sakit perut sebelah kanan bawah

Sakit perut sebelah kanan bawah bisa disebabkan oleh berbagai hal. Bisa menjadi sesuatu yang ringan, tapi bisa juga serius. Salah satu kasus yang paling umum adalah usus buntu. Namun, biasanya usus buntu disertai beberapa gejala penyerta lain. 

Jadi, apakah sakit perut kamu diakibatkan oleh usus buntu atau hal lain? Berikut 16 kemungkinan penyakit jika kamu mengalami rasa sakit di perut kanan bawah!

Penyebab Sakit Perut Ringan

1. Usus buntu

Usus buntu terjadi ketika apendiks atau usus buntu kamu meradang. Gejala utamanya memang berupa nyeri pada perut. Umumnya, nyeri ini “bergerak” dari pusar kemudian ke bagian kanan bawah.

Rasa sakit bisa kamu rasakan terutama saat bergerak. Gejala lainnya yang menyertai bisa berupa rasa ingin muntah, demam, kesulitan buang air besar, perut terasa begah (kembung), kesulitan kentut, hingga malas makan.

2. Maag 

Maag bisa terjadi ketika kamu telat makan atau bahkan tidak makan. Gejalanya pun bisa berupa sakit perut sebelah kanan bawah yang disertai naiknya asam lambung. Untungnya, maag bisa diatasi dengan sekedar memperbaiki pola makan, serta mengkonsumsi obat maag yang bisa dibeli tanpa resep dokter. 

Namun, ketika gejala ini sudah berlangsung selama lebih dari 14 hari, ada baiknya jika kamu melakukan konsultasi dokter. 

3. Terlalu banyak gas

Terkadang ada waktu dimana tubuh kita tidak mencerna makanan dengan benar. Hal ini menyebabkan menumpuknya gas dalam usus. Gas ini bisa membuat perasaan kembung, juga sakit perut. 

Umumnya, kondisi ini cukup ringan dan hilang dalam sehari. Namun, bila berlangsung hingga berminggu-minggu, sebaiknya kamu memperhatikan apa saja yang kamu makan serta melakukan konsultasi dokter. 

Mungkin saja penyebabnya adalah intoleransi laktosa (tidak bisa mencerna laktosa, sebuah senyawa kimia dalam susu), atau penyebab lainnya yang lebih serius.

Baca Juga : 8 Manfaat Push Up Setiap Hari, Gimana Efeknya bagi Tubuh?

Butuh Konsultasi Dokter Online dan Offline? Rey Solusinya
Premi Bulanan Mulai dari Rp 69 ribu-an

Penyebab Sakit Perut Kronis

4. Batu ginjal 

Penumpukan mineral dan garam bisa menyebabkan terjadinya gumpalan keras yang biasa disebut batu ginjal. Ukurannya pun beragam, tapi semakin besar maka semakin besar rasa sakit perut yang kamu rasakan.

Batu ginjal dapat terbentuk sebagai akibat kurang minum air putih, obesitas, atau efek samping dari pembedahan organ pencernaan. 

Umumnya, sakit perut akibat batu ginjal tidak hanya di sebelah kanan bawah. Tapi bisa juga sampai ke punggung atau selangkangan. Gejala lainnya bisa berupa adanya darah dalam urine, anyang-anyangan, selalu merasa ingin buang air kecil, hingga merasa ingin muntah.

5. Infeksi ginjal

Mungkin satu atau kedua ginjal kamu mengalami infeksi bakteri. Ketika ini terjadi, umum untuk merasakan nyeri di perut sebelah kanan bawah, punggung, samping pinggang, bahkan hingga paha bagian dalam. Gejala penyerta lainnya bisa berupa merasa ingin muntah, demam, hingga buang air berlebih.

Dibandingkan batu ginjal, rasa sakitnya pun lebih ringan. Namun, efek sampingnya bisa berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal.

Perlu diingat bahwa infeksi ginjal berbeda dengan infeksi saluran kemih, dimana gejala penyertanya lebih berupa anyang-anyangan, warna kencing yang keruh, serta adanya darah pada urine.

6. Hernia 

Sering juga disebut burut, hernia terjadi ketika bagian dalam tubuh mendorong titik lemah otot atau jaringan sekelilingnya. Alhasil, terbentuklah sebuah pembengkakan atau benjolan. Biasanya hal ini terjadi pada dada atau pinggang. 

Pada umumnya, benjolan tidak berbahaya tapi tetap bisa menimbulkan rasa sakit perut sebelah kanan bawah. Beberapa jenis atau kasus hernia pun bisa membawa risiko kesehatan yang lebih serius.

Umumnya benjolan bisa ditekan ke dalam atau hilang ketika kamu berbaring. Namun, akan muncul kembali jika kamu batuk, meregangkan badan, atau mengangkat barang berat. 

Jika kamu merasa mempunyai hernia, ada baiknya melakukan konsultasi dokter untuk meredakan gejala dan mencari tahu apakah hernia yang kamu miliki membawa risiko kesehatan yang serius.

7. Sindrom iritasi usus 

Juga dikenal sebagai irritable bowel syndrome, kondisi satu ini mempengaruhi sistem pencernaan. Untuk saat ini, masih belum ada penelitian yang bisa menjelaskan penyebabnya, sehingga tidak ada juga obatnya. 

