Jagung bagus untuk diet, namun kamu juga perlu memerhatikan jumlah porsi yang dikonsumsi, ya.

Jagung adalah salah satu makanan yang banyak digemari masyarakat, bahkan setiap perayaan festival, natal, hingga tahun baru banyak dijumpai menu makanan yang terbuat dari jagung seperti jagung rebus, jagung bakar aneka rasa, hingga popcorn.

Selain rasanya yang lezat, jagung juga disebut-sebut sebagai salah satu makanan pokok pengganti nasi putih.

Bahkan banyak orang yang sedang diet, memilih jagung rebus menjadi salah satu makanan dietnya, lho.

Namun, apakah jagung bagus untuk diet atau malah jagung bikin gemuk?

Yuk, cari tahu cara mengolah jagung untuk diet dan kandungan gizinya.

Table of Contents

Kandungan Gizi dan Kalori pada Jagung

Jagung termasuk makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.

Itulah mengapa jagung sering dijadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi.

Selain itu, Jagung memiliki sejumlah nutrisi penting yang bermanfaat bagi tubuh.

Berikut kandungan gizi jagung per 100 gram sajian:

  • Energi: 366 kalori
  • Karbohidrat: 69,1 gram
  • Protein: 9,8 gram
  • Lemak: 7,3 gram
  • Serat: 2,2 gram
  • Mikronutrien: Vitamin A, vitamin C, vitamin B6, kalium, magnesium, dan sejumlah mineral lain.

Jagung pada umumnya memiliki kandungan gula yang rendah, yaitu sekitar 1-3 persen dari berat keringnya.

Berbeda dengan jagung manis yang merupakan varietas spesial sehingga kandungan gulanya lebih tinggi dari varietas pada umumnya, bahkan bisa mencapai 18 persen dari berat kering.

Namun, jagung memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah hingga sedang, bergantung pada varietasnya.

Indeks glikemik adalah acuan seberapa cepat karbohidrat dapat dicerna.

Artinya, semakin tinggi indeks glikemik maka semakin cepat makanan bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang tinggi.

Nilai indeks glikemik jagung berdasarkan tabel Harvard Medical School, adalah 46 per 100 gram jagung. Di mana, nilai ini lebih rendah Jika dibandingkan indeks glikemik kentang dan nasi.

Kandungan serat pada jagung juga tergolong tinggi yang didominasi oleh serat tidak larut, seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin (zat kayu).

Tak hanya itu, sejumlah mikronutrien juga terdapat pada jagung.

Beberapa di antaranya adalah kalium, tembaga, magnesium, zat besi, thiamin, riboflavin, asam pantotenat, dan lain sebagainya.

Ingat, kandungan nutrisi ini bisa berbeda tergantung pada varietas jagung.

Apakah Jagung Baik untuk Diet?

manfaat jagung untuk kesehatan menurunkan berat badan

Jagung merupakan salah satu makanan tinggi karbohidrat yang bagus untuk membantu menurunkan berat badan seseorang yang sedang diet.

Jika kamu bosan mengonsumsi salad atau oatmeal sebagai menu diet, maka tidak ada salahnya untuk mencoba jagung.

Berikut beberapa alasan mengapa jagung baik untuk diet.

Tinggi protein

Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga kaya akan protein.

Kandungan protein dalam jagung cukup dalam menunjang program diet karena mampu meningkatkan metabolisme tubuh, membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, dan membantu perkembangan otot.

Rendah kalori

Kalori pada jagung bisa saja tinggi, bergantung pada proses pengolahannya.

Meskipun ada beberapa anggapan tentang jagung yang tinggi kalori, namun faktanya satu tongkol jagung memiliki jumlah kalori yang sama dengan apel berukuran rata-rata.

Olahan jagung yang digoreng dengan minyak atau diolesi mentega, akan membuat kalorinya menjadi lebih tinggi.

Jika ingin kandungan tetap terjaga, maka bisa diolah dengan cara direbus atau dikukus.

Kaya serat

Diet serat tinggi dari jagung akan mencegah akumulasi lemak di sekitar perut serta mencegah penumpukan lemak di perut.

Tak hanya itu, serat juga bisa menimbulkan rasa kenyang lebih lama sehingga mencegahmu untuk makan secara berlebihan.

