berikut beberapa manfaat olahraga saat bulan puasa yang bisa kamu nikmati

Banyak orang merasa khawatir kelelahan saat berolahraga di bulan puasa. 

Padahal, ada banyak manfaat olahraga saat puasa untuk kesehatan, lho!

Memang untuk menjaga tetap sehat dan bugar selama berpuasa, kamu sangat dianjurkan untuk berolahraga. 

Kendati demikian, penting mengetahui waktu terbaik dan jenis olahraga yang diperbolehkan saat puasa.

Alih-alih menjaga kebugaran jasmani saat puasa, yang terjadi malah puasanya jadi batal. 

Oleh sebab itu, intensitas olahraga saat sedang puasa harus disesuaikan agar tubuh tidak terlalu lelah.

Berikut ini ada beberapa manfaat olahraga di tengah puasa. 

Apa saja? Simak informasinya di bawah ini!

Table of Contents

Apakah Manfaat Olahraga Saat Puasa?

manfaat berolahraga di bulan puasa

Olahraga saat puasa cenderung dikurangi bahkan dihindari, dengan alasan akan membuat tubuh menjadi cepat lelah.

Namun pada kenyataannya, olahraga di bulan puasa justru mendatangkan banyak manfaat, lho!

Mau tahu apa saja manfaat olahraga saat puasa

Yang pasti tubuh kamu bisa menjadi lebih sehat dan kuat.

Selain itu, kamu semakin semangat menjalankan puasa seharian penuh. 

Yuk, cari tahu manfaatnya di bawah ini!

1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi yang ingin menurunkan berat badan untuk mencapai berat badan ideal, bisa melakukan olahraga saat puasa dengan intensitas ringan.

Olahraga saat puasa juga menjaga berat badan agar tidak naik, dengan membakar kalori berlebih hasil konsumsi makanan atau minuman.

Hasil penelitian menunjukan bahwa puasa selama 30 hari tanpa olahraga dapat mengurangi kekuatan dan kebugaran fisik. 

Maka dari itu, agar tubuh tetap fit harus tetap aktif melakukan aktivitas olahraga meskipun sedang puasa.

Baca juga: 9 Tips Diet Saat Puasa yang Efektif untuk Turunkan Berat Badan

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Puasa bukanlah halangan untuk berolahraga. Justru olahraga di bulan puasa bermanfaat untuk menjaga stamina tubuh agar tetap prima.

Olahraga juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, maka tidak mudah terserang penyakit saat puasa.

Berdasarkan penelitian Zahedan University of Medical Sciences, manfaat olahraga saat puasa yang dilakukan seorang atlet dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara signifikan.

Adapun olahraga yang bisa dilakukan saat puasa, seperti bersepeda, jalan santai, jogging, dan sebagainya.

3. Melancarkan Pencernaan

Seperti yang kamu ketahui, tidak ada asupan makanan atau minuman yang masuk dalam tubuh pada saat sedang berpuasa.

Hal ini juga berpengaruh terhadap sistem pencernaan kamu. 

Waktu sedang berpuasa, sistem pencernaan kamu akan ikut istirahat dan tidak akan menjalankan fungsinya.

Maka dengan olahraga saat puasa kamu dapat mendetoks organ-organ tubuh. Hal ini bisa memperlancar sirkulasi darah dan sistem metabolisme.

Jika kamu tidak melakukan olahraga saat puasa atau gerakan ringan, maka sistem metabolisme akan terganggu.

Hal ini bisa mengakibatkan lemak semakin menumpuk.

4. Meningkatkan Konsentrasi

Pada saat berpuasa, terutama di siang hari akan lebih mudah merasa ngantuk dan lelah.

Hal ini tentu saja akan mengakibatkan konsentrasi belajar atau bekerja menjadi terganggu.

Menurut penelitian di Universitas California, dengan melakukan olahraga ringan saat puasa dapat meningkatkan fungsi kognitif dan konsentrasi.

Maka dari itu, tidak ada salahnya melakukan olahraga ringan saat puasa agar tetap sehat dan bugar.

