akibat kurang minum air putih

Tubuh manusia terdiri dari 70 hingga 80 persen air. Berguna untuk mendukung fungsi kerja setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh kita, asupan air pun menjadi salah satu kebutuhan paling dasar manusia. Maka dari itu, akibat kurang minum air putih pun bisa fatal.

Setiap manusia pun perlu 9-13 gelas air putih setiap harinya. Tentunya asupan ini berbeda untuk setiap orang, tergantung oleh berbagai faktor lain, seperti:

  • Tempat kamu tinggal. Kamu perlu lebih banyak jika tinggal di daerah yang panas dan kering, juga di pegunungan atau berada di dataran tinggi.
  • Cuaca. Tentunya pada musim panas, kamu akan membutuhkan lebih banyak air daripada musim hujan.
  • Apa yang kamu makan. Jika kamu mengkonsumsi kopi atau minuman berkafein, makanan yang tinggi akan garam, gula, atau rempah, serta tidak memakan buah dan sayur, maka kamu butuh lebih banyak air.
  • Jenis kelamin. Laki-laki pada umumnya membutuhkan lebih banyak air daripada perempuan.
  • Olahraga. Semakin banyak aktivitas fisik kamu, maka semakin banyak air yang kamu keluarkan melalui keringat. Karena itu, kamu memerlukan pengganti air yang lebih banyak daripada orang yang tidak melakukan aktivitas fisik. 
  • Kesehatan. Orang yang sakit, terutama jika terkena penyakit menular, demam, muntah, atau diare, perlu memerlukan lebih banyak air. Hal ini dapat membantu kamu
  • Hamil atau sedang menyusui. Mengandung atau menyusui bayi menguras tenaga kamu. Karena itu, kamu perlu mengganti air yang lebih banyak daripada keadaan biasa.

Lantas, jika angka minimum ini tidak terpenuhi, apa yang akan terjadi? Yuk, cek 19 akibat kurang minum air putih ini, dari efek samping yang ringan hingga parah!

Baca Juga: 11 Makanan Jadi Pantangan Asam Urat, Waspada!

Ketahui Berapa Banyak Air untuk Tubuh Kamu Setiap Harinya dengan Hydration Calculator

Otak kamu memerlukan banyak air, terutama mengingat otak sendiri terdiri dari 80 persen air. Akibat kurang minum air putih dapat menyebabkan gangguan berpikir, mulai dari hilangnya fokus atau konsentrasi dan menurunnya ingatan.

Karena dari itu, jika kamu merasa lelah secara mental, ada baiknya jika kamu minum air untuk melihat apakah kamu bisa pulih dari kelemotan kamu.

Tidak hanya terganggu pemikirannya, terkadang otak bahkan bisa “shutdown” dengan adanya rasa kantuk. Efek ini adalah salah satu akibat kurang minum air putih.

Uniknya lagi, kamu tidak bisa menghilangkan rasa kantuk dengan tidur. Jadi, jika kamu tetap merasa ngantuk dan lelah bahkan setelah jam tidur yang cukup, pastikan kamu tidak dehidrasi.

Jika kamu merasakan sakit kepala atau kepala yang berdenyut dan tidak mau hilang, kamu harus waspada karena hal tersebut dapat menjadi salah satu akibat kurang minum air putih. 

Untungnya, kamu cukup perlu minum air yang banyak dan istirahat. Dalam waktu singkat setelah minum, biasanya sakit kepala pun akan hilang.

Air mempunyai peran yang sangat penting dalam kelancaran sistem pencernaan kita. Dalam usus, terdapat “reseptor air” dimana mereka mengeluarkan air untuk melembekkan zat sisa makanan. 

Jika kamu kekurangan air, maka otomatis proses pelembekan ini pun tidak terjadi, sehingga BAB yang kamu keluarkan pun lebih keras dan dapat memicu sakit perut.

Jika kamu tidak cukup minum air putih, maka energi kamu pun lebih cepat terkuras. Sejalan dengan sulit fokus dan rasa kantuk, rasa lelah ini tidak bisa hilang hanya dengan tidur atau istirahat. 

