Berjemur di Pagi Hari

Semenjak virus Corona melanda berbagai negara di dunia, banyak pakar yang mengajak masyarakat untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Ini dikarenakan, sinar matahari pagi memiliki kandungan vitamin D yang melimpah sehingga mampu meningkatkan imunitas untuk menangkal virus.

Tidak hanya itu, sinar matahari juga menawarkan segudang manfaat yang bagus untuk tubuh, lho.

Lantas, apa saja manfaat berjemur di bawah sinar matahari pagi?

Bagaimana cara memeroleh manfaat tersebut secara maksimal?

Yuk, simak ulasan berikut

Mengapa Kita Dianjurkan untuk Berjemur pada Pagi Hari?

Berjemur

Center for Disease Control and Prevention (CDC), merekomendasikan vitamin D untuk membantu mengatasi virus Corona.

Alasannya, karena vitamin D3 dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Bahkan kekurangan vitamin tersebut diketahui berhubungan dengan penyakit jantung, diabetes, infeksi saluran pernapasan, dan autoimun.

Di mana, UV-B (ultraviolet B) yang bersumber dari sinar matahari bisa membantu kamu memproduksi vitamin D3 ini pada kulit.

Berjemur di pagi hari merupakan cara paling simpel untuk membentuk daya tahan tubuh.

Apalagi sebagai masyarakat Indonesia, kita sangat diuntungkan, lho.

Bagaimana, tidak?

Indonesia berada di daerah tropis dengan paparan sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun.

Jadi, mengapa tidak dimanfaatkan saja untuk berjemur di pagi hari?

Berjemur di bawah paparan sinar matahari pagi dapat meningkatkan produksi vitamin D dalam tubuh manusia.

Efeknya pun bagus untuk menjaga fungsi otot dan saraf.

Table of Contents

Apa Manfaat Berjemur di Pagi Hari?

Seperti yang telah dijelaskan, manfaat sinar matahari pagi bagus untuk menunjang daya tahan tubuh.

Berikut sederet manfaat yang bisa kamu peroleh apabila berjemur di pagi hari.

1. Meningkatkan Kesehatan Tulang

tulang

Dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi, kamu bisa meningkatkan kesehatan tulang di dalam tubuh.

Sebab, vitamin D dari sinar matahari akan merangsang proses penyerapan kalsium yang bagus untuk tulang.

Apalagi vitamin D secara alami bisa merangsang fosfor yang membuat tulang kamu menjadi lebih kuat.

Selain itu, perlu diketahui bahwa vitamin D3 sendiri termasuk jenis yang larut di dalam lemak.

Dengan demikian, apabila kamu punya vitamin D3 yang lebih tinggi di dalam darah, kemungkinan patah tulang juga akan semakin kecil.

Ini dikarenakan vitamin tersebut berperan dalam hal kepadatan tulang.

2. Meningkatkan Pertumbuhan pada Anak-Anak

Memiliki anak yang masih dalam masa pertumbuhan?

Jika iya, sebaiknya kamu ajak mereka untuk berjemur di pagi hari secara rutin.

Salah satu manfaat kesehatan dari berjemur di pagi hari yakni dapat membantu meningkatkan pertumbuhan pada anak anak, terutama bayi.

Kamu pasti sering mendengar atau melihat orang tua yang menjemur bayi mereka, bukan?

Menjemur bayi memang dianjurkan karena sinar matahari pagi memiliki banyak manfaat untuk kulit si kecil.

Selain itu, berjemur akan membantu memecah bilirubin dalam darah bayi sehingga kadarnya kembali normal.

Sinar matahari juga mengandung spektrum cahaya biru yang bisa mengurangi kadar bilirubin.

Bilirubin sendiri merupakan hasil dari pemecahan sel darah merah, yakni pigmen berwarna oranye kuning yang proses terbentuknya terjadi secara alami.

Nah, kadar bilirubin yang berlebihan inilah yang dapat memicu penyakit kuning.

Dengan kata lain, fungsi berjemur di pagi hari salah satunya adalah mengatasi penyakit kuning tersebut.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Bagi orang yang menderita penyakit autoimun, berjemur di pagi hari akan sangat bermanfaat.

Kenapa demikian?

