Apa Itu Self Esteem? Pengertian, Contoh, & Cara Meningkatkan Self Esteem

Apa Itu Self Esteem? Pengertian, Contoh, & Cara Meningkatkan Self Esteem
Dwi Julianti
Dwi Julianti
June 30, 2023
9 menit membaca

Depresi menjadi momok menakutkan di era modern, bahkan di kalangan muda.

Namun, ada satu hal sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko terkena depresi yakni dengan meningkatkan self esteem. 

Tetapi, apakah hal ini benar-benar efektif? 

Selain menjaga kesehatan mental, kamu juga perlu lho, menjaga kesehatan fisik.

Ingin tahu cara hidup sehat jadi lebih mudah? Temukan rahasianya di sini

Sekarang mari kita membahas apa yang dimaksud self esteem dan juga berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan self esteem.

Simak selengkapnya, yuk!

Pengertian Self Esteem Menurut Ahli

Pengertian self esteem merupakan suatu bentuk perasaan, pikiran, dan pandangan seseorang kepada dirinya sendiri yang berhubungan dengan kepercayaan diri.

Melansir Weber State University, arti self esteem adalah sebuah pikiran, perasaan, dan pandangan seseorang kepada dirinya sendiri yang berhubungan dengan kepercayaan diri.

Ketika kita memiliki self esteem yang baik, kita akan lebih yakin dengan diri sendiri, mencintai dan menghargai diri sendiri, serta dapat menerima kekurangan dan kelebihan kita.

Meskipun banyak orang mengabaikannya, self esteem yang sehat dapat memengaruhi prestasi kita dan hubungan dengan orang lain.

Namun, self esteem juga perlu seimbang dan tidak boleh terlalu rendah atau terlalu tinggi.

Jika self esteem terlalu tinggi, kita bisa terlihat sombong dan sulit belajar dari kesalahan yang kita buat.

Di sisi lain, low self esteem atau self esteem yang rendah dapat membuat seseorang cenderung merasa tidak ada harga diri, tidak percaya diri, dan tidak mampu. 

Berikut beberapa pengertian self esteem menurut ahli:

  1. Tambunan: Self esteem merupakan sikap individu dalam penilaian dirinya sendiri, baik dengan sikap positif maupun negatif. Cara seseorang menilai dirinya akan berpengaruh pada kehidupan sehari-harinya.

  2. Dariuszku: Self esteem adalah bagaimana seseorang merasa tentang dirinya sendiri. Seseorang menilai dirinya hingga memengaruhi perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Individu dengan self esteem yang tinggi cenderung menghargai diri mereka sendiri dan mampu mengenali serta memperbaiki kesalahan yang ada pada diri mereka.

  3. Brandent: Self esteem adalah keyakinan dalam menghadapi tantangan kehidupan. Self esteem adalah keyakinan untuk kita bahagia, rasa berharga, dan merasa pantas yang memungkinkan kita untuk mengekspresikan kebutuhan dan menikmati hasil dari kerja kita.

  4. Blascovich dan Tomaka: Self esteem adalah evaluasi dari konsep diri, representasi yang lebih luas sehingga mencakup aspek kognitif dan behavior yang bersifat menilai dan afektif.

  5. Maslow: Self esteem adalah suatu kebutuhan yang harus dipenuhi dan dipuaskan agar kita dapat dilanjutkan ke tingkat kebutuhan yang lebih tinggi. Dalam konsep Maslow, terdapat dua jenis kebutuhan dalam self esteem, yaitu penghargaan terhadap diri sendiri dan penghargaan dari orang lain.

Baca Juga: Apa Itu PTSD? Kenali Ciri-Ciri dan Contoh PTSD

Contoh dan Ciri-Ciri Self Esteem yang Sehat

Self esteem adalah tentang cara kita melihat dan menghargai diri sendiri.

Berikut adalah beberapa contoh dari self esteem:

1. Lebih bisa bersikap mandiri

Seseorang yang memiliki self esteem yang baik memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat dikenali.

