Hindari! Penyebab Asam Lambung Naik yang Wajib Kamu Tahu

Hindari! Penyebab Asam Lambung Naik yang Wajib Kamu Tahu
Dwi Julianti
Dwi Julianti
March 17, 2023
7 menit membaca

Penyakit asam lambung biasa ditandai dengan adanya rasa terbakar di dada.

Naiknya asam lambung menjadi penyebab penyakit yang dikenal dengan istilah gastroesophageal reflux disease (GERD) ini.

Kamu perlu berhati-hati dengan gejala penyakit asam lambung agar situasi tersebut tidak menimbulkan komplikasi.

Ingin tahu cara hidup sehat jadi lebih mudah? Temukan rahasianya di sini

Kalau begitu, apa penyebab asam lambung naik?

Bagaimana cara menjaga pola hidup agar terhindar dari naiknya asam lambung?

Mari simak penjelasan di bawah ini, ya!

Penyebab Asam Lambung

Penyakit asam lambung atau GERD adalah penyakit gangguan di sistem pencernaan yang berpengaruh terhadap otot di antara perut dan kerongkongan.

Nah, otot tersebut adalah Lower Esophagus Sfingter (LES) dan biasanya akan terbuka saat kamu menelan sesuatu yang mengarah ke perut.

Oleh karenanya, otot tersebut akan secara otomatis tertutup supaya makanan dan cairan di lambung tidak kembali ke kerongkongan.

Namun, aktivitas otot ini akan mengalami gangguan jika kamu mengidap penyakit GERD.

Ini akan menyebabkan isi perut bisa kembali ke kerongkongan.

Penderita juga umumnya mengalami refluks asam ringan yang terjadi setidaknya dua kali seminggu.

Namun, pada gangguan yang parah, bisa saja terjadi paling tidak sekali dalam seminggu.

Jika keadaan semakin parah, maka akan terjadi iritasi hingga peradangan pada lapisan kerongkongan.

Berikut adalah penyebab yang bisa memicu GERD:

1. Kondisi Kesehatan

Peradangan pada kerongkongan disebabkan oleh asam lambung yang kembali naik hingga menyebabkan nyeri dada.

Hal ini bisa berasal dari kondisi kesehatan seseorang.

Berikut adalah kondisi kesehatan yang bisa menjadi pemicu terjadinya GERD:

  • Obesitas
  • Hernia hiatal
  • Kehamilan
  • Scleroderma

Saat mengalami obesitas, lemak di perut akan memberikan tekanan pada perut sehingga akan berisiko terjadinya kenaikan asam.

2. Gaya Hidup atau Kebiasaan yang Buruk

Selanjutnya, perubahan gaya hidup yang buruk dan tidak sesuai juga bisa menyebabkan GERD.

Yap, GERD bisa muncul ketika kamu menjalani kebiasaan buruk dalam rentang waktu yang panjang.

penyebab asam lambung antara lain Merokok, Terlambat makan, Pola makan tidak teratur.

Berikut adalah kebiasaan buruk yang perlu dihindari:

  • Merokok.
  • Terlambat makan.
  • Pola makan tidak teratur.
  • Makan terlalu banyak saat malam hari.
  • Mengonsumsi makanan berlemak, pedas, dan asam.
  • Mengonsumsi minuman mengandung alkohol, soda, atau kafein.

Pada beberapa kasus, GERD juga bisa terjadi saat mengonsumsi jenis obat tertentu.

Pertanyaan Seputar Asam Lambung

Kamu sekarang sudah mengetahui kalau GERD terjadi karena pola makan yang salah dan konsumsi obat khusus saat menjalani pengobatan.

Selain itu, faktor lain yang menyebabkannya termasuk kondisi kesehatan seseorang.

Nah, supaya kamu semakin memahami akibat dari produksi asam lambung yang naik, berikut adalah pembahasan lebih lanjutnya.

Yuk, simak pertanyaan yang banyak diajukan seputar asam lambung di bawah ini!

Apa ciri-ciri asam lambung naik?