Karena itu, jika kamu merasakan lelah yang berkepanjangan, biasakan untuk tidak asal hantam dengan kopi atau minuman berenergi. Sebaliknya, cek terlebih dulu apakah ini sebuah akibat kurang minum air putih. 

Lucunya, kita terkadang susah membedakan antara rasa lapar dan rasa haus. Karena itu, jika kamu merasa lapar, ada kemungkinan ini sebenarnya adalah tanda haus. Orang yang salah mengira bahwa haus ini adalah lapar akan lebih rentan untuk makan berlebihan.

Pada akhirnya, kamu pun bisa menambah berat badan karena terus-menerus makan tanpa tahu bahwa itu sebenarnya rasa haus. Karena itu, biasakan untuk minum segelas air dulu saat lapar.

Jika kamu memang masih lapar setelahnya, maka itu baru berarti kamu membutuhkan makanan. Selain itu, segelas air sebelum makan juga dapat mengurangi rasa lapar berlebih, sehingga bagus jika kamu ingin menggunakannya untuk diet.

Metabolisme tubuh otomatis melambat saat kamu kekurangan cairan. Menurut studi dari The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, sekitar 2 gelas air saja bisa mempercepat metabolisme hingga 30 persen.

Jika kurang minum air putih menyebabkan makan berlebihan dan lambatnya proses metabolisme, otomatis keduanya dapat berdampak pada berat badan juga. 

Walaupun berat badan naik sedikit bukanlah masalah besar, tapi jika terjadi secara terus-menerus, maka kamu pun bisa obesitas. Hal ini meningkatkan risiko kesehatan kamu akan penyakit kritis, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dan lainnya.

Bila tubuh kekurangan cairan, maka kolagen pada kulit pun dapat pecah dan membentuk keriput dan garis. Hal ini akan menyebabkan kulit mengering. Selain itu, efek sampingnya juga kulit terlihat lebih keriput dan kusam. 

Maka dari itu, banyak produk skin care yang berfokus pada “hidrasi” atau melembabkan. Namun, skin care pun tidak bisa menggantikan kekurangan asupan air minum kamu ya.

Selain kulit kering, mulut kamu juga rentan kering. Akibat kurang minum air putih, maka produksi ludah dan cairan di hidung kamu pun berkurang. Alhasil, kamu pun bisa lebih susah untuk berbicara, menelan, dan bahkan bernapas lho. 

Mulut kering pun memudahkan bakteri untuk masuk. Sebagai hasilnya, mulut kamu pun bisa menjadi bau karena tidak adanya ludah dan bertambahnya bakteri di mulut. Karena itu, pastikan kamu cukup minum ya!

Ketika kamu kurang minum air putih, maka kamu berisiko untuk mengalami dehidrasi. Dehidrasi ini menyebabkan turunnya volume darah. Akibat volume darah turun adalah menurunnya tekanan darah secara keseluruhan.

Tekanan darah rendah pun mengakibatkan sel-sel dan organ dalam tubuh tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang darah bawa dengan cepat. Alhasil, kamu pun dapat merasa sangat lemas, dan bahkan jadi masuk ke dalam kondisi syok.

Menurunnya tekanan darah tidak hanya berakibat pada perasaan lemas saja. Kamu juga bisa merasa mual, atau bahkan hingga muntah karena tekanan darah rendah. 

Bahayanya lagi, jika kamu sampai muntah, maka ciri-ciri dehidrasi yang kamu rasakan akan lebih parah. Karena muntah membuat kamu kehilangan lebih banyak cairan dalam tubuh.

minum air putih. 

Untungnya, kamu cukup perlu minum air yang banyak dan istirahat. Dalam waktu singkat setelah minum, biasanya sakit kepala pun akan hilang.

Menurunnya volume darah tidak hanya berakibat tekanan darah rendah saja lho. Kamu juga bisa mengalami kram pada otot-otot. 

Hal ini disebabkan menurunnya volume darah dapat menurunkan kadar elektrolit juga, seperti natrium dan kalium, dimana kedua elektrolit itu otot butuhkan untuk bekerja. Maka dari itu, kamu pun rentan merasa kram jika kekurangan air putih.

