Gaslighting adalah sebuah taktik manipulatif yang bisa dilakukan oleh pasangan, teman, atau bahkan atasan kamu.

Siapa sih, yang gak pernah merasa dipermainkan sama orang lain? Atau merasa gak percaya sama diri sendiri karena dikatain salah terus-terusan?

Mungkin kamu sedang mengalami sesuatu yang namanya gaslighting.

Gaslighting adalah sebuah taktik manipulatif yang bisa dilakukan oleh pasangan, teman, atau bahkan atasan kamu.

Tapi apa itu gaslighting sebenarnya? Apa saja contoh gaslighting?

Yuk, simak penjelasan dan contoh gaslighting di bawah ini!

Table of Contents

Apa Itu Gaslighting?

Apa itu gaslighting? gaslighting adalah tindakan kekerasan atau pelecehan emosional dan manipulasi mental.

Menurut Cleveland Clinic, gaslighting adalah tindakan kekerasan atau pelecehan emosional dan manipulasi mental.

Perilaku gaslighting akan membuatmu mempertanyakan kebenaran dan percaya bahwa kamu telah melakukan kesalahan.

Kata gaslighting sendiri juga pernah masuk “Word of The Year 2022” melansir dari Miriam-Webster.

Tujuan pelaku biasanya untuk membuatmu merasa bersalah, padahal sebaliknya.

Seseorang yang melakukan tindakan ini akan memanipulasi korbannya agar korban meminta maaf dengan narasi palsu yang menyesatkan.

Sikap ini biasanya banyak terjadi di antara pasangan yang menjalin hubungan asmara.

Tapi, tidak menutup kemungkinan dapat terjadi ketika kamu menjalin hubungan dengan orang lain dalam bentuk apapun.

Supaya kamu bisa menghindari seseorang dengan sikap ini, yuk kenalan dengan gaslighting dan contoh nyata perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Gaslighting di dalam Hubungan

Dalam dunia psikologi, perilaku gaslighting dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan dan masalah psikologis lainnya.

Contoh perilaku pasangan yang gaslighting adalah berbohong dan narsistik.

Contoh lainnya menghilang tanpa kabar, berbohong, berhubungan dengan orang lain atau selingkuh, menyalahkan kamu atas hubungan kalian, dan perilaku-perilaku

Selain itu, berikut contoh kalimat gaslighting yang bisa memanipulasi dirimu:

1. Tidak memedulikan perasaanmu

Pelaku gaslighting biasanya tidak akan memvalidasi perasaan pasangannya dan sering mengabaikan ucapannya.

Contohnya, ketika mereka melakukan kesalahan, salah satu bentuk manipulasi yang dilakukan yaitu mengatakan hal seperti “cuma bercanda”, “kamu terlalu berlebihan”, atau “Kamu terlalu sensitif”.

Orang yang memiliki sifat ini seringkali meremehkan emosi dan perasaan pasangannya dan menyalahkan kecurigaan pasangannya, padahal bisa jadi ini kondisi yang benar adanya.

2. Terus menerus mengalihkan pembicaraan

Ketika dihadapkan dengan masalah akibat kesalahannya, orang dengan sifat yang suka gaslighting akan mencoba untuk menghindari topik.

Misalnya, dia hampir tertangkap selingkuh dengan orang lain.

Ketika dipertanyakan tentang sikapnya, ia akan menghindar dan cenderung mendistorsi pikiranmu.

Mendistorsi pikiran ini sengaja dilakukan supaya topik yang dihindarinya tidak lagi dibahas.

3. Tidak mengakui kesalahan

Tidak mengakui kesalahan salah satu contoh sikap manipulatif berikutnya.

Pelaku akan menyangkal tentang sebuah pernyataan.

Ketika menghadapi konfrontasi masalah, dia juga akan membuatmu tidak yakin akan ingatan dan meragukan keyakinanmu.

Dia juga akan membuat cara pandangmu dinilai salah hanya karena berbeda dengannya.

Pasangan akan membuat kamu merasa bersalah dan merasa tidak menjadi orang yang baik untuk pasangan.

