17 makanan penambah darah yang baik untuk penderita anemia

Kurang darah atau anemia adalah kondisi di mana tubuh memiliki jumlah hemoglobin atau sel darah merah di bawah normal yang bisa menghambat sirkulasi oksigen di seluruh tubuh. 

Kondisi tubuh kekurangan darah disebabkan kurangnya zat besi yang sangat penting untuk membantu tubuh memproduksi sel darah merah.

Beberapa contoh gejala anemia seperti tubuh akan mengalami kelelahan, terjadi pusing di bagian kepala, hingga kulit pucat.

Penyebab seseorang menderita anemia antara lain mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki riwayat penyakit kronis, sedang hamil, dan lainnya.

Lalu, apakah orang yang mengalami anemia bisa diatasi?

Tentu, saja bisa.

Untuk mengatasi ini, konsumsi makanan penambah darah adalah salah satu cara paling ampuh.

Umumnya, penderita anemia mengonsumsi makanan-makanan penambah darah untuk membentuk sel darah merah.

Berikut adalah beberapa jenis makanan penambah darah yang aman untuk dikonsumsi dan mampu atasi anemia.

Table of Contents

Makanan Penambah Darah

Pada dasarnya, tubuh memerlukan asupan vitamin, mineral, dan nutrisi tertentu dalam jumlah cukup untuk terus memproduksi sel darah merah yang sehat. 

Mengonsumsi makanan bernutrisi juga akan membantu tubuh terhindar dari anemia dan berbagai komplikasi yang diakibatkan oleh anemia. 

Berikut beberapa daftar makanan penambah darah rendah bagi penderita anemia:

1. Daging merah

Daging merah adalah salah satu makanan yang bisa menambah darah dan termasuk makanan yang mengandung zat besi tinggi.

Di dalam 100 gram daging merah tanpa lemak, terkandung sekitar 2 mg zat besi, sehingga bisa memenuhi kebutuhan zat besi harian kamu.

Mengonsumsi daging merah seperti daging sapi, daging domba, dan daging kambing akan membantu memproduksi hemoglobin yang dibutuhkan oleh sel darah merah. 

Zat besi yang berasal dari pangan hewani seperti daging merah mampu diserap oleh tubuh sebanyak 70 persen.

Selain itu, di dalam daging merah juga terdapat kandungan protein yang tinggi.

Itulah mengapa daging merah disebut-sebut sebagai salah satu cara mengatasi anemia paling ampuh.

2. Daging kalkun dan daging unggas lain

Selain daging merah, ada pula daging kalkun sebagai sumber zat gizi hewani. 

Terutama bagian daging yang berwarna lebih gelap. 

Tak hanya itu, daging kalkun juga mengandung vitamin B dan mineral yang cukup tinggi. 

Mengonsumsi sebanyak 100 gram daging unggas sudah memenuhi sekitar 13 persen jumlah total asupan harian zat besi yang diperlukan. 

Nah, nutrisi-nutrisi tersebut bagus untuk penderita anemia.

Selain itu, daging kalkun juga bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme dan mencegah kehilangan otot. 

Baca juga: 15 Rekomendasi Makanan Sehat yang Mengandung Vitamin D

3. Jeroan

Salah satu cara mengatasi anemia adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi.

Nah, jeroan termasuk makanan penambah darah yang kaya akan zat besi, seperti bagian otak, ginjal, hati, dan jantung. 

Zat besi ini nantinya akan membantu produksi hemoglobin yang dibutuhkan sel darah merah. 

Selain kandungan zat besi, jeroan juga kaya akan vitamin B, selenium, dan protein. 

Namun, kamu juga perlu memerhatikan batasan dalam mengonsumsi jeroan ya, karena jika berlebihan bisa memicu terjadinya hiperkolesterol atau kolesterol tinggi. 

4. Ikan laut

daging ikan laut

Ikan laut sudah terkenal dengan berbagai macam manfaat kesehatan. 

Ikan laut seperti ikan tuna kaya akan zat besi sehingga cocok dijadikan makanan untuk anemia. 

Selain zat besi, ikan laut juga mengandung asam lemak omega-3, lemak baik yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. 

Berbagai makanan laut lain seperti kerang dan tiram juga kaya akan zat besi.

Namun, tidak semua jenis kerang tinggi zat besi.

5. Bayam

Makanan yang identik diolah menjadi sayur bening adalah salah satu sayuran penambah darah

Di dalam bayam terdapat kandungan yang menunjang kesehatan tubuh seperti serat, kalsium, protein nabati, vitamin A, Vitamin E, hingga zat besi. 

Semua kandungan tersebut berperan penting untuk membantu proses kerja pembentukan hemoglobin. 

Dengan mengkonsumsi sayur bayam ini akan membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. 

Tidak hanya bayam, sayuran berdaun gelap lain juga kaya akan zat besi, contohnya brokoli. 

Namun, pastikan untuk memasak sayuran dengan benar dan matang, ya.

