bagaimana puasa dapat membersihkan tubuh dari kotoran

Puasa merupakan ibadah yang sangat mulia di dalam islam. 

Selain mendapatkan pahala ketika melakukannya, puasa juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. 

Bahkan, banyak yang menyebutkan kalau puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran.

Keracunan dalam darah atau toksemia terjadi akibat penumpukan racun di dalam tubuh. 

Penyebabnya dari makanan dan minum yang dikonsumsi sehari-hari. 

Terlebih lagi saat ini, di mana hampir semua makanan dan minuman yang dikonsumsi bersifat instan.

Kondisi seperti ini tentu saja tidak bisa didiamkan karena berbahaya bagi kesehatan. 

Oleh karena itu, racun yang mengendap di dalam darah harus dikeluarkan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah berpuasa.

Table of Contents

Mengapa Puasa Dapat Membersihkan Tubuh dari Racun dan Kotoran?

Mengapa puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran? Apa alasannya? 

Sebagai jawabannya, perlu dicatat bahwa selama sebelas bulan kamu mengonsumsi berbagai jenis makanan. 

Bahkan, banyak dari makanan tersebut yang tidak sehat dan bersifat instan.

Makanan instan atau makanan tidak sehat yang dikonsumsi mengandung zat-zat yang berubah menjadi racun di dalam tubuh dan bertumpuk di dalam lemak.  

Kondisi seperti inilah yang memicu munculnya berbagai penyakit pada badan.

Dengan berpuasa, konsumsi zat-zat yang bisa membahayakan tubuh jadi terhenti. 

Selain itu, tubuh akan kehabisan karbohidrat yang dibutuhkan untuk membakar energi ketika berpuasa. Akhirnya, lemak tubuh yang akan dijadikan sebagai bahan bakarnya.

Lemak tubuh sendiri banyak mengandung racun yang asalnya dari makanan dan minuman tidak sehat yang dikonsumsi. 

Ketika lemak tubuh terbakar, otomatis racun-racun yang terdapat di dalamnya akan keluar dari dalam tubuh.

Baca juga: Jangan Asal Makan, Ini 10 Menu Buka Puasa Sehat untuk Tubuh

Apakah Puasa Termasuk Cara yang Baik untuk Membersihkan Tubuh dari Racun?

Selain melakukan puasa wajib di bulan ramadhan, banyak orang sengaja berpuasa di hari-hari lain karena ingin mengambil satu manfaat besar dari puasa, yaitu detoksifikasi racun atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Pertanyaannya di sini, benarkah puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran?  Apakah efektif?

Terlepas dari manfaat puasa bagi kesehatan, seorang muslim menjadikan alasan utama berpuasa di bulan ramadhan semata-mata karena ingin menunaikan ibadah tersebut sebaik mungkin. 

Tapi jika bisa mendapatkan manfaat lain dari segi kesehatan, mengapa tidak?

Sehubungan dengan pertanyaan di atas, perlu diketahui bahwa puasa memang merupakan cara yang baik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. 

Hal ini telah ditegaskan oleh seorang ahli penyakit dalam yang bernama dr. Yongki Warigit DA, SpPD, Mkes.

Dalam sebuah artikel di kompas.com, dr. Yongki mengatakan yang maknanya bahwa puasa terbukti meningkatkan proses pembuangan racun atau detoksifikasi alami pada tubuh. 

Selain itu, puasa juga efektif dalam membersihkan kulit.

Ketika kamu berpuasa, energi yang biasanya digunakan oleh tubuh untuk melakukan proses pencernaan makanan dialihkan kepada hal yang lain, misalnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, energi yang tidak terpakai tersebut digunakan untuk hal bermanfaat lainnya yaitu proses pembakaran lemak dalam tubuh. 

Otomatis, kandungan lemak dalam tubuh akan menjadi normal dan kekebalan tubuh semakin maksimal.

Oleh karena itu, kamu harus ingat agar tidak ‘balas dendam’ saat buka puasa.

Alasannya, proses detoksifikasi tubuh tidak akan efektif dan berlangsung maksimal sekali ketika terlalu banyak mengonsumsi makanan saat berbuka puasa.