Asam lambung naik bisa membuat mulut dan dinding kerongkongan mengalami iritasi.

Saat mengalami hal ini, kamu akan mengalami sensasi terbakar area dada serta rasa asam di bagian belakang mulut.

Situasi ini bisa memburuk setelah makan atau saat berbaring dan dapat mengalami perasaan asam atau pahit di bagian belakang mulut.

Gejala asam lambung naik juga kemungkinan disertai dengan sesak napas.

Selain itu, gejala GERD atau asam lambung naik biasanya juga disertai dengan ciri-ciri:

  • Bau mulut
  • Mudah kenyang
  • Mual dan muntah
  • Sering bersendawa dan suara menjadi serak
  • Sensasi mengganjal di kerongkongan, terutama saat menelan
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang dan sakit saat menelan
  • Batuk kronis tanpa dahak atau batuk kering kronis, terutama di malam hari

Ciri-ciri tersebut umumnya terjadi saat malam hari sehingga bisa menyebabkan kesulitan tidur.

Oleh karena itu, jika saat ini kamu mengalami ciri-ciri tersebut akibat asam lambung naik, penting untuk mengambil langkah medis.

Misalnya, dengan mengunjungi dokter agar penanganan yang secara tepat bisa segera dilakukan.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline di rumah sakit.

Menariknya lagi, kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Kamu bisa klik banner ini untuk info lebih lanjut!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Apa Pantangan Asam Lambung?

Penyakit asam lambung yang parah perlu kamu hindari dengan memperhatikan konsumsi makanan dan minuman.

Dengan begitu, faktor risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari bisa kamu cegah.

Nah, apa sajakah pantangan atau jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari ketika kamu memiliki penyakit GERD?

Simak daftarnya di bawah ini!

1. Cokelat

Konsumsi cokelat secara berlebihan bisa membuat penyakit asam lambung kambuh.

Sebab, cokelat berpotensi meningkatkan produksi asam lambung.

Selain itu, cokelat juga dapat melemaskan katup atau otot LES sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya isi lambung naik ke atas.

2. Minuman Beralkohol

Salah satu cara mengatasi penyakit asam lambung adalah dengan menghindari konsumsi alkohol.

Minuman beralkohol juga membuat otot kerongkongan melemah serta iritasi pada lambung.

Kondisi inilah yang membuat GERD mudah kambuh bahkan menjadi semakin parah sehingga penderitanya harus dirawat ke rumah sakit.

3. Bawang-Bawangan

Selanjutnya, hindarilah konsumsi bawang-bawangan, yaitu bawang putih, merah, dan bombay.

Sebab, bawang-bawangan bisa memicu pelemahan otot kerongkongan di bagian bawah.

Kondisi inilah yang bisa memicu gejala dari penyakit maag dan naiknya asam di lambung.

Rasa pedas dari bawang juga meningkatkan potensi iritasi dari dinding lambung.

4. Makanan Pedas

Berbagai jenis makanan pedas perlu dihindari supaya GERD bisa dicegah.

Rasa pedas tersebut mampu menimbulkan iritasi lambung serta perlambatan kerja saat mencerna makanan.

Kondisi ini menyebabkan penumpukan makanan sehingga berisiko mengalami kenaikan asam di lambung.

5. Buah Citrus

Orang dengan penyakit GERD perlu berhati-hati saat mengonsumsi buah citrus.

Sebab, buah yang kaya vitamin C ini berpotensi menimbulkan naiknya asam di lambung.

Oleh sebab itu, tidak mengherankan kalau buah jenis ini menjadi pantangan.

Adapun, buah citrus juga sering dicurigai sebagai penyebab dari melemahnya otot esofagus yang membuat asam di lambung mudah naik.

6. Kopi

Kopi mengandung kafein yang sebaiknya dihindari oleh penderita GERD.

Adapun, kafein mampu melemahkan otot katup di kerongkongan bagian bawah.

Hal inilah yang membuat asam di lambung mudah naik.

7. Makanan Asin

Makanan asin juga sebaiknya kamu hindari jika mempunyai riwayat penyakit GERD.

