kebanyakan minum air putih

Mungkin kamu sering mendengar bahwa kamu harus minum minimal 8 gelas per hari. Jika tidak, maka kamu pun akan merasakan akibat kurang minum air putih. Namun, kamu pun dapat mengalami fenomena dimana kamu kebanyakan minum air putih.

Yuk, cari tahu lebih tentang keracunan air putih atau overhidrasi di sini!

Apa itu Overhidrasi?

Tubuh kita memerlukan air untuk bisa berfungsi. Minum cukup air dapat membantu tubuh kamu untuk:

  • Mengatur suhu tubuh;
  • Mencegah sembelit;
  • Memastikan sel tetap berfungsi dengan baik;

Namun, segala sesuatu yang terlalu banyak juga tidak baik. Kebanyakan minum air putih atau overhidrasi pun dapat mengakibatkan keracunan air putih.

Keracunan air putih terjadi saat jumlah garam dan elektrolit lain dalam tubuh terlalu larut karena terlalu banyak cairan dalam tubuh kita. Pada akhirnya, kadar garam dalam darah pun menjadi sangat teramat rendah. Hasilnya pun bisa fatal.

Baca Juga : 11 Makanan Jadi Pantangan Asam Urat, Waspada!

Kenapa Bisa Overhidrasi?

Ada dua jenis overhidrasi, yaitu asupan air yang berlebih atau tubuh menahan pengeluaran air secara tidak normal.

Asupan Air Berlebihan

Hal ini terjadi ketika kamu mengkonsumsi lebih banyak air daripada yang ginjal kamu bisa keluarkan melalui urine. Alhasil, air pun hanya diam dalam pembuluh darah kamu.

Berikut adalah beberapa kondisi dan obat yang mungkin menyebabkan asupan air berlebihan karena kamu merasa sangat haus, antara lain:

  • Ekstasi;
  • Skizofrenia;
  • Obat antipsikotik;
  • Obat diuretik.

Tubuh Menahan Air

Kondisi ini terjadi saat tubuh kamu tidak bisa mengeluarkan air secara benar. Misalnya saja dalam kondisi atau pengaruh obat berikut:

  • Gagal jantung kongestif;
  • Penyakit hati;
  • Gangguan ginjal;
  • Diabetes yang tidak diobati;
  • Obat anti radang yang tergolong non steroid.

Efek Samping Kebanyakan Minum Air Putih

Akibat kebanyakan minum air putih pun bisa fatal. Hal ini karena keseimbangan antara garam, elektrolit tubuh, dan cairan pun terganggu. Alhasil, kamu pun dapat kekurangan garam dalam tubuh karena terlalu larut dengan cairan berlebih.

Efek sampingnya, kamu pun akan mengalami gejala-gejala berikut:

  • Mual dan muntah;
  • Sakit kepala;
  • Mudah pusing atau susah fokus.

Jika terus berlanjut, maka kamu pun bisa mengalami gejala yang lebih serius. Gejala ini termasuk:

  • Otot melemah;
  • Kejang-kejang;
  • Pingsan;
  • Koma;
  • Kematian.

Karena itu, penting bagi kamu untuk menangani overhidrasi jika sudah mengalami gejala-gejala awal.

Baca Juga : 8 Manfaat Minum Air Putih Sebelum Tidur, Bebas Risiko?

Cara Penanganan Kebanyakan Minum Air Putih

Kamu pun bisa menerapkan cara penanganan tergantung dari keseriusan kasus kamu. Antara lain:

  • Kurangi asupan minum air;
  • Menghentikan obat yang menyebabkan overhidrasi;
  • Minum obat diuretik untuk meningkatkan jumlah urine;
  • Mengganti sodium pada kasus yang serius.

Cara Mencegah Risiko Overhidrasi

Risiko overhidrasi lebih tinggi bagi mereka yang berolahraga. Karena dari itu, atlit bisa mencegah risiko overhidrasi ini dengan menimbang berat mereka sebelum dan sesudah pertandingan. Biasanya kamu memerlukan kurang lebih setengah liter untuk menurunnya setengah kilogram berat.

Jika kamu sedang berolahraga, usahakan untuk batasi minum 2-4 gelas saja per jamnya. Selain itu, kamu juga bisa mencari minuman isotonik yang mengandung gula dan elektrolit. 

Ada baiknya jika kamu juga tidak hanya tahu batas minimal minum air, tapi juga batas maksimalnya. Cari tahu kamu harus minum air putih sehari berapa liter melalui Rey.

Berapa Banyak Air yang Harus Kamu Minum Setiap Hari? Yuk, Hitung dengan Hydration Calculator

Jika kamu mempunyai kondisi medis yang dapat memicu dehidrasi, maka konsultasikan hal tersebut dengan dokter kamu. Selain itu, konsultasikan juga jika kamu merasa haus secara tidak normal. Yuk, tetap jaga pola hidup sehat kamu!

Artikel Terkait Lainnya