Apa Itu Logam Mulia? Kenali 7 Jenis Logam Mulia Ini, Yuk!

Apa Itu Logam Mulia? Kenali 7 Jenis Logam Mulia Ini, Yuk!
Dwi Julianti
Dwi Julianti
February 15, 2023
7 menit membaca

Kamu pastinya sudah sering mendengar tentang produk logam mulia, salah satunya adalah emas.

Memang pembelian logam mulia di Indonesia didominasi oleh emas.

Namun, tahukah kamu kalau ada banyak jenis logam mulia lainnya?

Yuk, simak informasi tentang daftar logam mulia terlengkap di bawah ini! 

Apa Itu Logam Mulia?

Logam mulia adalah jenis logam yang memiliki ketahanan terhadap proses oksidasi dan korosi.

Yap, logam mulia menjadi salah satu pilihan untuk dikoleksi karena tahan banting, tidak berkarat, tidak lapuk, mudah dibentuk, dan teksturnya keras.

Selain itu, karena jumlahnya terbatas di sumber daya alam, logam ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi pada kegiatan jual beli.

Tidak heran jika logam ini menjadi aset berharga karena harga logam mulia, khususnya emas, cenderung stabil.

Oleh karenanya, banyak investor yang mengoleksinya untuk bertahan saat inflasi dan pada kondisi perekonomian yang tidak stabil.

Baca Juga: Mudah, 8 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu!

Apa Saja Contoh Logam Mulia?

Apa Saja Contoh Logam Mulia? Setidaknya terdapat 7 logam yang populer dalam daftar ini, yaitu emas, perak (silver), platina, palladium, rhodium, iridium, dan osmium.

Umumnya, logam-logam mulia memiliki nilai yang tinggi karena tahan korosi dan jumlahnya langka untuk ditemukan di seluruh dunia.

Setidaknya terdapat 7 logam yang populer dalam daftar ini, yaitu emas, perak (silver), platina, palladium, rhodium, iridium, dan osmium.

Selain itu, rhenium, raksa, dan tembaga termasuk logam mulia pada daftar yang lebih inklusif.

Berikut adalah pembahasan terkait 7 logam tersebut!

1. Emas

Kalau mendengar tentang logam mulia, tentunya kamu berpikir tentang emas, bukan?

Yap, salah satu keputusan beli logam mulia terbaik adalah memilih emas!

Bahkan emas bisa diperdagangkan atau trading secara online berbagai platform.

Emas memiliki karakteristik elastis, mudah ditempa, dan warnanya kuning mengkilap.

Tidak hanya itu, emas juga sulit terkontaminasi zat kimia.

Logam mulia Antam merupakan salah satu produk emas yang populer secara global.

Sebab, harga emas antam dan kualitasnya cenderung tinggi karena aman dari tindak pemalsuan.

Emas yang diproduksi PT Antam Tbk ini juga memiliki sertifikat sebagai garansi resmi dari produk-produknya.

Ukuran dan daftar harga logam mulia dari Antam memiliki beragam variasi, tetapi memiliki kesamaan pada kemurnian emas yang mencapai 99.99 persen.

2. Perak

Logam selanjutnya adalah perak yang nilainya termurah jika dibandingkan dengan emas.

Nah, perak juga masih menjadi salah satu pilihan investasi karena nilainya cenderung stabil dalam jangka panjang.

Perak mempunyai bentuk fisik putih, mengkilap, serta bersifat konduktor listrik dan tahan karat.

Bersama dengan emas, perak juga menjadi pilihan sebagai bahan baku perhiasan yang banyak digunakan perusahaan di setiap edisi produk-produknya.

Jika menyaksikan berita skala Internasional, maka kamu akan mengetahui bahwa banyak mata uang di negara tertentu yang menggunakan perak sebagai bahan utamanya.

3. Palladium

Palladium umumnya dijadikan bahan pemurnian hidrogen.

Selain itu, logam ini juga bisa menjadi bahan campuran emas putih.

Yap, palladium memiliki sifat yang bisa meningkatkan elastisitas emas sehingga proses pembentukannya akan jauh lebih mudah.

4. Platina

Secara umum, platina mempunyai sifat yang mirip cenderung mirip dengan palladium.

Akan tetapi, logam ini memiliki permukaan yang berkilau dan mengkilap secara alami.

Logam ini juga mempunyai fisik dengan kepadatan dan ketahanan yang tinggi.

Kamu biasa digunakan untuk kebutuhan dalam dunia kedokteran.

Namun, kamu tidak bisa menggunakan logam ini sebagai aset karena harganya kurang stabil.

5. Rhodium

Rhodium harganya cenderung tinggi karena logam ini cenderung langka.

Sebab, rhodium sulit ditemukan karena tidak banyak lokasi yang mempunyai kandungan untuk membentuk rhodium.

Nah, kamu bisa menemukan rhodium untuk bahan pembuatan turbin pesawat, lampu sorot, dan cermin.

Selain itu, logam ini juga bersifat anti karat dan menghasilkan kilau yang bisa merefleksikan objek di hadapannya.

6. Iridium

Iridium mempunyai sifat yang hampir mirip dengan logam-logam mulia lainnya.

Misalnya, kepadatannya yang tinggi, tidak mudah meleleh, dan tahan korosi.

Sama seperti emas, iridium sulit ditemukan di alam sehingga harganya pun tinggi.

Yap, tidak mengherankan kalau harganya bahkan bisa tinggi dan menyaingi emas!

7. Osmium

Osmium mempunyai bentuk fisik yang berwarna putih abu-abu mengkilap.

Nah, serupa dengan logam-logam murni lainnya, sifat dari osmium juga tahan korosi dan kepadatan tinggi.

Kalau begitu, apa kegunaan osmium?

Nah, logam ini berfungsi sebagai bahan untuk pembuatan pemutar piringan hitam, jarum fonograf, ujung pulpen berkualitas, dan sebagai katalis.

Baca Juga: Mau Beli Perhiasan? Kenali Penggolongan Kode Emas Asli dan Palsu

Apa Bedanya Emas dan Logam Mulia?

Emas termasuk sebagai logam mulia sehingga tidak ada perbedaan di antara keduanya.

Namun, terdapat perbedaan di antara emas sebagai logam mulia murni dan perhiasan.

Cek perbedaannya di bawah ini, ya!

1. Bentuk

Emas perhiasan umumnya dibentuk untuk berbagai benda, misalnya gelang, anting, cincin, dsb.

Tentunya, tujuan dari emas perhiasan ini adalah mempercantik penampilan dari penggunanya.

Namun, emas sebagai logam murni biasanya digunakan oleh investor sebagai aset dan berbentuk kepingan atau batangan.

Oleh karena itu, fungsinya bukan untuk digunakan di tubuh, tetapi disimpan untuk menjaga nilai uang dari inflasi.

2. Kadar Kemurnian

Emas perhiasan biasanya memiliki kemurnian hingga 91% atau 22 karat.

Sementara itu, emas batangan sebagai logam murni bisa mencapai kemurnian 99,99 persen atau 24 karat.

Yap, emas perhiasan mempunyai kemurnian yang lebih rendah karena terdapat bahan campuran lain dalam pembuatannya.

Kalau kamu tertarik membeli, terdapat metode terkini secara online untuk membeli emas dengan sistem cod dan bahkan gratis ongkir.

3. Biaya/Ongkos Pembuatan

Emas perhiasan mempunyai biaya dalam proses pembuatannya sehingga harganya mungkin akan lebih tinggi ketimbang harga emas murni.

Di sisi lain, logam murni emas tidak memiliki biaya pembuatan sehingga harga belinya sama dengan harga emas dunia terbaru.

Baca Juga: Apa itu Obligasi: Keuntungan, Contoh, sampai Cara Beli

4. Penjualan Kembali (Buyback)

Kalau kamu ingin menjual kembali emas yang sudah dibeli, apakah harganya akan tetap sama atau berkurang?

Nah, kalau kamu menjual emas perhiasan, harganya akan terkena diskon sehingga nilai penjualan akan lebih rendah ketimbang saat kamu membelinya.

Namun, saat menjual emas murni ke toko emas, harganya bisa saja naik jika nilainya saat itu jauh lebih tinggi dibanding saat kamu membeli.

Oleh karenanya, pembelian emas murni lebih direkomendasikan untuk investor.

Emas memang kerap dijadikan sebagai barang investasi.

Namun untuk melindungi finansial di masa depan, sebenarnya kamu juga perlu lho, investasi terhadap kesehatanmu sendiri dengan membeli asuransi kesehatan. 

Yap, investasi kesehatan merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh setiap orang karena membantu melindungi finansial kamu di masa depan. 

Asuransi kesehatan enggak mahal kok, karena kini sudah ada asuransi kesehatan online dari Rey yang punya premi terjangkau namun tetap memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap. 

Info lebih lanjut kamu bisa klik banner di bawah ini, ya. 

Apa Keuntungan Membeli Logam Mulia?

Saat membeli logam mulia seperti emas, tentunya kamu mengharapkan keuntungan dalam jangka panjang.

Nah, apa sajakah manfaat dalam membeli logam-logam mulia.

Cek keuntungan-keuntungan membelinya logam mulia ini, yuk!

1. Melindungi dari inflasi

Emas adalah aset yang bisa menjaga nilai uang dari inflasi dalam jangka panjang.

Dengan begitu, kamu bisa mempertahankan nilai uang dengan membeli emas murni.

2. Diversifikasi aset

Investasi emas cenderung direkomendasikan untuk aset diversifikasi.

Sebab, logam ini memiliki risiko yang rendah dibanding instrumen investasi lainnya.

3. Nilainya cenderung meningkat

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctu

Emas merupakan salah satu jenis logam mulia dan harganya cenderung meningkat dalam jangka panjang.

Terlebih, saat mata uang berkurang nilainya akibat inflasi yang terjadi setiap tahun.

s nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

4. Likuiditas yang tinggi

Emas bisa dengan mudah kamu jual kembali sehingga sifatnya likuid.

Tidak mengherankan jika logam ini banyak diminati oleh banyak orang.

5. Penyeimbang devaluasi mata uang

Mata uang bisa berkurang nilainya saat kondisi-kondisi tertentu.

Namun, jika memiliki aset seperti emas, kekayaanmu akan terjaga nilainya.

Oleh karena itu, emas banyak disebut sebagai penyeimbang devaluasi mata uang.

Baca Juga: Apa itu Reksa Dana: Jenis, Keuntungan, dan Cara Belinya

Penutup

Setelah mengetahui jenis logam mulia tersebut, apakah kamu tertarik mengoleksinya?

Penting untuk diingat bahwa logam mulia tidak hanya dapat ditemukan dalam bentuk bar atau koin, namun juga dapat ditemukan dalam bentuk perhiasan, lantakan, atau bahan kimia lain.

Semoga penjelasan di atas bermanfaat untukmu, ya!

Masih ada pertanyaan seputar topik ini? Yuk tulis di kolom komentar!

Kembali
Rekomendasi Artikel
February 3, 2024
Literasi Keuangan: Pengertian, Manfaat, Tingkatan, dan Contohnya!

Literasi keuangan atau financial literacy menjadi salah satu topik yang hangat diperbincangkan, terutama bagi generasi...

Aul Risky Aul Risky
5 menit membaca
February 15, 2023
Apa Itu Logam Mulia? Kenali 7 Jenis Logam Mulia Ini, Yuk!

Kamu pastinya sudah sering mendengar tentang produk logam mulia, salah satunya adalah emas. Memang pembelian...

Dwi Julianti Dwi Julianti
7 menit membaca
May 31, 2022
Cara Hitung Net Present Value (NPV) dan Kenapa NPV Penting?

Pernah mendengar istilah Net Present Value (NPV)?  Biasanya akuntan atau orang keuangan sudah paham dengan...

Yosephine Yosephine
5 menit membaca