Salah satu ciri-ciri self esteem adalah kemampuan untuk bersikap mandiri.

Ketika seseorang memiliki self esteem yang tinggi, mereka lebih mudah dalam mengambil keputusan mengenai masalah yang mereka hadapi.

Hal ini memiliki dampak positif dalam membentuk kepribadian mereka.

Rasa percaya diri dan kemandirian akan menciptakan karakter yang kuat.

Bahkan dalam situasi sulit, kepribadian mandiri dan positif ini akan membantu mereka bertahan dan berhasil di dunia kerja atau di mana pun mereka berada.

2. Bertanggung jawab

Self esteem yang tinggi dapat dilihat melalui peningkatan rasa tanggung jawab seseorang.

Rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan akan membuat kamu lebih bisa melakukan tugas dengan baik dan lebih disiplin. 

Disiplin merupakan kunci untuk bertahan dalam persaingan ketat, baik dalam belajar maupun pekerjaan.

3. Bangga dengan pencapaiannya

Orang yang memiliki self esteem yang tinggi merasa bangga dengan pencapaian mereka.

Mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi, tetapi tidak sombong.

Mereka senang ketika prestasi mereka diakui. Bahkan mereka tidak ragu untuk memuji diri sendiri ketika mencapai sesuatu yang diinginkan.

4. Menyukai tantangan baru

Orang yang memiliki self esteem yang tinggi suka menghadapi tantangan baru.

Mereka merasa antusias dalam menghadapi tugas atau tantangan yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.

Hal ini positif untuk pengembangan diri.

Mereka tidak takut menerima tugas baru karena melihatnya sebagai kesempatan untuk belajar dan mengembangkan pengetahuan baru. 

5. Mereka mampu mengungkapkan perasaan 

Orang dengan self esteem yang tinggi bisa mengungkapkan perasaan dengan baik.

Ungkapan emosi seperti tertawa, menangis, berteriak, atau menunjukkan kasih sayang membantu kita menghargai diri sendiri.

Ini membantu kita lebih menyadari dan menerima emosi yang kita rasakan sehingga kita dapat lebih memahami diri sendiri.

6. Mengelola stress dengan baik

Self esteem juga seringkali disebut dengan self worth. 

Salah satu contoh dan ciri seseorang mempunyai self worth adalah mampu mengelola stres

Mengelola emosi dan stres adalah hal yang sangat penting untuk seseorang bisa mengembangkan diri. 

Baca Juga: Kenali Apa itu Insecure, Penyebab Serta Cara Mengatasinya!

Bagaimana Cara Meningkatkan Self Esteem yang Rendah?

Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan self esteem, yaitu:

1. Kenali diri sendiri

Mengenal diri sendiri adalah langkah penting. Kenali potensi dan kekuranganmu.

Tulis 5 kelemahan dan 5 kelebihanmu, sehingga kamu bisa lebih sadar akan siapa dirimu.

Menghargai dan menerima diri sendiri dengan apa adanya membantu menghindari pikiran negatif dan depresi.

2. Hindari membandingkan diri dengan orang lain

Cara untuk mengembangkan self esteem lainnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan hindari membanding-bandingkan diri dengan orang. 

Setiap pribadi memiliki cerita hidupnya sendiri dan mengalami pencapaian yang berbeda.

Fokuslah pada perkembangan dirimu sendiri dan gunakan prestasi orang lain sebagai motivasi, bukan untuk membandingkan dirimu.

3. Punya tujuan hidup

Cara lainnya untuk mengembangkan self esteem dalam dirimu adalah dengan mulai mempunyai tujuan hidup. 

Setiap orang pasti memiliki tujuan hidup yang berbeda.

Memiliki tujuan hidup memberikan semangat dan kepercayaan diri.

Kerjakan langkah demi langkah untuk mencapai tujuanmu.

Ketika tujuanmu tercapai, kamu akan merasa bangga atas pencapaianmu.

