ketahui pantangan sakit tipes berikut agar lebih cepat sembuh

Demam tifoid atau tipes adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. 

Gejala tipes umumnya berupa demam tinggi, diare atau sembelit, sakit kepala, kelelahan, hingga sakit perut.

Saat menderita tipes, biasanya kamu harus istirahat total entah itu diopname di rumah sakit atau di rumah agar cepat sembuh.

Sembari menjalani pengobatan, ada beberapa hal yang harus dihindari untuk membantu proses pemulihan.

Apa saja sih, hal yang perlu dihindari? Simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Table of Contents

Pantangan bagi Penderita Tipes

Tipes sebenarnya bisa sembuh sendiri dengan istirahat dan minum obat antibiotik dan pereda gejala yang diresepkan dokter.

Namun tanpa perawatan yang tepat, kemungkinan bakteri Salmonella typhi masih bersarang di dalam tubuh meski gejala tipes sudah tidak lagi terasa. 

Artinya, risiko tipes kambuh kembali masih tinggi.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menularkan bakteri penyebab tipes ke orang lain. 

Parahnya lagi, kamu juga bisa mengalami komplikasi tipes yang membahayakan nyawa.

Agar bisa sembuh total tanpa resiko kambuh lagi, sebaiknya menghindari pantangan sakit tipes berikut ini:

Makan makanan mentah

Makanan mentah merupakan makanan pantangan sakit tipes karena kemungkinan mengandung bakteri jahat seperti Listeria, E.Coli, dan Salmonella yang bisa memperparah infeksi.

Beberapa jenis pantangan makanan penderita tipes:

  • Daging mentah atau setengah matang.
  • Buah dan sayuran mentah yang tidak dicuci dan dimasak, terutama yang tidak bisa dikupas atau tidak memiliki kulit.
  • Susu dan produk olahannya yang tidak dipasteurisasi.
  • Udang atau kerang mentah.
  • Salad buah dan sayur yang tidak diolah sendiri.

Pantangan buah untuk tipes ini juga dikarenakan buah kerap tidak dicuci masak dan tidak bisa dikupas sehingga rentan terkena bakteri.

Jika ingin memakan buah dan sayur, maka cuci bersih dan masak setiap bahan sampai matang sempurna. 

Pastikan pula sudah membersihkan peralatan masak dan makan sebelum dipakai.

Makanan pedas

Makanan pedas memang menggugah selera, terutama bagi kamu yang pencinta pedas. 

Namun jika sedang terkena tipes, sebaiknya hindari makanan pedas.

Sebab makanan bercita rasa pedas seperti cabai, merica, paprika, saus pedas, hingga jalapeno bisa memperparah peradangan usus.

Makanan berlemak

Makanan yang digoreng biasanya menjadi favorit banyak orang, sayangnya jenis makanan ini memiliki kandungan lemak tinggi. 

Makanan dengan lemak sangat tinggi bisa membuat kerja dari sistem pencernaan menjadi lebih berat.

Baik itu junk food, donat, ayam goreng, keripik kentang, hingga onion ring perlu dihindari saat sakit tipes. 

Sebaliknya, kamu bisa memilih makanan tinggi protein untuk memperbaiki sel dan jaringan tubuh.

Makanan tinggi serat

Penderita tipes tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat. 

Sebab, serat tidak mudah dicerna sehingga berisiko meningkatkan iritasi usus yang sudah meradang.

Hindari biji-bijian seperti quinoa, soba, bartlet, couscous, dan kacang-kacangan. 

Biji-bijian ini termasuk makanan kaya serat yang sulit dicerna oleh tubuh.

Minum air sembarangan

Minum air mentah, air kemasan isi ulang, atau air tidak higienis juga tidak dianjurkan saat tipes.

Mengonsumsi minuman yang dijual sembarangan di pinggir jalan juga bisa memperparah kondisi. 

Sebab, kamu tidak tahu sumber air tersebut dan bisa saja telah terkontaminasi bakteri Salmonella typhi.

Hal ini juga menjadi pantangan tipes pada anak. Sebab, anak-anak sering membeli jajan di luar sembarangan.

Penderita tipes disarankan untuk minum air putih yang matang, air kemasan botol, atau minuman ringan dalam kemasan. 

Gunakan pula air matang saat berkumur menggosok gigi.

Beraktivitas terlalu berat

Dokter biasanya akan menyarankan untuk cuti kerja atau absen sekolah agar bisa beristirahat total. 

Nah selama waktu ini, kamu pantang untuk beraktivitas terlalu berat sebab bisa memperlambat proses penyembuhan tipes.

Tubuh membutuhkan waktu dan energi untuk melawan bakteri penyebab tipes. 

Tidur dan istirahat juga bisa bisa membantu memperbaiki sel dan jaringan tubuh.

Tidak cuci tangan setelah dari toilet

Bukan hanya dari makanan dan minuman yang perlu dijaga, kamu juga harus menjaga kebersihan diri selama sakit tipes. 

Sebab kuman penyebab tipes yang ada di dalam tubuh bisa ada dalam feses dan urin.

Jika kamu menyentuh benda lain setelah dari toilet, bakteri bisa berpindah ke orang sehat yang menyentuh benda tersebut.

Karena itu, wajib untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun atau gunakan hand sanitizer untuk menghindari penyebaran tipes.

Berhubungan seksual

Hubungan seksual juga termasuk hal yang harus dihindari oleh orang yang sakit tipes agar cepat sembuh.

Berhubungan seksual bisa membuat tipes menular ke pasangan melalui feses, urine, hingga seks anal-oral. 

Alih-alih cepat sembuh, penyakit ini justru menular ke orang yang sehat.

Apakah Penderita Penyakit Tipes bisa Mandi?

Orang dengan kondisi tipes sebenarnya tidak boleh banyak bergerak untuk memberi waktu tubuh dalam melawan bakteri.

Namun, tidak ada larangan khusus bagi penderita tipes untuk mandi atau bahkan keramas. 

Hanya saja jika sedang demam, sebaiknya mandi dengan air hangat untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh.

Jika masih dirasa tubuh tak begitu nyaman untuk mandi, tidak diharuskan juga untuk mandi. 

Tapi pastikan kebersihan gigi dan mulut tetap terjaga dengan menggosok gigi dan membersihkan lidah.

Namun jika dirasa kondisi semakin parah setelah mandi, sebaiknya tanyakan kepada dokter, ya.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline.

Bahkan kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Klik banner ini yuk, untuk info lebih lanjut!

Apakah Air Kelapa Bagus untuk Penyakit Tipes?

Air kelapa bagus untuk penderita tipes karena memiliki sejumlah manfaat yang baik bagi tubuh.

Karena saat tipes tubuh mengalami dehidrasi, kandungan gula dan elektrolit dalam kelapa kelapa dapat membantu tubuh kembali segar secara alami.

Selain itu kelapa juga mengandung vitamin C, kalsium, asam folat, fosfor, dan magnesium yang bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Mengonsumsi kelapa memang bagus untuk penderita tipes, tetapi kamu tetap perlu memerhatikan kebersihan kelapa, ya.

Sebab, penyakit tipes pun bisa menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Apakah Roti Baik untuk Penderita Tipes?

Tidak ada larangan mutlak untuk mengonsumsi roti. 

Bahkan roti tawar bisa menjadi alternatif solusi untuk mencegah penurunan berat badan karena roti termasuk makanan berkalori.

Namun tidak disarankan untuk mengonsumsi roti dengan selai coklat, selai buah masak, susu dan produk olahan, dan saus. 

Sebab bahan tersebut dikhawatirkan bisa memperparah gejala mual dan muntah saat tipes.

Baca juga: 4 Makanan untuk Tipes yang Aman, Apa yang Tidak Diperbolehkan?

Apakah Sakit Tipes Boleh Makan Telur?

Telur merupakan makanan yang sebaiknya dikonsumsi orang orang tipes.

Sebab telur termasuk salah satu sumber protein dan omega 3 yang diperlukan dalam proses metabolisme.

Telur juga termasuk jenis makanan untuk penderita tipes yang disarankan karena bisa membantu mempercepat proses sembuh dari sakit tipes.

Namun, sebaiknya konsumsi telur rebus untuk mendapat manfaat maksimal.

Penutup

Nah, itulah beberapa pantangan sakit tipes mulai dari aktivitas hingga makanan yang harus dihindari oleh pengidap tipes.

Sebagai gantinya, konsumsi makanan yang baik untuk proses penyembuhan sakit.

Jika kamu merasakan gejala tipes tak kunjung sembuh, segera kunjungi dokter dan konsultasikan pengobatan yang terbaik.

Kamu punya rekomendasi makanan untuk orang sakit tipes yang lain? Share di kolom komentar, yuk!

Artikel Terkait Lainnya