Baca Juga: 10 Cara Istirahat yang Baik untuk Kesehatan Kamu

4. Melemparkan kesalahan

Ketika disalahkan akan sebuah peristiwa, orang dengan perilaku gaslighting akan menyerang balik.

Alih-alih minta maaf, dia akan menyudutkan pasangan dan mencari kesalahanmu.

Ditambah, ia akan menyalahkanmu dan mengatakan kamulah alasan yang membuat dirinya berperilaku buruk.

Ia tidak akan mau meminta maaf untuk menghindari tanggung jawab.

5. Mengubah perilaku sementara

Akan ada masa di mana pelaku manipulasi mengubah diri menjadi lebih baik.

Eits, tapi tidak semua yang berubah ini tukang gaslighting, ya!

Justru, orang dengan perilaku ini hanya berubah untuk sementara waktu.

Hal ini dilakukan untuk menutupi kesalahannya hingga si pasangan lupa.

6. Membuatmu merasa sendiri

Tingkah laku pasangan lain yang dapat menjadi indikasi adalah membuatmu kerap merasa sendirian dan ditinggalkan.

Mungkin dia akan terus muncul saat membutuhkanmu.

Tapi, saat kamu membutuhkannya, dia tidak pernah ada karena berbagai alasan.

Baca Juga: Apa itu Overthinking? Contoh dan Cara Mengatasinya

Apa Bahaya Gaslighting?

bahaya Gaslighting dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti depresi, ansietas, dan trauma.

Gaslighting dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti depresi, ansietas, dan trauma.

Orang yang mengalami gaslighting mungkin merasa tidak aman, tidak berharga, atau gila. Selain itu, gaslighting dapat memiliki efek buruk pada kesehatan fisik seseorang.

Beberapa efek yang dapat ditimbulkan dari gaslighting pada kesehatan tubuh antara lain:

  • Stres berlebih yang mengakibatkan tekanan darah tinggi, masalah jantung, dan lainnya.
  • Gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia.
  • Gangguan tidur
  • Penurunan imunitas

Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Stress Paling Ampuh Serta Kenali Gejalanya

Begitu mengenali gejala-gejala seperti di atas, segera cari bantuan dari dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline.

Bahkan kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Klik banner ini yuk, untuk info lebih lanjut!

Bagaimana Cara Menangani Gaslighting?

Mengakhiri hubungan dengan seseorang yang melakukan gaslighting tidaklah mudah.

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memahami apakah dia memahami dan menghormatimu.

Ada beberapa cara untuk mengatasi perilaku gaslighting pasangan, yaitu:

  • Menyadari bahwa diri sendiri adalah korban gaslighting adalah langkah awal yang penting untuk mencari pertolongan.
  • Jangan takut untuk meminta bantuan atau saran orang lain.
  • Ingatlah bahwa kesejahteraan fisik dan mentalmu lebih penting dari segalanya.
  • Berlatih teknik relaksasi dan hidup sehat untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental, ini akan membuatmu merasa lebih kuat dan lebih mampu menghadapi tantangan hidup sehari-hari.
  • Lebih banyak waktu dengan teman dan keluarga.
  • Ingatkan dirimu sendiri tentang pencapaian dan kekuatan yang dapat digunakan sebagai sumber kekuatan.
  • Luangkan waktu untuk hobi seperti menulis jurnal, meditasi, dan aktivitas fisik yang sehat.

Apakah Gaslighting dan Manipulatif Sama?

Gaslighting dan manipulatif memang hampir mirip.

Namun, gaslighting merupakan salah satu bentuk manipulasi.

Hal ini dilakukan dengan maksud terselubung, dimana pelaku menyesatkan target dengan narasi palsu.

Baca Juga: Kenali Apa itu Insecure, Penyebab Serta Cara Mengatasinya!

Penutup

Nah, itu dia sedikit penjelasan seputar gaslighting dan contoh perilakunya.

Jangan biarkan orang lain mengontrol perasaan atau pikiranmu.

Kita semua punya hak untuk merasa yakin dengan realitas kita sendiri.

Jangan biarkan gaslighting merusak hidupmu, karena kamu lebih baik dari itu.

Masih punya pertanyaan seputar topik ini? Yuk, tulis di kolom komentar!

Artikel Terkait Lainnya