4. Menjalin relasi yang positif

Satu lagi tips untuk mengembangkan self esteem adalah dengan mempunyai hubungan yang baik antar lingkungan sekitarnya.

Lingkungan dan teman akan berperan dalam membentuk kepribadian seseorang. 

Hindari berada di dalam lingkaran toxic relationship atau hubungan beracun yang akan membuatmu terhambat dalam berkembang. 

Hubungan lingkungan yang toxic akan menumbuhkan rasa tidak percaya diri karena banyak mendengar kata-kata buruk dari orang lain terhadap dirimu.

Bila hal ini terus dilakukan maka akan berpotensi untuk menurunkan self esteem.

Bangun lingkungan yang positif atau masuk ke lingkungan yang baik untuk mendorong perkembangan dirimu menjadi lebih baik. 

5. Menerima keadaan diri

Hal lainnya yang bisa kamu lakukan untuk menunjang perkembangan dirimu adalah dengan mencoba menerima keadaan dirimu apa adanya. 

Hal ini mungkin terlihat mudah namun dalam prosesnya tidak mudah dilakukan.

Keadaan diri juga tidak mudah diterima bahkan untukmu sendiri sehingga penting sekali untuk mengenali apa yang terjadi dalam dirimu. 

6. Mempunyai sifat yang selalu positif

Hal lainnya yang bisa membuatmu mudah untuk meninggikan self esteem adalah dengan mempunyai sifat yang selalu positif. 

Membangun hidup dan pola pikir yang positif akan membuatmu bisa lebih menghargai kehidupanmu sendiri.

Aura yang positif ini akan membuatmu bisa menularkan hal yang sama ke banyak orang.

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat aura positif.

Rutin berolahraga menjadi salah satu cara agar aura positif dalam dirimu lebih keluar. 

7. Cerita dengan seseorang yang dapat dipercaya

Cara meningkatkan self esteem berikutnya adalah dengan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang mendukung kamu.

Cobalah untuk bercerita dengan seseorang yang bisa kamu percaya. 

Berbagi pengalaman dan perasaanmu dengan mereka dapat membantu melepaskan beban emosional dan mendapatkan sudut pandang baru.

Terimalah dukungan dan pujian yang diberikan oleh mereka dengan tulus, serta hindarilah orang-orang yang merendahkan atau meragukan kemampuanmu.

Baca Juga: Apa itu Overthinking? Contoh dan Cara Mengatasinya

Aspek-Aspek dalam Self Esteem

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Aspek Kekuatan

Kekuatan mengacu pada kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengelola perilaku diri kita dengan baik. 

Kekuatan ini akan diakui secara positif oleh orang lain berdasarkan kualitas perilaku kita.

Ketika kita memiliki kekuatan yang kuat, kita dapat menunjukkan kemampuan kita dalam mengatasi tantangan, mengambil keputusan yang tepat, dan bertindak secara efektif.

Aspek Keberartian

penerimaan dan popularitas dari lingkungan hidup yang diterima seseorang dari orang lain

Keberartian berkaitan dengan penerimaan dan popularitas dari lingkungan hidup yang diterima seseorang dari orang lain. 

Ketika kita merasa diterima dan dihargai oleh orang lain, ini memberikan perasaan bahwa kita memiliki tempat yang berarti dalam kehidupan mereka.

Keberartian juga melibatkan hubungan yang harmonis dan positif dengan orang lain, di mana kita dapat saling mendukung dan menghargai.

Aspek Kebajikan

Kebajikan merupakan dimensi penting dalam self esteem yang mencerminkan integritas moral dan perilaku yang sesuai dengan prinsip-prinsip etika.

Hal ini melibatkan individu dalam menunjukkan ketaatannya mengikuti batasan moral dan etika, di mana setiap individu membatasi diri mereka dari perilaku yang dianggap melampaui batas yang ditetapkan.

Aspek Kemampuan

Kemampuan merujuk pada kemampuan kita untuk mencapai tujuan dan mengatasi tantangan dalam hidup.

Ini melibatkan kemampuan berpikir kritis, mengambil inisiatif, dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan.

Ketika kita berhasil mengatasi rintangan dan mencapai tujuan kita, ini meningkatkan rasa diri dan kepercayaan diri kita.

Baca Juga: Apa Itu Gaslighting? Contoh Kalimat dan Perilakunya di dalam Hubungan

Kenapa Harus Punya Self Esteem?

Dengan self esteem yang tinggi, kamu juga akan lebih menghargai dirimu sendiri dan tidak membandingkan dirimu dengan orang lain. 

Self esteem sangat penting bagi manusia karena memiliki pengaruh besar dalam berpikir, bertindak, dan menilai diri sendiri.

Dengan memiliki self esteem yang positif, seseorang cenderung lebih termotivasi untuk mengatasi kegagalan, merasa puas dengan diri sendiri dalam berbagai kondisi, dan menghargai nilai dirinya.

Faktor seperti pengalaman hidup, bersosialisasi, dan persepsi diri dapat memengaruhi tingkat self esteem yang dimiliki seseorang.

Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk menyadari pentingnya self esteem dan berupaya membangunnya secara positif.

Baca Juga: Ketahui Apa Itu Mental Illness, Jenis Serta Penyebabnya

Pertanyaan Seputar Apa Itu Self Esteem?

Self esteem adalah tentang nilai dan keberhargaan diri seseorang, sedangkan self confidence adalah keyakinan dalam kemampuan dan keterampilan.

Apa perbedaan self esteem dan self efficacy?

Self esteem berkaitan dengan persepsi nilai diri secara keseluruhan, sementara self efficacy berkaitan dengan keyakinan dalam kemampuan untuk menghadapi tugas atau tantangan tertentu.

Apa perbedaan self concept dan self esteem?

Self concept berkaitan dengan pemahaman dan gambaran diri individu, sedangkan self esteem berkaitan dengan penilaian afektif atau evaluatif terhadap nilai dan keberhargaan diri. 

Self concept mencakup pandangan yang lebih luas tentang diri, sementara self esteem adalah aspek emosional dari penilaian diri.

Contoh self esteem dalam kehidupan sehari-hari?

Contoh self esteem dalam kehidupan sehari-hari termasuk menerima dan menghargai diri sendiri, menghadapi tantangan dengan keyakinan, membentengi diri dari pengaruh negatif, mengambil keputusan dengan percaya diri, berani mengambil risiko dan mengejar tujuan, serta mampu menetapkan batasan yang sehat dalam hubungan dan interaksi. 

Penutup

Itulah sekilas informasi tentang pengertian self esteem dan bagaimana cara meningkatkan self esteem di dalam dirimu.

Self esteem yang baik dapat membantu seseorang merasa puas dengan dirinya sendiri, menghargai nilai diri, dan menerima kelemahan yang dimiliki.

Namun, rendahnya self esteem dapat menyebabkan perasaan gagal dan berkontribusi pada masalah kesehatan mental seperti depresi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami cara meningkatkan self esteem dan mencari dukungan yang tepat.

Masih ada pertanyaan terkait topik ini? Yuk, tulis di kolom komentar!

Kembali
Rekomendasi Artikel
November 29, 2023
Dianjurkan, 10 Buah yang Baik Dikonsumsi Penderita DBD

Demam Berdarah (DBD) merupakan penyakit yang disebarkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus dengue. Untuk...

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca
November 22, 2023
Samarkan Pori Besar, 11 BB Cream untuk Kulit Berminyak Terbaik

BB Cream merupakan perpaduan antara foundation ringan, tabir surya, pelembap, sekaligus bedak. BB Cream mampu...

Dwi Julianti Dwi Julianti
7 menit membaca
March 13, 2024
Apa itu Asam Amino? Berikut Jenis, Fungsi, dan Sumber Makanan

Asam amino menjadi salah satu golongan senyawa organik atau nutrisi yang paling dibutuhkan oleh tubuh...

Aul Risky Aul Risky
5 menit membaca