Kebiasaan buruk memakan ‘apapun’ meskipun tergolong makanan yang kurang sehat saat buka puasa harus dihentikan. 

Mengonsumsi gorengan, junk food, atau yang mengandung es, justru akan menjadikan proses pencernaan di dalam tubuh sangat berat. 

Akibatnya, proses detoksifikasi tubuh tidak berlangsung secara maksimal.

Demikian pula jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa harus diperhatikan. 

Dalam hal ini, ada baiknya kamu mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang seimbang. 

Disebut seimbang, ketika makanan tersebut mengandung karbohidrat, protein, sayur, buah, dan air.

Apa Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh?

Selain puasa dapat membersihkan tubuh dari racun dan kotoran, ada beberapa manfaat lainnya bagi kesehatan tubuh, yaitu:

1. Menurunkan Berat Badan

Manfaat yang satu ini sudah banyak diketahui orang. 

Bahkan, puasa merupakan salah satu terapi yang seringkali dianjurkan dalam mengatasi masalah obesitas. 

Selain itu, puasa juga menjaga berat badan ideal dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Saat metabolisme tubuh meningkat, proses pembakaran lemak dan kalori di dalam tubuh ikut mengalami peningkatan. 

Dengan begitu, proses penurunan berat badan berlangsung lebih cepat dan efektif.

Baca juga: 5 Tips Olahraga Saat Puasa Yang Perlu Kamu Tahu di 2022

2. Mengurangi Risiko Diabetes

Selain puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran, tingkat risiko diabetes juga bisa ditekan. 

Pasalnya, metabolisme tubuh dan kinerja insulin atau hormon pengatur kadar gula darah akan meningkat ketika puasa.

Bahkan, sebagian hasil penelitian menunjukkan kalau puasa efektif dalam mencegah resistensi insulin dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

Kondisi inilah yang menyebabkan penurunan risiko diabetes pada orang yang berpuasa.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Salah satu manfaat yang bisa dirasakan ketika berpuasa adalah terjaganya kesehatan jantung. 

Bahkan, hasil sebagian penelitian menunjukkan kalau orang yang berpuasa selama 1 bulan tidak hanya memiliki risiko yang rendah terkena penyakit jantung, tetapi juga memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Kondisi di atas diduga akibat kondisi pola makan yang lebih sehat ketika puasa, termasuk mengurangi asupan makanan tinggi lemak. 

Selain itu, sebagian orang rutin minum teh ketika buka puasa. 

Hal tersebut baik bagi kesehatan selama tidak berlebihan. 

Sebab, teh mengandung flavonoid yang terbukti sangat efektif dalam menurunkan risiko diabetes dan melancarkan peredaran darah.

Baca juga: 15 Makanan Penurun Darah Tinggi, Efektif untuk Hipertensi

4. Mengurangi Risiko Kanker

Manfaat lainnya yang juga didapatkan ketika berpuasa adalah mengurangi risiko kanker. 

Pasalnya, pertumbuhan sel-sel kanker dapat dicegah ketika sedang puasa akibat berkurang asupan nutrisi yang merupakan ‘makanan’ kanker

Selain itu, berpuasa juga meningkatkan metabolisme tubuh sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya di atas. 

Ketika metabolisme tubuh meningkat, otomatis sel-sel kanker kesulitan untuk tumbuh dan berkembang. 

Hanya saja, manfaat yang satu ini memerlukan penelitian lebih lanjut untuk keabsahannya.

Tentunya bukan hanya puasa yang diperlukan untuk mencegah kanker. 

Kamu juga perlu rajin berolahraga, mengurangi stres, cukup istirahat, menghindari rokok dan alkohol, serta menerapkan pola hidup sehat.

5. Menjaga Kesehatan Mental

Manfaat bagi kesehatan yang didapatkan dengan berpuasa tidak semata-mata yang berkaitan dengan fisik, tetapi juga mental. 

Pasalnya, kadar hormon stres atau kortisol berkurang ketika seseorang berpuasa.

Selain itu, puasa juga merangsang hormon endorfin yang sangat bermanfaat dalam meredakan rasa cemas. 

