beberapa tips agar puasa tidak ngantuk dan lemas

Mengetahui tips agar puasa tidak lemas dan ngantuk sangat penting. 

Dengan begitu, kamu bisa tetap menjalani rutinitas harian meskipun sedang berpuasa. 

Sebab, berpuasa bukan berarti hanya tidur terus dan tidak melakukan aktivitas apapun.

Rasa lemas dan ngantuk yang dirasakan saat puasa merupakan hal yang wajar. 

Penyebabnya karena stamina menurun akibat kurangnya asupan makanan dan minuman.

Belum lagi siklus tidur yang turut berubah karena harus bangun makan sahur.

Terkadang rasa ngantuk dan lemas yang dirasakan disertai pula oleh rasa pusing. Akibatnya, rutinitas harian jadi terganggu. 

Oleh karena itu, kamu perlu mencari solusi agar tetap semangat menjalani ibadah puasa selama bulan ramadhan.

Sebelum masuk ke tips yang bisa membantu kamu selama puasa, ada baiknya kita cari tahu mengenai penyebab sering ngantuk dan lemas saat puasa.

Kenapa Saat Puasa Gampang Ngantuk dan Lemas?

Ngantuk dan lemas hal yang wajar dirasakan oleh orang yang berpuasa. 

Kondisi itu terjadi akibat tubuh kekurangan energi yang biasa didapatkan dari makanan dan minuman. 

Tapi jika kamu merasa mudah lemas dan ngantuk ketika berpuasa, maka hal tersebut tidak wajar lagi. 

Pasti ada hal-hal yang menyebabkan kondisi tersebut. 

Oleh karena itu, ulasan di bawah ini akan menyebutkan apa saja penyebabnya.

1. Kadar Gula Darah Menurun

Salah satu penyebab rasa lemas yang dirasakan saat kamu berpuasa adalah berkurangnya kadar gula darah di dalam tubuh. 

Dokter spesialis saraf di RS Medistra Jakarta Selatan, dr Rimawati Tedjasukmana menyebutkan bahwa ngantuk dan lelah yang dirasakan saat puasa disebabkan hipoglikemia atau turunnya kadar gula darah.

Rasa ngantuk dan lelah tersebut akan semakin terasa ketika siang hari atau sebelum berbuka.

Sebab pada saat itu, kadar gula darah di dalam tubuh mulai menipis.

Makanya di waktu-waktu tersebut, kebanyakan orang yang berpuasa sulit untuk produktif dan lebih memilih untuk istirahat atau tidur.

Untuk membantu kamu, jangan lupa mengkonsumsi makanan – makanan penambah darah yang cocok di makan di bulan puasa.

Baca juga: 8 Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi yang Perlu Kamu Waspadai

2. Waktu Tidur Tidak Teratur

Rasa ngantuk khususnya di pagi dan siang hari sangat dirasakan oleh orang-orang yang berpuasa. 

Hal tersebut disebabkan waktu tidur yang mulai tidak teratur. 

Pasalnya, di bulan ramadhan orang-orang biasanya mulai terbangun pada jam 2 pagi untuk memasak dan mempersiapkan makanan untuk sahur.

Setelah sahur umumnya mereka tidak langsung tidur karena menunggu waktu sholat subuh atau memanfaatkannya untuk membaca Al-Quran. 

Tidak heran jika rasa kantuk mulai menyerang saat pagi hari tiba. 

Rasa ngantuk tersebut akan semakin berat saat menjelang siang, akibat kadar gula darah dalam tubuh mulai menurun.

3. Tubuh Kekurangan Cairan

Selain diakibatkan oleh kurangnya kadar gula darah dalam tubuh, rasa lemas dan ngantuk yang dirasakan ketika sedang berpuasa juga diakibatkan oleh berkurangnya cairan di dalam tubuh.

Terlebih lagi jika tidak makan dan minum selama 13 jam, tubuh rentan terkena dehidrasi.

Banyak orang membatasi minum hanya segelas saat makan sahur. 

Akibatnya, saat tengah hari terutama ketika cuaca panas, badan terasa lemas. 

Untuk mencegah hal itu, upayakan minum dalam jumlah yang cukup saat bersantap sahur. 

Selain itu, hindari minum kopi atau teh saat sahur, karena bisa memancing dehidrasi saat berpuasa.

Baca juga: 19 Akibat Kurang Minum Air Putih, Bisa Jadi Sakit?

4. Tidak Mengonsumsi Cukup Protein

Lemas dan ngantuk yang dirasakan saat berpuasa terkadang juga disebabkan oleh kurangnya asupan protein di dalam tubuh. 

Tidak perlu heran, karena salah satu manfaat utama protein dalam tubuh adalah meningkatkan laju metabolisme tubuh. 

Pengaruhnya malah lebih besar dari yang dihasilkan oleh lemak atau karbohidrat.

Oleh karena itu, jika badan terasa lemas saat berpuasa padahal sudah tidur dan minum air putih dalam jumlah yang cukup ketika sahur, besar kemungkinan tubuh kekurangan protein akibat kurang mengonsumsi makanan berprotein tinggi.

5. Pola Tidur Salah

Sebagian orang yang berpuasa merasa heran ketika badannya terasa lemas dan lelah, padahal baru saja bangun dari tidur siang. 

Anggapan bahwa tidur siang sepuasnya ketika sedang puasa bisa mengembalikan kesegaran badan merupakan anggapan yang keliru.

Justru tidur siang dalam durasi yang cukup lama ketika sedang berpuasa merupakan penyebab berkurangnya stamina dan energi. 

Pasalnya, pola tidur yang salah akan menyebabkan gangguan pada ritme sirkadian tubuh kita. 

Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk tidur siang dalam durasi waktu 15-20 menit saja ketika sedang berpuasa.

Baca juga: 10 Cara Istirahat yang Baik untuk Kesehatan Kamu

6. Stress Kronis

Masalah datang menimpa seseorang tanpa mengenal waktu. 

Bahkan ketika sedang berpuasa di bulan ramadhan, seseorang bisa saja mengalami masalah yang berat dan berlarut-larut. 

Ketika itu terjadi, stres kronis bisa saja menimpa.

Saat mengalami stres kronis, metabolisme tubuh orang yang berpuasa akan menurun. 

Tidak heran jika badan akan terasa lemas dan lelah sepanjang hari. 

Jika kondisi ini dibiarkan sepanjang bulan ramadhan, tentu kualitas ibadah ramadhan akan berkurang karena kurang dalam melakukan ibadah seperti membaca Al-Quran, sholat tarawih, serta yang lainnya.

7. Tidak Produktif

Kurangnya asupan makanan dan minuman ke dalam tubuh saat berpuasa mengakibatkan tubuh kamu terasa lelah, lemas, dan ngantuk. 

Hal ini wajar terjadi, terutama pada orang yang baru pertama kali berpuasa. 

Tapi ingat, jangan menuruti keinginan tubuh untuk tidur sepanjang hari.

Saat tidak produktif, justru tubuh akan semakin terasa lemas dan lelah ketika berpuasa. 

Oleh karena itu, upayakan untuk tetap melaksanakan rutinitas harian. 

Berolahraga juga merupakan aktivitas yang bagus dilakukan ketika sedang puasa, selama porsinya tidak berlebihan.

8. Konsumsi Karbohidrat Olahan Secara Berlebihan

Karbohidrat memang merupakan sumber energi bagi tubuh. 

Saat kekurangan karbohidrat, tubuh mudah terasa lelah dan lemas. 

Tapi ingat, mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan juga bukan hal yang baik. 

Sebab, tubuh justru mudah lelah ketika mengonsumsi karbohidrat olahan dalam jumlah yang berlebihan

Saat tubuh mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan secara berlebihan, kadar gula darah di dalam tubuh akan meningkat dengan cepat. 

Meskipun tubuh terasa cepat bertenaga, namun kadar gula darah ikut memburuk. 

Ketika itu terjadi, tubuh akan terasa lemas terutama ketika sedang berpuasa.

Bagaimana Cara Agar Tidak Lemas dan Ngantuk saat Puasa?

Supaya puasa tidak lemas dan ngantuk, kamu perlu menerapkan beberapa tips yang efektif untuk mengatasinya. Lantas apa sajakah tips-tips tersebut? Ulasan di bawah ini akan menjawabnya.

1. Minum Air Putih dalam Jumlah yang Cukup

Sebagaimana yang telah disinggung di atas bahwa dehidrasi merupakan salah satu penyebab lemas dan ngantuk ketika berpuasa. 

Cara untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi air minum dalam jumlah yang cukup. Ini termasuk salah satu cara agar puasa tetap segar dan bugar yang penting untuk diterapkan.

Cobalah pola 2-4-2 dalam mengonsumsi air putih.

Caranya, minumlah 2 gelas ketika berbuka puasa, 4 gelas sepanjang malam, serta 2 gelas saat sahur. 

Selain minum air putih, buah-buahan atau yogurt juga sangat bagus dikonsumsi untuk menambah asupan cairan.ca

2. Konsumsi Makanan Kaya Nutrisi

Saat bersantap sahur, banyak orang akan memakan segala jenis menu yang dianggap bisa mengenyangkan. 

Padahal, tidak semua jenis makanan bisa memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan. 

Alhasil, tubuh terasa lemas dan ngantuk sepanjang hari akibat kekurangan nutrisi.

