beberapa pilihan menu buka puasa yang sehat yang bisa kamu cobain

Buka puasa jadi momen yang paling nikmat bagi mereka yang berpuasa. Biasanya, makanan dan minuman yang segar jadi andalan untuk berbuka.

Selain segar, menu buka puasa sehat juga harus jadi pertimbangan.

Tapi menu buka puasa yang sehat itu seperti apa?

Buat tahu lebih banyak, simak artikel ini sampai selesai, yuk!

Table of Contents

Seperti Apa Menu Buka Yang Puasa Sehat?

Tidak makan dan minum selama satu hari, berpotensi membuat tubuh kita mengalami dehidrasi. 

Untuk itu, ketika berbuka dianjurkan mengonsumsi makan-makanan yang sehat.

Menu buka puasa sehat harus mengandung gizi yang seimbang. 

Tujuannya adalah membantu tubuh untuk mengisi kembali energi yang hilang. Supaya keesokan harinya, tubuh siap dan kuat untuk menjalani puasa.

Jika kamu tidak yakin, kamu juga bisa berkonsultasi pada ahli gizi atau dokter umum perihal ini. 

Di Rey sendiri, kamu bisa berkonsultasi chat dokter sepuasnya tanpa biaya tambahan lagi. 

Karena itu, pastikan kamu sudah menjadi member Rey agar bisa tetap menjalani ibadah puasa dengan sehat dan lancar! 

Menu Apa yang Enak dan Juga Sehat untuk Buka Puasa?

Ada banyak pilihan menu yang enak dan juga sehat untuk berbuka puasa. Menu buka puasa berikut ini dapat membantu kamu menjadi lebih semangat dan sehat menjalani puasa. 

Air Putih

Konsumsi air putih sangat dibutuhkan oleh tubuh, terlebih ketika sedang menjalani puasa. Memenuhi kebutuhan dengan 8 gelas per hari harus tetap terpenuhi.

Air dapat membuat kamu merasa segar dan terhindar dari dehidrasi.

Jadi pastikan kamu minum cukup air putih ketika sahur maupun berbuka. 

Kamu bisa membaginya menjadi 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas di malam hari.

Baca juga: Kebanyakan Minum Air Putih, Apa Bahayanya?

Kolak Pisang

kolak pisang untuk buka puasa

Buka puasa rasanya kurang lengkap tanpa adanya kolak pisang. Kolak pisang adalah menu buka puasa rumahan yang wajib ada setiap Ramadan.

Untuk menjadikannya lebih sehat, kamu bisa mengganti santan dengan susu rendah lemak. 

Karena santan banyak mengandung lemak jenuh, yang bisa meningkatkan kolesterol jahat.

Kamu juga bisa mengurangi kandungan kalori dengan mengganti penggunaan gula merah. Ada beberapa pemanis buatan yang aman dikonsumsi sebagai alternatif.

Mengonsumsi kalori berlebih bisa menyebabkan obesitas.

Puding Buah

 

Puding identik dengan rasa manis dan kandungan gula yang tinggi. Tapi, kamu tetap bisa menikmati puding tanpa khawatir kandungan gula berlebihnya. 

Caranya adalah dengan mengganti bahan utamanya dengan buah-buahan segar.

Langkah pertama, buatlah puding dari agar-agar tawar. Siapkan juga potongan buah-buahan ke dalam cetakan. Setelah matang, tuangkan puding ke dalam wadah yang berisi buah-buahan.

Kamu tinggal memasukkan ke dalam kulkas supaya dingin dan puding siap untuk dinikmati.

Salad Sayur atau Buah

Buah dan sayuran sangat direkomendasikan untuk buka puasa. Karena kedua makanan ini dapat memenuhi kebutuhan serat harian kamu.

Lambung dan usus perlu memproses buah dan sayur lebih lama dibandingkan dengan makanan yang tidak berserat. Alhasil, kamu pun merasakan kenyang lebih lama.

Ketika membuat salad buah atau sayur, hindari saus yang tinggi garam, gula, dan lemak jenuh. Kandungan ini biasanya didapat dari mayonais, susu kental manis, atau saus keju.

Kamu bisa mengganti dressing salad dengan yang lebih sehat, seperti minyak zaitun, madu, lemon, atau yogurt tanpa gula.

