Rider Asuransi – Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Alasan untuk Membeli

Rider Asuransi – Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Alasan untuk Membeli
Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw
June 22, 2023
10 menit membaca

Setiap orang mendambakan rasa aman dalam kehidupannya, termasuk dalam hal kondisi keuangan. 

Meminimalkan potensi kerugian merupakan salah satu hal yang dilakukan untuk menciptakan rasa aman. 

Tidak heran berbagai jenis asuransi hadir dalam membantu mengelola risiko finansial yang bisa mengganggu stabilitas keuangan. 

Seiring dengan bertambahnya kebutuhan manusia, terdapat beragam produk yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi untuk memberikan manfaat lengkap sesuai kebutuhan. 

Salah satu istilah yang kerap muncul, yaitu rider atau manfaat tambahan asuransi. 

Namun, pemegang polis perlu memiliki asuransi utama terlebih dahulu sebelum dapat membeli rider

Jika kamu sedang mencari asuransi kesehatan, klik di sini untuk informasi lebih lanjut!

Lantas, seberapa penting seseorang untuk menambahkan rider dalam produk asuransi dasar?

Yuk, simak penjelasan lengkap seputar rider asuransi di bawah ini!

Pengertian Rider Asuransi

rider dalam asuransi adalah manfaat tambahan yang bisa disertakan pada program asuransi dasar yang dirancang untuk memberikan tambahan proteksi keuangan dengan biaya yang lebih murah

Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, rider dalam asuransi adalah manfaat tambahan yang bisa disertakan pada program asuransi dasar yang dirancang untuk memberikan tambahan proteksi keuangan dengan biaya yang lebih murah.

Secara sederhana, rider asuransi adalah produk asuransi tambahan yang tersedia untuk melengkapi manfaat yang dipunyai oleh asuransi dasar.

Rider dalam asuransi bersifat tidak wajib untuk dimiliki oleh seorang pemegang polis. 

Namun, kepemilikan rider akan menunjang manfaat dari asuransi dasar. 

Dengan kata lain, rider tidak dapat dibeli jika belum memiliki produk asuransi dasar terlebih dahulu. 

Rider paling umum hadir untuk melengkapi polis asuransi jiwa

Sebagai contoh, jika nasabah memiliki asuransi jiwa, maka asuransi tersebut bertindak sebagai asuransi dasar dengan memberikan proteksi jiwa bagi tertanggung sebesar uang pertanggungan yang tertulis dalam polis. 

Namun, pemegang polis asuransi dapat memperluas proteksi jiwa tersebut dengan menambahkan rider berupa asuransi penyakit kritis, asuransi kesehatan, ataupun asuransi kecelakaan.

Penambahan manfaat asuransi dalam polis dasar tentu akan memengaruhi nominal premi yang harus dibayarkan. 

Pada umumnya, harga premi untuk produk tambahan akan lebih murah. 

Maka dari itu, penting untuk mengetahui manfaat perlindungan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pembayaran premi. 

Jangan lupa untuk menghitung jumlah biaya yang harus dibayarkan nantinya agar tidak memberatkan. 

Hal tersebut dikarenakan beberapa orang kurang memahami saat membeli asuransi tambahan, sehingga manfaat perlindungan yang diberikan menjadi sia-sia. 

Baca Juga: Apakah Asuransi Kesehatan Penting? Cek Manfaatnya, Yuk!

Manfaat Rider Asuransi

Sebagai produk asuransi tambahan, rider menyediakan pilihan manfaat tambahan bagi nasabah yang tidak tercantum pada manfaat dasar. 

Manfaat rider tentu akan beragam tergantung dari jenis rider asuransi yang dipilih. 

Meskipun premi rider tidak sebesar asuransi dasar, tetapi pemegang polis tetap perlu untuk membayar premi lebih banyak. 

Maka dari itu, penting untuk mengetahui manfaat yang dimiliki rider untuk melengkapi asuransi dasar. 

Berikut beberapa manfaat umum yang ditawarkan dari rider:

  • Perlindungan dari penyakit kronis dan kritis
  • Penggantian biaya cuci darah dan perawatan kanker
  • Santunan bagi yang meninggal dunia
  • Pemberian santunan pembedahan medis dan rawat inap
  • Pembebasan biaya premi jika tertanggung mengalami risiko cacat tetap total.

Jenis-Jenis Rider Asuransi

Rider dalam produk asuransi jiwa memiliki beragam jenis. 

Sebelum membeli rider, penting untuk mengetahui sistem pembayaran, manfaat, dan kebijakan dari masing-masing produk asuransi tambahan. 

Berikut beberapa jenis rider asuransi:

1. Waiver of Premium

Waiver of premium atau pembebasan resmi memberikan manfaat premi gratis jika nasabah asuransi mengalami risiko sesuai yang tercantum dalam polis.

Kecacatan permanen merupakan kondisi yang mengakibatkan rider ini disediakan. 

Jika mengalami musibah yang mengakibatkan cacat total atau penyakit kritis, maka pihak asuransi jiwa akan memberikan sistem pembebasan premi dan memberikan sejumlah dana sesuai sisanya.

Waiver of premium dapat diajukan oleh nasabah saat pendaftaran asuransi jiwa. 

Pada umumnya, harga rider pembebasan premi akan menambah 5% hingga 10% premi asuransi produk dasar.

Sebelum perusahaan asuransi jiwa memutuskan manfaat rider dalam polis asuransi dapat diklaim, terdapat sejumlah tes kesehatan secara menyeluruh yang akan dilakukan sesuai dengan kriteria dan standar perusahaan asuransi. 

2. Automatic Premium Loan (APL)

Automatic premium loan merupakan fitur yang memanfaatkan pengaturan penggunaan nilai uang jika pemegang polis absen membayar premi. 

Dengan kata lain, APL memastikan premi nasabah akan selalu terbayar, sehingga terbebas dari kemungkinan polis terhenti. 

Hal tersebut dikarenakan rider asuransi ini mengurangi nilai tunai untuk membayar premi yang tidak dibayarkan.

APL kerap diutamakan sebagai prioritas rider sebab terkadang terdapat absen pembayaran yang diakibatkan oleh suatu hal. 

Jika kelalaian lupa membayar dilakukan tanpa sengaja, maka sangat disayangkan bila pertanggungan menjadi bermasalah. 

3. Accidental Death

Kepemilikan accidental death akan meningkatkan jumlah nominal santunan asuransi jiwa yang diterima. 

Dengan kata lain, rider ini membantu nasabah untuk mendapatkan pertanggungan lebih ketika mengalami kecelakaan.

Jika risiko kematian terjadi akibat kecelakaan, maka perusahaan asuransi bisa memberikan tambahan santunan hingga mencapai 2 kali lipat dari jumlah santunan dasar. 

Namun, apabila penyebab kematian secara langsung adalah kecelakaan tersebut dengan waktu kurang lebih dari 90 hari, maka pertanggungan akan diberikan secara utuh. 

Baca Juga: Asuransi Jiwa Berjangka – Pengertian, Manfaat, Jenis, Cara Klaim, dan Ciri Khasnya

4. Return of Premium

Return of Premium akan mengembalikan seluruh premi yang telah dibayarkan kepada pihak perusahaan asuransi sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan.

Pengembalian dilakukan jika di akhir periode asuransi, pihak tertanggung tidak pernah melakukan klaim asuransi terhadap manfaat produk asuransi. 

Jika pihak tertanggung masih hidup, maka premi tidak akan berlaku setelah jangka waktu yang ditentukan. 

Meskipun begitu, besaran nominal return of premium memiliki ketentuan yang berbeda-beda pada setiap perusahaan asuransi jiwa. 

5. Accelerated Death Benefit

Accelerated death benefit ditujukan bagi nasabah dengan penyakit kronis atau penyakit yang belum ditemukan pengobatannya.

Pemberian sejumlah uang dapat didasari oleh hasil vonis untuk membantu pengobatan. 

Pada umumnya, setiap pihak asuransi jiwa memiliki ketentuan masing-masing terkait batasan usia hidup maksimal.

Adapun jumlah uang yang bisa dikeluarkan sekitar 20% hingga 25%, sementara sisanya akan diberikan setelah kematian tertanggung. 

Selain penyakit yang tidak bisa disembuhkan, penyakit kronis dan kritis turut dapat ditanggung. 

Namun, pihak tertanggung tidak perlu menunjukkan proyeksi kematian saat proses pengajuan. 

6. Disability Benefit

Disability benefit akan memberikan sejumlah uang untuk pemilik polis yang kehilangan anggota tubuh atau mengalami kecacatan akibat kecelakaan. 

Selain disabilitas, pemberian uang santunan turut akan cair jika fungsi anggota tubuh tertentu menghilang. 

Sebagai contoh, jika mata kehilangan fungsi penglihatannya atau anggota tubuh tidak bisa digerakkan. 

Namun, rider ini tidak bisa diklaim apabila kecacatan dialami akibat penyakit tertentu. 

7. Juvenile Payor Benefit

Juvenile payor benefit merupakan pilihan rider yang disediakan khusus untuk anak-anak. 

Jika pihak tertanggung mengalami kematian atau kecacatan permanen, maka terdapat dana pertanggungan untuk membantu kehidupan anak-anaknya.  

Dengan kata lain, risiko yang terjadi pada pemegang polis akan membuat premi asuransi anak menjadi gratis. 

8. Guaranteed Insurability

Guaranteed insurability merupakan pengajuan premi tambahan dengan tarif standar untuk usia tertentu agar terbebas dari proses under writing yang rumit dan ketat. 

Pada dasarnya, tidak seluruh pengajuan asuransi akan diterima oleh perusahaan asuransi sebab terdapat verifikasi dan identifikasi bertahap yang perlu dilakukan terlebih dahulu.

Namun, keberadaan guaranteed insurability akan membantu pengajuan asuransi dalam menjalani proses verifikasi yang lebih singkat dan mudah. 

9. Health Benefit

Health benefit menyediakan tambahan aspek perawatan yang ditanggung oleh produk asuransi kesehatan jika pihak tertanggung masuk rumah sakit. 

Biaya obat, kamar, dan dokter maupun spesialis merupakan beberapa contoh yang akan ditanggung.

Dalam proses pengajuan klaim, terdapat 2 kemungkinan pembayaran, yaitu sesuai dengan tagihan rumah sakit jika lebih rendah dari nilai maksimum pertanggungan atau sesuai pertanggungan maksimum jika nilai tagihan lebih tinggi. 

10. Hospital Cash Plan

Hospital cash plan akan memberikan sejumlah uang sebagai santunan harian saat pihak tertanggung dirawat inap

Setiap perusahaan asuransi memiliki ketentuan yang berbeda terkait jumlah nominal uang yang akan diberikan per harinya. 

Selain itu, perusahaan asuransi turut menetapkan batas minimal dan maksimal untuk setiap pertanggungan hospital cash plan

Baca Juga: Pintar Asuransi: Semua yang Kamu Perlu Tahu dari Berasuransi

Meskipun terdapat ragam pilihan asuransi tambahan, jangan lupa untuk memastikan perlindungan diri dan keluarga dengan proteksi yang tepat. 

Lindungi kesehatan kamu dan keluarga dengan asuransi kesehatan online dari Rey yang punya fitur chat dokter, tebus obat gratis, rawat jalan, hingga rawat inap gratis di rumah sakit!

