang manfaat sahur.

Tentu butuh pembahasan ilmiah untuk menjawabnya.

Terlepas dari benar tidaknya manfaat yang didapatkan ketika bersahur bagi kesehatan, sepantasnya setiap muslim bersemangat untuk bangun sahur.

Sebab, tujuan makan sahur yang paling utama adalah meraih keberkahan yang ada di dalamnya.

Mengapa demikian?

Jawabannya karena agama sendiri telah menganjurkan dalam sebagian hadits untuk bersahur, karena terdapat keberkahan di dalamnya.

Oleh karena itu, sepantasnya setiap kita tidak melewatkan kesempatan untuk meraih keberkahan.

Table of Contents

Apa Manfaat Makan Sahur Bagi Kesehatan?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang apa saja manfaat sahur bagi kesehatan, terlebih dahulu perlu diketahui apakah yang dimaksud dengan sahur itu sendiri.

Karena kata sahur berasal dari bahasa arab, tentu harus dikembalikan kepada hakikat makna kata tersebut dalam bahasa arab.

Dilansir dari Miraath, disebutkan bahwa sahur adalah makanan yang dimakan pada waktu sahar, (yaitu waktu) sebelum terbitnya fajar dengan niat untuk berpuasa.

Adapun manfaat apa saja yang bisa didapatkan bagi kesehatan ketika bangun bersantap sahur, berikut detailnya:

1. Mempersiapkan Tubuh untuk Berpuasa

Selama berpuasa, proses detoksifikasi pada tubuh dimulai. 

Dengan berpuasa, tubuh kita akan dengan sendirinya memulai proses membersihkan diri dari kotoran dan racun.

Ketika itu, orang yang berpuasa mulai beralih dari kebiasaan makan 3-4 kali sehari menjadi 1 kali saja, yaitu ketika berbuka puasa.

Oleh karena itu, bangun bersantap sahur merupakan upaya untuk mempersiapkan tubuh kamu sebelum menjalani puasa.

Dengan bersantap sahur, tubuh akan dicegah dari kelaparan ekstrem, karena lemak dalam tubuh disimpan sebagai cadangan.

Baca juga: Bagaimana Puasa Membersihkan Tubuh dari Racun dan Kotoran?

2. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat lain yang didapatkan oleh kesehatan tubuh ketika kamu bangun makan sahur adalah kekebalan tubuh tetap terjaga.

Ketika kekebalan tubuh bisa terjaga, otomatis tubuh terasa sehat dan aman dari serangan berbagai jenis penyakit.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat saat sahur, agar tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Upayakan juga untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat, agar waktu tercernanya makanan berlangsung bisa lebih lama. 

Dengan begitu, kamu akan merasa kenyang lebih lama dan tidak cepat lapar.

3. Mencegah Dehidrasi

Sahur juga sangat bermanfaat karena dapat menjaga jumlah cairan dalam tubuh.

Dengan begitu, tubuh akan terhindar dari dehidrasi. Idealnya, tubuh membutuhkan 2 liter air setiap hari.

Pada bulan ramadhan, kamu hanya bisa minum air di malam hari sebelum masuknya waktu sholat subuh dan sore hari ketika berbuka puasa.

Nah, di waktu sahur itulah kesempatan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh tersebut.

Jika tidak bangun sahur, kebutuhan tubuh terhadap cairan akan sulit terpenuhi.

Akibatnya, ketika di siang hari saat puasa, kamu bisa mengalami dehidrasi.

4. Mencegah Hipoglikemia atau Gula Darah Rendah

Semua sel di dalam tubuh membutuhkan energi agar bisa bekerja dengan baik.

Salah satu sumber energi adalah glukosa darah.

Ketika tubuh tidak mendapatkan pasokan makanan yang menjadi sumber energi, terpaksa gula darah yang dijadikan sebagai sumber energi. 

Ketika itu terjadi, tubuh bisa saja mengalami hipoglikemia (kadar gula darah rendah).

Akibatnya, saat puasa badan terasa lemas dan pusing, gemetar, keringat dingin, dan sulit berkonsentrasi.

Bahkan, ketika semakin berat bisa saja mengakibatkan pingsan.

Untuk mencegah kondisi di atas, sangat dianjurkan untuk bangun makan sahur.