Es Buah

Menu yang satu ini adalah menu buka puasa yang banyak diminati

Biasanya es buah memang mengandung banyak gula, sirup, dan susu kental manis sehingga kandungan gulanya menjadi sangat tinggi.

Tapi kamu bisa membuat es buah menjadi lebih sehat, lho.

Caranya adalah dengan mengganti kuahnya dengan lemon atau air madu. Selain itu, kamu juga bisa mengganti kuahnya dengan jus buah yang kaya air, seperti semangka.

Kamu bisa berbuka dengan berbagai aneka buah-buahan lain. Karena setiap buah memiliki kandungan gizi yang berbeda.

Buah-buahan Kering

Buah kering bisa jadi pilihan untuk berbuka atau dicampur dengan takjil lainnya. Buah kering adalah buah yang dihilangkan kandungan airnya melalui berbagai proses.

Buah kering mengandung nutrisi yang hampir sama dengan buah segar. Kandungan nutrisi buah kering di antaranya tinggi akan mineral, tembaga, magan, dan kalium.

Namun, karena kadar gula yang tinggi, buah kering harus dikonsumsi secukupnya.

Beberapa buah kering yang bisa kamu coba, antara lain aprikot, buah tin, kismis, dan plum.

Baca juga: 5 Penyebab Pusing Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Oatmeal

Oatmeal cocok dikonsumsi sebagai menu berbuka. Terlebih, waktu berbuka puasa yang singkat disusul waktu shalat.

Supaya shalat tarawih lebih khusuk, hindari makanan berat agar tidak mudah mengantuk.

Oatmeal mengandung serat yang tinggi sehingga bisa membantu mengganjal perut lapar.

Olahan oatmeal dicampur dengan buah-buahan tentu lebih nikmat dan kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Ikan Segar

Ikan memang mengandung banyak nutrisi untuk tubuh. Apalagi jika dikonsumsi untuk sahur dan berbuka.

Ikan adalah salah satu makanan yang rendah lemak, sehingga sangat baik untuk jantung.

Kandungan vitamin D dalam ikan juga cukup tinggi, sehingga bisa membantu dalam memperkuat tulang.

Salah satu cara yang tepat untuk mengolah ikan adalah dengan dibakar. 

Sebagai pengganti margarin, kamu bisa gunakan minyak zaitun yang lebih sehat.

Penelitian juga menyebut, mengonsumsi ikan baik untuk orang memiliki masalah tidur. 

Dengan mengonsumsi secara rutin, bisa membuat tidur lebih berkualitas dan nyenyak.

Baca juga: 15 Rekomendasi Makanan Sehat yang Mengandung Vitamin D

Daging Ayam

Daging adalah salah satu makanan yang bergizi.

Untuk mengonsumsi daging, pastikan kamu membuang lemak dan kulitnya. Mengolah daging dengan cara dipanggang, seperti steak, juga bisa menghasilkan makanan yang lebih sehat, karena diolah tanpa minyak. 

Untuk mempermudah, kamu bisa memilih daging ayam.

Bagian ayam yang paling banyak mengandung protein adalah bagian dada. Dalam 100 gram dada ayam mengandung 31 gram protein.

Ayam cocok dihidangkan dengan cara dipanggang atau diolah menjadi sup.

Baca juga: 14 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Kamu Selama Bulan Ramadan

Sup

Sayur yang ada di dalam sup memiliki kandungan serat yang tinggi. 

Tidak heran kalau sup sangat dianjurkan sebagai menu buka puasa. Selain itu, kuah dari sup bisa membantu mengembalikan kadar air dalam tubuh.

Untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang, kamu bisa menambahkan daging atau ayam sebagai tambahan protein.

Agar kandungan gizinya tetap baik, pastikan untuk tidak memasukkan garam secara berlebihan ke dalam sup.

Tips Memilih Menu Buka Puasa Sehat

berikut beberapa tips yang dapat diperhatikan dalam memilih menu buka puasa

Selain 10 menu di atas, sebenarnya masih banyak menu buka yang sehat yang bisa kamu temukan disekitarmu. 

Berikut ini beberapa tips yang bisa membantu kamu dalam memilih menu yang tepat untuk buka puasa.

Awali dengan Minum Air Putih

Saat puasa, tubuh bisa kehilangan banyak cairan. Dengan konsumsi air putih yang cukup bisa mencegah dehidrasi.

Minum air putih hangat ketika berbuka bisa membantu sistem pencernaan. Hal ini diyakini bisa mencegah sembelit juga merangsang sistem pencernaan kembali aktif.