Kandungan di dalamnya bisa memicu naiknya asam di lambung.

Nah, penyebabnya adalah kandungan natrium yang tinggi sehingga memicu refluks lambung atau GERD.

8. Tomat dan Kubis

Kamu juga sebaiknya menghindari makan sayuran pemicu asam lambung seperti tomat dan kubis.

Sebab, tomat memiliki kandungan asam yang cukup tinggi yang bisa memicu kenaikan asam di lambung.

Kubis menjadi pantangan karena kandungan fruktosa tinggi gula yang memicu peningkatan gas dan membuat munculnya gejala maag.

9. Makanan Tinggi Lemak

Terakhir, pantangan yang sebaiknya kamu hindari adalah makanan dengan lemak yang tinggi.

Yap, lemak dapat merangsang hormon yang memicu pelemahan esofagus bagian bawah.

Situasi inilah yang menyebabkan asam di lambung mudah naik sehingga ulu hati akan merasakan sensasi panas.

Selain itu, makan makanan yang tinggi lemak juga membuat pencernaan lambat.

Produksi asam di lampung pun akan meningkat karena pengosongan lambung yang terjadi secara lambat.

Baca Juga: Simak! 9 Anjuran Makanan untuk Penderita Asam Lambung

Apa yang harus dilakukan saat asam lambung naik?

Pengobatan penyakit asam lambung dapat kamu tangani lewat berbagai pertolongan pertama untuk meredakan gejala.

Namun, jika gangguan pada lambung sudah semakin parah, penting untuk segera menghubungi dokter spesialis penyakit ini, yaitu gastroenterologi.

Berikut adalah pertolongan pertama asam lambung yang bisa kamu lakukan:

1. Minum Air Hangat

Meskipun tidak secara langsung bisa mengobati, minum air hangat akan membantu meredakan rasa tidak nyaman di perut.

Minumlah air hangat dengan perlahan karena gejalanya justru akan memburuk kalau kamu minum secara tergesa-gesa.

2. Beristirahat

Tenangkan diri dan sebaiknya beristirahat dengan segera dari berbagai aktivitas.

Jika ingin beristirahat dengan cara berbaring, sebaiknya hindari berbaring sejajar.

Selain itu, perhatikan posisi dada agar lebih tinggi dari perut.

3. Mengunyah Permen Karet

Mengunyah permen karet adalah salah satu langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi asam lambung.

Sebab, tubuh akan menghasilkan air liur yang dapat membantu melancarkan pergerakan makanan di kerongkongan.

4. Minum Obat Maag

Langkah terakhir yang perlu kamu lakukan adalah meminum obat maag.

Yap, obat maag memiliki kandungan yang mampu menetralkan asam di lambung.

Dengan begitu, refluks asam dalam perut bisa diredakan.

Penutup

Penyebab asam lambung biasanya berkaitan dengan pola hidup sehat dari penderitanya.

Selain itu, diagnosis penyakit asam lambung juga penting untuk dilakukan.

Sebab, GERD memiliki gejala yang hampir mirip dengan penyakit jantung koroner.

Masih punya pertanyaan terkait penyebab gerd? Tulis di kolom komentar, yuk!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Kembali
Rekomendasi Artikel
October 6, 2023
Perbedaan Batuk Kering dan Berdahak: Ciri, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Batuk merupakan respons alami tubuh untuk mendorong keluar benda asing yang masuk kedalam tubuh. Proses...

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca
April 28, 2023
Cepat Sembuh, 7 Cara Mengobati Cantengan Tanpa Operasi!

Cantengan merupakan salah satu kondisi yang umum terjadi dan rentan dialami di ujung kuku, khususnya...

Dwi Julianti Dwi Julianti
5 menit membaca
March 2, 2023
Efektif, 9 Cara Mengatasi Anyang-Anyangan saat Puasa

Anyang-anyangan saat puasa menjadi kondisi yang sangat tidak nyaman. Dalam istilah medis, anyang-anyangan disebut juga disuria....

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca