Senam irama dapat meningkatkan kesehatan fisik, mengurangi beban tubuh, hingga membantu menjaga bentuk tubuh.

Senam irama memiliki beragam manfaat bagi tubuh.

Itulah mengapa, semenjak kecil kita sering dilatih melakukan aktivitas fisik ini di sekolah.

Senam irama adalah gerakan senam yang biasanya diikuti iringan musik yang seirama dengan gerakan anggota tubuh.

Senam irama dapat meningkatkan kesehatan fisik, mengurangi beban tubuh, hingga membantu menjaga bentuk tubuh.

Tidak sebatas itu saja, namun masih banyak manfaat senam irama bagi kesehatan tubuh yang mungkin belum banyak diketahui.

Lantas, apa saja manfaat dari gerakan berirama ini?

Yuk, cari tahu juga tujuan utama melakukan senam irama!

Table of Contents

Apa yang Dimaksud dengan Senam Irama?

Istilah senam irama adalah jenis senam yang mempunyai bermacam gerakan yang diiringi dengan irama musik.

Oleh karena itu, fungsi musik dalam senam irama adalah untuk mengiringi pola pergerakan.

Umumnya, senam irama disebut juga senam ritmik.

Senam membutuhkan keseimbangan dan keluwesan dalam menjaga gerakan dengan ketepatan irama musik.

Dengan demikian, keseimbangan badan akan terjaga ketika rutin melakukan senam irama.

Baca Juga: 16 Manfaat Yoga untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Manfaat Senam Irama bagi Kesehatan

Melansir dari Springfit.org, aktivitas senam merupakan jenis olahraga yang mempunyai segudang manfaat.

Senam irama merupakan jenis olahraga yang mampu mengurangi risiko osteoporosis, membantu membakar lemak, tekanan darah serta kolesterol yang sehat, dan lainnya.

Berikut beberapa manfaat melakukan senam irama!

1. Menjaga keseimbangan tubuh

Senam irama merupakan salah satu olahraga yang bisa membantu menjaga keseimbangan tubuh.

Keseimbangan tubuh berhubungan dengan otot dan sistem gerak di badan.

Dalam hal ini, aktivitas senam irama membutuhkan keseimbangan agar dapat berkoordinasi dengan tubuh.

Fungsi koordinasi tubuh ini penting untuk beraktivitas sehari-hari.

Melansir dari WebMD, latihan keseimbangan tubuh dengan memperkuat otot akan membantu tubuh untuk tetap tegak.

Latihan ini juga dapat meningkatkan stabilitas dan membantu mencegah risiko jatuh saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Senam irama sebagai olahraga aerobik yang melakukan banyak gerakan akan menguras tenaga dan membuat tubuh bermandikan keringat.

Senam irama menuntut fisik untuk terus bergerak hampir tidak terputus dari satu gerakan ke gerakan lainnya.

Latihan senam irama merupakan latihan keseimbangan fisik yang bila dilakukan secara rutin dapat menjaga tubuh tetap sehat.

2. Membantu membakar lemak

Melakukan senam irama membuat tubuh kita menjadi aktif bergerak.

Setiap gerakan ini membutuhkan energi dari tubuh.

Nah, lemak merupakan salah satu sumber energi di dalam badan.

Dengan begitu, senam irama akan mempercepat pembakaran lemak karena setiap gerakannya membutuhkan energi.

Namun, membakar lemak dalam tubuh membutuhkan aktivitas olahraga secara konsisten.

Jika kamu belum menguasai teknik senam ini, ada baiknya untuk berolahraga dengan aktivitas sederhana, misalnya berjalan kaki.

Kamu juga bisa menghitung jumlah langkah kaki yang berhasil diselesaikan setiap harinya, dengan menggunakan fitur ReyFit yang ada di aplikasi Rey.

3. Menjaga kesehatan tulang

Manfaat dari senam irama adalah untuk meningkatkan kelenturan tubuh. Kelenturan tubuh penting dalam melatih tulang untuk terus aktif sehingga kekuatannya akan selalu terjaga.