Sebab, proses pemasakan juga akan berpengaruh untuk memudahkan tubuh dalam menyerap zat besi. 

6. Kacang-kacangan

Kacang merupakan salah satu makanan penambah darah yang mengandung zat besi dan asam folat.

Kacang-kacangan terkenal sebagai makanan kaya protein dan serat untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Tapi ternyata di samping itu, kacang-kacangan juga cocok sebagai makanan untuk anemia

Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung mineral tembaga yang berfungsi untuk membantu tubuh meningkatkan produksi sel darah merah. 

Kamu bisa mencoba aneka ragam kacang mulai dari kacang polong, kacang hitam, kacang merah, dan lainnya. 

7. Almond

Untuk meningkatkan kadar hemoglobin, kamu bisa mengonsumsi 7-8 kacang almond setiap harinya. 

Selain mengandung zat besi, almond juga kaya akan antioksidan yang membantu menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan tekanan darah.

Kamu bisa menjadikan almond menu makanan penambah darah rendah dengan menjadikan topping pada menu lain seperti salad datau yoghurt. 

8. Kismis

Banyak yang tidak menduga bahwa kismis adalah salah satu makanan penambah darah yang baik untuk kesehatan tubuh. 

Dalam 100 gram kismis, terdapat sekitar 1,9 mg zat besi. Itulah mengapa kismis cocok dijadikan sebagai sumber nutrisi penambah darah. 

Selain itu, kismis juga mengandung prebiotik yang bisa mendukung pertumbuhan bakteri baik (probiotik) di dalam usus. Kesehatan tubuh akan lebih membaik. 

9. Pisang

Ternyata ada juga lho, buah-buahan penambah darah.

Yap, pisang merupakah salah satu buah penambah darah untuk anemia yang aman dikonsumsi.

Tidak hanya kaya akan zat besi, pisang juga merupakan buah yang kaya akan kalium, vitamin, dan mineral yang baik bagi tubuh. 

Zat besi pada pisang akan membantu mengoptimalkan produksi hemoglobin dalam darah. 

Untuk hasil maksimal, sebaiknya kamu mengonsumsi makanan penambah darah satu ini setiap hari, ya.

10. Cokelat

Makanan yang identik dengan hari kasih sayang ini ternyata juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. 

Mengonsumsi cokelat bisa menjadi cara menyenangkan untuk mengatasi anemia sekaligus mencegah anemia sederhana. Baik itu cokelat biasa maupun dark chocolate.

Selain mengandung zat besi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin, cokelat juga mengandung antioksidan.

Baca juga: 21 Rekomendasi Makanan Penambah Berat Badan yang Bergizi

11. Jeruk

Buah masam berwarna oranye ini dikenal dengan kandungan vitamin C yang tinggi. 

Vitamin C ini yang akan berperan untuk menambah darah.

Bagaimana bisa?

Yap, vitamin C bisa membantu penyerapan zat besi yang lebih dalam tubuh. 

Jika dipadukan dengan makanan mengandung zat besi, maka tubuh akan mendapatkan asupan optimal untuk memproduksi hemoglobin.

12. Susu

Minuman sehat memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama untuk penderita anemia. 

Susu mengandung zat besi yang cukup tinggi untuk membantu proses pembentukan sel darah merah. 

Selain itu, susu juga mengandung asam folat dan vitamin B12. Kedua nutrisi ini berperan penting untuk mengaktifkan sel-sel darah merah sehat. 

13. Yoghurt

Produk olahan susu yang satu ini baik untuk kesehatan tubuh.

Selain mengandung vitamin, yoghurt juga merupakan sumber probiotik.

Nah, probiotik ini berpengaruh secara tidak langsung untuk meningkatkan jumlah sel darah merah di dalam tubuh.

Namun, probiotik mampu menjaga kesehatan sistem pencernaan. 

Usus atau sistem pencernaan yang sehat akan bekerja secara efektif dan efisien untuk menyerap nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. 

Nutrisi yang termasuk ialah zat besi dan vitamin B. Jika diimbangi dengan makanan mengandung zat besi dan vitamin B maka manfaatnya akan semakin terasa. 

14. Tahu

Makanan yang terbuat dari sari kedelai ini bisa menjadi opsi menu makanan yang menambah darah.

Kandungan zat besi di dalamnya berperan penting untuk memproduksi hemoglobin. 

Tak hanya itu, tahu juga mengandung berbagai macam vitamin.

Cocok untuk kamu penderita anemia yang juga seorang vegetarian. 

Agar nutrisi dalam tahu tidak hilang, masak tahu dengan cara dikukus atau ditumis tanpa menggorengnya. 

15. Telur

Makanan satu ini memang memiliki banyak nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh, salah satunya untuk menambah darah. 

Dalam 100 gram telur mengandung sekitar 1,2 mg zat besi.

Sebagian besar zat besi dan vitamin ada di bagian telur kuning. 

