beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan gula darah yang tinggi

Cara menurunkan gula darah yang tinggi sebenarnya mudah untuk dilakukan. 

Namun, sebagian besar orang ternyata tidak mengetahui bagaimana caranya. 

Padahal menjaga tekanan darah sangatlah penting untuk menghindari resiko penyakit berat yang dapat mengancam nyawa.

Ada banyak sekali cara menurunkan tekanan darah yang dapat dilakukan secara alami. 

Agar bisa menerapkan cara tersebut, ada baiknya kamu mengetahui penyebab tingginya gula darah. 

Dengan demikian, kamu dapat mencegah terjadinya peningkatan gula darah.

Table of Contents

Apa Penyebab Gula Darah Tinggi?

Mengetahui apa saja yang menyebabkan gula darah menjadi tinggi membuat kamu menjadi lebih waspada. 

Apalagi ketika kamu sudah merasakan gejala gula darah tinggi, maka kamu dapat menjauhi segala sesuatu yang menjadi penyebabnya.

Ada beberapa hal yang menyebabkan gula darah menjadi tinggi. 

Berikut ini akan dijelaskan beberapa penyebab tersebut. 

Dengan demikian, kamu dapat menjauhi hal yang membuat kadar gula menjadi tinggi.

1. Dehidrasi

Ternyata, gula darah yang tinggi dapat disebabkan oleh dehidrasi. 

Dehidrasi adalah keadaan dimana tubuh manusia kekurangan cairan. 

Dengan demikian darah pada tubuh manusia menjadi lebih kental karena konsentrasi gula menjadi meningkat.

Oleh karena itu, agar kandungan gula di dalam darah tidak berlebihan, kamu harus menjaga kebutuhan cairan harian. 

Pastikan cairan di dalam tubuh kamu selalu cukup. Hal ini dapat dilakukan dengan rajin minum air putih.

2. Terlalu Banyak Mengonsumsi Kopi

Kopi sudah menjadi salah satu gaya hidup masyarakat saat ini. 

Banyak orang yang akan merasa tidak bertenaga jika tidak mengonsumsi kopi. 

Bahkan ada sebagian orang yang mengonsumsi kopi lebih dari 2 kali sehari.

Kamu perlu tahu bahwa mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat menyebabkan kandungan gula darah menjadi lebih tinggi. 

Meskipun kopi yang dikonsumsi tidak menggunakan gula. 

Kandungan kafein pada kopi akan membuat gula pada darah menjadi meningkat.

3. Selalu Melewatkan Sarapan

Sarapan sangatlah penting untuk mengawali hari. Namun, masih banyak orang-orang yang terbiasa melewatkan sarapan. 

Banyak orang yang tidak tahu bahwa terlalu sering melewatkan sarapan dapat memicu peningkatan kadar gula di dalam darah.

Berdasarkan penjelasan pada The Journal Diabetes Care, melewatkan sarapan dapat membuat sel beta pada pankreas tidak dapat bekerja dengan maksimal. 

Akibatnya insulin yang dihasilkan tidak cukup sehingga dapat meningkatkan kadar gula di dalam darah.

4. Kekurangan Tidur

Ada banyak sekali masalah kesehatan yang muncul akibat kamu kekurangan tidur. 

Salah satu masalah tersebut adalah naiknya kadar gula di dalam darah. 

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada The Journal Diabetes Care, pembatasan waktu tidur dapat membuat sensitivitas insulin pada tubuh menjadi menurun.

Bahkan jika kamu mengurangi waktu tidur selama 4 jam, maka penurunan sensitivitas insulin tersebut berada pada persentase 14% hingga 21%. 

Pengurangan sensitivitas inilah yang nantinya akan memicu peningkatan kadar gula pada darah.

5. Berlebihan dalam Mengonsumsi Gula

Tingginya kandungan gula di dalam darah juga pasti disebabkan oleh konsumsi gula yang berlebihan. 

Gula tersebut tentu saja akan menumpuk di dalam darah. 

Oleh karena itu, sebisa mungkin kamu tidak berlebihan dalam mengonsumsi gula.

Namun, jangan sekali-kali kamu mengganti gula alami yang biasa dikonsumsi dengan pemanis buatan. 

Karena nyatanya, pemanis buatan dapat menyebabkan kandungan gula pada darah semakin tinggi.

Tingginya resiko peningkatan gula darah akibat pemanis buatan dibahas pada penelitian yang ada pada The Journal Nature. 

Mengonsumsi pemanis buatan justru membuat tubuh mengalami intoleransi glukosa, sehingga menyebabkan peningkatan kadar gula pada darah.

Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi

Jika sudah terlanjur memiliki kadar gula yang tinggi, jangan panik. 

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gula darah tinggi tersebut.

Beberapa cara yang dapat kamu coba tersebut adalah:

1. Membatasi Karbohidrat yang Masuk ke Dalam Tubuh

Karbohidrat ternyata mengandung kadar glukosa yang tinggi. Glukosa menjadi sumber utama yang ada di dalam karbohidrat. 

Tingginya kandungan glukosa yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi.

Bagi kamu yang sedang memiliki kadar gula yang tinggi di dalam darah, ada baiknya untuk membatasi jumlah karbohidrat yang masuk. 

Dengan demikian, kandungan glukosa yang masuk ke dalam tubuh dapat dikontrol sehingga kandungan gula dalam darah menjadi turun.

Baca juga: Apakah Karbohidrat Bikin Gemuk? Cari Tahu Jawabannya!

2. Memperbanyak Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Serat

Ternyata serat dapat membatu tubuh dalam memperlambat pencernaan karbohidrat. 

Dengan demikian, penyerapan gula oleh tubuh juga menjadi lebih lambat.

Hal inilah yang akan membuat kandungan gula di dalam darah menjadi menurun.

Ada banyak sekali makanan yang mengandung kadar serat yang tinggi. 

Contohnya terdapat pada sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan tentu saja buah-buahan. 

Kebutuhan serat laki-laki dan perempuan berbeda. 

Laki-laki membutuhkan serat sekitar 38 gram dan perempuan 25 gram per harinya.

Tingginya kandungan glukosa yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi.

Bagi kamu yang sedang memiliki kadar gula yang tinggi di dalam darah, ada baiknya untuk membatasi jumlah karbohidrat yang masuk. 

Dengan demikian, kandungan glukosa yang masuk ke dalam tubuh dapat dikontrol sehingga kandungan gula dalam darah menjadi turun.

3. Mengatur Asupan Lemak yang Masuk ke Dalam Tubuh

Selain karbohidrat, lemak juga dapat membuat resiko peningkatan kandungan gula dalam darah menjadi tinggi. 

Oleh karena itu, jika kandungan gula darah sedang tinggi, ada baiknya kamu membatasi asupan lemak yang masuk ke dalam tubuh.

Lemak yang berlebihan di dalam tubuh akan menyebabkan proses pencernaan pada tubuh menjadi lebih lambat. 

Akibatnya kamu akan mengalami obesitas. 

Keadaan obesitas ini biasanya akan membuat kadar gula di dalam darah menjadi tinggi.

4. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Indeks Glikemik yang Rendah

Selain serat, makanan yang mengandung indeks glikemik yang rendah juga dapat membantu dalam mengendalikan gula darah. 

Dengan demikian, kandungan gula pada darah akan berangsur normal kembali.

Hal ini disebabkan karena kandungan glikemik yang rendah dapat memperlambat proses perubahan karbohidrat menjadi glukosa. 

Indeks glikemik yang rendah dapat ditemukan pada makanan yang mengandung gandum dan juga yogurt.

5. Memperbanyak Konsumsi Air Putih

Kadar air yang cukup di dalam tubuh dapat membantu ginjal dalam membuang kelebihan glukosa melalui urin. 

Bahkan sudah banyak penelitian yang mengemukakan bahwa meminum air putih dapat membantu meminimalkan resiko kadar gula tinggi pada darah.

6. Berolahraga yang Rutin

Rutin berolahraga dapat membuat sensitivitas insulin menjadi meningkat.

Akibatnya, kadar gula pada darah dapat dikontrol. Jika kadar gula dalam darah meningkat, pastikan kamu untuk berolahraga dengan lebih rutin.

Tak perlu yang berat, kamu dapat melakukan olahraga ringan saja, asalkan dilakukan secara rutin.

Apa Tanda-Tanda Gula Darah Tinggi?

Terkadang, banyak orang yang tidak sadar ketika kandungan darah dalam tubuhnya tinggi. 

Akibatnya, orang tersebut akan terus melakukan kebiasaan buruk sehingga memperparah keadaan. 

Jika sudah parah, maka akan sangat sulit mengembalikannya ke keadaan semula.

Oleh karena itu, kamu harus mengetahui apa saja tanda-tanda ketika kandungan gula darah sedang meningkat. 

Dengan demikian, kamu dapat melakukan berbagai cara untuk menurunkan kandungan gula darah yang tinggi tersebut.

Adapun beberapa tanda-tanda ketika gula darah sedang tinggi adalah:

  • Seringkali merasa lapar dan nafsu makan menjadi bertambah. Akan tetapi berat badan justru menurun.
  • Lebih mudah mengantuk dan menjadi lebih cepat lelah.
  • Mulai memiliki gangguan penglihatan, seperti penglihatan yang menjadi buram.
Lebih lanjut, kamu bisa membaca pembahasan mengenai 8 ciri – ciri gula darah tinggi di blog Rey untuk membantu kamu lebih waspada.

Apa yang Terjadi Jika Gula Darah Terlalu Tinggi?

Sebenarnya, jika kandungan gula pada gula melonjak, kamu tidak perlu khawatir.

Kamu dapat mengatur pola makan dan menjalani pola hidup yang sehat hingga kadar gula pada darah menjadi menurun.

Namun, kebanyakan orang masih banyak mengabaikan kondisi ketika kadar gula pada darah menjadi melonjak.

Padahal jika dibiarkan, kandungan gula yang tinggi pada darah dapat menimbulkan beberapa komplikasi penyakit.

Jika sudah mengalami komplikasi maka diperlukan cara yang lebih ekstra untuk mengatasinya.

Adapun beberapa kondisi yang terjadi ketika kadar gula terlalu tinggi antara lain adalah:

  • Terjadinya infeksi yang parah pada gigi dan gusi.
  • Terjadinya kerusakan saraf dan juga infeksi kronis pada bagian kaki.
  • Terkena berbagai macam penyakit kardiovaskuler, seperti gangguan pada jantung.
  • Terjadinya kerusakan pada ginjal bahkan dapat menyebabkan gagal ginjal.
  • Terjadinya kerusakan pembuluh darah pada retina mata, sehingga dapat mengakibatkan kebutaan.
  • Munculnya gangguan penglihatan, contohnya katarak ataupun glaukoma.
  • Terkena gangguan pada Neuropati atau bahkan kerusakan saraf
  • Munculnya gangguan pada tulang dan juga persendian.

Pertanyaan Seputar Cara Menurunkan Gula Darah yang Tinggi

Berikut ini merupakan beberapa pertanyaan dan juga jawaban yang berhubungan dengan bagaimana cara menurunkan kadar gula yang tinggi pada darah.

1. Makanan Apa yang Cepat Menurunkan Gula Darah?

Makanan yang dapat dikonsumsi untuk membantu mengurangi kadar gula di dalam darah umumnya tidak mengandung kadar glukosa yang tinggi.

Selain itu, makanan tersebut biasanya terdiri dari makanan yang mengandung serat yang tinggi ataupun indeks glikemik yang rendah.

Adapun makanan yang dapat dikonsumsi untuk menurunkan gula darah adalah roti gandum ataupun olahan gandum lainnya. 

Selanjutnya adalah yogurt yang memiliki indeks glikemik yang rendah.

Buah-buahan yang mengandung banyak serat juga wajib dikonsumsi jika gula darah sedang naik.

Lebih lanjut, baca juga artikel di blog rey tentang 15 makanan penurun darah tinggi yang bisa kamu jadikan acuan.

2. Rebusan Daun Apa Untuk Menurunkan Gula Darah?

Ketika kandungan gula darah sedang tinggi, kamu dapat menurunkannya dengan cara meminum air rebusan daun tanaman tertentu.

Kamu dapat meminum rebusan daun kelor karena daun kelor memiliki sifat antidiabetic yang dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

Selain daun kelor, kamu juga dapat daun sambiloto.

Meskipun memiliki rasa pahit, daun ini ampuh untuk menurunkan kadar gula darah.

Kandungan flavonoid pada daun ini mampu meningkatkan produksi insulin di dalam tubuh.

3. Buah Apa yang Menurunkan Gula Darah?​

Terdapat beberapa jenis buah yang mampu membantu menurunkan kandungan gula darah dengan cepat.

Contoh buah yang dapat menurunkan kadar gula darah adalah buah berry, buah alpukat dan juga buah jeruk.

Kandungan serat yang tinggi pada buah tersebut mampu menurunkan kadar gula yang ada di dalam darah.

Kesimpulan

Demikian kesimpulan tentang beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menurunkan gula darah.

Agar kadar gula di dalam darah selalu stabil, kamu harus benar-benar menjaga makanan dan pola hidup yang dijalani.

Jika sudah terlanjur memiliki kadar gula yang tinggi, kamu dapat melakukan cara menurunkan gula darah yang tinggi karena sangat mudah untuk dilakukan.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada orang – orang disekitarmu yang kira – kira memiliki gula darah yang tinggi agar bermanfaat.

Artikel Terkait Lainnya