Kaya vitamin dan mineral

Meski berniat untuk menjalani program diet, namun kamu tetap harus menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin, ya.

Jagung mengandung aneka macam minerał seperti magnesium, potassium, serta bermacam-macam vitamin mulai dari vitamin B1, B6, B9, Vitamin C.

Namun, kandungan ini berbeda-beda tergantung dari varietas jagung.

Baca Juga: Tetap Sehat, Ini 12 Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Apakah Boleh Memakan Jagung saat Diet?

Mengonsumsi jagung saat diet diperbolehkan, tetapi penting bagi kamu untuk memerhatikan jumlah porsi yang dimakan.

Saat melakukan program turun berat badan, maka penting untuk memerhatikan asupan jenis makanan yang dikonsumsi.

Jika sedang diet mengurangi nasi, maka salah satu alternatif pengganti yang juga tergolong sehat adalah jagung.

Jagung adalah bahan makanan yang mengandung banyak nutrisi mulai dari protein, serat, mineral, dan antioksidan yang masih lebih banyak dibandingkan nasi.

Manfaat jagung untuk kesehatan yakni aman untuk penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik yang rendah dan tidak berdampak signifikan pada gula darah.

Dengan catatan, konsumsi jagung pada porsi yang cukup.

Baca Juga: Apakah Mangga Bagus untuk Diet? Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Berapa Porsi Jagung untuk Diet?

Jika ingin menjadikan jagung sebagai makanan pokok pengganti nasi yang sehat, kamu bisa mengonsumsi jagung ukuran sedang atau setara 125 gram sebanyak 3 buah.

Dengan begitu, kamu akan memeroleh kalori sekitar 175, protein 4 gram, dan karbohidrat 40 gram.

Porsi jagung untuk diet ini bisa kamu sesuaikan dengan seberapa banyak kalori yang kamu butuhkan.

Karena setiap orang membutuhkan kalori yang berbeda-beda, sebaiknya kamu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait kebutuhan nutrisi, ya.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey.

Bahkan kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Klik banner ini yuk, untuk info lebih lanjut!

Apakah Makan Jagung Rebus Bisa Bikin Gemuk?

Jagung tidak akan bikin gemuk, jika kamu tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Cara paling mudah dan sehat untuk mengonsumsi jagung adalah dengan merebusnya karena tidak perlu diberi tambahan bumbu lain.

Mengonsumsi jagung rebus juga lebih sehat dibandingkan camilan jagung yang digoreng, jagung bakar, atau diproses menjadi makanan ringan seperti keripik.

Jagung rebus mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh, termasuk untuk diet.

Dari 100 gram jagung rebus memiliki kalori sebesar 96 kalori saja.

Jadi, kamu tetap bisa merasakan penurunan berat badan meskipun kadang mengonsumsinya.

Selain itu, jagung rebus juga memiliki:

  • Air: 73%
  • Karbohidrat: 21 g
  • Serat: 2,4 g
  • Protein: 3,4 gram
  • Gula: 4,5 g
  • Lemak: 1,5 g

Jadi, jagung rebus ini aman untuk menjaga berat badan, asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan, ya!

Berikut beberapa manfaat mengkonsumsi jagung rebus untuk kesehatan tubuh:

Menjaga berat badan tetap stabil

Banyak orang yang berat badannya sulit dikendalikan, bahkan terkena penyakit akibat pola makan yang tidak dijaga.

Misalnya mengonsumsi camilan tidak sehat secara berlebihan.

Sebagian orang mendapatkan sepertiga asupan harian dari Camilan.

Itulah mengapa memilih camilan sehat seperti jagung rebus akan berdampak untuk mengontrol berat badan tetap stabil dan menunjang penurunan berat badan.

Menjaga kesehatan penglihatan

Mengonsumsi jagung rebus bisa meningkatkan kesehatan mata, lho.

Ini dikarenakan jagung rebus mengandung vitamin A, khususnya senyawa zeaxanthin dan lutein yang terkonsentrasi di retina.

Kedua senyawa tersebut bermanfaat untuk mencegah degenerasi makula.

Makula ini adalah sebuah area kecil di tengah lapisan dalam retina mata dengan jumlah sel kerucut dan sel batang yang sangat banyak.

Area ini berperan sangat penting untuk penglihatan.

