tingkat kolesterol normal

Kolesterol sebenarnya sudah ada di dalam tubuh kita secara alami, dimana sekitar seperempatnya sudah sel-sel hati produksi. Akan tetapi, tingkat kolesterol yang terlalu tinggi bisa membuat kemungkinan terserang penyakit kritis lebih tinggi, misalnya penyakit jantung dan stroke.

Untuk mencegah hal itu, kamu perlu menjaga tingkat kolesterol normal melalui pemeriksaan kesehatan yang rutin. Jadi, apa saja sih yang perlu kamu lakukan untuk mencapai tingkat kolesterol normal?

Sekilas Tentang Kolesterol

Kolesterol adalah salah satu bentuk senyawa lemak yang memang sudah ada di tubuh manusia. Dalam tubuh, dikenal dua jenis kolesterol, yang biasa orang-orang sebut dengan “kolesterol baik” dan “kolesterol jahat”. 

Nama asli kolesterol baik adalah High Density Lipoprotein, yang disingkat HDL. HDL punya tugas sebagai pencegahan penyempitan pembuluh darah (ateroma). Di sisi lain, kolesterol jahat, yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) malah dapat menyebabkan ateroma. 

Jika terjadi terus-menerus, ateroma bisa memicu sebuah kondisi dimana pembuluh darah mengeras, yaitu kondisi ateroklerosis. Akibat lain dari ateroma yang terus memburuk ini adalah serangan jantung, stroke, hingga pecahnya pembuluh darah.

Selain dua jenis kolesterol, tubuh kita juga mempunyai trigliserida yang biasa tubuh gunakan sebagai cadangan energi. Tubuh juga memerlukan kolesterol untuk serangkaian proses metabolisme. Fungsi-fungsi kolesterol, antara lain:

  • Melindungi sel;
  • Membentuk hormon;
  • Membentuk asam empedu; serta
  • Menjaga kinerja otak.

Bukan hanya gaya hidup, tingkat kolesterol juga terpengaruh oleh faktor genetik. Biasa orang menyebut kondisi ini sebagai familial hypercholesterolaemia. Jenis kelamin juga berpengaruh terhadap tingkat kolesterol, dimana biasanya laki-laki mempunyai tingkat kolesterol normal yang lebih tinggi daripada perempuan.

Baca Juga: 11 Makanan Jadi Pantangan Asam Urat, Waspada!

Butuh Perlindungan Rawat Jalan? Cek Kesehatan Online? Konsultasi Dokter Online?
Rey Solusinya. Mulai dari Rp 69 ribu-an per bulan!

Tingkat Kolesterol Normal Orang Dewasa

  • HDL

Tingkat HDL yang baik setidaknya 60 mg/dL untuk bisa meminimalisir timbulnya penyakit kritis. Tingkat HDL yang tidak mencapai 40 mg/dL justru dapat membuat risiko penyakit kritis naik.

  • LDL

Tubuh sebenarnya bisa menoleransi tingkat LDL, yaitu jika tingkat LDL kurang dari 100 mg/dL. Lampu kuning diberikan oleh tubuh jika tingkat LDL mencapai 100-129 mg/dL. Kamu perlu berhati-hati dengan makanan yang dikonsumsi jika tingkat LDL mencapai itu.

LDL dapat terbilang berada di antara batas normal dan tinggi jika sudah mencapai angka 130-159 mg/dL. Bila angka tersebut mencapai 160-189 mg/dL, maka LDL sudah terbilang tinggi. Sementara akan tergolong sangat tinggi bila mencapai 190 mg/dL ke atas.

  • Trigliserida

Keberadaaan trigliserida wajib kamu jaga supaya tidak menjadi pemicu penyakit kritis. Trigliserida mulai berada di ambang tinggi pada kadar 150-199 mg/dL, sedangkan akan tergolong sangat tinggi jika berada pada kadar 200 mg/dL ke atas.

Tingkat Kolesterol Normal Pria

Umumnya, tingkat kolesterol normal pria berada di atas tingkat kolesterol normal wanita. Meski demikian, kadar kolesterol total, yaitu gabungan dari angka LDL, HDL, trigliserida, dan lipid lain, sebaiknya tidak melebihi angka 200 mg/dL. 

Tingkat LDL yang baik untuk kesehatan maksimal 120 mg/dL, sedangkan HDL minimal 40 mg/dL.

Saran kadar kolesterol normal pria adalah angka LDL yang kurang dari 120 mg/dL dan selama jumlah kolesterol totalnya masih di bawah 200 mg/dL.

Tingkat Kolesterol Normal Wanita

Lalu, berapa kadar kolesterol normal wanita? 

Kadar kolesterol normal wanita wajib kamu jaga agar tidak melebihi angka 100 mg/dL. Risiko penyakit kritis, terutama penyakit jantung, bisa meningkat ketika kadar LDL sudah menyentuh angka 70 mg/dL.