Manfaat dari senam irama adalah untuk meningkatkan kelenturan tubuh.

Kelenturan tubuh penting dalam melatih tulang untuk terus aktif sehingga kekuatannya akan selalu terjaga.

Melansir dari Mayoclinic.org, senam irama yang dilakukan secara rutin dapat membantu menguatkan otot dan mencegah berkurangnya kepadatan tulang sehingga risiko osteoporosis dapat dicegah.

Dengan demikian, berlatih senam irama akan membantu kamu mengurangi risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis.

Seperti yang kamu tahu, seiring bertambahnya usia kepadatang tulang akan berkurang.

Jadi, penting untuk melakukan senam irama secara rutin.

4. Memperkuat otot

Senam irama dapat membantu memperkuat otot tubuh kamu.

Melakukan peregangan sebelum melakukan senam irama adalah langkah awal dalam melatih otot tubuh.

Tidak hanya itu, senam irama sendiri memiliki gerakan yang cenderung memperkuat jaringan otot.

Oleh karena itu, otot yang terlatih berkat senam ini akan terjaga kekuatannya.

Situasi ini akan mencegah cedera ketika badan melakukan aktivitas berat.

5. Mencegah penyakit

Umumnya, seseorang yang sering melakukan aktivitas senam irama mempunyai kondisi tubuh yang bugar.

Dengan memiliki kebugaran tubuh, tentu saja dapat mencegah munculnya penyakit-penyakit berbahaya.

Misalnya penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan lain-lain.

Meski begitu, kamu tetap perlu melakukan pemeriksaan terkait kondisi kesehatan secara rutin, ya.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey.

Bahkan, kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Klik banner ini yuk, untuk info lebih lanjut!

6. Memaksimalkan fungsi otak

Otak adalah organ penting dalam koordinasi tubuh.

Pasalnya, otak akan mengendalikan setiap gerakan tubuh ketika melakukan aktivitas senam irama.

Dengan begitu, fungsi otak akan terjaga karena senantiasa aktif menggerakkan tubuh.

Melansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), aktivitas fisik mampu meningkatkan kesehatan kognitif.

Misalnya, membantu dalam proses berpikir, belajar, memecahkan masalah, dan menyeimbangkan kondisi emosional.

Selain itu, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan daya ingat dan mengurangi kecemasan atau depresi.

Kalau kamu ingin fungsi otak selalu optimal, cobalah untuk melatih pergerakan tubuh, ya!

7. Menghilangkan stres

Stres dapat menimbulkan komplikasi serius bagi kesehatan tubuh.

Tentunya, tubuh bugar juga berhubungan dengan pikiran yang sehat.

Oleh sebab itu, ketika badanmu bergerak aktif dengan senam irama, pikiran juga terbantu untuk tetap sehat.

Kondisi ini akan membantu menghilangkan stres karena tubuh memberi pengaruh positif kepada pikiran.

8. Menjaga pola hidup aktif

Senam irama juga memiliki manfaat dalam menjaga pola hidup aktif, lho. Ketika tubuh aktif bergerak, tentunya kebugarannya juga akan terjaga.

Senam irama juga memiliki manfaat dalam menjaga pola hidup aktif, lho.

Ketika tubuh aktif bergerak, tentunya kebugarannya juga akan terjaga.

Dalam hal ini, senam irama adalah salah satu pilihan untuk kamu yang ingin memulai gaya hidup sehat lewat pola hidup aktif.

9. Meningkatkan kepercayaan diri

Senam irama atau dikenal sebagai senam ritmik memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya kesehatan mental.

Yap, salah satu manfaat senam irama dari perspektif kesehatan mental dapat membangun kepercayaan diri seseorang.

Kondisi ini berkat efek sugesti karena berhasil menyelesaikan sebuah rangkaian aktivitas senam.

Selain itu, ketika berhasil menguasai teknik tertentu, kepercayaan diri juga akan meningkat.

