Tanaman Asli Indonesia, 11 Manfaat Temulawak untuk Kesehatan

Tanaman Asli Indonesia, 11 Manfaat Temulawak untuk Kesehatan
Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw
March 2, 2023
6 menit membaca

Temulawak merupakan tanaman herbal asli Indonesia yang telah digunakan sejak dulu kala akibat manfaatnya untuk kesehatan. 

Kandungan berbagai senyawa alami dalam temulawak membuat tanaman ini diklaim sebagai obat herbal yang dapat membantu mengobati berbagai penyakit. 

Tidak hanya dikonsumsi sebagai obat herbal, temulawak kerap digunakan sebagai bumbu dapur, pewarna makanan, atau bahan dari kosmetik. 

Bahkan temulawak banyak dibudidayakan sebagai tanaman herbal rumahan. 

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Yuk, simak manfaat temulawak di bawah ini!

Manfaat Temulawak untuk Kesehatan

Temulawak mengandung minyak atsiri, protein, pati, lemak, selulosa, mineral, dan kurkuminoid. 

Serangkaian kandungan dalam temulawak ini berperan sebagai anti radang, penghambat pembengkakan, dan antimikroba.

Namun, temulawak masih memiliki serangkaian manfaat yang baik untuk tubuh.

Yuk simak di bawah ini.

1. Antiradang

Temulawak memiliki kandungan antiradang yang berpotensi menghambat produksi senyawa pemicu peradangan. 

Kurkumin pada temulawak merupakan senyawa anti-inflamasi alami yang mampu mengatasi penyakit akibat peradangan dalam tubuh

Apalagi kurkumin diklaim memiliki sifat antiradang yang lebih baik dibandingkan turunan kurkuminoid dan beberapa obat penangkal peradangan umum. 

2. Menjaga Kesehatan Hati

Ekstrak temulawak memiliki manfaat dalam melindungi hati dari bahan kimia penyebab efek buruk pada hati. 

Bahkan temulawak dapat berfungsi sebagai hepatoprotektor yang melindungi hati dari efek samping obat. 

Apalagi temulawak bisa merangsang cairan empedu dalam tubuh. 

Selain itu, senyawa kurkumin mampu memberikan perlindungan bagi organ hati.

3. Meredakan Kram Otot 

Minyak temulawak dapat berperan sebagai antispasmodik yang merupakan golongan obat yang bersifat melemaskan otot. 

Antipasmodik umumnya bermanfaat dalam mengatasi gangguan usus besar akibat konstraksi otot yang tidak normal

Kandungan ini akan merenggangkan otot di usus dan mencegahnya dari kejang. 

4. Obat Diuretik

Temulawak merupakan obat diuretik alami. 

Temulawak dapat membantu membersihkan tubuh dari garam berlebih dan merangsang ginjal untuk melepaskan garam melalui urin. 

Proses ini berperan besar dalam mengurangi tekanan pada dinding pembuluh. 

Fungsi temulawak sebagai obat diuretik mengakibatkan tanaman yang satu ini dapat mencegah gagal jantung, gangguan hati, dan gangguan ginjal. 

Baca Juga: 10 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Tubuh!

5. Memperlancar Proses Pencernaan

Temulawak berfungsi dalam merangsang produksi cairan empedu di kantong empedu. 

Kandungan serat kurkumin yang tinggi pada temulawak dapat membantu proses pencernaan dan metabolisme makanan dalam tubuh

Berbagai gangguan pencernaan seperti perut kembung, tidak nafsu makan, dan buang air yang tidak lancar dapat diatasi dengan mengonsumsi temulawak. 

6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Temulawak telah dipercaya sebagai salah satu tanaman herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. 

Kandungan kurkumin dalam temulawak bisa menambah nafsu makan, melawan peradangan, dan meningkatkan imunitas tubuh. 

Dengan sifat anti-inflamasi, temulawak juga memiliki kemampuan dalam meningkatkan kekebalan tubuh. 

Selain itu, jangan lupa melakukan beberapa cara menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar, seperti tidur yang cukup, mengurangi asupan gula, dan rutin mencuci tangan. 

7. Menjaga Kesehatan Kulit

Temulawak memiliki kandungan astringent yang berperan dalam mengurangi produksi minyak dan membantu membersihkan kulit dari penyebab jerawat. 

Selain itu, kandungan minyak atsiri dipercaya untuk membuat kulit tampak lebih halus dan melembabkan wajah. 

Minyak atsiri juga mampu mengatasi flek noda hitam akibat sinar ultraviolet. 

8. Meringankan Nyeri Haid

Beberapa wanita kerap mengalami nyeri saat haid, terutama di hati pertama. 

Maka dari itu, temulawak dapat menjadi solusi bagi wanita ketika haid menyerang. 

Sifat dingin temulawak dapat meredakan nyeri haid dan membuat tubuh rileks

Untuk khasiat yang lebih, temulawak dapat dicampurkan dengan kunyit yang direbus dan dikonsumsi selama periode haid. 

9. Menurunkan Kolesterol

Kadar kolestrol jahat yang tinggi yang mengedap pada dinding arteri akan memicu berbagai masalah kesehatan. 