Dengan menggerakan tubuh, kamu juga dapat menghasilkan keringat sehingga menciptakan rasa senang dan semangat.

5. Meningkatkan Hormon Insulin

Ternyata olahraga saat puasa bisa meningkatkan hormon insulin, lho! 

Hormon insulin adalah hormon alami tubuh yang diproduksi oleh pankreas. 

Hormon ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh manusia.

Fungsinya adalah untuk mengelola glukosa dalam tubuh, yang kemudian nantinya diubah menjadi energi.

Selain itu, olahraga saat puasa juga dapat membuat hormon insulin yang menghasilkan hormon pertumbuhan.

Hormon pertumbuhan ini dapat membantu kamu membakar lemak dan membentuk jaringan otot tubuh.

6. Meningkatkan Hormon Testosteron

Adapun manfaat olahraga saat puasa yang tidak kalah penting adalah dapat meningkatkan hormon testosteron.

Testosteron adalah hormon yang dapat meningkatkan massa otot, tingkat energi, dan libido pada wanita maupun pria.

Saat kamu melakukan olahraga di bulan puasa, kamu dapat meningkatkan kerja hormon testosteron dan insulin yang membantumu tetap sehat.

7. Memperbaiki Komposisi Tubuh

Untuk memperbaiki komposisi tubuh, kamu bisa melakukan olahraga seperti aerobik sebelum berbuka puasa.

Aerobik dan puasa merupakan kombinasi yang dipercaya dapat meningkatkan lipolisis (pemecahan lemak) dalam jaringan otot dan adiposa.

Karena itu, olahraga aerobik saat puasa bisa mengurangi jumlah lemak dalam tubuh secara efektif.

Jika kamu ingin mendapatkan komposisi tubuh yang seimbang antara berat badan dan lemak, maka bisa melakukan olahraga aerobik.

Itulah segudang manfaat olahraga saat puasa untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh, serta membuat tubuh tetap sehat dan bugar sepanjang hari.

Maka dari itu, tidak ada alasan untuk tidak berolahraga di bulan puasa.

Kamu bisa melakukan olahraga ringan agar puasa tetap lancar, tubuh pun tetap sehat dan bugar.

Baca juga14 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Kamu Selama Bulan Ramadan

Apakah Olahraga Saat Puasa Baik?

apakah boleh olahraga saat bulan puasa

Setelah mengetahui manfaat dari berolahraga saat puasa di atas, tentu saja olahraga baik dilakukan meskipun dengan catatan tertentu.

Kamu bisa melakukan kegiatan olahraga ringan saat sedang puasa supaya kamu tidak cepat lelah dan puasa tetap terjaga.

Sebelum melakukan olahraga, pastikan juga kondisi tubuh kamu sedang dalam keadaan sehat dan terhidrasi dengan baik.

Jika kamu merasa lemah dan pusing saat berolahraga di bulan puasa, segera hentikan karena akan cukup berisiko jika dilanjutkan.

Jika cepat merasa lelah, kemungkinan kamu mengalami gula darah rendah atau kekurangan cairan (dehidrasi).

Maka dari itu, agar kuat olahraga saat berpuasa, pastikan tubuh tidak kekurangan cairan dan kadar gula darah stabil.

Jadi, pada dasarnya olahraga pada bulan puasa baik dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Namun, jika kamu ragu dan memang mempunyai kondisi kesehatan tertentu, ada baiknya kamu berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu.

Nah, kamu bisa melakukan konsultasi dokter gratis dan sepuasnya jika kamu sudah menjadi member Rey. Kalau masih ragu, kamu bisa cek dulu aja!

Kapan Waktu Olahraga yang Tepat Saat Puasa?

Olahraga di bulan puasa tidak sembarang waktu, lho! 

Ada waktu tertentu agar tidak mengganggu puasa kamu.

Terlebih lagi jika olahraga dilakukan di waktu krusial yang mana tubuh mengalami kekurangan cairan. Hal ini bisa membahayakan kesehatanmu.

Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa rekomendasi waktu terbaik untuk melakukan olahraga di bulan puasa.

