cara untuk mengecek faskes bpjs kesehatan

Fasilitas kesehatan atau faskes adalah tempat yang menyediakan layanan kesehatan. 

Faskes ini bisa berbentuk puskesmas, klinik, atau RS pemerintah maupun swasta yang bekerja sama dengan BPJS. 

Dalam kartu BPJS, faskes yang tertera biasanya memiliki jarak terdekat dengan tempat tinggal.  

Namun, masih banyak peserta BPJS yang bertanya-tanya, “Bagaimana cara cek faskes BPJS Kesehatan?” 

Sebenarnya caranya mudah, kok!  Yuk, cek langsung selengkapnya di bawah ini!

Table of Contents

Bagaimana Cara Cek Faskes BPJS Kesehatan?

Faskes BPJS Kesehatan bisa dicek secara offline maupun online. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba:

1. Cek faskes BPJS Kesehatan melalui BPJS Checking

Cara berikut ini sangat mudah untuk diterapkan. Kamu hanya perlu menyiapkan kuota untuk terhubung dengan internet. Berikut tata caranya:

  • Kunjungi website resmi BPJS Kesehatan di https://bpjs-kesehatan.go.id
  • Setelah berhasil diakses, buka bagian sidebar layanan;
  • Klik fasilitas kesehatan; 
  • Isi form wilayah mana yang ingin dituju;
  • Setelah itu kamu akan menemukan pilihan fasilitas kesehatan terdekat. 

2. Cara cek faskes BPJS Kesehatan secara konvensional atau offline

Selain secara online, mengetahui Faskes BPJS Kesehatan juga bisa secara langsung. Berikut langkahnya:

  • Kunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat; 
  • Ambil nomor antrean;
  • Saat nomor antrean sudah dipanggil, sampaikan maksud atau tujuan kamu kepada petugas;
  • Nantinya kamu akan diminta untuk memberikan info alamat;
  • Petugas BPJS akan memberitahu alamat faskes tingkat I terdekat dengan tempat tinggalmu.

Nah, setelah tahu faskes untuk memeriksakan diri, kamu juga perlu tahu pembagian faskes tingkat I terdekat.

Faskes I merupakan fasilitas kesehatan primer untuk penanganan awal sebelum ke faskes lanjutan seperti rumah sakit. 

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 71 Tahun 2013, beberapa fasilitas kesehatan yang masuk dalam tingkat I antara lain:

  • Puskesmas atau yang setara,
  • Praktik dokter,
  • Praktik dokter gigi,
  • Klinik Pratama atau yang setara,
  • Rumah sakit kelas D atau yang setara.

Nah, saat pendaftaran BPJS kamu bisa memilih salah satu dari faskes tersebut sebagai penanganan awal ketika sakit. Pilih yang dekat dengan domisili juga ya! 

Apakah BPJS Bisa Digunakan di Klinik Lain?

Klaim pelayanan kesehatan dari BPJS Kesehatan bisa dilakukan di fasilitas kesehatan yang tertera di kartu BPJS.

Biasanya lokasi faskes ini ada di satu domisili dengan tempat tinggal atau tempat kerja. 

Namun, peserta bisa menggunakan di klinik lain jika:

  1. Peserta berada di luar kota untuk sementara waktu dan ingin menggunakan BPJS di klinik lain kota tersebut. Nah, peserta tetap bisa berobat di klinik lain dengan batas maksimal 3x kunjungan salam satu bulan. 
  2. Peserta pindah domisili atau menemukan faskes dengan akses lebih mudah. Jika terjadi hal ini maka peserta bisa melakukan perubahan Fasilitas Kesehatan TIngkat Pertama (FKTP).

Nah, perubahan Fasilitas Kesehatan TIngkat Pertama (FKTP) ini bisa dilakukan beberapa kali.

Namun, bisa dilakukan paling cepat 3 bulan sejak peserta terdaftar di FKTP sebelumnya.

Peserta BPJS bisa melakukan perubahan FKTP kurang dari 3 bulan, jika:

  • Peserta pindah domisili, dibuktikan dengan surat keterangan domisili
  • Peserta dalam pelatihan atau penugasan dinas, dibuktikan dengan surat keterangan pelatihan atau penugasan
  • Ingin kembali terdaftar di FKTP sebelumnya karena proses redistribusi (pemindahan peserta yang belum merata).

Bagaimana Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan?