Sebab, sinar matahari pagi juga bisa menekan sistem imun sehingga berjemur dapat menjadi salah satu jawaban dari penyakit seperti psoriasis.

Penyakit psoriasis merupakan penyakit yang disebabkan karena autoimun tubuh menyerang sel sel kulit sehat.

Ketika kulit terkena sinar matahari secara langsung, maka sel darah putih akan mengalami sebuah peningkatan.

Di mana, fungsi sel darah putih tersebut melawan berbagai mikroorganisme penyebab infeksi sehingga kekebalan tubuh pun akan terjaga dengan baik.

4. Mengurangi Risiko Penyakit Kanker

Sebuah penelitian dari University of California, menyebutkan bahwa vitamin D terbukti dapat menurunkan risiko pengembangan segala jenis kanker.

Penelitian tersebut dilakukan pada pasien kanker, dan menunjukkan bahwa pasien kanker usus besar di Meksiko lebih rendah dari pasien kanker usus besar di New York.

Hasil tersebut berkaitan dengan intensitas cahaya matahari yang menyinari daerah Meksiko, mengingat bahwa negara tersebut termasuk negara dengan zona tropis dan subtropis.

Penyakit kanker sendiri memang risikonya lebih tinggi apabila kamu kekurangan vitamin D.

Maka dari itu, kamu bisa memeroleh vitamin D yang cukup lewat berjemur di pagi hari.

5. Meningkatkan Fungsi Otak

otak

Sinar matahari pada pagi hari bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak.

Hal tersebut dijelaskan oleh seorang ilmuwan saraf dari University of Cambridge, bahwa kadar vitamin D yang rendah pada sekitar 1.700 orang akan memengaruhi fungsi kognitif yang terus berkurang.

Beberapa penelitian lain pun mendukung pernyataan tersebut karena sinar matahari dapat membantu pertumbuhan sel saraf yang ada di hippocampus (salah satu bagian dari otak).

6. Menurunkan Tekanan Darah

Kamu punya tekanan darah tinggi?

Jika iya, yuk biasakan untuk rutin berjemur di pagi hari.

Sebuah penelitian dari University of Edinburgh menjelaskan bahwa tubuh akan melepaskan senyawa ke pembuluh darah ketika sinar matahari menyentuh kulit.

Nah, senyawa bernama nitric oxide tersebut mempunyai fungsi membantu menurunkan tekanan darah.

7. Menyembuhkan Kelainan Kulit

Kamu tahu enggak sih, kalau kelainan pada kulit seperti eksim, infeksi jamur, psoriasis, jerawat, dan penyakit kuning ternyata dapat disembuhkan hanya dengan bantuan paparan sinar matahari, lho.

Yap, ini bisa terjadi karena sinar matahari punya kandungan yang bagus untuk kulit.

Meski begitu, para penderita penyakit kulit sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berjemur, ya.

Kamu juga bisa lho, menggunakan fitur dari ReyCare untuk berkosultasi dengan dokter spesialis.

Selain mudah, dengan menjadi member Rey kamu juga bisa tebus resep obat secara gratis!

8. Meningkatkan Kualitas Tidur

tidur sehat

Kalau kamu punya masalah tidur seperti insomnia dan sulit mempertahankan ritme sirkadian yang normal, yuk rutin berjemur pada pagi hari.

Ketika kelenjar pineal dalam otak dan produksi melatonin akan menerima sinyal dari mata ketika kamu terpapar sinar matahari.

Dengan begitu, tubuh memiliki gambaran yang jelas bahwa saat itu bukan malam hari sehingga bisa membuat ritme sirkadian tetap normal dan mendapat kualitas tidur yang lebih baik.

9. Mengurangi Depresi Ringan

Sinar matahari dapat memicu otak melepaskan hormon serotonin yang punya peran penting dalam memperbaiki suasana hati menjadi lebih baik.

Tidak heran, apabila khasiat berjemur di pagi hari dapat mengurangi depresi ringan.

Jadi, kalau kamu saat ini sedang stres karena pekerjaan atau lainnya, bagaimana kalau menyempatkan diri untuk berjemur pada pagi hari?

10. Detoksifikasi Tubuh

Sinar matahari juga bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh dengan cara memperbaiki fungsi pada hati.

Apalagi sinar matahari ini akan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh sehingga proses membersihkan racun-racun yang ada di dalam tubuh menjadi lebih efektif.

