5 Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah saat Hamil dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah saat Hamil dan Cara Mengatasinya
Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw
June 5, 2023
7 menit membaca

Sakit perut merupakan gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh siapa saja, termasuk ibu hamil. 

Perubahan kondisi pada ibu hamil tidak heran membuat mereka merasa mengalami gangguan kesehatan.

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Tidak jarang ibu hamil akan merasakan sakit pada perut bagian bawah, sehingga merasa tidak nyaman. 

Lantas, apakah faktor penyebab perut bagian bawah sakit saat hamil?

Yuk, simak di bawah ini!

Penyebab Perut Bagian Bawah Sakit saat Hamil

perut bagian bawah sakit saat hamil bisa muncul pada saat posisi rahim yang disangga oleh jaringan ikat menjadi tegang seiring bertambahnya ukuran rahim

Ibu hamil kerap mengalami keluhan perut bagian bawah sakit, terutama pada masa trimester kedua.

Ha tersebut terkadang dapat membuat kondisi emosional ibu hamil terganggu, sehingga merasa khawatir dan tidak nyaman. 

Pada umumnya, kondisi tersebut bisa muncul pada saat posisi rahim yang disangga oleh jaringan ikat menjadi tegang seiring bertambahnya ukuran rahim.

Dalam beberapa kasus, rasa sakit yang muncul sebenarnya normal dialami oleh ibu hamil.

Namun, kamu sebaiknya tidak membiarkan kondisi tersebut dan mengetahui penyebabnya dengan segera untuk diatasi. 

Berikut beberapa penyebab perut bagian bawah sakit saat hamil:

1. Perkembangan Janin

Penyebab nyeri pada perut kerap disebabkan oleh tumbuh kembang janin dalam perut ibu yang semakin membesar, terutama selama trimester kedua hingga akhir masa kehamilan.

Akibat pertumbuhan janin tersebut yang dapat membuat adanya perubahan tekanan, sehingga memicu sakit perut bagian bawah dan area kandung kemih.

2. Nyeri Ligamen Bundar

Penyebab sakit perut yang berkaitan dengan ligamen bundar merupakan rasa sakit perut bagian bawah dibarengi dengan sensasi seperti sedang ditusuk.

Pada umumnya, nyeri ligamen bundar dialami oleh ibu hamil di periode kehamilan kedua akibat melakukan pergerakan yang terlalu cepat, seperti berdiri secara tiba-tiba, batuk, atau bersin. 

3. Gas yang Menumpuk di Perut

Pada periode kehamillan ketiga, perut ibu hamil biasanya akan mengalami penumpukan gas. 

Perut dipenuhi gas tersebut disebabkan oleh pembesaran yang terjadi pada rahim, sehingga memberikan tekanan ekstra pada organ tubuh yang berada di sekitarnya

Kondisi tersebut tentu akan memperlambat proses pencernaan.

4. Sembelit

Sembelit merupakan gangguan pencernaan yang membuat penderita akan sulit buang air besar.

Pada saat masa kehamilan, kadar hormon progesteron akan meningkat yang menyebabkan otot-otot usus lebih relaks dan bergerak lebih lambat. 

Apalagi rahim yang semakin membesar akan berpotensi menekan usus dan rektum. 

Serangkaian kondisi tersebut mampu memengaruhi kondisi kesehatan ibu hamil, sehingga feses di dalam usus menjadi sulit keluar. 

Baca Juga: Cegah Sembelit, 7 Cara Ampuh Mengatasi Susah BAB saat Puasa

5. Kontraksi Palsu

Braxton Hicks atau kontraksi palsu dapat menjadi salah satu faktor munculnya rasa sakit di perut bagian bawah.

Rasa nyeri perut akibat kontraksi palsu sering disebut menyerupai kram perut ringan yang muncul pada saat menstruasi.

Selain kelima faktor di atas, terdapat faktor penyebab lainnya seperti infeksi saluran kemih akibt tekanan pada saluran yang membawa urin dari ginjal ke kandung kemih. 

Jika kamu ingin mengetahui faktor penyebab perut bagian bawah sakit saat hamil yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. 