Upayakan agar makanan yang dikonsumsi mengandung sumber energi tubuh, seperti protein, lemak, serta karbohidrat.

5. Mencegah Naiknya Asam Lambung

asamBangun bersantap sahur sangat bermanfaat dalam mencegah lambung kosong dalam waktu lama.

Mengapa hal ini penting?

Jawabannya karena lambung yang kosong dalam waktu lama bisa mengakibatkan kadar asam lambung meningkat.

Berbagai gejala maag yang pasti mengganggu kenyamanan akan bermunculan ketika kadar asam lambung meningkat.

Di antara gejala tersebut adalah mual, nyeri ulu hati, dan rasa terbakar di dalam dada.

Bahkan, jika semakin parah bisa menyebabkan muntah.

Baca juga: 8 Tips Ampuh Mencegah Asam Lambung Naik saat Puasa

6. Menghindari Berat Badan Turun Drastis

Salah satu bahaya yang mengintai ketika berat badan turun drastis adalah penyakit infeksi dan menurunnya daya tahan tubuh.

Saat puasa, berat badan otomatis akan menurun karena lemak tubuh dibakar dan dijadikan sebagai sumber energi bagi tubuh.

Bagi orang yang gemuk, proses pembakaran lemak tersebut justru bermanfaat.

Tapi bagi orang dengan berat badan ideal atau kurang, hal tersebut berbahaya karena bisa mengakibatkan gangguan yang disebutkan di atas.

Untuk mencegahnya, tubuh tidak boleh dibiarkan kosong dari asupan makanan yang merupakan sumber energi dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Solusinya tentu saja adalah bangun makan sahur dengan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.

Baca juga: 9 Tips Diet Saat Puasa yang Efektif untuk Turunkan Berat Badan

7. Sumber Energi

Makanan sehari-hari dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi.

Tanpa pasokan makanan khususnya di siang hari, tubuh akan terasa lemas karena berkurangnya sumber energi tubuh.

Akibatnya, kamu tidak bisa beraktivitas secara maksimal. Di sinilah letak manfaat sahur yang perlu dipahami.

Saat bangun sahur, kamu mengonsumsi makanan yang nantinya akan menjadi sumber energi untuk beraktivitas di siang hari.

Jadi, sahur tak ubahnya makan di siang hari. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk bersantap sahur dengan makanan yang kaya nutrisi seperti ikan, sayur, daging rendah lemak, termasuk buah-buahan.

Baca juga: Jangan Asal Makan, Ini 10 Menu Buka Puasa Sehat untuk Tubuh

8. Mencegah Kehilangan Massa Otot

Salah satu manfaat sahur yang juga penting untuk diperhatikan adalah mencegah kehilangan massa otot.

Tentunya tidak asal makan sahur, tapi menu yang dikonsumsi haruslah yang memenuhi komposisi sehat yang ideal.

Oleh karena itu, upayakan untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi saat bangun makan sahur, di antaranya adalah ikan, telur, tahu, tempe, daging merah, serta kacang-kacangan.

9. Menghindari Sindrom Metabolik

Manfaat sahur lainnya yang juga penting untuk diketahui adalah menghindarkan tubuh dari sindrom metabolik atau gangguan kesehatan yang terjadi bersamaan dengan misalnya:

  •   Akibat hipertensi,
  •   Kadar gula darah tinggi,
  •   Kadar HDL yang rendah,
  •   Kadar trigliserida tinggi,
  •   Serta penumpukan lemak di perut.

Mengapa bisa demikian?

Jawabannya karena ketika tidur dan malam semakin larut, hormon kortisol atau hormon Stress dalam tubuh meningkat.

Hormon inilah pemicu penyakit yang sering terjadi bersamaan, seperti diabetes, kencing manis, hipertensi, dan kolesterol.

Ketika terbangun di akhir malam, otomatis hormon kortisol akan menghilang seketika.

Secara tidak langsung akan menghentikan risiko sindrom metabolik yang disebutkan di atas.

10. Melancarkan Peredaran Darah

Bangun makan sahur juga sangat bermanfaat dalam melancarkan peredaran darah di dalam tubuh, terutama jika banyak minum air hangat.

Oleh karena itu, hindari minum air es atau minuman instan saat bangun makan sahur.

