Endorsement Asuransi – Pengertian, Tujuan, Cara Kerja, Jenis, dan Tipe

Endorsement Asuransi – Pengertian, Tujuan, Cara Kerja, Jenis, dan Tipe
Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw
July 4, 2023
10 menit membaca

Perkembangan industri asuransi membuat berbagai layanan dan istilah baru bermunculan. 

Tidak jarang seseorang memiliki pemahaman yang salah terhadap penawaran yang disediakan oleh setiap jenis asuransi. 

Sebagian orang beranggapan bahwa kontrak asuransi tidak bisa diubah setelah ditetapkan dalam perjanjian polis. 

Padahal polis asuransi dapat berubah sewaktu-waktu untuk mengakomodasi situasi dan kebutuhan baru. 

Berbeda dengan endorse dalam bidang marketing, endorsement asuransi adalah perubahan yang dilakukan melalui dokumen amandemen dengan ditambahkan pada polis. 

Namun sebelum mengajukan endorsement asuransi, nasabah harus memiliki asuransi utama terlebih dahulu.

Jika kamu sedang mencari asuransi kesehatan terbaik, klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Lantas, apakah penting untuk pemegang polis melakukan endorsement dalam asuransi?

Yuk, simak penjelasan lengkap seputar endorsement asuransi di bawah ini!

Pengertian Endorsement Asuransi

endorsement asuransi adalah perubahan yang mengikat secara hukum terhadap polis untuk menambah atau mengecualikan cakupan, melakukan koreksi, serta menerapkan modifikasi lain.

Endorsement dalam bidang marketing memiliki makna yang berbeda jika dibandingkan dalam dunia asuransi

Endorsement asuransi adalah perubahan data pada polis asuransi dengan menyesuaikan pertanggungan. 

Jika nasabah ingin menambah asuransi dengan membeli rider, maka polis yang lama akan diperbaharui berkaitan dengan sisi pertanggungan atau manfaat yang diperoleh. 

Endorsement yang dikenal sebagai lampiran dapat berupa penambahan, pengecualian, atau jenis endorsement lain terhadap ketentuan polis awal produk pertanggungan. 

Dengan kata lain, endorsement asuransi adalah perubahan yang mengikat secara hukum terhadap polis untuk menambah atau mengecualikan cakupan, melakukan koreksi, serta menerapkan modifikasi lain.

Beberapa kontrak asuransi biasanya tercantum poin perubahan isi polis yang dilakukan oleh nasabah. 

Adanya perubahan pada polis asuransi melalui endorsement berguna dalam memperluas atau mempersempit jaminan dalam perjanjian.

Sebagai contoh, perubahan polis dari asuransi properti yang ingin diubah dengan melakukan penambahan perlindungan terhadap karya seni atau bagian tertentu dalam rumah. 

Hal tersebut dilakukan sebab asuransi properti standar tidak mencakup karya seni atau bagian tertentu tersebut. 

Alhasil polis lama nasabah akan diperbaharui dengan menambah manfaat dari rider yang dipilih melalui endorsement.

Endorsement menyediakan wadah bagi nasabah dalam menyesuaikan polis untuk lebih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran tanpa harus membeli polis baru. 

Dengan demikian, nasabah bisa membeli asuransi yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

Apabila terdapat manfaat polis yang tidak memberikan perlindungan terhadap objek tertentu, maka nasabah dapat mengubah polis dengan menambah perlindungan. 

Namun, jika polis berisikan pertanggungan yang tidak diperlukan, maka nasabah bisa mengajukan endorsement untuk menghapusnya. 

Tujuan Endorsement Asuransi

Endorsement asuransi memungkinkan nasabah untuk menyesuaikan polis denan kebutuhan atau anggaran tanpa harus membeli polis baru. 

Apabila manfaat polis tidak menyediakan proteksi pada suatu objek, maka nasabah bisa mengajukan endorsement untuk menambah perlindungan. 

Sebaliknya, jika terdapat pertanggungan yang tidak diperlukan, maka pengajuan endorsement bisa dilakukan untuk menghapus. 

Alhasil pengurangan premi akan membuat nasabah bisa lebih hemat dibandingkan membeli polis asuransi baru.

Secara sederhana, terdapat beberapa tujuan dari endorsement, antara lain:

  • Menambah pertanggungan atau cakupan dari polis.
  • Memungkinkan untuk menambah jangka waktu pertanggungan
  • Penyesuaian premi dari hasil perubahan polis asuransi
  • Membatasi atau mengecualikan pertanggungan polis
  • Menambah atau mengurangi tertanggung dalam polis asuransi.

Cara Kerja Endorsement Asuransi

Endorsement asuransi mengizinkan pemegang polis untuk membuat perubahan pada polis.

Endorsement asuransi mengizinkan pemegang polis untuk membuat perubahan pada polis. 

Pada umumnya, endorsement akan tetap berlaku selama polis aktif. 

Apalagi perubahan melalui endorsement mengikat secara hukum

Sebagai contoh, jika nasabah meningkatkan cakupan kewajiban setelah membeli trampolin, maka perusahaan asuransi akan diminta untuk membayar klaim asuransi terkait kecelakaan trampolin sesuai dengan syarat yang berlaku.

Pemegang polis bisa menambah endorsement asuransi ketika membeli atau menerima barang mahal, selama layanan terbuka atau polis diperbarui.

Baca Juga: Cara Klaim Asuransi Anti Kena Tolak, Cek di Sini!

Perubahan dalam Endorsement Asuransi

Endorsement asuransi bisa dilakukan ketika nasabah mengajukan perubahan pada polis.

Hal tersebut bisa berpengaruh terhadap biaya dari asuransi itu sendiri atau tidak berpengaruh sama sekali. 

Perubahan yang tidak memengaruhi biaya premi asuransi dan tidak dikenakan biaya administrasi, terdiri dari perubahan data tertanggung dan data kendaraan, seperti alamat rumah, nomor ponsel, dan nomor polisi. 

Data-data tersebut bisa diubah dengan syarat yang jelas.

Adapun perubahan data itu harus segera nasabah ajukan agar memudahkan dalam urusan berkaitan dengan asuransi ke depannya. 

Sementara endorsement yang memengaruhi premi biasanya berkaitan dengan penambahan perlindungan. 

Sebagai contoh, penambahan proteksi asuransi jiwa terhadap gempa bumi, serangan terorisme, atau korban kerusuhan.

Namun, pastikan kebutuhan dan anggaran terlebih dahulu sebelum mengajukan endorsement. 

Jika pemegang polis kerap bekerja di daerah yang rawan konflik, maka pengajuan endorsement dapat dilakukan untuk melindungi risiko tersebut.

Biaya premi tentu akan berubah menyesuaikan dengan perlindungan tambahan yang dipilih.

Nasabah perlu untuk berdiskusi dengan perusahaan asuransi terkait premi sebab tdak terdapat patokan khusus berkaitan dengan penambahan biaya.

Baca Juga: Apakah Asuransi Kesehatan Penting? Cek Manfaatnya, Yuk!

Memiliki endorsement asuransi tentu penting sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan anggaran nasabah. 

Namun, jangan lupa untuk tetap melengkapi proteksi diri dengan asuransi kesehatan. 

Lindungi kesehatan kamu dan keluarga dengan asuransi kesehatan online dari Rey yang punya fitur chat dokter, tebus obat gratis, rawat jalan, hingga rawat inap gratis di rumah sakit!

Klik banner di bawah ini untuk info lebih lanjut!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Jenis-Jenis Endorsement Asuransi

Terdapat berbagai jenis endorsement asuransi yang hadir untuk menyesuaikan kebutuhan nasabah. 

Setiap endorsement tentu akan disesuaikan dengan produk asuransi yang dimiliki oleh pemegang polis.

Endorsement asuransi kendaraan tentu memiliki jenis perubahan atau endorsement yang berbeda dengan asuransi properti.

Berikut beberapa jenis endorsement asuransi:

1. Endorsement Properti

Nasabah bisa menambahkan endorsement properti untuk mencakup barang-barang pribadi berharga yang dimiliki, seperti karya seni, koleksi, atau perhiasan. 

Penggunaaan endorsement ini memungkinkan tertanggung dalam meningkatkan batas cakupan. 

Dengan demikian, risiko pencurian atau kerusakan bisa mendapat jaminan dari perusahaan asuransi.

2. Endorsement Asuransi Mobil Bekas

Endorsement dalam asuransi mobil bekas biasanya mencakup perubahan nama pemilik kendaraan baru sebagai tertanggung. 

Hal ini bisa dilakukan jika mobil bekas telah memiliki proteksi asuransi sebelum dijual ke pemilik baru.

Pihak asuransi akan menerbitkan berkas jika dokumen telah lengkap, sehingga pemilik baru harus membayar premi setiap bulannya.

Namun, biaya asuransi mobil bekas bisa jadi berbeda dengan pemilik sebelumnya. 

Nasabah perlu memastikan ketentuan keputusan perusahaan asuransi terkait harga premi asuransi untuk mobil bekas pindah tangan.

3. Endorsement Banjir

Jika seseorang tinggal di daerah dengan risiko banjir yang tinggi, menambahkan pertanggungan banjir ke dalam polis patut untuk dipertimbangkan.

Apalagi sebagian besar asuransi properti standar tidak mencakup banjir.

Bahkan beberapa lokasi bisa jadi mengharuskan nasabah untuk menambah cakupan banjir dalam polis asuransi kendaraan atau properti yang dimiliki.