Berikut beberapa cara untuk pindah faskes BPJS Kesehatan agar bisa dilakukan di klinik lain:

1. Melalui mobile JKN

  • Buka aplikasi JKN Mobile;
  • Login menggunakan nomor kartu BPJS Kesehatan atau NIK KTP; 
  • Jika belum terdaftar, lakukan pendaftaran terlebih dahulu ya. Isi NIK KTP atau nomor BPJS Kesehatan, nomor hp, dan password aplikasi. Lalu ikuti instruksi selanjutnya sampai selesai.
  • Login dan masuk ke halaman utama, lalu pilih “Ubah Data Peserta”.
  • Pilih nama peserta yang akan pindah faskes atau klinik.
  • Setelah muncul pop up bertuliskan “Ubah Fasilitas Kesehatan Pertama”, segera isi data faskes tujuan. 
  • Tunggu sampai muncul notifikasi bahwa data sudah berhasil diperbarui.

Perubahan faskes secara online ini tidak berlaku jika perubahan KTP kurang dari 3 bulan. Jadi harus 3 bulan atau lebih ya!

2. Melalui kantor cabang BPJS Kesehatan

dengan mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan. Berikut tata caranya:

  • Siapkan dokumen pelengkap seperti kartu BPJS, e-KTP, dan kartu keluarga;
  • Datang ke kantor cabang BPJS terdekat lalu ambil nomor antrean di loket pelayanan;
  • Isi data di Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP) secara lengkap; 
  • Isi kolom faskes baru yang diinginkan; 
  • Tunggu sampai proses selesai, sampai petugas menyatakan bahwa data yang diinginkan sudah berhasil diubah.

Jika perubahan sudah selesai, maka kartu BPJS Kesehatan baru bisa digunakan satu bulan setelah proses penggantian faskes dilakukan.

Nah, dengan begitu kamu sudah bisa menggunakan BPJS Kesehatan di klinik lain. 

Faskes Tingkat I BPJS untuk Pelayanan Apa Saja?

BPJS Kesehatan memiliki sistem berjenjang yang mengharuskan pasiennya untuk datang ke faskes tingkat I terdekat terlebih dahulu. 

Pelayanan kesehatan tingkat I ini memberikan dua layanan, yaitu Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) dan Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP).

1. Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP)

Berikut sejumlah layanan RJTP untuk pasien BPJS:

  1. Pelayanan promotif preventif (promosi kesehatan dan pencegahan)
  • Imunisasi rutin, 
  • Program Keluarga Berencana, seperti konseling dan layanan kontrasepsi (bekerja sama dengan BKKBN),
  • Skrining riwayat kesehatan dan pelayanan penapisan, dengan tujuan mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan penyakit tertentu,
  • Peningkatan kesehatan untuk peserta yang menderita penyakit kronis.
  1. Pelayanan rehabilitatif dan kuratif (pengobatan)
  • Administrasi pelayanan, 
  • Konsultasi medis, pemeriksaan, dan pengobatan,
  • Tindakan medis non-spesialistik,
  • Pelayanan obat, bahan habis pakai, dan alat kesehatan, 
  • Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat I.

2. Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP)

Berikut adalah  layanan RJTP untuk pasien BPJS:

  • Pendaftaran dan administrasi pelayanan,
  • Akomodasi rawat inap,
  • Konsultasi medis, pemeriksaan, dan pengobatan,
  • Tindakan medis non-spesialistik, baik operatif dan non-operatif,
  • Pelayanan kebidanan untuk ibu, bayi, dan balita, 
  • Pelayanan obat, alat kesehatan, dan bahan habis pakai,
  • Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat I.
  • Imunisasi rutin, 
  • Program Keluarga Berencana, seperti konseling dan layanan kontrasepsi (bekerja sama dengan BKKBN),
  • Skrining riwayat kesehatan dan pelayanan penapisan, dengan tujuan mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan penyakit tertentu,
  • Peningkatan kesehatan untuk peserta yang menderita penyakit kronis.

Jadi, Sudah Paham Cara Cek Faskes BPJS Kesehatan?

Bagaimana? Mudah kan cara cek faskes BPJS Kesehatan?

Kamu bisa cek faskes BPJS online maupun offline ke kantor cabang BPJS terdekat!

Kalau kamu masih punya pertanyaan seputar fasilitas BPJS Kesehatan, atau kamu punya pengalaman tersendiri yang ingin dibagikan, yuk sharing di kolom komentar!

Artikel Terkait Lainnya