Lemak-lemak jahat yang bertumpuk di dalam perut bisa dihilangkan ketika kamu banyak minum air hangat sewaktu makan sahur.

Dengan begitu, risiko penyakit jantung, hipertensi, serta kolesterol bisa berkurang.

Baca juga: 6 Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi yang Perlu Kamu Ketahui

11. Mengurangi Rasa Haus Selama Puasa

Salah satu manfaat bangun makan sahur adalah membantu mengurangi rasa haus ketika puasa.

Manfaat ini tentu bisa didapatkan ketika kamu mengonsumsi makanan yang kaya serat. Jadi, tidak semua menu sahur bisa membantu mengurangi rasa haus selama puasa.

Dalam salah satu laman website Dinas Kesehatan, disebutkan bahwa mengonsumsi makanan kaya serat seperti sayuran hijau saat bersantap sahur akan membantu mengurangi rasa haus ketika puasa.

Pertanyaan Seputar Sahur Selama Bulan Puasa

Di bawah ini akan disebutkan beberapa pertanyaan yang seringkali ditanyakan ketika bulan ramadhan tiba:

Apakah Boleh Tidak Sahur?

Jika yang dipertanyakan semata-mata boleh tidaknya, maka jawabannya boleh saja tidak makan sahur. Sebab, makan sahur hukumnya sunnah bukan wajib.

Tidak ada kaitannya dengan sah tidaknya puasa yang dikerjakan.

Sebagian orang beranggapan bahwa inti dari puasa adalah menahan diri dari makan, minum, dan pembatal-pembatal lainnya.

Sahur menurut mereka bukanlah hal yang utama dan penting.

Tentu saja anggapan ini tidak benar, karena puasa hukumnya sunnah dan terdapat keberkahan di dalamnya.

Kenapa Orang Puasa Harus Sahur?

Alasan kenapa orang puasa harus sahur, hal ini ditinjau dari dampak negatif puasa tanpa sahur bagi kesehatan.

Sebab ketika bersantap sahur, tubuh mendapatkan asupan makanan dan minuman yang nantinya akan menjadi sumber energi bagi tubuh.

Ketika tidak bangun makan sahur, tubuh akan rentan mengalami dehidrasi dan kekurangan tenaga ketika memasuki siang hari.

Akibatnya, badan akan terasa berat dan tidak maksimal dalam melakukan berbagai jenis ibadah yang disyariatkan selama bulan ramadhan.

Waktu Makan Sahur yang Baik Itu Pukul Berapa?

Jika kita melihat kandungan sebagian hadits yang menyebutkan bahwa jarak antara sahur dengan sholat subuh adalah seukuran bacaan 50 ayat. 

Maka, bisa dipahami kalau waktu sahur yang dianjurkan adalah diakhir malam, mendekati waktu subuh.

Banyak manfaat yang didapatkan ketika mengakhirkan waktu sahur, di antaranya adalah tidak cepat lapar karena jarak antara sahur dan mulai menahan diri makan dan minum tidak terlalu berjauhan.

Selain itu, waktu subuh sudah dekat setelah bersantap sahur, sehingga tidak berat untuk menunggu waktu sholat subuh.

Jika terlalu cepat bangun sahur, dikhawatirkan tidur kembali setelah itu karena jaraknya dengan sholat subuh masih jauh.

Baca juga: 4 Bahaya Langsung Tidur Setelah Sahur yang Harus Kamu Tahu

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan mengenai manfaat sahur bagi kesehatan tubuh selama bulan puasa.

Oleh karena itu, sepantasnya tidak melewatkan makan sahur karena berbagai manfaat yang disebutkan di atas.

Terlebih lagi adanya jaminan keberkahan yang disebutkan di dalam kitab suci tentang makan sahur.

Oleh karena itu bagi kamu yang lebih memilih melanjutkan tidur daripada bangun sahur, tinggalkanlah kebiasaan buruk tersebut.

Bangunlah dan dapatkanlah manfaat sahur berupa keberkahan dan pahala dalam mengamalkan ibadah.

Setelah itu, manfaatkanlah waktu yang ada dengan berdoa sembari menunggu masuknya waktu sholat subuh.

 

Artikel Terkait Lainnya