Selain itu, jagung rebus juga merupakan makanan yang kaya akan vitamin dan mineral lain yang terbukti berkhasiat dalam menjaga kesehatan mata.

Baca Juga: 8 Cara Menjaga Kesehatan Mata agar Tetap Sehat dan Jernih

Membantu mencegah kanker usus besar

Memilih jagung rebus sebagai menu camilan atau makanan ringan memang pilihan yang tepat.

Sebab, manfaat jagung untuk kesehatan tubuh ada banyak sekali, termasuk untuk melancarkan pencernaan dan mencegah kanker usus besar.

Jagung dapat membantu mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus.

Di mana, bakteri ini akan menghasilkan asam lemak rantai pendek untuk membantu mencegah kanker usus besar.

Pertanyaan Seputar Jagung untuk Diet

Meski sering dijadikan sebagai menu diet, ternyata masih banyak orang yang bertanya-tanya mengenai cara menurunkan berat badan dengan jagung.

Berikut beberapa pertanyaan seputar diet khusus jagung yang sering diajukan:

Apakah jagung rebus baik untuk diet?

jagung rebus untuk menurunkan berat badanJagung rebus merupakan salah satu jenis makanan yang baik untuk diet.

Sebab, jagung rebus tidak memerlukan bumbu tambahan apa pun dalam proses pengolahannya sehingga kandungan gizi di dalam jagung akan lebih terjaga.

Itulah mengapa cara mengolah jagung dengan cara direbus banyak disarankan daripada jenis olahan yang lainnya.

Namun, cara merebus jagung untuk diet juga perlu diperhatikan agar nutrisinya tidak berkurang.

Waktu merebus jagung yang telah dikupas adalah 2 sampai 5 menit, jika belum dikupas rebus sekitar 10 menit.

Sedangkan jagung pipil butuh waktu sekitar 4 menit menggunakan api kecil atau sedang.

Apakah jagung bakar bagus untuk diet?

Jagung bakar kurang baik jika dikonsumsi orang yang sedang diet.

Sebab dalam proses pengolahannya, jagung bakar akan ditambahkan olesin margarin atau mentega untuk menghasilkan aroma dan cita rasa yang lebih nikmat.

Hal Ini yang perlu diwaspadai oleh orang yang sedang menjalani diet sehat.

Karena cara pengolahan tersebut dengan penambahan bahan lain akan membuat jagung tinggi kalori, sehingga kurang bisa mempertahankan nutrisi di dalamnya.

Apakah sup jagung bagus untuk diet?

Kamu yang sedang menjalankan program diet boleh mencoba sup jagung.

Sup jagung atau jagung yang dicampurkan ke dalam sayur tidak akan kehilangan banyak nutrisi.

Asalkan, proses perebusan dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama atau normal.

Selain itu, perhatikan pula bumbu-bumbu yang dimasukkan ke dalam sup.

Terlalu banyak natrium atau garam dalam sup justru bisa memunculkan penyakit lain, seperti hipertensi.

Baca Juga :Apakah Pisang Bagus untuk Diet? Cek Fakta dan Manfaatnya, Yuk!

Penutup

Nah, itu dia pembahasan mengenai apakah jagung bagus untuk diet dan manfaat konsumsi jagung manis untuk tubuh.

Kesimpulannya, jagung mengandung serat dan nutrisi lain yang diperlukan dalam proses penurunan berat badan.

Serat jagung akan membuat tubuh terasa kenyang lebih lama sehingga mencegah makan camilan tidak sehat lain seperti keripik atau camilan yang ada campuran lemak dan minyak.

Tak hanya itu, jagung juga mengandung aneka vitamin yang baik untuk menunjang kesehatan tubuh.

Namun, kamu perlu memerhatikan cara pengolahan yang baik ya, misalnya dengan cara direbus.

Selain itu, manfaat jagung rebus untuk kesehatan juga ada banyak, lho.

Manfaat jagung rebus yang baik untuk kesehatan antara lain membantu menurunkan kadar kolesterol, mencegah diabetes, mencegah kanker, dan lainnya.

Jika kamu punya pengalaman tersendiri seputar diet jagung, boleh share di kolom komentar, ya!

Jangan lupa untuk baca juga artikel di blog Rey tentang buah yang bagus untuk diet.

Artikel Terkait Lainnya