Kekurangan Vitamin K, Ketahui Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Kekurangan Vitamin K, Ketahui Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw
May 9, 2023
6 menit membaca

Vitamin K merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Kekurangan vitamin K biasanya akan dialami oleh bayi baru lahir.

Namun, tidak menutup kemungkinan kondisi kekurangan vitamin K dapat terjadi pada orang dewasa.

Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi tersebut berpotensi memicu sejumlah masalah kesehatan, terutama yang berhubungan dengan sistem kardiovaskular.

Maka dari itu, baik itu vitamin K1 dan vitamin K2 merupakan nutrisi yang sangat penting dalam membantu tubuh agar mampu berfungsi secara optimal.

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Penyebab Kekurangan Vitamin K

mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan vitamin K

Meskipun penting untuk tubuh, konsumsi vitamin K kerap kurang diperhatikan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kekurangan vitamin K jarang terjadi pada orang dewasa.

Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan orang dewasa terkena kondisi tersebut, di antaranya:

  1. Memiliki pola makan yang buruk
  2. Jarang mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan vitamin K
  3. Mengonsumsi obat-obatan, seperti antibiotik dan obat pengencer darah
  4. Menderita gangguan penyerapan nutrisi (malabsorbsi)

Sementara faktor yang dapat membuat bayi yang baru lahir berisiko mengalami kekurangan vitamin K, yaitu:

  1. Bayi tidak mendapat nutrisi vitamin K yang cukup saat masih di dalam kandungan
  2. Terjadinya kelainan pada plasenta 
  3. Ibu kekurangan nutrisi vitamin K selama hamil
  4. Air Susu Ibu (ASI) mengandung sangat sedikit vitamin K
  5. Usus bayi mengalami masalah, sehingga tidak mampu untuk memproduksi vitamin K

Baca Juga: Kerap Dilupakan, Ketahui Apa Itu Vitamin K dan Jenis-Jenisnya!

Adapun untuk mengetahui dengan lebih pasti seputar faktor yang mengakibatkan seseorang berisiko mengalami kekurangan vitamin K sebaiknya dengan melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

Biasanya prosedur yang akan digunakan adalah dengan mengambil sampel darah untuk menilai kadar vitamin K dan fungsi pembekuan darah.

Apalagi kini berkonsultasi dengan dokter dapat dilakukan dengan mudah melalui online ataupun janjian di rumah sakit. 

Asuransi kesehatan online dari Rey menyediakan fitur bagi kamu untuk berkonsultasi dengan dokter via chat, tebus obat, atur janji temu di rumah sakit favorit, hingga rawat inap gratis. 

Untuk informasi lebih lanjut, klik banner di bawah ini!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Dampak Kekurangan Vitamin K

Ketika tubuh kekurangan vitamin K, maka produksi zat yang berfungsi untuk membekukan darah akan menurun

Kekurangan vitamin K tentu akan menimbulkan serangkaian gangguan kesehatan yang berdampak negatif pada tubuh. 

Berikut beberapa dampak kekurangan vitamin K, seperti:

1. Pendarahan Hebat

Vitamin K memiliki peran penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi protein tertentu yang memiliki peran dalam proses pembekuan darah.

Ketika tubuh kekurangan vitamin K, maka produksi zat yang berfungsi untuk membekukan darah akan menurun.

Hal ini mengakibatkan seseorang yang kekurangan vitamin K akan berpotensi mengalami pendarahan yang hebat, terutama ketika terdapat luka.

2. Osteoporosis

Kesehatan tulang pun bergantung pada tingkat asupan vitamin K.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin K rendah dapat memberikan dampak pada penurunan kepadatan tulang. 

Tidak heran seseorang dengan kadar vitamin K yang rendah akan lebih berisiko untuk menderita osteoporosis.

3. Penyakit Jantung

Vitamin K memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah jantung.

Oleh karena itu, orang yang menderita kondisi kekurangan vitamin K akan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan serangan jantung, seperti penyakit jantung koroner.

Selain ketiga dampak di atas, kekurangan vitamin K pada bayi juga mampu meningkatkan risiko terjadinya pendarahan di tubuh, seperti pada bagian otak dan saluran pencernaan.

Kondisi tersebut pun juga bisa mengganggu proses perkembangan dan pertumbuhan tulang pada bayi.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sayuran yang Mengandung Vitamin K Tinggi

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin K?

Para ahli gizi menyarankan untuk mencukupi kebutuhan vitamin K sebanyak 65 mcg bagi pria dewasa dan 55 mcg bagi wanita dewasa.

Adapun dalam upaya mengatasi gejala kurangnya vitamin K dan memenuhi kembali kebutuhan asupan tubuh akan nutrisi tersebut dapat dilakukan dengan langkah berikut:

  1. Mengonsumsi secara teratur makanan (sayuran, buah, daging, dan kacang) sebagai sumber vitamin K alami
  2. Konsumsi vitamin K tambahan dalam bentuk suplemen sesuai resep yang disarankan oleh dokter atau ahli gizi
  3. Mendapatkan suntikan vitamin K sesuai dengan arahan dari dokter.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Buah yang Mengandung Vitamin K

Pertanyaan Seputar Kekurangan Vitamin K

Vitamin K memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah jantung.

Vitamin K yang kurang familiar bagi sebagian orang membuat konsumsinya kerap diabaikan.

Padahal memenuhi vitamin K penting untuk memastikan kesehatan tulang dan membantu proses pembekuan darah. 

Maka dari itu, penting untuk mengetahui topik seputar vitamin K dengan lebih mendalam.

Berikut beberapa pertanyaan seputar kekurangan vitamin K.

Apa Tanda-Tanda Kekurangan Vitamin K?

Seseorang yang mengalami kondisi kekurangan vitamin K akan menunjukkan tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, seperti:

  • Pendarahan pada bekas luka yang sulit dihentikan 
  • Membutuhkan waktu lebih lama dalam proses penyembuhan 
  • Mengalami memar pada seluruh tubuh dengan munculnya bercak biru-biru di tubuh
  • Kekuatan tulang yang menurun 
  • Gangguan atau radang sendi
  • Menderita celiac atau kelainan gastrointestinal
  • Mengalami masalah penyerapan nutrisi
  • Gangguan kesehatan dan kerja jantung
  • Feses berdarah atau berwarna gelap kehitaman akibat perdarahan pada organ-organ dalam tubuh.

Apa Akibat Kelebihan dari Vitamin K?

Meskipun kekurangan vitamin K dapat berdampak buruk pada kesehatan, tidak berarti kamu boleh mengonsumsi vitamin K sebanyak mungkin. 

Konsumsi vitamin K yang berlebihan dapat membuat tubuh overdosis vitamin K. 

Kelebihan vitamin K akan menimbulkan efek samping negatif dengan kemunculan berbagai gejala gangguan kesehatan. 

Beberapa tanda-tanda umum pada tubuh yang menunjukan sedang dalam kondisi kelebihan vitamin K, seperti:

  • Nafsu makan menjadi menurun
  • Merasa sesak napas dibarengi dengan sakit kepala
  • Terjadi pembesaran pada organ hati
  • Tubuh membengkak secara umum
  • Mudah marah
  • Merasa kaku pada otot
  • Mata atau kulit berwarna kuning
  • Wajah sering terlihat pucat.

Adapun tanda-tanda yang jarang terjadi pada tubuh yang dalam kondisi kelebihan vitamin K, yaitu sebagai berikut: 

  • Kesulitan dalam menelan 
  • Bernapas secara cepat dan tidak teratur 
  • Mudah merasa pusing hingga pingsan 
  • Sering kesulitan dalam bernapas hingga terasa sesak 
  • Kulit mudah mengalami ruam dan gatal 
  • Terjadi pembengkakan pada kelopak mata, wajah, atau bibir 
  • Dada terasa sesak 
  • Warna kulit berubah menjadi kebiruan atau kemerahan 
  • Detak jantung terasa lebih cepat dan lemah 
  • Mudah berkeringat 
  • Mengalami tekanan darah rendah.

Beberapa tanda-tanda tubuh kelebihan vitamin K diatas biasanya hanya bersifat sementara dan tidak memerlukan perhatian medis. 

Meski begitu penting juga untuk segera periksa ke dokter atau ahli gizi di rumah sakit terdekat, jika kamu mengalami salah satu dari gejala tersebut, terutama jika kondisi berikut berlanjut: 

  • Wajah memerah 
  • Kemerahan, nyeri, atau bengkak di tempat suntikan vitamin K
  • Terjadi lesi kulit di tempat suntikan vitamin K
  • Muncul rasa yang tidak biasa pada tubuh setelah konsumsi vitamin K.

Bolehkah Minum Vitamin K Setiap Hari?

Perlu diketahui bahwa, suplemen vitamin K dengan kadar 45 mcg sudah terbilang cukup aman untuk dikonsumsi setiap harinya.

Angka Kecukupan Gizi harian vitamin K pada pria dewasa adalah 65 mcg, sedangkan pada wanita dewasa sebesar 55 mcg.

Adapun jika kamu ingin mengonsumsi vitamin K secara rutin sebaiknya terlebih dahulu konsultasikan dengan dokter dan ikuti sesuai yang sudah diresepkan oleh dokter.

Pemeriksaan oleh dokter dibutuhkan terutama untuk wanita yang sedang hamil dan menyusui.

Penutup

Itulah penyebab, dampak, dan cara mengatasi kekurangan vitamin K. 

Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah, serta menjaga kesehatan tulang dan jantung.

Meskipun penting untuk tubuh, kamu tidak disarankan untuk mengonsumsi vitamin K secara berlebihan.

Punya pertanyaan atau pengalaman seputar kekurangan vitamin K?

Yuk, share di kolom komentar!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw

Menulis bukan tentang menuturkan segala sesuatu yang ingin disampaikan, tetapi menceritakan apa yang tidak bisa disampaikan. Itulah mengapa menulis menjadi cara terbaik untuk berbicara tanpa terganggu.

Kembali
Rekomendasi Artikel
March 9, 2023
Hati-Hati! 7 Tips Puasa untuk Penderita Diabetes, Aman dan Sehat

Berpuasa bagi penderita diabetes harus dilakukan secara tepat karena berisiko terkena komplikasi yang berbahaya. Yap,...

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca
December 5, 2023
7 Manfaat Pepaya untuk Ibu Hamil dan Janin

Pepaya adalah salah satu buah yang terkenal baik untuk sistem pencernaan dan mengatasi sembelit. Tak...

Miska Syahirah Miska Syahirah
5 menit membaca
February 28, 2023
Yuk, Kenali 4 Ciri-Ciri Ibu Hamil Tidak Boleh Puasa!

Ramadan memang menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam, termasuk oleh ibu hamil dan menyusui....

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca