Bagaimana Puasa Membersihkan Tubuh dari Racun dan Kotoran?

Bagaimana Puasa Membersihkan Tubuh dari Racun dan Kotoran?
Yosephine
Yosephine
March 27, 2023
7 menit membaca

Puasa merupakan salah satu ibadah yang penting dalam agama Islam,

selain mendapatkan pahala, puasa juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Banyak yang mengatakan bahwa puasa dapat membersihkan tubuh dari racun dan kotoran yang terakumulasi di dalamnya.

Toksemia atau keracunan dalam darah dapat terjadi akibat penumpukan racun dari makanan dan minuman sehari-hari, terutama pada masa sekarang di mana makanan dan minuman instan semakin banyak dikonsumsi.

Kondisi ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan harus diatasi dengan segera.

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Puasa dapat menjadi salah satu cara untuk mengeluarkan racun yang terakumulasi dalam tubuh.

Oleh karena itu, selain sebagai ibadah yang mulia, puasa juga memberikan manfaat kesehatan yang besar.

Mengapa Puasa Dapat Membersihkan Tubuh dari Racun dan Kotoran?

Mengapa puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran

Berpuasa memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan karena membersihkan tubuh dari racun dan kotoran.

Selama sebelas bulan, kita mengonsumsi berbagai jenis makanan, termasuk makanan tidak sehat dan instan.

Makanan seperti ini mengandung zat-zat yang berubah menjadi racun di dalam tubuh dan menumpuk dalam lemak, yang dapat memicu penyakit pada tubuh.

Dengan berpuasa, konsumsi zat-zat yang membahayakan tubuh terhenti.

Ibadah puasa selama 30 hari juga dapat memperkuat usus untuk membersihkan tubuh dari racun.

Selain itu, tubuh kehabisan karbohidrat untuk membakar energi ketika berpuasa, sehingga lemak tubuh akan digunakan sebagai bahan bakar.

Lemak tubuh sendiri mengandung banyak racun yang berasal dari makanan dan minuman tidak sehat yang dikonsumsi sehari-hari.

Ketika lemak tubuh terbakar selama berpuasa, racun-racun yang terkandung di dalamnya akan keluar dari dalam tubuh. Inilah manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh kita.

Baca Juga: Jangan Asal Makan, Ini 10 Menu Buka Puasa Sehat untuk Tubuh

Apakah Puasa Termasuk Cara yang Baik untuk Membersihkan Tubuh dari Racun?

Puasa dapat membantu mengurangi racun dalam tubuh dan membersihkan diri dan menghilangkan partikel berbahaya.

Banyak orang berpuasa selain di bulan ramadhan karena mereka ingin mendapatkan manfaat detoksifikasi tubuh.

Namun, apakah benar puasa efektif membersihkan tubuh dari racun dan kotoran?

Bagi seorang muslim, alasan utama berpuasa di bulan ramadhan adalah untuk menunaikan ibadah tersebut sebaik mungkin.

Namun, jika bisa mendapatkan manfaat lain bagi kesehatan, mengapa tidak?

Puasa memang merupakan cara yang baik untuk membersihkan tubuh dari racun dan kotoran.

Selain itu, puasa juga efektif dalam membersihkan sel-sel tubuh dan kulit.

Ketika seseorang menjalankan puasa, energi yang biasanya digunakan untuk proses pencernaan makanan dialihkan ke hal lain, seperti meningkatkan daya tahan tubuh.

Energi yang tidak terpakai tersebut digunakan untuk proses pembakaran lemak dalam tubuh, sehingga kandungan lemak dalam tubuh akan menjadi normal dan kekebalan tubuh semakin maksimal.

Namun, penting untuk diingat agar tidak makan terlalu banyak saat buka puasa, karena hal tersebut dapat mengganggu proses detoksifikasi tubuh yang sedang berlangsung.

Mengonsumsi makanan tidak sehat seperti gorengan atau junk food juga dapat membuat proses pencernaan di dalam tubuh menjadi berat dan mengurangi efektivitas proses detoksifikasi.

Jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa juga harus diperhatikan.

Sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung nutrisi seimbang, seperti karbohidrat, protein, sayur, buah, dan air.

Dengan menjalankan puasa dengan benar dan memperhatikan asupan makanan, puasa dapat menjadi cara yang efektif untuk membersihkan tubuh dari racun dan kotoran serta meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Apa Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh?

