Pohon kelor merupakan jenis tanaman yang sangat mudah dikenali dengan ciri ukuran daunnya yang kecil.  Selain itu, pohon kelor sangat mudah tumbuh bahkan di tanah yang tidak terlalu subur. 

Pohon kelor merupakan jenis tanaman yang sangat mudah dikenali dengan ciri ukuran daunnya yang kecil. 

Selain itu, pohon kelor sangat mudah tumbuh bahkan di tanah yang tidak terlalu subur. 

Sejak zaman dahulu, kelor telah digunakan dalam pengobatan tradisional seperti jamu, dan ritual mistik.

Daun kelor memang dipercaya mengandung banyak zat yang sangat bermanfaat ke tubuh. 

Tidak heran jika organisasi WHO menjuluki pohon kelor sebagai pohon ajaib setelah menemukan manfaat signifikannya. 

Yuk simak deretan manfaat daun kelor bagi kesehatan!

Table of Contents

Apa Manfaat dan Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan? 

Ada beragam manfaat daun kelor untuk kesehatan, seperti menurunkan kadar gula darah, mencegah diabetes, dan lainnya.

Ada beragam manfaat daun kelor untuk kesehatan, seperti menurunkan kadar gula darah, mencegah diabetes, dan lainnya.

Berikut khasiat lainnya dari daun kelor yang perlu kamu ketahui:

1. Menjaga kesehatan dan fungsi otak

Antioksidan dalam daun kelor tidak hanya melawan radikal bebas, tetapi juga berperan dalam menjaga fungsi dan kesehatan otak. 

Asupan antioksidan yang cukup dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit parkinson dan alzheimer. 

Manfaat dari penggunaan daun kelor ini juga dipercaya baik untuk membantu menjaga kemampuan daya ingat dan fungsi otak.

2. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Ekstrak daun kelor telah diyakini dapat membantu mengurangi pertumbuhan sel kanker dalam tubuh, termasuk diantaranya kanker pankreas, usus besar dan payudara. 

Manfaat ini juga tercapai berkat kandungan antioksidannya yang sangat efektif dalam mencegah kerusakan sel dalam tubuh akibat radikal bebas.

3. Mengurangi resiko terjadinya peradangan

Inflamasi atau peradangan diartikan sebagai suatu respons alami dari tubuh terhadap suatu cedera atau infeksi.

Kini, daun kelor diduga mampu mengurangi peradangan yang terjadi di dalam tubuh.

4. Mengontrol tekanan darah

Selain antioksidan, daun kelor juga mengandung potasium. Kedua bahan ini dianggap sangat membantu dalam mengontrol tekanan darah sekaligus menstabilkannya, sehingga mencegah risiko hipertensi.

5. Menurunkan kadar gula darah

Daun kelor mampu menurunkan kadar gula darah pada tubuh dan meningkatkan efektivitas hormon insulin. 

Tentu saja manfaat ini sangat membantu dalam mencegah resistensi insulin dan diabetes.

Namun, manfaat tanaman herbal dalam mengobati diabetes perlu diteliti lebih lanjut.

6. Mencegah diabetes

Dalam sebuah studi telah ditemukan bahwa jika mengkonsumsi sekitar 1,5 sendok teh bubuk kelor secara rutin setiap hari dalam jangka waktu 3 bulan dapat mengurangi kadar gula dalam tubuh sebanyak 13,5%.

Sekitar 50 gram daun kelor kering dapat dicampurkan ke dalam makanan sekaligus menurunkan kadar gula darah hingga 21%. 

Daun kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah sehingga terhindar dari diabetes.

7. Menurunkan kolesterol

Moringa atau daun kelor juga dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. 

Daun kelor memunculkan efek penurun kolesterol yang mirip dengan makanan nabati lainnya seperti gandum. Menjaga kadar kolesterol dapat membantu mencegah risiko penyakit jantung.

8. Melindungi tubuh dari keracunan arsenik

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa daun dan biji kelor dapat melindungi tubuh dari keracunan dan keracunan arsenik.

Bagi kamu yang bekerja di industri tekstil dan pertambangan yang rentan terhadap bahan kimia tertentu dapat terpapar arsenik.

Hal yang sama berlaku untuk yang telah menggunakan pestisida sebelumnya.

Beberapa partikel dapat menempel dan terhirup oleh tubuh dan menimbulkan keracunan arsenik

9. Menjaga kesehatan prostat

Penelitian telah menunjukkan bahwa daun kelor bermanfaat dalam menjaga kesehatan organ vital pada pria prostat untuk menghambat proliferasi.

10. Menurunkan berat badan

Hasil penelitian menyatakan bahwa daun kelor mengurangi efek terjadinya pembentukan lemak, mempercepat proses kehilangan lemak, dan membantu menurunkan berat badan.

Mengkonsumsi daun kelor dalam bentuk ekstrak dalam kapsul dan memasukkan diet sehat dapat membantu menurunkan berat badan.

Kandungan yang Ada Pada Daun Kelor

Daun kelor memiliki kandungan seperti antioksidan, vitamin C, dan lainnya yang bagus untuk kesehatan.

Daun kelor memiliki kandungan seperti antioksidan, vitamin C, dan lainnya yang bagus untuk kesehatan.

Berikut beberapa kandungan pada daun kelor:

1. Nutrisi untuk tubuh

Daun kelor merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik, sekitar 20 gram daun kelor yang dihancurkan mengandung nutrisi:

  • Protein sebanyak 2 gram.
  • Vitamin B6 sebanyak 19 % dari yang direkomendasikan harian.
  • Vitamin C sebanyak 12% dari yang direkomendasikan harian.

2. Antioksidan

Antioksidan dikenal sebagai suatu senyawa yang mampu melawan setiap radikal bebas yang ada didalam tubuh manusia. 

Pada radikal bebas tingkat tinggi, akan bisa menyebabkan efek stres oksidatif yang akan berhubungan dengan berbagai jenis penyakit kronis.

Penyakit tersebut diantaranya berkaitan dengan jantung atau bahkan diabetes type 2.

Namun hal tersebut dapat diredakan dengan memanfaatkan daun kelor sebagai penangkalnya.

3. Senyawa fenolik, beta karoten, lutein dan sebagainya

Daun kelor juga membantu menjaga kesehatan mata.

Manfaat daun satu ini untuk mata adalah memiliki beberapa komponen seperti flavonoid, beta-karoten yang membantu menjaga kesehatan organ penglihatan, juga membantu menurunkan kolesterol jahat.

4. Vitamin C

Kandungan ini memberikan banyak manfaat terutama bagi kesehatan, dimana antara lain dapat mencegah penyakit kronis seperti serangan jantung, dan mempercepat penyembuhan luka. 

American Journal of Clinical Nutrition Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam vitamin C levels menemukan bahwa kadar C yang lebih tinggi dalam darah juga dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah.

5. Anti inflamasi

Peradangan adalah respon alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Peradangan adalah mekanisme pertahanan yang penting dalam tubuh. 

Namun, proses peradangan kronis juga mampu meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung bawaan dan kanker. 

Sebagian besar buah, sayuran, dan rempah-rempah dilengkapi dengan sifat anti-inflamasi, termasuk kelor. 

Karena daun kelor mengandung isothiocyanates yaitu zat anti inflamasi, tanaman ini diduga dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh.

Bagaimana Cara Mengonsumsi Daun Kelor dengan Baik? 

Untuk mendapatkan manfaat daun kelor, kamu perlu mengetahui cara penanganannya. Ada beberapa cara melakukan pengolahan daun kelor dengan benar. 

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah memasak dengan cara direbus sebagai cara yang paling umum.

Namun, dengan cara ini maka seluruh bagian dari daun kelor akan bisa dimanfaatkan. kamu bisa meminum air rebusan itu apa adanya, dan menggunakan daun rebusannya sebagai lalap.

Daun kelor tidak hanya enak, tetapi juga terbukti memiliki segudang manfaat.

Daun kelor dapat dibuat menjadi sayur bening dengan jagung manis dan beberapa bumbu penyedap rasa.

Beginilah cara pengolahan daun kelor. kamu perlu memastikan daun kelor sudah dalam keadaan kering. 

Setelah itu, masukkan daun kelor ke dalam cangkir dan seduh seperti menyeduh teh.

Kamu juga bisa menambahkan gula atau madu untuk menambah rasa.

Baca Juga: Ada 7 Manfaat Buah Sirsak, Efek Sampingnya Bagaimana?

Apakah Daun Kelor Bisa Dikonsumsi Setiap Hari? 

Dalam sebuah studi telah ditemukan bahwa mengonsumsi sekitar 1,5 sendok teh bubuk kelor secara rutin setiap hari dalam jangka waktu 3 bulan dapat mengurangi kadar gula dalam tubuh sebanyak 13,5%.

Sekitar 50 gram daun kelor kering dapat dicampurkan ke dalam makanan sekaligus menurunkan kadar gula darah hingga 21%. 

Daun kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah sehingga terhindar dari diabetes.

Meskipun begitu, sebelum memutuskan untuk mengonsumsi ekstrak daun kelor maka disarankan untuk melakukan konsultasi pada dokter agar bisa menentukan keputusan yang terbaik.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline.

Bahkan kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Klik banner ini yuk, untuk info lebih lanjut!

Ada banyak cara untuk mengonsumsi daun kelor, misalnya daun kelor diolah menjadi teh, dan air panas yang dibuat dari daun kelor diminum. 

Dosis yang dianjurkan untuk mengonsumsi daun kelor misalnya 70 gram atau 10 sendok teh per hari. 

Cara termudah untuk menghindari efek samping daun kelor adalah dengan menemui dokter.

Selain itu, daun kelor mengandung senyawa antijamur dan antibakteri.

Dengan demikian, mengkonsumsi ekstrak daun kelor bisa mengurangi infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang tubuh. 

Daun kelor kini digunakan sebagai tanaman herbal yang baik pada kesehatan tubuh.

Semua manfaat tersebut hanya dapat dicapai jika dikonsumsi dalam batas dan jumlah yang wajar.

Baca Juga: 8 Manfaat Buah Melon, Benar Baik untuk Kesehatan?

 

Apa Efek Samping dari Daun Kelor?

Berikut adalah beberapa efek samping dari daun kelor yang perlu kamu ketahui:

1. Menyebabkan sakit perut

Daun kelor mengandung nutrisi dan mineral penting bagi tubuh. Daun kelor mengandung vitamin C tujuh kali lebih banyak daripada jeruk. 

Meski memiliki begitu banyak manfaat, daun kelor memiliki banyak efek samping dan dapat menyebabkan beberapa penyakit lain pada tubuh.

Daun kelor dapat menyebabkan sakit perut jika dikonsumsi secara berlebihan karena memiliki sifat pencahar. 

Bila dikonsumsi dalam jumlah banyak, tubuh bisa mengalami gangguan perut seperti kembung dan mulas. 

Obat pencahar sebenarnya digunakan sesuai dengan resep dan saran dokter.

Selain itu, obat jenis ini tidak bisa digunakan secara rutin atau jangka panjang. 

Untuk menghindari efek sampingnya, penggunaannya harus dalam jumlah yang wajar. 

Misalnya 70 gram per hari, seperti halnya tanaman herbal pada umumnya, manfaat daun kelor bisa didapatkan dengan cara mengkonsumsinya dalam jumlah sedang.

2. Mengalami diare

Efek samping selanjutnya adalah dapat menyebabkan diare. Inilah yang terjadi jika penggunaan daun kelor tidak sesuai dengan dosisnya.

Sifat pencahar daun kelor digunakan dalam berbagai macam penyakit perut.

Dapat menyebabkan penyakit dan masalah, salah satunya adalah diare.

Konsumsi daun kelor harus diukur dengan benar untuk menghindari masalah kesehatan ini sehingga tubuh hanya akan merasakan manfaat daun kelor.

3. Menyebabkan muntah

Obat herbal yang satu ini rasanya memang tidak enak di mulut. Ada rasa was-was ketika ada yang tidak suka.

Dalam kasus terburuk, itu bahkan dapat menyebabkan muntah. 

Ini adalah salah satu efek samping dari mengkonsumsi daun kelor. Jika kamu tidak menyukai rasa daun kelor tidak perlu memakannya. 

Hanya kelompok tertentu saja yang dapat merasakannya. Tetap saja, muntah setelah makan daun kelor bisa menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan.

4. Meningkatkan resiko terjadinya keguguran

Efek samping ini perlu penyelidikan lebih lanjut. Namun, sebagian orang percaya bahwa memakan tanaman berdaun kelor terutama akar, batang dan daunnya, mengandung banyak bahan kimia yang dapat menyebabkan kontraksi. 

Terdapat beberapa aturan yang diterapkan untuk bisa mendapatkan manfaat dari mengkonsumsi ekstrak daun kelor. 

Selain manfaat, kamu juga perlu tahu apa saja efek samping yang bisa dirasakan. 

Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui batasan konsumsinya.

Dengan melakukan pemeriksaan ke dokter tersebut maka kamu bisa mengetahui kadar kandungan yang dimiliki daun kelor dan seberapa banyak yang bisa dikonsumsi perhari.

Penutup

Nah, itu dia khasiat daun kelor yang baik bagi kesehatan tubuh manusia.

Namun ingat, konsumsi dalam batas normal ya, agar tidak menimbulkan efek samping.

Masih ada pertanyaan seputar topik ini? Yuk, tanyakan di kolom komentar!

Artikel Terkait Lainnya