Akibat kurang minum air putih yang lain adalah olahraga yang tidak efektif. Mengingat proses metabolisme melambat, otomatis kalori yang kamu bakar pun berkurang tanpa adanya air. 

Lebih parahnya lagi, olahraga mengeluarkan keringat sehingga jika kamu kurang minum air saat olahraga maka kamu tambah dehidrasi. Karena itu, pastikan kamu minum yang cukup sebelum dan sesudah olahraga ya!

Suasana hati kamu dapat terganggu akibat kurangnya minum air putih. Mengingat air adalah salah satu kebutuhan dasar, sama seperti lapar, kamu pun cenderung untuk marah atau sedih ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi.

Maka dari itu, salah satu cara menjaga kesehatan mental adalah memastikan kamu sudah cukup makan, minum, istirahat, dan berolahraga. Dengan begitu, mental kamu pun terjaga lebih baik.

yang salah mengira bahwa haus ini adalah lapar akan lebih rentan untuk makan berlebihan.

Pada akhirnya, kamu pun bisa menambah berat badan karena terus-menerus makan tanpa tahu bahwa itu sebenarnya rasa haus. Karena itu, biasakan untuk minum segelas air dulu saat lapar.

Jika kamu memang masih lapar setelahnya, maka itu baru berarti kamu membutuhkan makanan. Selain itu, segelas air sebelum makan juga dapat mengurangi rasa lapar berlebih, sehingga bagus jika kamu ingin menggunakannya untuk diet.

Ketika kita kekurangan cairan, maka hidung pun akan terasa lebih kering. Lendir yang tadinya ada untuk melembabkan dan melindungi bagian dalam hidung dari zat asing pun jadi mengering.

Pada akhirnya, ini bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Tanpa lendir yang cukup, perlindungan sistem pernapasan kamu pun menurun. Kamu pun terpapar pada debu, serbuk, bulu hewan, hingga infeksi virus dan bakteri.

Kekurangan cairan sangat berpengaruh pada ginjal dan saluran kencing. Tanpa air yang cukup, ginjal dan saluran kencing pun lebih berisiko untuk membentuk batu. 

Mineral yang membentuk batu ini biasanya larut dalam air. Namun mengingat kurangnya air, maka mineral pun mengendap dan membentuk batu.

Kurangnya cairan dalam darah dapat mengakibatkan darah yang lebih kental. Hal ini tidak baik karena meningkatkan risiko pengendapan pada pembuluh darah. Jika terjadi penyumbatan pembuluh darah pada otak pun, kamu mengalami risiko untuk mengalami stroke.

Selain meningkatkan risiko stroke, proses pemulihan stroke pun bisa terhambat jika kurang minum. Karena itu, ada baiknya untuk kamu bisa memperhatikan ciri-ciri dehidrasi sebelum sampai mengalami penyakit stroke.

Akibat kurang minum air putih adalah risiko yang lebih tinggi untuk terkena diabetes. Pada umumnya, kekurangan cairan juga berdampak pada hati, dimana hati akan lebih sulit dalam pemecahan glukosa. 

Karena itu, otak pun merasa kurang glukosa dan kita akan mulai mengidam makanan manis. Jika kamu membiarkannya, maka ada kemungkinan kamu akan terus mengkonsumsi gula secara berlebihan. Pada akhirnya, kamu pun bisa mengalami diabetes.

Kamu bisa menghindari dehidrasi dengan memastikan konsumsi air putih kamu sudah cukup. Sebelumnya, pastikan kamu tahu harus minum air putih sehari berapa liter untuk ukuran berat dan jenis kelamin kamu. 

Selain itu, kamu pun juga bisa mengantisipasi dampak risiko dari kurangnya minum air putih. Bagaimana caranya? Menjadi Member Rey dengan harga berlangganan mulai dari Rp60.000-an saja per bulan!

Kamu pun bisa mendapatkan akses fitur layanan chat dokter sepuasnya, serta pemesanan dan pelayanan obat sesuai resep dokter. Semuanya GRATIS alias tanpa biaya tambahan lho! Yuk konsultasi kesehatan online bersama Rey.

Gak percaya? Coba cek Membershipnya dulu aja!

Artikel Terkait Lainnya