4. Endorsement Pipa Air

Kerusakan akibat air tidak jarang menimbulkan biaya yang besar.

Apalagi jika permasalahan tersebut menimbulkan persoalan lainnya, seperti jamur atau lumut. 

Endorsement pipa air bisa membantu nasabah dalam menutupi biaya kerusakan saat pipa air meluap dan menyebabkan kerusakan pada properti. 

Pengubahan perjanjian asuransi ini direkomendasikan bagi nasabah yang bermukim di area dengan pembuangan limbah yang bermasalah. 

5. Endorsement Pencurian Identitas

Endorsement pencurian identitas bisa membantu menutupi biaya yang disebabkan ketika identitas dicuri. 

Opsi perubahan polis asuransi ini bervariasi tergantung dari kebutuhan nasabah.

Namun, endorsement ini umumnya menanggung jaminan penggantian identitas, layanan penipuan, hingga biaya hukum terkait.

6. Endorsement Gempa

Perubahan kontrak asuransi dengan menambah pertanggungan gempa bisa membantu nasabah dalam menutupi biaya terkait kerusakan akibat gempa.

Pada umumnya, endorsement gempa mencakup segala hal yang berhubungan dengan risiko akibat gempa, seperti pembuangan puing hingga biaya hidup yang dibutuhkan selama akomodasi sedang diperbaiki.

Namun, terdapat juga serangkaian pengecualian yang berlaku, seperti kerusakan kendaraan atau tanah.

Maka dari itu, jangan lupa untuk memastikan cakupan pertanggungan terlebih dahulu kepada agen asuransi.

7. Endorsement Tambahan Tertanggung

Endorsement tambahan tertanggung menambahkan pertanggungan di bawah pemegang polis utama. 

Dengan kata lain, endorsement ini memperluas cakupan tanggung jawab yang mengizinkan tertanggung tambahan untuk menuntut jika klaim diajukan terhadap mereka.

Dalam asuransi properti, pemilik tanah bisa jadi meminta penyewa untuk menambahkan pertanggungan ke asuransi penyewa, sehingga pemilik tanah tercakup dalam polis penyewa. 

8. Endorsement Tempat Usaha

Apabila nasabah menjalankan bisnis di luar domisili, biaya terkait dengan usaha kemungkinan besar tidak akan ditanggung oleh asuransi properti standar. 

Alhasil jika perlengkapan atau peralatan kerja rusak atau dicuri, maka perusahaan asuransi tidak akan menanggung kerugian tersebut. 

Penambahan endorsement bisnis rumahan dalam polis bisa dipertimbangkan ketika nasabah memiliki bisnis rumahan.

9. Endorsement Hewan Peliharaan

Asuransi bagi pemilik rumah dan hewan peliharaan seharusnya berjalan beriringan.

Namun, sebagian besar polis asuransi properti standar dengan pengecualian hadir terhadap hewan peliharaan. 

Kepemilikan endorsement hewan peliharaan memberi jaminan perihal gigitan hewan peliharaan atau kerusakan pada properti yang disebabkan oleh hewan peliharaan. 

Bahkan beberapa endorsement menawarkan pertanggungan tambahan berupa layanan dokter hewan dan manfaat lainnya. 

Maka dari itu, pastikan terlebih dahulu pertanggungan yang tersedia sesuai dengan kebutuhan. 

Baca Juga: Alasan Pentingnya Kamu Memiliki Asuransi di Usia Muda

Tipe Endorsement Asuransi

Endorsement standar merupakan tipe yang paling umum dilakukan oleh pihak asuransi.

Endorsement asuransi meliputi adanya perubahan di dalam polis selama masih aktif. 

Layaknya asuransi yang muncul dengan berbagai jenis, endorsement turut menawarkan beberapa tipe. 

Berikut 4 tipe endorsement asuransi:

1. Endorsement Standar

Endorsement standar merupakan tipe yang paling umum dilakukan oleh pihak asuransi.

Pada umumnya, endorsement standar diubah sesuai dengan permintaan yang pengubahannya dilakukan oleh perusahaan asuransi. 

Jenis endorsement ini mengubah data umum dari tertanggung dan pertanggungan, seperti perubahan nama atau perluasan pertanggungan.

2. Endorsement Non Standar

Endorsement non standar memiliki rancangan perjanjian khusus yang berbeda dari templat standar yang ditetapkan perusahaan asuransi.

Endorsement ini dibuat untuk mengatasi kesenjangan dalam endorsement standar dengan sedikit variasi dari endorsement standar.

Pada umumnya, peralatan standar yang dijamin asuransi merupakan perlengkapan bawaan dari pabrik, seperti ban, velg, dashboard, atau ban.

Sementara perlengkapan non standar bisa berupa sound system atau CD charger.

