Rekomendasi Vitamin untuk Lansia antara lain zat besi, vitamin D, vitamin C, dan lainnya.

Kandungan vitamin dan mineral merupakan kandungan yang dibutuhkan tubuh di segala usia, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga orang tua atau lansia.

Semakin tua usia, kedua kandungan ini tentunya juga harus dijaga asupannya agar tetap sehat.

Terutama jika kamu sudah menginjak usia senja, imun tubuh semakin rentan dan semakin mudah terserang penyakit.

Tapi, multivitamin apa saja yang harus dikonsumsi oleh lansia?

Terlebih jenis vitamin ada banyak dan bisa berbeda untuk tiap segmentasi umur, pasti membuat kamu bingung memilihnya.

Maka dari itu, yuk kita lihat daftar vitamin yang bagus untuk lansia di bawah ini!

Table of Contents

Vitamin Apa yang Bagus untuk Lansia?

Vitamin Apa yang Bagus untuk Lansia? Sebelum menentukan vitamin untuk lansia yang cocok, jangan lupa juga untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi harian lansia melalui makanan yang sehat dan cukup.

Sebelum menentukan vitamin untuk lansia yang cocok, jangan lupa juga untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi harian lansia melalui makanan yang sehat dan cukup.

Dengan asupan yang cukup dan pola makan sehat, otomatis tubuh tetap sehat.

Tiap vitamin juga memiliki fungsinya masing-masing yang harus disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Ada yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh, melawan infeksi, menjaga kekebalan tubuh hingga vitamin penambah nafsu makan untuk orang tua.

Jumlah vitamin yang masuk pun dapat berbeda antara lansia dan anak-anak karena berbagai faktor.

Oleh karena itu, ada baiknya mencari tahu kebutuhan gizi apa saja yang sedang dibutuhkan sebelum lansia mengosumsi vitamin.

Untuk jelasnya, berikut rekomendasi vitamin terbaik untuk lansia yang seringkali dibutuhkan.

1. Vitamin D

Suplemen vitamin pertama yang bisa dikonsumsi oleh lansia adalah vitamin D.

Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang akan semakin berkurang sehingga kemungkinan timbulnya masalah pada tulang dan sendi seperti osteoporosis semakin meningkat.

Penyakit osteoporosis dapat membuat tubuh lansia lebih rentan patah tulang apabila terjatuh.

Untuk menjaga kesehatan tulang, sebaiknya lansia mengonsumsi vitamin D.

Vitamin ini memiliki manfaat dalam menjaga kepadatan tulang dan membantu penyerapan kalsium.

Dalam studi Journal of Investigative Medicine, dijelaskan juga kalau vitamin D bisa menjaga daya tahan tubuh.

Sebaliknya, kekurangan vitamin D tidak hanya mengganggu kesehatan tulang, tetapi juga meningkatkan radang sendi.

Untuk menjaga kesehatan tulang pada lansia, sebaiknya banyak mengonsumsi makanan seperti salmon, telur, susu, dan ikan tuna karena mengandung vitamin D yang tinggi.

Selain itu, vitamin D juga bisa didapat dari sinar matahari sehingga disarankan agar lansia sering berjemur di bawah matahari pagi.

2. Kalsium

Hampir mirip dengan vitamin D, kalsium memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Tidak hanya tulang, tapi kalsium juga berperan besar dalam mengatur kekuatan otot tubuh termasuk otot jantung, pembentukan darah, hingga menjaga fungsi jantung.

Menurut beberapa penelitian, kalsium juga dapat membantu menurunkan resiko kanker usus.

Caranya dengan mengikat zat berbahaya di usus dan mencegah pertumbuhan tumor ganas.

Meski susu sering kali menjadi sumber kalsium utama, namun sayur hijau seperti bayam pok choy, sawi hijau, serta kacang-kacangan juga memiliki kandungan kalsium yang tinggi.

Baca juga: 17 Makanan Tinggi kalsium Selain Susu yang Harus Kamu Tahu!

3. Zat besi

Zat besi dibutuhkan untuk menjaga peredaran darah tetap lancar dan membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Mineral yang satu ini banyak terkandung di dalam daging merah, telur, hingga ikan seperti sarden dan tuna.

Zat besi dibutuhkan untuk menjaga peredaran darah tetap lancar dan membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Makanya, bagi lansia yang memiliki anemia atau darah rendah, sangat disarankan untuk rutin mengonsumsi makanan dengan zat besi tinggi.

Zat besi juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dengan meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Selain itu, zat besi juga berfungsi untuk menjaga fungsi otak seperti meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.

Baca juga: 21 Makanan yang Mengandung Zat Besi Tinggi untuk Kesehatan

4. Vitamin B12 (Kobalamin)

Vitamin B12 memiliki fungsi membantu pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan mata dan rambut, hingga memaksimalkan fungsi saraf.

Saat memasuki usia senja, umumnya lansia rentan kekurangan B12 karena tubuh semakin sulit untuk menyerap vitamin.

Untuk dapat memenuhi kandungan B12, makanan hewani seperti ikan, daging merah, daging unggas, telur, susu dan olahannya seperti keju dan yogurt dapat menjadi pilihan.

Sebuah riset melaporkan, kekurangan vitamin B12 dapat mengakibatkan beragam penyakit seperti neurodegeneratif seperti alzheimer dan parkinson.

5. Vitamin C

Pada lansia, fungsi vitamin C dapat membantu tubuh melawan berbagai penyakit dan infeksi, memperbaiki jaringan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, hingga menjaga sistem kekebalan tubuh.

Vitamin C bermanfaat dalam menjaga daya tahan tubuh dan mencegah infeksi seperti sariawan karena bersifat antioksidan.

Pada lansia, fungsi vitamin C dapat membantu tubuh melawan berbagai penyakit dan infeksi, memperbaiki jaringan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, hingga menjaga sistem kekebalan tubuh.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin C, lansia bisa mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk, nanas, strawberry, mangga, dan sebagainya.

6. Kalium

Satu lagi mineral yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang yakni kalium.

Mineral ini berfungsi untuk menjaga tekanan darah tetap stabil sehingga menurunkan resiko stroke, serta membantu fungsi otot untuk orang lanjut usia.

Untuk memenuhi kebutuhan kalium, kamu bisa mengonsumsi pisang karena buah ini memiliki kandungan kalium cukup tinggi. 

Selain pisang, buah bit, kentang, alpukat, hingga kacang-kacangan juga bisa menjadi pilihan kamu, lho.

7. Vitamin A

Vitamin A menjadi salah satu vitamin yang paling dibutuhkan oleh tubuh, terutama lansia. Manfaat vitamin ini yaitu dapat menjaga kondisi mata sehingga fungsi mata terjaga.

Vitamin A menjadi salah satu vitamin yang paling dibutuhkan oleh tubuh, terutama lansia.

Manfaat vitamin ini yaitu dapat menjaga kondisi mata sehingga fungsi mata terjaga.

Selain itu, vitamin ini juga mampu meningkatkan sistem imun dan kekebalan tubuh.

Tidak hanya itu, vitamin A juga memiliki fungsi antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas.

Wortel dikenal sebagai sumber asupan vitamin A tertinggi.

Selain itu, makanan yang mengandung vitamin A antara lain ikan makarel atau salmon, hati ayam, susu, bayam, hingga sawi juga bisa menjadi pilihan.

8. Magnesium

Mineral berikutnya yang diperlukan untuk menjaga kesehatan lansia adalah magnesium.

Magnesium dapat menjaga kadar gula darah, mengatur tekanan darah, dan menguatkan tulang, dan menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, magnesium juga dapat membantu menyerap kalsium dan vitamin D.

Untuk mendapatkan magnesium secara maksimal, jenis makanan yang bisa menjadi pilihan kamu antara lain ada bayam, kacang-kacangan, hingga coklat hitam.

9. Omega-3

Omega-3 memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan jantung dengan meningkatkan kolesterol baik, menjaga fungsi otak dan mata, hingga menurunkan resiko kanker karena memiliki sifat antiradang dan antikanker.

Omega 3 masuk ke dalam kategori lemak tak jenuh yang biasa ditemui di makanan laut seperti ikan salmon, sarden, tuna, tongkol, dan sebagainya.

Jika tidak menyukai atau alergi makanan laut, omega 3 juga dapat ditemukan pada telur, minyak zaitun, kacang kedelai, dan biji-bijian.

Omega-3 memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan jantung dengan meningkatkan kolesterol baik, menjaga fungsi otak dan mata, hingga menurunkan resiko kanker karena memiliki sifat antiradang dan antikanker.

10. Vitamin B6

Di usia senja, fungsi otak kerap kali menurun sehingga lansia membutuhkan asupan vitamin B6.

Vitamin B6 dibutuhkan karena dapat membantu lansia menjaga fungsi otak dan meningkatkan daya ingat.

Selain itu, vitamin ini dapat membantu mengolah nutrisi menjadi energi dari lemak, protein, dan karbohidrat, antibodi, dan sel darah merah.

Kekurangan vitamin B6 dalam tubuh dapat menimbulkan penyakit seperti radang usus.

Mengonsumsi vitamin B6 juga harus setiap hari karena vitamin ini dapat larut dalam air, artinya tubuh tidak bisa menyimpannya terlalu lama karena bisa terbuang bersama urin.

Vitamin ini juga mudah didapatkan dari makanan seperti ikan, ayam, daging sapi, dan buah-buahan seperti alpukat.

11. Folat

Kekurangan folat dapat menyebabkan anemia karena folat memiliki fungsi untuk membantu memproduksi sel darah merah dan menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Folat juga mampu membantu tubuh dalam menjaga kekebalan imun, hingga membentuk sel dan jaringan dalam tubuh.

Untuk mendapatkan asupan folat yang cukup, makanan seperti sayuran berwarna hijau, hati sapi, ayam, telur, dan kacang-kacangan.

12. Vitamin K

Pada lansia yang memiliki osteoporosis, sering ditemukan kekurangan vitamin K.

Selain vitamin D, ada juga lho, vitamin tulang untuk lansia yang perlu dikonsumsi.

Yap, vitamin K merupakan salah satu vitamin lansia yang harus kamu sediakan di rumah.

Untuk menjaga fungsi tubuh tetap maksimal, kebutuhan vitamin K tidak kalah pentingnya dengan vitamin lain.

Pada lansia yang memiliki osteoporosis, sering ditemukan kekurangan vitamin K.

Jadi bisa dikatakan kalau vitamin K penting dalam memelihara kesehatan tulang.

Enggak hanya itu, vitamin ini juga mampu meningkatkan fungsi kognitif dan daya ingat lansia, lho.

Umumnya, lansia rentan pada masalah jantung.

Namun, dengan bantuan vitamin K dapat menjaga tekanan darah dan mencegah mineralisasi yang dapat menyumbat pembuluh darah.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin K, kamu bisa mengonsumsi buah blueberry, keju, bayam dan lainnya.

13. Zinc

Zinc dikenal juga sebagai seng.

Mineral ini memiliki peran menjaga kekebalan daya tahan tubuh karena membantu enzim menjalankan perannya.

Apabila kamu kekurangan mineral ini, kekebalan dalam tubuh otomatis menurun dan meningkatkan resiko peradangan dalam tubuh.

Oleh karena itu, konsumsi kacang-kacangan, gandum utuh, dan makanan berserat lainnya sangat disarankan karena memiliki kandungan zinc yang tinggi.

Bolehkah Lansia Minum Vitamin?

Bolehkah Lansia Minum Vitamin? konsumsi vitamin tambahan dan suplemen bisa saja dibutuhkan oleh lansia. Contohnya ketika lansia sedang sakit atau menurunnya nafsu makan karena kondisi tertentu. Tapi, perlu diperhatikan juga kandungan vitamin yang dikonsumsi, ya.

Menjaga pola makan yang sehat dan seimbang sangatlah penting.

Sebelum memilih vitamin, pastikan dulu lansia mendapatkan makanan yang bernutrisi dan cukup.

Karena pada dasarnya, vitamin dan mineral sudah terkandung di dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari seperti sayuran, kacang-kacangan, buah, daging, telur, dan lainnya.

Namun, dalam kondisi tertentu, konsumsi vitamin tambahan dan suplemen bisa saja dibutuhkan oleh lansia.

Contohnya ketika lansia sedang sakit atau menurunnya nafsu makan karena kondisi tertentu.

Tapi, perlu diperhatikan juga kandungan vitamin yang dikonsumsi, ya.

Pasalnya, terlalu berlebihan dalam mengonsumsi multivitamin untuk lansia malah menambah penyakit.

Selain itu, kelebihan nutrisi atau vitamin juga akan dibuang tubuh melalui ginjal dan dikeluarkan melalui urin.

Oleh karena itu, sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum kamu memilih produk multivitamin.

Kini, konsultasi juga sudah mudah, lho.

Cuma butuh smartphone aja, lalu kamu bisa chat dokter sepuasnya.

Mau rawat inap, rawat jalan, hingga tebus obat juga bisa gratis kalau kamu sudah menjadi member Rey.

Info lebih lanjut kamu bisa klik banner ini, ya.

Penutup

Nah, itu dia rekomendasi multivitamin terbaik untuk lansia yang bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.

Apabila kamu membutuhkan vitamin tambahan, suplemen untuk lansia di apotek juga banyak diperjualbelikan.

Jangan lupa juga untuk selalu menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin secara alami, ya!

Ada pertanyaan seputar vitamin untuk orang tua atau lansia? Yuk, tanyakan di kolom komentar.

Artikel Terkait Lainnya