Selain puasa dapat membersihkan tubuh dari racun dan kotoran, ada beberapa manfaat lainnya bagi kesehatan tubuh, yaitu:

1. Menurunkan Berat Badan

Manfaat yang satu ini sudah banyak diketahui orang. 

Bahkan, puasa merupakan salah satu terapi yang seringkali dianjurkan dalam mengatasi masalah obesitas. 

Selain itu, puasa juga menjaga berat badan ideal dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Saat metabolisme tubuh meningkat, proses pembakaran lemak dan kalori di dalam tubuh ikut mengalami peningkatan. 

Dengan begitu, proses penurunan berat badan berlangsung lebih cepat dan efektif.

Baca Juga: 5 Tips Olahraga Saat Puasa Yang Perlu Kamu Tahu di 2022

2. Mengurangi Risiko Diabetes

Selain puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran, tingkat risiko diabetes juga bisa ditekan. 

Pasalnya, metabolisme tubuh dan kinerja insulin atau hormon pengatur kadar gula darah akan meningkat ketika puasa.

Bahkan, sebagian hasil penelitian menunjukkan kalau puasa efektif dalam mencegah resistensi insulin dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

Kondisi inilah yang menyebabkan penurunan risiko diabetes pada orang yang berpuasa.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Salah satu manfaat yang bisa dirasakan ketika berpuasa adalah terjaganya kesehatan jantung. 

Bahkan, hasil sebagian penelitian menunjukkan kalau orang yang berpuasa selama 1 bulan tidak hanya memiliki risiko yang rendah terkena penyakit jantung, tetapi juga memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Kondisi di atas diduga akibat kondisi pola makan yang lebih sehat ketika puasa, termasuk mengurangi asupan makanan tinggi lemak. 

Selain itu, sebagian orang rutin minum teh ketika buka puasa. 

Hal tersebut baik bagi kesehatan selama tidak berlebihan. 

Sebab, teh mengandung flavonoid yang terbukti sangat efektif dalam menurunkan risiko diabetes dan melancarkan peredaran darah.

Baca Juga: 15 Makanan Penurun Darah Tinggi, Efektif untuk Hipertensi

4. Mengurangi Risiko Kanker

Manfaat lainnya yang juga didapatkan ketika berpuasa adalah mengurangi risiko kanker. 

Pasalnya, pertumbuhan sel-sel kanker dapat dicegah ketika sedang puasa akibat berkurang asupan nutrisi yang merupakan ‘makanan’ kanker

Selain itu, berpuasa juga meningkatkan metabolisme tubuh sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya di atas. 

Ketika metabolisme tubuh meningkat, otomatis sel-sel kanker kesulitan untuk tumbuh dan berkembang. 

Hanya saja, manfaat yang satu ini memerlukan penelitian lebih lanjut untuk keabsahannya.

Tentunya bukan hanya puasa yang diperlukan untuk mencegah kanker. 

Kamu juga perlu rajin berolahraga, mengurangi stres, cukup istirahat, menghindari rokok dan alkohol, serta menerapkan pola hidup sehat.

5. Menjaga Kesehatan Mental

Manfaat bagi kesehatan yang didapatkan dengan berpuasa tidak semata-mata yang berkaitan dengan fisik, tetapi juga mental. 

Pasalnya, kadar hormon stres atau kortisol berkurang ketika seseorang berpuasa.

Selain itu, puasa juga merangsang hormon endorfin yang sangat bermanfaat dalam meredakan rasa cemas. 

Semua manfaat ini diduga terkait erat dengan efek puasa yang berkaitan dengan perbaikan metabolisme tubuh.

Di sisi lain, puasa merupakan ibadah dan bentuk pendekatan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Tentunya ibadah yang dilakukan dengan ikhlas akan memberikan ketenangan dan ketentraman bagi jiwa orang tersebut, di samping menjadikan pikirannya lebih bersih dan jernih.

6. Mengurangi Peradangan

Selain manfaat puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran, juga terbukti efektif dalam membantu mengurangi peradangan. 

Sebagaimana yang telah diketahui, peradangan merupakan hal yang seringkali menimpa seseorang. 

Penyebabnya cukup beragam, di antaranya adalah mengonsumsi makanan yang tidak sehat, alkohol, makanan yang digoreng, serta yang lainnya.

Dengan berpuasa, peradangan dalam tubuh bisa dikurangi. 

Terlebih lagi jika kadar insulin lebih rendah dan sensitivitas insulin lebih baik yang semuanya bisa didapatkan ketika seseorang berpuasa.

7. Meningkatkan Kerja Otak

Manfaat lainnya yang juga didapatkan ketika berpuasa adalah kesehatan otak dan kinerja otak yang mengalami peningkatan lebih baik. 

Pasalnya, ketika sedang puasa, produksi protein pendukung pembentukan dan perkembangan saraf semakin meningkat.

Selanjutnya protein tersebut akan mendorong sel induk (sel punca) pada otak dalam menghasilkan sel-sel saraf baru. 

Ketika itu terjadi, akan muncul banyak reaksi kimia yang efeknya sangat bagus bagi kesehatan otak.

Selain itu, protein tersebut akan bekerja efektif melindungi sel otak dari kelainan yang akan mengakibatkan munculnya berbagai penyakit yang menimpa otak, seperti penyakit parkinson, alzheimer, dan lainnya.

8. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Selain berbagai manfaat kesehatan yang telah disebutkan di atas, manfaat lainnya yang juga bisa didapatkan berkaitan dengan kesehatan kulit.  

Sebab, proses regenerasi kulit berlangsung lebih cepat dan efektif karena tubuh tidak bekerja keras dalam menjalankan fungsi pencernaan ketika sedang puasa.

Selain itu, fungsi organ hati dan ginjal juga semakin bagus dan meningkat ketika sedang berpuasa. 

Dengan begitu, proses pengeluaran racun dalam tubuh akan semakin efektif, termasuk racun penyebab munculnya jerawat.

Apakah Puasa Termasuk Detox?

Setiap orang memiliki sistem detoxification atau sistem alami pembuangan racun dari tubuh.

Racun dalam tubuh dapat dikeluarkan melalui keringat, buang air kecil, dan buang air besar.

Proses detoksifikasi alami akan menjadi lebih maksimal ketika berpuasa, karena lemak tubuh yang banyak mengandung racun akan hancur selama proses pembakaran energi dalam tubuh.

Puasa dapat dianggap sebagai bentuk detox tubuh yang alami.

Selama proses detox, saluran usus dan organ hati merupakan organ yang paling aktif dalam mengeluarkan zat beracun.

Ketika berpuasa, kemampuan usus untuk membersihkan diri meningkat, sementara lambung dan organ tubuh lainnya beristirahat.

Proses detoksifikasi akan lebih efektif jika didukung dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang membantu proses tersebut, seperti brokoli, bayam, bawang putih, dan teh hijau.

Penutup

Dapat disimpulkan bahwa puasa membersihkan tubuh dari racun dan kotoran serta memberikan manfaat kesehatan lainnya.

Walaupun puasa merupakan ibadah yang dilakukan dengan ikhlas, mengetahui manfaat kesehatan dapat meningkatkan semangat untuk menjalankannya.

Penting untuk memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi saat berpuasa agar proses detoksifikasi tubuh dapat berlangsung secara maksimal.

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Tags
Yosephine
Yosephine

Yos adalah penulis artikel SEO dengan pengalaman menulis lebih dari tiga tahun. Dia menguasai berbagai topik, termasuk gaya hidup, kesehatan, personal finance, dan asuransi. Selain daripada penulisan artikel SEO, Yos juga mempunyai pengalaman menulis dalam copywriting dan UX writing.

Kembali
Rekomendasi Artikel
November 22, 2023
12 Primer untuk Kulit Berminyak Terbaik dan Harganya

Apa jadinya kalau kulit berminyak pakai makeup? Mungkin pertanyaan seperti ini sering menghampirimu. Memiliki kulit...

Dwi Julianti Dwi Julianti
7 menit membaca
August 14, 2023
Apa Itu Olahraga Calisthenics? Contoh Gerakan, Tips, dan Manfaatnya

Meski olahraga calisthenics (kalistenik) masih terdengar asing di telinga, tetapi kemungkinan besar kamu pernah melakukannya...

Yosephine Yosephine
9 menit membaca
February 27, 2023
Mudah, 7 Cara Mengatasi Panas Dalam Saat Puasa Ramadhan

Saat menjalankan ibadah puasa Ramadan, selain rasa lapar, kamu mungkin juga akan menghadapi tantangan lainnya....

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca