8 cara mengatasi mata lelah terbukti ampuh

Menatap layar HP atau komputer terlalu lama terkadang membuat area mata terasa pegal.

Adapun ciri mata lelah karena HP seperti mata kering, sakit kepala, dan lainnya.

Jika kamu merasakan ini, bisa jadi kamu sedang mengalami mata lelah atau mata tegang.

Lantas, apa yang perlu dilakukan untuk mengurangi gejala mata lelah?

Yuk, cari tahu gejala mata lelah dan cara mengatasinya di bawah ini!

Table of Contents

Apa Itu Mata Lelah?

Astenopia atau mata lelah adalah kondisi ketika mata mengalami kelelahan akibat terus menerus digunakan dan bekerja. 

Misalnya, bekerja di depan komputer, membaca, dan melakukan perjalanan jauh dalam waktu cukup lama. 

Mata lelah ini sebenarnya adalah sekumpulan gejala, bukan satu penyakit mata tertentu.

Umumnya, mata yang terasa lelah bisa diatasi secara cepat dengan mengistirahatkan mata. 

Astenopia ini sangat umum terjadi, bahkan menatap layar digital lebih dari 2 jam saja bisa membuat mata menjadi lelah. 

Mata lelah tidak termasuk kondisi darurat sehingga bisa dikurangi gejalanya dengan pencegahan umum di rumah, tempat kerja, dan luar ruangan. 

Namun bisa jadi mata lelah dan pusing menjadi tanda dari kondisi lain yang memerlukan perawatan medis. 

Baca Juga:  6 Cara Menghilangkan Bengkak di Mata, Apa Saja Penyebabnya?

Ciri-Ciri dan Gejala Mata Lelah

ciri ciri dan gejala mata lelah

Gangguan mata lelah sebenarnya mudah dikenali gejalanya, lho.

Gangguan mata lelah sebenarnya mudah dikenali gejalanya, lho.

Berikut beberapa ciri-ciri mata lelah yang perlu kamu waspadai.

  • Mata terasa berat.
  • Mata gatal atau perih.
  • Merasa tidak nyaman di sekitar mata.
  • Mata merah.
  • Mata berkedut.
  • Sakit kepala.
  • Mata kering atau berair.
  • Nyeri pada leher, bahu, dan punggung.
  • Mata terasa sepet.
  • Penglihatan buram atau ganda.
  • Bertambahnya sensitivitas pada cahaya.
  • Kesulitan berkonsentrasi.
  • Merasa seperti tidak bisa membuka mata.

Gejala mata lelah juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain, misalnya nyeri pada bahu, leher, punggung, dan sakit kepala.

Kemungkinan masih ada beberapa gejala yang belum disebutkan di atas, jadi sebaiknya memeriksakan kondisi mata kamu dengan dokter, ya.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline.

Bahkan kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Klik banner ini yuk, untuk info lebih lanjut!

Cara Mengatasi Mata Lelah

Cara mengatasi mata lelah sebenarnya mudah lho, cukup istirahatkan mata sejenak hingga mata normal kembali.

Namun, jika kondisi mata lelah tidak berkurang kamu bisa coba cara mengatasi mata lelah secara alami maupun pengobatan di bawah ini, ya.

1. Istirahatkan mata sejenak

Salah satu cara sederhana untuk mengatasi ketegangan dan gejala mata lelah adalah dengan mengistirahatakan mata. 

Saat mata terasa lelah, hal utama yang perlu kamu lakukan adalah membiarkan mata beristirahat sejenak.

Apalagi jika kamu sedang melakukan aktivitas yang memerlukan fokus tinggi. 

Istirahat mata bisa dilakukan dengan aturan 20-20-20, yaitu:

  • Mengalihkan fokus mata setiap 20 menit.
  • Pengalihan fokus dilakukan paling tidak sejauh 20 kaki (6 meter).
  • Lakukan kegiatan minimal selama 20 detik.

Jadi kuncinya adalah mengistirahatkan mata untuk fokus pada sesuatu yang jauh dari tempatmu. 

Jika kamu berada di ruangan kecil, coba untuk berjalan-jalan keluar sejenak seperti ke tempat yang lebih luas untuk membiarkan mata melihat benda-benda yang jauh. 

Untuk melakukannya, kamu bisa membuat tulisan di depan layar atau memasang alarm sebagai tanda pengingat. 

2. Sering berkedip

Saat kamu berkedip, secara alami cairan di dalam mata akan membasahi bola mata sehingga mengurangi mata kering dan iritasi. 

Pasalnya, orang yang menatap layar digital terlalu lama akan jarang berkedip sehingga menyebabkan mata kering.

Oleh karena itu biasakanlah berkedip minimal 10 kali setiap 20 menit.

3. Temukan cahaya yang tepat

Cahaya yang terlalu terang dan silau maupun terlalu redup bisa memicu mata lelah lebih cepat. 

Oleh karena itu untuk mencegah mata lelah, sebaiknya kamu hindari membaca di ruangan gelap atau minim cahaya.

Selain itu saat melihat layar, pastikan layar tersebut cukup terang dan tidak terlalu redup, ya.

4. Atur posisi layar

Saat melihat perangkat digital, pastikan lakukan dengan jarak yang benar dan posisi yang tepat.

Idealnya adalah posisikan layar beberapa meter dari mata atau sekitar panjang lengan. 

Selain itu, posisikan layar sejajar atau di bawah sedikit dari posisi mata. 

Agar lebih nyaman, kamu juga bisa memperbesar teks pada layar sehingga tidak perlu mendekat ke layar untuk membaca tulisan dengan jelas. 

5. Membatasi waktu

Cara sederhana untuk mengatasi dan mencegah mata kelelahan mata adalah dengan membatasi waktu pada satu aktivitas yang membutuhkan fokus intens. 

Cobalah untuk menyelingi aktivitas utama dengan aktivitas lain yang menenangkan mata. 

Misalnya saat harus bekerja di depan layar selama beberapa jam, kamu bisa menyelingi dengan aktivitas lain.

6. Menggunakan kacamata

Mata lelah dapat ditangani dengan pemakaian kacamata untuk mata lelah. 

Sebelum itu, kamu perlu melakukan pemeriksaan mata untuk menentukan kacamata yang sesuai dengan kebutuhan.

Konsultasikan dengan dokter mata untuk menentukan apakah kamu membutuhkan kacamata khusus atau tidak.

Mungkin kamu akan direkomendasikan menggunakan lensa kacamata khusus untuk aktivitas penyebab ketegangan, seperti lensa kacamata khusus untuk komputer. 

Lapisan dan warna lensa tertentu akan membantu mata untuk terhindar dari ketegangan sehingga mata akan lebih rileks. 

Lebih lanjut:

7. Meggunakan obat tetes mata

Kurang tidur atau terlalu fokus menatap sesuatu dalam waktu yang lama bisa menyebabkan mata lelah, kering, bahkan iritasi. 

Nah, untuk mengatasi mata lelah karena kurang tidur atau terlalu lama fokus menatap layar bisa menggunakan obat tetes mata. 

Obat tetes mata untuk lelah dapat membantu mata kembali terlubrikasi dengan baik.

Obat tetes mata ini bisa berupa air mata buatan yang dikemas dalam bentuk obat tetes. 

Air mata buatan dalam bentuk obat tetes biasanya mengandung zat tertentu seperti gliserin atau hidroksi propil metilselulosa (HPMC). 

Zat tersebut akan meningkatkan kelembapan permukaan bola mata untuk mengatasi mata kering penyebab mata lelah. 

8. Tingkatkan kualitas udara ruangan

Udara yang terlalu kering merupakan salah satu penyebab mata kering dan lelah. 

Untuk mengurangi mata lelah, kamu bisa meningkatkan kualitas udara pada ruangan. 

Misalnya dengan menggunakan humidifier atau mengatur suhu termostat untuk menghindari asap dan mengurangi embusan air. 

Baca juga: 19 Jenis Tanaman Pembersih Udara, Bikin Sejuk Ruangan!

Umumnya, penyebab mata lelah dikarenakan menatap layar komputer atau membaca terlalu lama.

Namun kondisi mata lelah atau astenopia juga bisa disebabkan oleh hal lainnya lho, yang mungkin tidak pernah kamu sadari sebelumnya.

Nah, berikut adalah beberapa penyebab mata lelah.

1. Terlalu lama menatap layar digital

Sebenarnya melihat perangkat digital tidak serta merta akan merusak mata begitu saja. 

Namun, jika sudah terlalu lama bisa menimbulkan ketegangan dan muncul gejala gangguan penglihatan.

Biasanya manusia akan berkedip selama 15 kali per menit, namun saat menatap layar digital jumlah kedipan akan menurun. 

Kedipan mata bahkan bisa berkurang sampai setengah hingga 3 kali lipatnya, sehingga bisa menyebabkan mata terasa berat dan lelah. 

Baca Juga: 6 Tips Sehat Bekerja di Depan Komputer Seharian, Simak Yuk!

2. Membaca tanpa jeda

Membaca terlalu lama juga bisa menyebabkan mata cepat lelah karena aktivitas ini membutuhkan fokus visual. 

Sama halnya dengan menatap layar digital, membaca terlalu lama juga membuat kedipan mata menurun.

Itulah mengapa, membaca tanpa jeda akan membuat mata menjadi lelah.

3. Berkendara jarak jauh

Sama seperti membaca, berkendara juga merupakan kegiatan visual yang membuat mata perlu fokus untuk waktu tertentu. 

Apalagi jika berkendara dilakukan dengan jarak yang cukup jauh. 

Begitu pula dengan aktivitas lain yang membutuhkan fokus untuk jangka panjang seperti menonton televisi terlalu lama. 

4. Terpapar cahaya terang atau redup

Terpapar cahaya matahari atau lampu yang terlampau terang pun, bisa membuat mata cepat 

Jika mata berhadapan langsung dengan cahaya yang kuat, maka gejala mata lelah bisa terjadi. 

Bahkan, cahaya terlalu silau juga bisa mengganggu penglihatan dan merusak mata. 

Selain itu, memaksa mata untuk melihat dalam keadaan cahaya redup seperti membaca di cahaya remang-remang atau menatap layar gadget di ruang gelap juga tidak baik, lho.

Sebab di kondisi tersebut, mata akan dipaksa untuk fokus melihat sehingga menyebabkan ketegangan mata.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu melakukan kegiatan yang membutuhkan fokus visual dengan cahaya yang cukup. 

5. Terpapar udara kering

Tidak hanya cahaya, udara juga berpengaruh pada kesehatan mata. 

Paparan udara kering dari kipas, pemanas, iklim, maupun pendingin ruangan bisa membuat mata terasa lebih cepat lelah dan kering.

Mata kering adalah kondisi saat air mata tidak memberi pelumasan memadai untuk mata sehingga menyebabkan mata cepat lelah.

6. Stres atau kelelahan

Penyebab mata lelah lainnya adalah kelelahan atau stres. 

Saat merasa stres atau cemas, tingkat adrenalin yang tinggi dalam tubuh akan menyebabkan tekanan pada mata sehingga membuat mata menjadi lelah. 

Apalagi jika kecemasan tersebut terjadi jangka panjang, maka ketegangan mata juga akan terjadi secara teratur.

Pertanyaan Seputar Mata Lelah

Sebelumnya kita sudah membahas cara mengurangi kelelahan mata, sekarang mari kita bahas pertanyaan yang sering ditanyakan oleh orang-orang terkait mata lelah.

Mengapa saat membaca mata kita sering lelah?

Saat kamu membaca, kedua mata akan bergerak secara konstan dalam waktu yang lama.

Nah, otot mata yang bergerak secara konstan ini akan membuat mata menjadi lelah.

Selain itu saat membaca buku, kamu akan membutuhkan fokus visual dalam waktu lama sehingga mata jarang berkedip.

Itulah yang menyebabkan mata akan cepat terasa berat. 

Apa yang harus dilakukan saat mata lelah?

Saat mata terasa lelah, yang perlu dilakukan adalah dengan mengistirahatkan mata sejenak.

Kamu bisa berkedip beberapa kali atau melakukan aturan 20-20-20, yakni dengan dengan memandang objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik, selama 20 menit.

Saat mata lelah, kamu juga bisa memejamkan mata lalu mengompres mata menggunakan handuk bersih lembap yang baru dicelupkan ke air hangat. 

Kompres hangat akan membantu melembapkan mata kering, melancarkan peredarah darah, mengurangi rasa nyeri, dan membuat mata lebih rileks. 

Apakah mata lelah berbahaya?

Mata lelah sebenarnya sangat umum terjadi dan tidak berbahaya.

Biasanya, mata lelah akan membaik dengan sendirinya setelah istirahat beberapa waktu. 

Namun jika dibiarkan, mata lelah akan menimbulkan gangguan yang lebih serius.

Bahkan, bisa menjadi salah satu tanda atau gejala dari kondisi penyakit yang serius. 

Itulah mengapa saat kamu merasa sering mengalami kelelahan mata, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke rumah sakit untuk mengetahui apa penyebab sebenarnya. 

Baca Juga: 8 Cara Menjaga Kesehatan Mata agar Tetap Sehat dan Jernih

Penutup

Itu dia ciri-ciri, gejala, cara mengatasi ,dan penyebab mata lelah.

Mata lelah ditandai dengan mata yang terasa lelah, mata kering, mata merah, pandangan kabur, pusing, dan lainnya.

Memiliki kondisi mata yang lelah akan mengganggu aktivitas kamu sehari-hari, maka dari itu sebaiknya membatasi penggunaan gadget atau membaca buku terlalu lama.

Kamu juga bisa lakukan kebiasaan sehat dengan menjaga kesehatan mata atau menggunakan kacamata dengan lensa khusus.

Jika masih ada pertanyaan, jangan ragu menuliskannya di kolom komentar, ya!

Artikel Terkait Lainnya