Kamu harus berhati-hati bila kadar LDL sudah mencapai di atas 130 mg/dL. Sedangkan, kadar HDL minimal yang kamu butuhkan untuk menjaga kesehatan minimal di angka 50 mg/dL.

Dengan adanya hormon estrogen pada wanita, maka kadar HDL perempuan akan lebih tinggi daripada pria. Akan tetapi, keadaan bisa berubah ketika menopause datang. Pada fase tersebut, hormon estrogen akan menurun dan kadar LDL dapat meningkat.

Begini Cara Cek Kolesterol Normal

Cara cek tingkat kolesterol normal dapat kamu lakukan melalui pengecekan kesehatan atau medical check-up. Ada baiknya jika hal ini kamu lakukan mulai dari usia 20 tahun dan secara berkala setiap 5 tahun.

Akan tetapi, beberapa golongan tertentu dapat melakukan pengecekan kolesterol yang lebih rutin. Terutama bagi orang-orang yang termasuk dalam kelompok di bawah ini:

  1. Pria di atas usia 55 tahun dan wanita di atas usia 65 tahun.
  2. Orang dengan obesitas, yaitu mempunyai berat badan berlebih.
  3. Mempunyai anggota keluarga dengan riwayat penyakit jantung.
  4. Pasien penderita diabetes maupun tekanan darah tinggi.
  5. Perokok aktif, atau mereka yang tidak menerapkan gaya hidup sehat.

Prosedur Pengecekan Kolesterol

Ketika kamu datang ke dokter untuk memeriksa tingkat kolesterol, dokter akan mengambil sampel darah terlebih dulu. Sampelnya bisa diambil dari ujung jari atau dari pembuluh darah lainnya. Sampel akan diperiksa di laboratorium dan hasilnya akan keluar beberapa saat kemudian. 

Sebelum pengecekan, biasanya dokter akan menginformasikan beberapa hal, seperti perlu atau tidaknya berpuasa sebelum pengecekan, dan hal lain yang diperlukan. Kalau dianjurkan puasa, biasanya dilakukan dalam waktu 9-12 jam sebelum pengecean. Pelaksanaan tes tingkat kolesterol biasanya pada pagi hari.

Saat hasilnya sudah keluar, dokter akan menjelaskan arti hasil cek kolesterol normal tersebut. Terdapat 4 jenis lemak dalam darah yang akan dokter analisis pada pengecekan kolesterol ini, yaitu kolesterol baik/HDL, kolesterol jahat/LDL, trigliserida, serta jumlah keseluruhan ketiganya.

Tingkat kolesterol tergolong normal kalau hasilnya sebagai berikut.

  • Kadar LDL tidak sampai dengan 130 mg/dL, lebih baik jika lebih rendah.
  • Kadar HDL melebihi 60 mg/dL, lebih baik jika lebih tinggi.
  • Trigliserida tidak sampai dengan 150 mg/dL, lebih baik jika rendah.
  • Kadar kolesterol total tidak sampai dengan 200 mg/dL, lebih baik jika rendah.

Kalau setelah pemeriksaan ternyata kadar LDL-nya di atas 190 mg/dL, atau kolesterol total berada di atas 240 mg/dL, maka sudah termasuk kolesterol tinggi. Hanya saja, perlu diingat bahwa setiap laboratorium mungkin mempunyai rentang nilai untuk kolesterol normal yang berbeda.

Cara Menjaga Tingkat Kolesterol Ideal

Penyebab tingginya tingkat kolesterol cukup banyak, seperti usia, genetik, dan gaya hidup. Namun selama masih muda dan tidak memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung, tingkat kolesterol bisa dijaga agar ideal.

Jaga tingkat kolesterol ideal dengan cara menjaga kebiasaan hidup sehat, seperti:

  1. Memilih makanan dengan gizi seimbang. Akan lebih baik jika kamu mengkonsumsi sayuran, buah, biji-bijian, protein, dan susu rendah lemak. Kamu juga bisa membatasi penggunaan garam dalam masakan atau mengkonsumsi makanan tinggi natrium.
  2. Olahraga secara rutin. Jika bisa, minimal 30 menit selama 5 kali dalam 1 minggu.
  3. Berhenti merokok dan batasi konsumsi minuman beralkohol.
  4. Coba untuk mengonsumsi suplemen penurun kolesterol yang mengandung beta glucan dan inulin.

Beta glucan terkandung dalam beberapa makanan, seperti oatmeal, gandum utuh, dan rumput laut. Sedangkan inulin yang larut air bekerja untuk mengurangi tingkat trigliserida dalam tubuh. Sebagai catatan, penggunaan suplemen perlu konsultasi dokter atau tanya dokter online dan ikuti aturan pada kemasannya.

Yuk download aplikasi kesehatan di rey.id sekarang juga. Agar kamu bisa tau manfaat asuransi dan konsultasikan kesehatan kamu sekarang juga!

Artikel Terkait Lainnya