Semua manfaat ini diduga terkait erat dengan efek puasa yang berkaitan dengan perbaikan metabolisme tubuh.

Di sisi lain, puasa merupakan ibadah dan bentuk pendekatan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Tentunya ibadah yang dilakukan dengan ikhlas akan memberikan ketenangan dan ketentraman bagi jiwa orang tersebut, di samping menjadikan pikirannya lebih bersih dan jernih.

6. Mengurangi Peradangan

Selain manfaat puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran, juga terbukti efektif dalam membantu mengurangi peradangan. 

Sebagaimana yang telah diketahui, peradangan merupakan hal yang seringkali menimpa seseorang. 

Penyebabnya cukup beragam, di antaranya adalah mengonsumsi makanan yang tidak sehat, alkohol, makanan yang digoreng, serta yang lainnya.

Dengan berpuasa, peradangan dalam tubuh bisa dikurangi. 

Terlebih lagi jika kadar insulin lebih rendah dan sensitivitas insulin lebih baik yang semuanya bisa didapatkan ketika seseorang berpuasa.

7. Meningkatkan Kerja Otak

Manfaat lainnya yang juga didapatkan ketika berpuasa adalah kesehatan otak dan kinerja otak yang mengalami peningkatan lebih baik. 

Pasalnya, ketika sedang puasa, produksi protein pendukung pembentukan dan perkembangan saraf semakin meningkat.

Selanjutnya protein tersebut akan mendorong sel induk (sel punca) pada otak dalam menghasilkan sel-sel saraf baru. 

Ketika itu terjadi, akan muncul banyak reaksi kimia yang efeknya sangat bagus bagi kesehatan otak.

Selain itu, protein tersebut akan bekerja efektif melindungi sel otak dari kelainan yang akan mengakibatkan munculnya berbagai penyakit yang menimpa otak, seperti penyakit parkinson, alzheimer, dan lainnya.

8. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Selain berbagai manfaat kesehatan yang telah disebutkan di atas, manfaat lainnya yang juga bisa didapatkan berkaitan dengan kesehatan kulit.  

Sebab, proses regenerasi kulit berlangsung lebih cepat dan efektif karena tubuh tidak bekerja keras dalam menjalankan fungsi pencernaan ketika sedang puasa.

Selain itu, fungsi organ hati dan ginjal juga semakin bagus dan meningkat ketika sedang berpuasa. 

Dengan begitu, proses pengeluaran racun dalam tubuh akan semakin efektif, termasuk racun penyebab munculnya jerawat.

Apakah Puasa Termasuk Detox?

Sebenarnya setiap manusia memiliki sistem detoxification atau sistem pengeluaran racun dari tubuh secara alami. 

Racun yang ada dalam tubuh akan keluar melalui keringat maupun ketika buang air kecil dan besar.

Nah, proses detoksifikasi alami tersebut akan semakin maksimal lagi ketika seseorang berpuasa. 

Sebab ketika sedang puasa, lemak-lemak tubuh yang banyak mengandung racun akan hancur dalam proses pembakaran energi di dalam tubuh. 

Dengan kata lain, puasa merupakan bentuk detox tubuh yang bersifat alami.

Dalam proses detox atau detoksifikasi, saluran usus dan organ hati merupakan organ yang paling aktif bekerja dalam proses pembuangan zat beracun. 

Ketika sedang puasa, kemampuan usus dalam membersihkan diri semakin meningkat. Sedangkan lambung dan organ tubuh lainnya akan beristirahat.

Proses detoksifikasi tersebut akan semakin maksimal jika didukung dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang akan semakin membantu proses tersebut. 

Di antara contoh makanan dan minuman yang cocok dikonsumsi yaitu brokoli, bayam, bawang putih, dan teh hijau.

Penutup

Demikianlah informasi mengenai manfaat puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran serta manfaat-manfaat lainnya yang bisa disebutkan pada artikel kali ini. 

Meskipun puasa merupakan ibadah yang asalnya memang menuntut seorang muslim untuk ikhlas dan bersemangat melakukannya, tapi tentu akan lebih semangat lagi ketika mengetahui berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan ketika berpuasa.

Artikel Terkait Lainnya