Jika nasabah memiliki asuransi mobil dan menambah endorsement non standar, maka perubahan polis harus dicantumkan secara jelas perlengkapan tambahan yang ingin diberikan perlindungan, mencakup tipe, merek, atau jumlah.

Hal tersebut dikarenakan endorsement non standar bisa jadi menimbulkan perbedaan persepsi terkait penjaminan asuransi.

Maka dari itu, sebagian perusahaan asuransi kerap menolak untuk menerima endorsement non standar untuk kepentingan kedua belah pihak.

3. Mandatory Endorsement

Mandatory endorsement merupakan jenis perubahan yang diwajibkan oleh hukum. 

Meskipun cukup jarang terjadi, terdapat endorsement yang diamanatkan oleh undang-undang.

Sebagai contoh, apabila rumah atau bisnis nasabah berada di zona banjir berisiko tinggi, maka nasabah diwajibkan untuk membeli asuransi mobil atau memiliki asuransi banjir. 

Selain itu, terdapat juga beberapa endorsement asuransi yang diwajibkan oleh peraturan ISO.

4. Voluntary Endorsement

Berbeda dengan mandatory endorsementvoluntary endorsement bersifat sukarela.

Voluntary endorsement bersifat opsional yang ditambahkan oleh pemegang polis atau perusahaan asuransi.

Sebagian besar endorsement asuransi masuk kategori ini.

Sebagai contoh, jika nasabah membeli properti di daerah yang rawan bencana, tetapi Peraturan Pemerintah setempat tidak mewajibkan untuk menambah asuransi gempa bumi atau bencana alam lain dalam polis. 

Maka dari itu, nasabah memiliki kuasa memutuskan untuk menambah asuransi gempa bumi dalam polis tanpa paksaan sebagai tertanggung.

Dengan endorsement ini, nasabah bisa mengubah perjanjian asuransi dengan cara menghapus, menambah, atau mengecualikan pertanggungan yang dibutuhkan dalam polis. 

Perbedaan Endorsement Asuransi dan Rider

Pada prinsipnya, endorsement dan rider asuransi merujuk pada perubahan yang dibuat dalam kontrak perjanjian asuransi.

Endorsement berguna dalam memperluas atau membatasi cakupan terhadap jenis kerugian tertentu. 

Sebagai contoh, nasabah memiliki asuransi properti yang melindungi risiko kebakaran atau bencana alam dengan properti sebagai objek tertanggung.

Maka, pemegang polis bisa memperluas objek pertanggungan dalam melindungi perhiasan, furnitur, atau koleksi barang antik dengan membeli endorsement asuransi.

Setelah nasabah memutuskan untuk mengubah perjanjian asuransi, segera hubungi agen asuransi untuk memberi contoh pengisian surat endorsement asuransi. 

Sementara rider asuransi dimanfaatkan untuk menambah jenis asuransi tertentu ke dalam polis. 

Sebagai contoh, asuransi jiwa yang ditambah rider kesehatan untuk memperluas pertanggungan. 

Kepemilikan rider memungkinkan nasabah untuk memiliki cakupan manfaat yang cukup dengan mengacu pada kebijakan standar. 

Penutup

Itulah informasi lengkap seputar endorsement asuransi.

Endorsement asuransi adalah perjanjian asuransi yang diterbitkan oleh nasabah atau tertanggung atas persetujuan perusahaan asuransi untuk mengubah atau mengganti materi polis.

Pastikan kamu memahami endorsement asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran sebelum memutuskan untuk membeli. 

Masih punya pertanyaan lainnya terkait endorsement asuransi?

Yuk, tulis di kolom komentar!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw

Menulis bukan tentang menuturkan segala sesuatu yang ingin disampaikan, tetapi menceritakan apa yang tidak bisa disampaikan. Itulah mengapa menulis menjadi cara terbaik untuk berbicara tanpa terganggu.

Kembali
Rekomendasi Artikel
July 25, 2023
8 Perbedaan BPJS dan Asuransi Kesehatan Swasta

Masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan BPJS dan asuransi kesehatan swasta. Akibatnya, banyak yang...

Yosephine Yosephine
8 menit membaca
November 26, 2023
Apakah Perlu Asuransi Kesehatan Selain BPJS Kesehatan? Yuk, Cari Tahu!

Pemerintah Indonesia menjamin kesehatan masyarakat melalui program BPJS Kesehatan.  BPJS Kesehatan merupakan asuransi yang berasal...

Dwi Julianti Dwi Julianti
7 menit membaca
June 19, 2023
Asuransi Unit Link – Pengertian, Risiko, Jenis, dan Manfaat

Asuransi unit link bisa jadi belum familiar didengar oleh sebagian orang.  Belakangan asuransi tidak hanya...

Suhartantowi Lauw Suhartantowi Lauw
9 menit membaca