Apalagi kini berkonsultasi dengan dokter dapat dilakukan dengan mudah melalui online ataupun janjian di rumah sakit. 

Asuransi kesehatan online dari Rey menyediakan fitur bagi kamu untuk berkonsultasi dengan dokter via chat, tebus obat, atur janji temu di rumah sakit favorit, hingga rawat inap gratis. 

Untuk informasi lebih lanjut, klik banner di bawah ini!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Cara Meredakan Nyeri Perut Bagian Bawah Sakit saat Hamil

Pada beberapa kasus, nyeri pada perut bagian bawah dapat ditangani dengan mandiri oleh ibu hamil di rumah. 

Meskipun demikian, kamu tidak boleh menganggap enteng gangguan kesehatan tersebut. 

Adapun beberapa langkah yang dapat diterapkan oleh ibu hamil untuk meredakan rasa nyeri tersebut, seperti:

1. Melakukan Perubahan Gerakan

Ketika ibu hamil merasa sakit perut bagian bawah muncul saat melakukan gerakan mendadak, maka coba terapkan pergerakan dengan secara perlahan dan bertahap.

Sementara untuk mengurangi rasa sakit yang muncul saat bersin atau batuk adalah dengan mencoba sedikit membungkukkan tubuh dengan perlahan pada saat akan bersin atau batuk.

Menerapkan beberapa perubahan gerakan tersebut diharapkan dapat mengurangi tarikan pada ligamen di sekitar rahim ibu.

2. Menyesuaikan Pola Makan

Dalam mengatasi rasa nyeri, ibu hamil juga bisa mengubah cara atau pola makan yang disesuaikan dengan porsi sedikit tetapi lebih sering.

Ibu hamil perlu memperhatikan kandungan makanan yang dikonsumsi dengan mencukupi serat dan cairan, serta mengonsumsi suplemen tambahan zat besi dan fluktuasi hormon. 

Adapun ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mampu memicu gas dalam perut, seperti gorengan. 

3. Mengompres Perut dengan Air Hangat

Untuk meredakan rasa sakit yang muncul pada perut bagian bawah dapat dilakukan dengan menggunakan kompres air hangat.

Handuk yang sudah dicelupkan ke dalam air hangat dapat ditempelkan pada bagian bawah perut.

Adapun alat kompres yang bisa ibu hamil manfaatkan, yaitu botol berbahan dasar plastik yang sudah diisi air hangat dan dibungkus kain atau handuk.

Selain itu, dalam melakukan cara ini Bumil sebaiknya memperhatikan dengan baik suhu air yang digunakan agar tidak terlalu panas dikarenakan dapat beresiko membahayakan janin.

4. Rutin Berolahraga 

Selama dalam masa mengandung, ibu hamil dianjurkan untuk dapat melakukan olahraga ringan secara teratur.

Ibu hamil dapat melakukan gerakan peregangan dengan posisi tubuh bertumpu pada tangan serta lutut selama beberapa menit.

Namun, dalam melakukan olahraga ini sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli kandungan untuk mengetahui jenis gerakan yang aman untuk dilakukan.

Gerakan olahraga yang tidak dilakukan dengan tepat dikhawatirkan dapat menyebabkan sakit perut bawah saat hamil menjadi semakin parah. 

5. Mengonsumsi Obat Pereda Rasa Sakit

Jika nyeri pada bagian perut ibu hamil tidak kunjung reda, maka mereka bisa mengonsumsi jenis obat pereda nyeri. 

Namun, kamu disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dalam mengetahui jenis obat yang cocok dan aman untuk dikonsumsi. 

Jenis dan dosis obat pereda rasa nyeri yang tidak tepat berpotensi dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan bayi dalam kandungan.

Baca Juga: Dosis dan 5 Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil

Kapan Harus ke Dokter?

Ibu hamil perlu segera ke dokter apabila penerapan langkah-langkah di atas tidak berhasil untuk meredakan rasa sakit.

Apalagi nyeri yang muncul dirasa sudah sangat mengganggu atau tidak kunjung mereda dalam kurun waktu lebih dari satu jam.

Nyeri perut yang dibiarkan berpotensi akan menimbulkan kram pada perut, pendarahan pada vagina, terasa sakit atau panas ketika buang air kecil, dan nyeri punggung bagian bawah.

Ketika gejala sakit perut yang berbahaya di atas muncul pada bumil, maka disarankan untuk segera datang ke dokter untuk memeriksakan diri agar bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pertanyaan Seputar Perut Bagian Bawah Sakit saat Hamil

Nyeri perut pada bagian bawah pada ibu hamil merupakan salah satu kondisi normal, terutama pada usia heamilan kedua

Ibu yang sedang hamil tentu akan memiliki perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan mereka.

Gangguan kesehatan akan menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama bagi ibu dengan kehamilan pertama. 

Tidak heran terdapat beragam kebingungan yang dialami oleh ibu hamil terkait perut yang terasa sakit. 

Berikut beberapa pertanyaan seputar perut bagian bawah sakit saat hamil.

Normalkah Nyeri Perut Bagian Bawah saat Hamil Muda?

Nyeri perut pada bagian bawah pada ibu hamil merupakan salah satu kondisi normal, terutama pada usia heamilan kedua.

Dalam beberapa kasus, nyeri saat hamil dapat bertahan hingga trimester ketiga.

Nyeri bisa muncul pada kedua bagian sisi perut atau salah satu bagian sisi, terutama pada sisi kanan. 

Baca Juga: Selain Mual, Ini 8 Ciri-Ciri Orang Hamil Muda

Sakit di Bawah Perut di Atas Kemaluan Apakah Tanda Hamil?

Pada dasarnya, tanda kehamilan pada setiap wanita pasti akan berbeda-beda.

Selain mual, salah satu tanda wanita sedang hamil adalah dengan sakit perut yang cukup sering.

Munculnya rasa sakit pada perut di atas kemaluan ini bisa saja menjadi tanda kehamilan.

Sakit perut bagian bawah dikenal juga dengan sebutan kontraksi yang umumnya dialami oleh Bumil pada usia trimester pertama dan ketiga.

Adapun kebanyakan kasus munculnya rasa sakit ini tidak berbahaya.

Namun, bila rasa sakit dirasa tidak kunjung sembuh disertai kram, bisa saja menjadi pertanda adanya masalah kesehatan lainnya.

Maka dari itu, ibu hamil sebaiknya untuk memastikan tanda kehamilan dengan segera melakukan cek test pack atau periksa ke dokter kandungan.

Penutup

Itulah informasi seputar perut bagian bawah sakit saat hamil. 

Kehamilan merupakan kondisi yang tentu diidam-idamkan oleh seorang ibu. 

Tidak heran ibu hamil tentu perlu memperhatikan setiap kondisi kesehatan yang terjadi pada janin dan diri mereka. 

Jika ibu hamil mengalami gangguan kesehatan, maka segera konsultasi dengan dokter. 

Kamu bisa mencoba fitur Rey gratis selama 2 bulan dengan klik banner di bawah!

Masih ada pertanyaan seputar perut bagian bawah sakit saat hamil?

Yuk, tulis di kolom komentar!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw

Menulis bukan tentang menuturkan segala sesuatu yang ingin disampaikan, tetapi menceritakan apa yang tidak bisa disampaikan. Itulah mengapa menulis menjadi cara terbaik untuk berbicara tanpa terganggu.

Kembali
Rekomendasi Artikel
October 24, 2023
Ciri-Ciri Radang Tenggorokan dan Cara Mengobatinya

Radang atau sakit tenggorokan adalah salah satu gangguan yang kerap kali dirasakan oleh orang dewasa...

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca
January 26, 2024
Apa Itu Epilepsi? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya Disini

Apa itu epilepsi? Selama ini masih ada masyarakat yang mengaitkan penyakit epilepsi atau ayan dengan...

Aul Risky Aul Risky
6 menit membaca
October 6, 2023
Apa Itu Batuk Rejan (Pertusis)? Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Batuk biasanya akan sembuh dengan sendirinya atau dengan penggunaan obat-obatan yang tepat. Namun, jika batuk...

Dwi Julianti Dwi Julianti
7 menit membaca