Klik banner di bawah ini untuk info lebih lanjut!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Alasan Penting Memanfaatkan Rider

Manfaat asuransi akan optimal jika cakupan perlindungan yang disediakan sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Sebagai contoh, seorang kepala keluarga tidak hanya membutuhkan asuransi jiwa sebagai pencari nafkah, tetapi juga asuransi kesehatan untuk dirinya dan keluarga. 

Perlindungan tambahan dari polis dasar melalui rider dapat membantu seseorang dalam memenuhi kebutuhan perlindungan dengan lebih efisien. 

Berikut beberapa alasan penting dalam memanfaatkan rider:

1. Memperluas Nilai Proteksi

Penambahan rider dalam proteksi asuransi utama bisa meperluas nilai proteksi. 

Sebagai contoh, jika asuransi jiwa memiliki nilai pertanggungan hingga Rp1 miliar dengan premi Rp500 ribu per bulan. 

Dengan memiliki rider penyakit kritis dengan premi sebesar Rp200 ribu, maka nasabah tidak hanya dapat memperoleh proteksi penggantian kerugian sebab kematian, tetapi juga manfaat ketika mengalami penyakit kritis. 

Apalagi penyakit kritis kerap membutuhkan perawatan medis dengan biaya yang sangat mahal dengan penanganan yang lama. 

Kepemilikan rider akan membuat nasabah dapat mengelola keuangan dengan lebih optimal. 

2. Pembebasan Premi

Perlindungan asuransi jiwa bisa diperoleh dengan kewajiban membayar sejumlah premi agar manfaat asuransi terus berlangsung. 

Namun, bagaimana dengan kelanjutan pembayaran premi jika nasabah jatuh sakit, membutuhkan pengobatan yang lama, dan terpaksa kehilangan pendapatan?

Absen membayar premi akibat kehilangan pendapatan tentu akan merugikan nasabah sebab harus melepaskan proteksi jiwa. 

Penambahan rider waiver of premium dalam polis asuransi jiwa mampu memungkinkan pemegang polis untuk mendapatkan pembebasan premi asuransi berkala akibat ketidakmampuan total. 

3. Manfaat Asuransi yang Lebih Lengkap

Penambahan asuransi tambahan bisa dilakukan agar asuransi jiwa dapat memiliki fungsi yang lebih fungsional dengan jangkauan manfaat yang lebih luas.

Sebagai contoh, asuransi jiwa bisa memberikan perlindungan terhadap nilai ekonomi seorang kepala keluarga, sehingga potensi kerugian akibat kehilangan sumber pendapatan utama dapat diminimalkan.

Tidak hanya kematian, rider turut dapat melindungi dari potensi kecelakaan dan ketidakmampuan tetap untuk membuat perlindungan dasar asuransi jiwa semakin optimal. 

Baca Juga: Alasan Pentingnya Kamu Memiliki Asuransi di Usia Muda

Pertimbangan dalam Memilih Rider Asuransi

Seberapa penting untuk memiliki rider perlu disesuaikan dengan kondisi finansial dan kebutuhan masing-masing

Pada dasarnya, rider merupakan manfaat tambahan yang kepemilikannya bersifat opsional. 

Seberapa penting untuk memiliki rider perlu disesuaikan dengan kondisi finansial dan kebutuhan masing-masing. 

Berikut beberapa pertimbangan dalam memilih rider asuransi:

1. Pahami Profil Risiko

Profil risiko penting untuk dikenali sebelum memutuskan memilih rider agar perlindungan dari asuransi tambahan bisa tepat. 

Sebagai contoh, jika pemegang polis memiliki lingkungan pekerjaan dengan risiko atau mobilitas tinggi, maka rider Accidental Death & Disablement dan Total Permanent Disability dapat menjadi opsi yang sesuai dengan profil risiko. 

Sebaliknya, jika aktivitas yang dilakukan tidak berisiko tinggi, maka rider kecelakaan akan kurang tepat untuk dibeli.