1. Sebelum Matahari Terbenam

Kamu bisa berolahraga 90 menit sebelum matahari terbenam, artinya 90 menit sebelum berbuka puasa. 

Lakukan olahraga ringan saja, seperti melakukan peregangan, jalan santai, bersepeda keliling komplek dan lain sebagainya.

Olahraga menjelang waktu berbuka ini cukup ideal. 

Karena ketika kamu merasa lelah, kamu bisa langsung mengisi kembali energi yang hilang dengan berbuka puasa.

Jadi kamu masih tetap bisa olahraga tanpa harus membatalkan puasa.

2. Setelah Berbuka Puasa

Adapun waktu terbaik melakukan olahraga di bulan Ramadan adalah satu jam setelah berbuka puasa.

Kenapa harus tunggu satu jam?

Tujuannya agar makanan sempat dicerna terlebih dahulu oleh tubuh.

Namun, jika kamu ingin segera berolahraga setelah berbuka sebaiknya kamu tidak makan makanan yang berat terlebih dahulu.

Ketika ingin konsumsi makanan berat, maka bisa dilakukan setelah melakukan olahraga agar kembali berenergi.

3. Setelah Isya atau Tarawih

Jika merasa tanggung olahraga setelah berbuka puasa, kamu bisa melakukan olahraga setelah isya atau tarawih.

Melakukan olahraga pada waktu ini menjadi aktivitas yang baik. 

Hal ini karena udara lebih sejuk daripada siang hari.

Meskipun dilakukan habis isya atau tarawih, masih ada waktu untuk melakukan olahraga ringan, sebelum beranjak istirahat dan tidur.

4. Sebelum Sahur

Jika kamu tidak ada waktu olahraga setelah isya atau tarawih, maka bisa dilakukan keesokan harinya sebelum waktu sahur.

Sebelum sahur merupakan waktu terbaik untuk melakukan olahraga. 

Hal ini karena kamu masih memiliki energi dari makan malam sebelumnya.

Ketika olahraga sebelum sahur maka energi akan terkuras, namun kamu tidak perlu khawatir karena akan terisi kembali dengan makan sahur.

Nah, agar kuat menjalankan puasa, maka konsumsi makanan dan minuman yang sehat, banyak minum air dan hindari makanan tinggi gula.

Untuk menjaga kebugaran tubuh agar selalu prima, maka bisa melakukan olahraga sesuai rekomendasi waktu terbaik diatas.

Apakah Boleh Olahraga Saat Perut Kosong?

berolahraga saat perut kosong

Banyak yang beranggapan olahraga saat perut kosong dapat membantu membakar lemak lebih efektif.

Lantas, apakah aman olahraga saat perut kosong?

Berdasarkan sebuah  penelitian pada tahun 2013, olahraga dengan perut kosong dapat membakar lemak 20% lebih banyak. 

Kendati demikian, berolahraga saat perut kosong belum tentu cocok buatmu.

Pada saat kamu berolahraga dengan perut kosong, kamu akan memiliki stamina yang sedikit karena kurangnya energi.

Kadar gula darah rendah yang disebabkan oleh perut kosong juga dapat membuat kamu pusing atau mual.

Selanjutnya, meskipun lemak yang dibakar lebih banyak, tubuh juga dapat membakar protein saat kamu olahraga dengan perut kosong.

Protein adalah sumber energi yang membantu meningkatkan massa otot. 

Dengan berolahraga saat perut kosong, bisa saja malah massa otot kamu menjadi berkurang.

Intinya adalah, boleh saja olahraga saat perut kosong. 

Hanya saja olahraga dalam keadaan perut kosong sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang terlalu berat atau tahan lama.

Jikalau kamu mau berolahraga yang cukup berat, lebih baik melakukannya sehabis makan atau setelah berbuka puasa.

Demikian informasi seputar manfaat olahraga saat puasa Ramadan. 

Ingat untuk memilih waktu terbaik untuk melakukan olahraga di bulan puasa agar lebih aman dan efektif.

Kamu juga harus tahu dampak atau risiko berolahraga saat perut kosong, bisa menjadi referensi yang berharga. Semoga informasinya bermanfaat.

Artikel Terkait Lainnya