Namun sindrom iritasi usus bisa menyebabkan sakit perut sebelah kanan bawah. Gejala penyerta lainnya berupa kram, kesulitan buang air, buang air berlebih, perut yang kembung, serta gas berlebih pada perut.

8. Radang usus 

Radang usus mencangkup semua jenis kondisi peradangan yang terjadi pada sistem saluran pencernaan. Kasus radang usus paling umum berupa kolitis ulseratif (peradangan pada lapisan terdalam usus besar dan rektum), serta penyakit Crohn (peradangan pada lapisan dinding sistem pencernaan, umumnya usus besar).

Selain daripada sakit perut, gejala penyerta radang usus bisa berupa penurunan berat badan, cepat merasa lelah, diare, adanya darah pada feses, hingga perut yang kembung.

Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah Pada Wanita

9. Menstruasi

Wanita bisa merasakan nyeri perut sebelah kanan bawah beberapa hari sebelum atau ketika menstruasi. Tentunya hal ini disebabkan oleh runtuhnya dinding rahim karena tidak adanya pembuahan, sehingga terjadi pendarahan. 

Proses ini dapat menyebabkan nyeri perut, dengan gejala penyerta lainnya, seperti nyeri pada punggung atau kaki, rasa mual, serta pusing. Untuk sekarang, gejala ini bisa diatasi dengan minum obat anti-radang non-steroid, seperti ibuprofen, atau minuman herbal yang bisa meredakan radang, seperti jahe dan kayu manis.

10. Kista ovarium 

Ovarium adalah organ yang berguna untuk mengeluarkan telur pada wanita. Dalam organ ini, kerap terjadinya pembentukan gelembung udara di dalam maupun lapisan luar ovarium. Gelembung udara ini disebut kista ovarium. 

Kista ovarium pun normal untuk terbentuk pada wanita. Biasanya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan rasa sakit. Bahkan bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu penanganan khusus. 

Namun, jika ukuran besar atau kistanya pecah, maka bisa menyebabkan kondisi atau gejala yang lebih parah. Selain sakit perut, gejala penyertanya pun bisa berupa nyeri saat melakukan seks, frekuensi buang air kecil yang tidak normal (terlalu sering atau jarang), hingga menstruasi yang sangat sakit.

11. Endometriosis 

Jika menstruasi adalah luruhnya lapisan endometrium dari dalam rahim, endometriosis adalah fenomena dimana penebalan lapisan endometrium terjadi di luar rahim. Misalnya di vagina, tuba falopi, indung telur, bahkan organ pencernaan seperti usus.

Karena penebalan lapisan endometrium ini tidak bisa luruh, akhirnya menyebabkan rasa sakit pada perut bagian bawah. Gejala penyerta bisa berupa sakit saat menstruasi atau berhubungan badan, anyang-anyangan, atau merasa ingin muntah. 

Jika tidak ditangani secara medis, efek sampingnya pun bisa sampai mandul. 

12. Infeksi Kelamin

Disebut juga sebagai radang panggul, kondisi ini terjadi ketika adanya peradangan akibat infeksi bakteri pada organ kelamin wanita, seperti rahim, tuba falopi, dan ovarium. Umumnya bakteri merupakan infeksi menular melalui hubungan seksual. 

Selain sakit perut, radang panggul juga bisa mempunyai gejala lain, seperti sakit saat menstruasi, berhubungan intim, atau kencing.

13. Kehamilan Ektopik 

Sebuah kondisi kehamilan dimana pembuahan terjadi di luar rahim, kehamilan ektopik juga mempunyai gejala berupa sakit perut sebelah kanan bawah. Pada kondisi ini, umumnya telur yang sudah dibuahi nyangkut di tuba falopi atau indung telur, sehingga harus digugurkan karena tidak akan bisa berkembang dan membahayakan sang ibu.

Selain sakit perut, gejala kehamilan ektopik juga bisa berupa pendarahan dari vagina, rasa sakit saat buang air besar, rasa ingin muntah, hingga gangguan pencernaan

Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah Pada Pria

14. Hernia Inguinalis 

Hernia inguinalis merupakan salah satu jenis hernia paling umum, terutama untuk pria. Umumnya benjolan lemak berada dari usus ke perut. Hal ini disebabkan karena adanya ruang kosong di area pangkal selangkangan pria. Ketika ini terjadi, umumnya pria pun akan mengalami sakit perut.

15. Torsi Testis 

Kondisi ini terjadi ketika saluran sperma menjadi bengkok dan menghambat peredaran darah. Selain memicu sakit perut, hal ini juga bisa membuat bengkaknya kantong kulit testis (skrotum), merasa perih saat buang air kecil, hingga merasa ingin muntah.

Bagaimana Cara Memastikannya?

Mengingat ada berbagai penyebab sakit perut sebelah kanan bawah, ada baiknya jika kamu melakukan konsultasi dokter terlebih dahulu. 

Untuk prediksi awal sebelum menjalani berbagai pemeriksaan medis, kamu bisa menggunakan fitur cek gejala mandiri berbasis AI di Rey. Mulai dari Rp69.000 per bulan, kamu bisa mendapatkan hasil instan untuk pra-diagnosa, serta lanjut melakukan telekonsultasi dokter melalui chat secara gratis tanpa biaya tambahan.

Artikel Terkait Lainnya