Sebelum memakan makanan lain, banyak dokter menganjurkan untuk minum air putih karena dapat membantu tubuh menyerap nutrisi. Buat kamu yang sedang ingin diet, konsumsi air hangat sangat dianjurkan.

Hindari Makanan dengan Kadar Gula Tinggi

Makanan atau minuman manis memang dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai pengganti energi. Tapi jika berlebihan, maka dapat menyebabkan permasalahan, seperti diabetes.

Terlebih lagi, pola makan di bulan puasa tentu berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Konsumsi gula berlebih bisa membuat kamu merasa mudah lapar dan lemas.

Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Serat adalah salah satu gizi yang tak boleh ketinggalan untuk berbuka. Serat bermanfaat untuk mengganti energi yang hilang serta menjaga agar kamu bisa kenyang lebih lama.

Asupan serat bisa kamu dapat dari buah dan sayuran. Beberapa buah yang mengandung tinggi serat, seperti alpukat, apel, kelompok beri, atau pisang.

Selain itu, sayur juga terkenal dengan kandungan seratnya. Beberapa sayur yang tinggi serat, seperti brokoli, wortel, atau bayam.

Konsumsi serat dengan cukup juga membantu kamu untuk menjaga sistem pencernaan. Serat dipercaya menjaga kesehatan usus dan mencegah sembelit.

Hindari Minuman Bersoda

Minuman bersoda memang tampak menyegarkan. Apalagi kamu sudah seharian berpuasa.

Tapi soda mengandung gula yang sangat tinggi dan bisa menyebabkan diabetes.

Konsumsi soda saat berbuka juga cenderung membuat kamu lebih cepat haus dan tidak dapat menggantikan manfaat air sebagai penghilang dahaga.

Soda bisa menyebabkan masalah pencernaan dan terhambatnya penyerapan nutrisi.

Baca jaga: 5 Penyebab Pusing Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Batasi Konsumsi Makanan Pedas

Makanan pedas memang bisa menggugah selera. Tapi sayangnya ini tidak baik dikonsumsi, terlebih ketika perut sedang kosong.

Kandungan capsaicin dalam makanan pedas bisa melukai dinding usus dan lambung. Efeknya, bisa menyebabkan diare, maag, atau asam lambung naik.

Bukan berarti makanan pedas tidak boleh sama sekali. Hanya saja harus diperhatikan tingkat kepedasan dan kemampuan alat pencernaan.

Hindari Makanan Cepat Saji (Fast Food)

Makanan cepat saji atau fast food memang lebih praktis daripada memasak makanan sendiri. Tapi sudah banyak diketahui bahwa makanan cepat saji termasuk dalam golongan makanan yang tidak sehat.

Konsumsi yang terlalu sering bisa berakibat pada obesitas dan gangguan penyakit lainnya.

Mengonsumsi makanan cepat saji sebagai hidangan buka puasa bisa membuat kamu mudah lelah, mengantuk, dan obesitas.

Makanan cepat saji mengandung tinggi karbohidrat dan kalori, sehingga memicu tubuh untuk menimbun lebih banyak lemak.

Batasi Konsumsi Gorengan atau Makanan Berminyak

Bagi sebagian banyak orang, gorengan adalah menu yang wajib ada sebagai lauk pauk. Tapi perlu diketahui bahwa gorengan mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi.

Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, gorengan bisa menghambat sistem pencernaan.

Konsumsi gorengan juga bisa membuat kamu cepat lemas dan mengantuk. Hal ini karena sistem pencernaan bekerja lebih keras untuk mencerna kandungan yang dalam gorengan.

Kesimpulan

Nah, itu tadi beberapa menu buka puasa sehat dan tips untuk memilih menu buka puasa sehat.

Selama menjalani ibadah puasa, jangan lupa untuk tetap memertimbangkan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. 

Makanan yang dimakan saat sahur atau berbuka bisa memengaruhi aktivitas harian.

Oleh karena itu, kamu wajib buat memastikan bahwa menu buka puasamu bisa memenuhi nutrisi dan gizi. Jangan sampai tubuhmu kekurangan cairan atau nutrisi selama menjalani ibadah puasa.

Untuk kamu sendiri, bagaimana persiapan nutrisi menjelang bulan Ramadan ini?

Artikel Terkait Lainnya