2. Sesuaikan dengan Kondisi Finansial

Sebelum memutuskan membeli produk rider, maka pemegang polis perlu menyesuaikan kondisi finansial di masa ini dan masa mendatang. 

Hal tersebut dikarenakan premi asuransi dan premi rider akan harus dibayarkan selama pihak tertanggung masih membutuhkan proteksi. 

Ketika memutuskan membeli rider, maka penambahan biaya premi yang dibayarkan setiap tahun harus turut dipertimbangkan. 

Pastikan manfaat rider sebanding dengan tambahan biaya premi yang harus dikeluarkan. 

Jangan sampai pembelian rider lantas membuat kondisi keuangan menjadi tidak sehat. 

3. Pahami Riwayat Kesehatan dan Gaya Hidup

Pemilihan rider perlu mempertimbangkan riwayat kesehatan dan gaya hidup. 

Meskipun menerapkan pola hidup sehat, tetapi jika memiliki riwayat penyakit keluarga terhadap penyakit jantung atau stroke, maka pilihan rider sakit kritis patut untuk dipertimbangkan. 

Walaupun merasa sehat-sehat saja saat ini, pemegang polis tetap mampu menilai profil risiko pribadi melalui riwayat penyakit keluarga dan gaya hidup yang diterapkan. 

4. Cek Manfaat Polis Asuransi Dasar

Pada dasarnya, produk asuransi dasar telah menyediakan serangkaian proteksi untuk melindungi pihak tertanggung dari beragam risiko. 

Maka dari itu, nasabah perlu memahami manfaat polis asuransi dasar terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli produk asuransi rider

Hal tersebut dikarenakan terdapat beberapa manfaat asuransi tambahan yang serupa jika dibandingkan dengan produk asuransi utama. 

5. Pahami Ketentuan

Meskipun berperan sebagai manfaat tambahan, rider asuransi tetap memiliki ketentuannya sendiri. 

Terdapat beberapa rider yang terlihat meningkatkan jumlah santunan, padahal hanya mempermudah syarat uang santunan agar bisa cair.

Di sisi lain, terdapat rider yang memiliki jumlah manfaat dengan mengurangi uang pertanggungan dasar.

Maka dari itu, pahami ketentuan setiap rider untuk dijadikan pertimbangan. 

Jangan ragu untuk menanyakan dan berkonsultasi dengan pihak asuransi jika terdapat sesuatu yang tidak dipahami. 

Penutup

Itulah informasi lengkap seputar rider asuransi. 

Pastikan kamu memahami terlebih dahulu terkait rider asuransi sebelum memutuskan untuk membeli. 

Masih punya pertanyaan lainnya tentang rider asuransi?

Yuk, tulis di kolom komentar!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw

Menulis bukan tentang menuturkan segala sesuatu yang ingin disampaikan, tetapi menceritakan apa yang tidak bisa disampaikan. Itulah mengapa menulis menjadi cara terbaik untuk berbicara tanpa terganggu.

Kembali
Rekomendasi Artikel
June 19, 2023
Asuransi Unit Link – Pengertian, Risiko, Jenis, dan Manfaat

Asuransi unit link bisa jadi belum familiar didengar oleh sebagian orang.  Belakangan asuransi tidak hanya...

Suhartantowi Lauw Suhartantowi Lauw
9 menit membaca
July 26, 2023
Cara Berobat Menggunakan BPJS Kesehatan dengan Benar, Simak Aturannya!

Cara menggunakan BPJS Kesehatan ternyata masih menjadi pertanyaan peserta JKN-KIS.  Saat akan menggunakan BPJS, bayangan birokrasi...

Yosephine Yosephine
7 menit membaca
June 3, 2021
Prinsip Asuransi, Apa Saja dan Bagaimana Penjelasannya?

Banyak orang yang masih memandang asuransi sebagai suatu hal yang tidak penting.  Padahal fungsi asuransi sangat banyak,...

Yosephine Yosephine
3 menit membaca