Saat bersantap sahur, sebaiknya makanan yang dikonsumsi hanya yang mengandung nutrisi tinggi. 

Dengan begitu, tubuh akan lebih bertenaga meskipun harus menahan makan dan minum sepanjang hari karena berpuasa.  

Di antara contoh makanan yang kaya nutrisi adalah sayur-sayuran, ikan, dan telur. Untuk buah-buahan, sebaiknya konsumsi pisang, apel, atau kurma.

Baca juga: Jangan Asal Makan, Ini 10 Menu Buka Puasa Sehat untuk Tubuh

3. Cukup Tidur Malam

Sebab bulan ramadhan, orang-orang khususnya ibu-ibu rumah tangga mulai bangun pada jam 2 pagi untuk memasak dan mempersiapkan menu makan sahur. 

Akibatnya, mereka merasa lemas dan ngantuk sepanjang hari saat berpuasa.

Oleh karena itu, upayakan cukup tidur di malam hari. Ini termasuk salah satu hal yang cukup penting untuk diperhatikan agar tetap bugar selama bulan puasa.

Caranya, tidurlah segera begitu selesai melakukan sholat tarawih dan bangun paling cepat jam 3 pagi. 

Dengan begitu, tubuh akan mendapatkan cukup tidur di malam hari.

4. Olahraga Secara Teratur

Meskipun olahraga menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak energi, tapi setelahnya tubuh akan terasa lebih segar. Itulah salah satu manfaat dari olahraga di bulan puasa.

Oleh karena itu, salah satu tips agar puasa tidak lemas dan ngantuk adalah dengan berolahraga secara rutin.

Tapi ingat, jangan sampai berolahraga secara berlebihan dan memberatkan tubuh yang sedang berpuasa. 

Sebaiknya lakukan olahraga ringan seperti jogging atau berjalan kaki dalam waktu yang tidak terlalu lama.

5. Jangan Terlalu Banyak Diam

Meskipun badan kekurangan asupan makan dan minum saat berpuasa, bukan berarti tidur terus atau lebih banyak berdiam diri dan mengurangi aktivitas. 

Sebab, kondisi seperti ini justru akan menyebabkan tubuh semakin lemas dan selalu mengantuk.

Cobalah lakukan rutinitas harian sebagaimana biasanya. Bagi pekerja kantoran, duduk terus di dalam ruangan justru menyebabkan ngantuk dan lemas. 

Oleh karena itu, cobalah sesekali keluar ruangan untuk berbincang dengan teman-teman kantor agar rasa kantuk dan lemas yang dirasakan hilang.

6. Tidur Siang Sejenak

Salah satu tips agar puasa tetap semangat dan tidak lemas yang perlu diperhatikan adalah tidur siang sejenak. 

Saat terbangun, badan akan terasa lebih segar dan berenergi. Tapi ingat, jangan sampai tidur siang terlalu lama dan berlebihan.

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya di atas, tidur siang dalam durasi yang terlalu lama justru menyebabkan gangguan pada ritme sirkadian tubuh kita. 

Akibatnya, tubuh akan terasa lemas dan lelah saat terbangun. 

Oleh karena itu, upayakan durasi waktu tidur siang tidak lebih dari 15-20 menit saja.

7. Hindari Stress Kronis

Banyaknya masalah yang dihadapi seringkali menyebabkan seseorang terkena stres kronis. 

Jika gangguan ini terjadi ketika sedang berpuasa di bulan ramadhan, akan mengakibatkan tubuh terasa lemas sepanjang hari. 

Bahkan, bisa saja kepala mengalami pusing berat.

Oleh sebab itu, upayakan sebisa mungkin menghindari hal-hal yang memberatkan pikiran ketika sedang berpuasa. 

Sebagai seorang muslim, menghilangkan beban pikiran dan stres bisa dihilangkan dengan banyak beribadah, berdzikir, dan membaca Al-Quran.

Hadapi semua problem yang ada dengan berserah diri dan bertawakkal kepada Allah Ta’ala, di samping semaksimal melakukan sebab-sebab yang bisa membantu menyelesaikan masalah atau problem yang dihadapi.

Untuk mengatasi masalah ini, baca juga artikel di blog Rey tentang 5 Cara Menghilangkan Stress Paling Ampuh Serta Kenali Gejalanya

Kesimpulan

Demikianlah ulasan mengenai sebab-sebab yang bisa menyebabkan lemas dan ngantuk saat berpuasa serta cara mengatasinya. 

Sangat disayangkan jika tidak bisa memaksimalkan ibadah di bulan ramadhan akibat kondisi tubuh yang lemas dan ngantuk sepanjang hari. 

Oleh karena itu, terapkanlah semaksimal mungkin tips agar puasa tidak lemas dan ngantuk yang telah disebutkan di atas.

Artikel Terkait Lainnya