Dengan demikian, senam ritmik membantu meningkatkan kepercayaan diri.

Melansir dari Livestrong.com, tubuh yang sehat dengan berolahraga akan berdampak positif terhadap peningkatan self-esteem.

Perasaan positif karena berolahraga inilah yang membantu untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Selain itu, senam irama juga merupakan cara terbaik untuk mengembangkan keterampilan sosial.

10. Menyehatkan jantung

Melakukan gerakan senam irama secara rutin dapat membantu menyehatkan jantung.

Hal ini dikarenakan senam irama dilakukan dengan mengikuti irama musik dan tempo yang seirama.

Dengan demikian, jantung akan beradaptasi dan terlatih dengan tempo yang lambat dan cepat.

Perpaduan gerakan dan irama pada senam ini akan membantu menyehatkan jantung.

Baca Juga: 10 Contoh Latihan Daya Tahan yang Baik untuk Tubuh!

Apa Saja Macam-Macam Senam Irama?

Apa Saja Macam-Macam Senam Irama? Senam irama dibagi berdasarkan dua macam, yaitu senam dengan bantuan alat dan tanpa alat.

Senam irama memiliki gerakan yang cukup bervariasi.

Senam irama dibagi berdasarkan dua macam, yaitu senam dengan bantuan alat dan tanpa alat.

Selain itu, aktivitasnya dapat dilakukan secara berkelompok atau perseorangan.

Berikut adalah contoh senam irama yang bisa kamu lakukan.

1. Senam aerobik

Senam aerobik masuk dalam kategori senam irama.

Jenis senam irama ini dilakukan dengan iringan irama musik.

Gerakan-gerakannya dibuat sedemikian rupa untuk melatih otot hingga jantung.

Jenis olahraga aerobik mempunyai keunikan tersendiri, yaitu tariannya tidak sepenuhnya terpaku pada musik pengiring.

Adapun, senam aerobik lebih fokus untuk melatih kerja otot dalam tubuh.

Namun, juga berdampak baik ke jantung karena tarian ini membuat aliran darah bekerja dengan baik.

2. Senam artistik

Senam artistik adalah salah satu jenis olahraga yang populer pada olimpiade dunia.

Senam ini memadukan unsur akrobatik dan tumbling.

Oleh sebab itu, gerakan-gerakannya cenderung cepat dan eksplosif.

Tidak heran, jika pesenam artistik memiliki tubuh yang begitu lentur karena gerakan-gerakannya memang dibuat untuk meningkatkan jangkauan gerak tubuh.

Tentunya, senam artistik juga bermanfaat untuk memperkuat otot dan sendi tubuh.

3. Senam pembentukan

Senam pembentukan masuk dalam kategori senam irama.

Gerakannya dibuat dengan metode khusus dan teratur.

Selain itu, fungsinya juga menyempurnakan postur tubuh yang bermasalah.

Contoh dari gerakan senam pembentukan ini adalah serangkaian aktivitas: diam, jongkok, duduk, berbaring, dan berdiri.

4. Senam si buyung

Senam irama yang terakhir adalah senam si buyung.

Ciri khas dari senam ini adalah gerakannya yang menggabungkan banyak aspek dan bersifat sistematis.

Misalnya, aktivitas bernyanyi, bercakap-cakap, belajar, bermain, mendongeng, senam, dan lain-lain.

Oleh sebab itu, senam ini cocok untuk anak usia 6 hingga 8 tahun.

Utamanya, senam ini mempunyai keleluasaan gerakan, sesuai dengan kebutuhan pesenam.

Adapun memodifikasi gerakan adalah hal yang diperbolehkan, saat melakukan senam si buyung.

Baca Juga: Supaya Sehat, Begini Cara Jogging yang Benar untuk Pemula!

Alat yang Digunakan dalam Senam Irama

Gerakan dalam senam irama biasanya dilakukan dengan bantuan alat-alat, seperti bola, tali, dan lainnya.

Alat tersebut berfungsi untuk memaksimalkan gerakan-gerakan senam irama.

Umumnya, penggunaan alat ini dapat kamu saksikan pada pagelaran olimpiade di cabang olahraga gymnastic.

Berikut adalah daftar alat yang digunakan untuk memaksimalkan manfaat senam irama bagi tubuh.

1. Menggunakan bola

Senam irama dapat menggunakan bola sebagai alat untuk membantu pesenam irama.

Senam irama dapat menggunakan bola sebagai alat untuk membantu pesenam irama.

Adapun, ukuran bola tidak terlalu kecil atau besar, yaitu sedang sehingga mudah dipegang.

Umumnya, bola terbuat dari plastik atau karet.

Diameter bola yang ideal adalah 18-20 cm dengan bobot 400 gram.

Penggunaan alat ini juga beragam, utamanya untuk mendukung gerakan pada senam irama.

Gerakannya dapat berupa melempar dan menangkap bola, atau menggelindingkannya.

2. Menggunakan simpai

Simpai adalah alat selanjutnya yang membantu gerakan olahraga senam irama.

Simpai terbuat dari bambu, plastik, atau kayu.

Warna biasanya putih, kuning, atau gabungan.

Sementara itu, diameter berada di kisaran 80 sampai 90 cm.

Senam dengan alat ini dilakukan dengan bergerak sambil memegang simpai dengan satu atau dua tangan.

Selain itu, gerakannya dapat berupa dilempar, digelinding, atau menyesuaikan dengan teknik.

Cara memegangnya bisa menggunakan teknik reguler grip, reverse grip, outside grip, dan mixed grip.

3. Menggunakan pita dan tongkat

Selanjutnya, senam irama dapat menggunakan pita yang berbahan dasar halus, misalnya kain satin.

Umumnya, panjang pita mencapai 6 meter dengan bobot 35 gram.

Sementara itu, tongkatnya memiliki panjang 50 sampai 60 cm serta diameter 1 cm dan berbahan dasar kayu atau bambu.

Awalnya, pita akan direkatkan ke tongkat yang digenggam pesenam.

Nah, gerakan senam dengan alat ini berupaya mengayun, spiral, berputar menyerupai ular, membentuk angka 8, dan lain-lain.

4. Menggunakan tali

Tali dapat membantu pergerakan senam irama.

Namun, gerakannya tidak memiliki pegangan khusus seperti pada alat simpai.

Adapun, tali harus berbahan halus dengan panjang yang menyesuaikan dengan fisik atau tinggi pesenam.

Senam irama menggunakan tali memiliki keleluasaan pada cara penggunaannya, tetapi tepat perlu penguasaan khusus.

Misalnya, melemparkan tali ke atas hingga meloncat ke atas dan bawah seraya melewati tali.

5. Menggunakan gada

Alat terakhir yang dapat digunakan pada senam irama adalah gada.

Umumnya, alat ini terbuat dari plastik atau kayu.

Bentuknya serupa botol dengan berat sekitar 150 gram dan panjang 40 sampai 50 cm.

Gerakan menggunakan alat ini dapat berupa melempar serta menangkap, mengayun, memutar, memukul, dan lain-lain.

Nah, gerakan dengan alat ini dilakukan di permukaan matras dengan ukuran 12×12 dengan iringan musik.

Baca Juga: Apa Itu Olahraga Kardio? Ini 17 Contoh dan Manfaatnya!

Penutup

Semoga pembahasan tentang manfaat senam irama untuk kesehatan ini dapat menginspirasi kamu untuk lebih aktif berolahraga, ya.

Aktivitas fisik secara teratur dan makan makanan sehat dapat membantu kamu terhindar dari berbagai penyakit.

Jika tertarik dengan kegiatan senam irama ini, kamu bisa memulainya tanpa alat sama sekali.

Selain itu, untuk mendapatkan manfaat kesehatan tersebut, mulailah dengan hal kecil, misalnya dengan aktif berjalan kaki.

Ada pertanyaan lebih lanjut? Diskusikan di kolom komentar, yuk!

Artikel Terkait Lainnya