Senyawa kurkumin pada temulawak membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Tidak hanya menurunkan kolesterol jahat, konsumsi temulawak dapat meningkatkan kolesterol baik dalam kadar yang stabil. 

Baca Juga: Mengapa Tingkat Kolestrol Normal Perlu Diketahui?

10. Menambah Nafsu Makan

Temulawak dipercaya mampu menambah nafsu makan. 

Kandungan minyak atsiri pada temulawak dapat dikonsumsi oleh seseorang yang kehilangan nafsu makan. 

Temulawak mengandung senyawa yang merangsang enzim untuk membuat cepat lapar. 

Bahkan kandungan temulawak sering ditemukan pada suplemen penambah nafsu makan. 

Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan korelasi temulawak dalam meningkatkan nafsu makan. 

11. Meningkatkan Stamina

Temulawak memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat menambah stamina. 

Antioksidan merupakan zat yang mampu mencegah atau menunda kerusakan sel akibat proses oksidasi atau radikal bebas. 

Paparan radikal bebas sendiri dapat menurunkan stamina dan kebugaran tubuh. 

Radikal bebas dapat berasal dari radiasi, polusi udara, kebiasaan merokok, sinar ultraviolet, dan berbagai sumber lainnya.

Kehadiran antioksidan memainkan peran penting dalam memerangi radikal bebas tersebut. 

Dalam meningkatkan stamina, temulawak biasanya dicampurkan dengan jahe.

Ramuan ini kerap dikonsumsi oleh olahragawan atau seseorang dengan aktivitas hectic untuk meredakan kelelahan. 

Pertanyaan Seputar Temulawak

Khasiat temulawak tidak diragukan lagi untuk menambah sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai penyakit. 

Namun, beberapa orang masih kebingungan seputar konsumsi, manfaat, dan efek samping temulawak. 

Berikut beberapa pertanyaan yang kerap ditanyakan seputar temulawak:

Apa Efek Samping dari Temulawak?

Meskipun temulawak memiliki banyak manfaat, temulawak juga memiliki efek samping terutama jika dikonsumsi berlebihan. 

Penggunaan temulawak selama lebih dari 18 minggu dapat menyebabkan iritasi perut dan mual. 

Selain itu, seseorang yang mengalami gangguan hati dan empedu disarankan untuk menghindari konsumsi temulawak akibat peningkatan produksi empedu. 

Maka dari itu, kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi temulawak

Apalagi konsultasi dengan dokter kini dapat dilakukan dengan mudah melalui online ataupun janjian di rumah sakit.

Asuransi kesehatan online dari Rey menyediakan fitur bagi kamu untuk berkonsultasi dengan dokter via chat, tebus obat, atur janji temu di rumah sakit favorit, hingga rawat inap gratis.

Untuk informasi lebih lanjut, klik banner di bawah ini ya!

Apakah Boleh Minum Temulawak Setiap Hari?

Temulawak kerap dikonsumsi sebagai jamu atau salah satu bahan dasar dari obat herbal. 

Hal ini tidak mengherankan dikarenakan temulawak memiliki serangkaian manfaat yang baik untuk tubuh. 

Namun, seperti yang disebutkan di atas, temulawak tidak disarankan untuk dikonsumsi selama lebih dari 18 minggu. 

Konsumsi yang berkepanjangan dipercaya dapat menimbulkan berbagai efek samping.  

Maka dari itu, konsumsi temulawak sebaiknya tidak dilakukan setiap hari. 

Jika kamu mengalami efek samping akibat konsumsi temulawak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. 

Penutup

Itulah 9 manfaat temulawak yang dapat membantu mengobati penyakit dan menjaga sistem kekebalan tubuh. 

Meskipun begitu, kamu tidak boleh mengonsumsi temulawak secara berlebihan akibat potensi efek samping yang ditimbulkan. 

Jika kamu membeli suplemen temulawak, jangan lupa untuk memastikan suplemen terdaftar di BPOM. 

Yuk share pengalaman seputar konsumsi temulawak kamu di kolom komentar!

Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw

Menulis bukan tentang menuturkan segala sesuatu yang ingin disampaikan, tetapi menceritakan apa yang tidak bisa disampaikan. Itulah mengapa menulis menjadi cara terbaik untuk berbicara tanpa terganggu.

Kembali
Rekomendasi Artikel
February 24, 2023
Gluten Free: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Makanannnya

Makanan bebas gluten atau yang disebut gluten free semakin diminati oleh banyak orang saat ini....

Dwi Julianti Dwi Julianti
8 menit membaca
February 28, 2023
Sudah Tahu Belum? Ini 5 Manfaat Puasa bagi Ibu Menyusui

Menjalankan puasa Ramadan menjadi dilema tersendiri bagi ibu menyusui. Meski ingin menjalankan ibadah yang hanya...

Dwi Julianti Dwi Julianti
5 menit membaca
November 21, 2023
7 Cara Menghilangkan Gatal pada Kulit yang Tak Kunjung Sembuh

Kulit gatal atau pruritis adalah iritasi umum pada kulit yang bisa muncul di berbagai bagian...

Dwi Julianti Dwi Julianti
7 menit membaca