Namun, bagian putih telur mengandung asam amino esensial yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. 

16. Buah bit

Buah berwarna merah ini sudah terkenal sebagai buah penambah darah. 

Di dalamnya terdapat kandungan asam folat dan zat besi yang membantu memproduksi hemoglobin dengan cepat. 

Buah bit bisa diolah dalam bentuk jus. Jika dikonsumsi setiap hari, efek anemia yang dirasakan akan perlahan menghilang. 

Tidak suka jus? Kamu bisa mengonsumsinya secara langsung!

17. Buah kurma

Tahukah kamu kalau kurma termasuk buah untuk penambah darah?

Yap, benar! Buah yang mudah ditemukan saat bulan puasa ini ternyata bermanfaat menambah jumlah sel darah merah.

Buah yang juga sering digunakan sebagai alternatif gula buatan ini mengandung vitamin B12, vitamin C, dan zat besi yang cocok untuk penderita anemia. 

Vitamin C akan berperan untuk membantu proses penyerapan zat besi dalam tubuh.

Baca juga: 8 Manfaat Kurma untuk Kesehatan Ini Sudah Terbukti!

18. Ubi merah

Ubi merah mengandung zat besi yang bisa mengaktifkan sel darah merah dan menambah suplai oksigen di dalam darah.

Sumber makanan penambah darah terbaik berikutnya adalah ubi.

Ubi mengandung zat besi yang bisa mengaktifkan sel darah merah dan menambah suplai oksigen di dalam darah.

Selain itu, ubi merah juga memiliki kandungan kalium yang tinggi sehingga bisa membuat tekanan darah tetap stabil.

Apa yang dirasakan saat kurang darah?

Sebenarnya, anemia terdiri dari beragam jenis yaitu anemia defisiensi besi, anemia defisiensi vitamin, anemia karena kehamilan, dan anemia plastik.

Namun, yang paling sering diderita ialah jenis anemia defisiensi besi yang terjadi akibat tubuh kekurangan zat besi untuk memproduksi sel darah merah. 

Penderita anemia defisiensi besi umumnya mengalami tanda berupa kelelahan, pusing, sakit kepala, sulit konsentrasi, kulit terlihat pucat, kesemutan, nafsu makan berkurang, dan jantung berdebar.

Selain itu, beberapa tanda kurang darah yang jarang diketahui ialah:

  • Rentan terserang infeksi;
  • Rambut rontok;
  • Lidah bengkak;
  • Sindrom restless leg atau kaki gelisah;
  • Kuku rapuh, retak, dan mudah patah.

Apakah minum air putih bisa menambah darah?

Salah satu manfaat penting air putih ialah membantu melancarkan peredaran darah. 

Lebih dari setengah sel darah tubuh manusia terdiri dari zat yang disebut plasma. 

Nah, plasma ini terdiri dari 90% air, maka dari itu air yang cukup sangat dibutuhkan agar plasma bisa berfungsi dengan baik. 

Selain itu, minum air putih juga membantu meregenerasi sel. 

Jika asupan cairan cukup, maka akan memicu tubuh untuk membentuk sel-sel darah yang baru. 

Hal ini baik untuk penderita anemia. 

Jadi bisa dikatakan, air putih berguna untuk menambah darah secara tidak langsung. 

Agar kamu tidak lupa untuk minum air, coba fitur ReyFit Hydration via aplikasi Rey. 

Jika kamu menjadi member, kamu bahkan bisa mendapatkan ReyCoin yang bisa ditukarkan voucher makan, e-money, dan pilihan lainnya.

 

Apakah susu beruang bisa mengatasi kurang darah?

Susu beruang merupakan susu sapi yang sudah melewati sterilisasi di atas titik didih yang memungkinkan terjaga dari kontaminasi bakteri. 

Susu beruang yang murni tidak mengandung bahan pengawet dan mengandung kalsium, protein, dan vitamin untuk tubuh.

Sama seperti susu sapi lain, susu beruang juga membantu memenuhi nutrisi tubuh. 

Untuk menentukan apakah susu beruang bisa mengatasi kurang darah, perlu dilakukan pemeriksaan bagaimana kondisi tubuh pasien terhadap anemia. 

Konsultasi dengan dokter adalah solusi yang tepat.

Penutup

Nah, itu dia beragam jenis makanan yang lezat sekaligus membantu tubuh untuk membentuk sel darah merah.

Penderita anemia memang dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mendandung zat besi agar bisa membantu memproduksi sel darah merah dengan normal.

Maka dari itu, kamu bisa mengonsumsi beberapa makanan sumber penambah darah di atas, ya.

Ingat, kamu juga perlu menjaga pola hidup sehat misalnya dengan olahraga dan tidak merokok.

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen kesehatan tetapi konsultasikan dulu dengan dokter, ya!

Yuk, sharing seputar penyakit anemia di kolom komentar!

Artikel Terkait Lainnya