Racun tersebut kemudian dibersihkan melalui aliran darah secara otomatis.

11. Mencegah Terinfeksi Virus Corona

virus

NCBI (National Center for Biotechnology Information) melakukan sebuah penelitian yang menunjukkan, bahwa pemulihan pasien Covid-19 memiliki korelasi yang signifikan terhadap paparan sinar matahari.

Efek tersebut muncul lantaran kandungan UV-B pada sinar matahari pagi dapat meningkatkan vitamin D dalam tubuh.

Alhasil, dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh kamu.

Berjemur di Pagi Hari Sebaiknya Jam Berapa?

berjemur

Berjemur di pagi hari memang punya banyak manfaat bagi tubuh.

Akan tetapi, kamu juga perlu hati-hati, ya.

Sebab, sinar matahari juga mengandung radiasi ultraviolet yang punya dampak negatif bagi tubuh.

Radiasi sinar ultraviolet (UV) tersebut terbagi dalam tiga jenis, yaitu UV-A, UV-B, dan UV-C.

Dilansir dari artikel kesehatan UGM, Montreal Protocol Scientific Assessment menjelaskan bahwa sinar:

  • UV-A, bisa menyebabkan kulit keriput.
  • UV-B, dapat membawa risiko kanker kulit
  • UV-C, paling berbahaya bila dibandingkan UV-B.

Tentu kamu tidak ingin hal ini terjadi, kan?

Dampak negatif tersebut dapat terjadi apabila kamu berjemur pada waktu yang salah.

Dengan kata lain, kamu tidak bisa berjemur di setiap waktu.

Ada waktu tertentu yang memiliki sinar matahari dengan tingkat sinar ultraviolet yang tinggi.

Apabila terpapar jumlah yang terlalu banyak, maka kamu berisiko mengalami masalah kesehatan tersebut.

Intensitas radiasi paling tinggi di khatulistiwa sendiri adalah saat tengah hari.

Dalam hal ini, disarankan berjemur antara pukul 07.30 sampai dengan 09.30 pagi saja.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan intensitas sinar ultraviolet yang relatif rendah pada pukul 15.00 sampai dengan 16.00 di sore hari.

Berjemur yang Bagus Berapa Menit?

Vitamin D3 yang didapatkan dari berjemur memang bagus untuk tubuh.

Akan tetapi terlalu lama berjemur tidak lantas membuat vitamin D3 yang kamu dapatkan semakin banyak dan bagus untuk kesehatan.

Sebaliknya, paparan sinar matahari yang terlalu lama justru bisa menimbulkan risiko kesehatan.

Khususnya pada kulit, seperti gatal, ruam, dan kadang dibarengi rasa panas pada bagian tubuh yang terus terpapar sinar matahari.

Lantas, berapa lama waktu yang bagus untuk berjemur?

Sebenarnya durasi berjemur dipengaruhi beberapa faktor seperti derajat pigmentasi kulit, kondisi cuaca, posisi lintang, musim, dan waktu.

Apakah Baik Jika Berjemur Setiap Hari?

berjemur

Matahari pagi mengandung vitamin D3 yang dapat meningkatkan produksi vitamin D di dalam tubuh.

Salah satu manfaat berjemur yakni untuk menjaga kekebalan dan kesehatan tubuh kamu.

Mengetahui hal tersebut, mungkin membuatmu berencana untuk berjemur setiap hari agar mendapat segudang manfaatnya.

Tapi sebenarnya hanya dengan berjemur 2-3 kali dalam seminggu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin D, lho.

Meski begitu, tidak ada larangan untuk berjemur setiap hari, ya.

Selama kamu melakukannya dalam waktu dan durasi yang telah dianjurkan. 

Penutup

Jadi, itulah berbagai manfaat berjemur di pagi hari hingga waktu yang tepat untuk berjemur dan durasinya.

Di mana, paling dianjurkan untuk berjemur antara pukul 07.30-09.30 pagi selama kurang lebih 5-10 menit.

Dengan begitu, kamu pun dapat memeroleh sederet manfaat dari sinar matahari pagi yang bagus untuk tubuh.

Masih ada pertanyaan tentang topik ini? Yuk, tulis di kolom komentar.

Artikel Terkait Lainnya