Cegah Diare, 11 Manfaat Daun Balakacida dan Efek Sampingnya

Cegah Diare, 11 Manfaat Daun Balakacida dan Efek Sampingnya
Dwi Julianti
Dwi Julianti
April 18, 2023
5 menit membaca

Daun balakacida yang memiliki nama ilmiah Chromolaena odorata merupakan salah satu jenis tanaman gulma atau pengganggu yang tersebar luas di Indonesia.

Tanaman ini dianggap gulma dan musuh petani karena bisa tumbuh dengan cepat dan meluas, serta merusak tanaman budidaya.

Daun balakacida memiliki ciri daun berbentuk oval dengan bagian bawah lebih lebar dan memiliki pinggiran bergerigi.

Semakin ke ujung, daunnya semakin runcing dengan tekstur kasar.

Daun balakacida ini selalu berbunga di musim kemarau.

Tanaman balakacida termasuk salah satu jenis tanaman pengganggu, namun dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan.

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Lalu, apa saja manfaat daun balakacida untuk kesehatan? Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

Manfaat Daun Balakacida

Manfaat Daun Balakacida mengandung senyawa khas tanaman atau fitonutrien, seperti flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, dan steroid.

Daun balakacida mengandung senyawa khas tanaman atau fitonutrien, seperti flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, dan steroid.

Selain itu, tanaman ini juga kaya akan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti magnesium, kalsium, fosfat, kalium, zat besi, dan seng.

Ada beberapa potensi manfaat kesehatan dari daun balakacida, antara lain:

1. Menjaga kesehatan jantung

Dalam tanaman balakacida terdapat kandungan saponin yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Kolesterol yang berlebihan dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah dan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Selain itu, saponin juga berpotensi memperkuat otot jantung sehingga dapat mengurangi risiko terkena gagal jantung kongestif.

2. Mengurangi nyeri

Daun balakacida baik untuk kesehatan tubuh karena di dalamnya terdapat flavonoid yang membantu mengurangi senyawa yang memicu peradangan. 

Peradangan ini merupakan respons pertama yang terjadi saat terkena benturan dan memberikan sensasi nyeri dan bengkak. 

Menurut Journal of Pharmaceutical Sciences and Medicine, daun ini juga mengandung alkaloid dan saponin yang bisa langsung meredakan sensasi nyeri. 

3. Mempercepat penyembuhan luka

Manfaat dari daun balakacida selanjutnya adalah untuk mengobati luka. 

Daun balakacida mengandung tanin yang dapat melawan bakteri penyebab infeksi seperti Candida albicans, Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus.

Luka terbuka sangat rentan terhadap bakteri tersebut, yang dapat memperlambat penyembuhan.

Selain itu, daun balakacida juga kaya akan antioksidan yang dapat membantu mempercepat penutupan luka bakar dan mengurangi pendarahan.

4. Mengendalikan kadar gula darah

Balakacida mengandung saponin, flavonoid, dan tanin yang bersifat antioksidan.

Senyawa tersebut dapat berfungsi untuk melindungi sel pankreas dari radikal bebas. 

Jika sel pankreas rusak, maka produksi hormon insulin akan terganggu.

Flavonoid pada balakacida dapat mencegah atau memperlambat kematian sel yang dapat memicu luka pada penyakit diabetes.

Baca Juga: Ampuh! 17 Jenis Makanan Penurun Gula Darah Tinggi

5. Mengendalikan gejala tukak lambung

Kandungan tanin pada balakacida berperan untuk menghentikan pendarahan akibat tukak lambung.

Tak hanya itu, kandungan ini juga bisa mencegah kerusakan dan meningkatkan kadar trombosit.

Penurunan kadar trombosit ini berkaitan dengan pendarah yang bisa membuat tukak lambung semakin parah.

6. Menjaga kesehatan alat reproduksi wanita

Salah satu manfaat daun balakacida untuk kesehatan wanita adalah untuk mencegah berbagai penyakit pada bagian reproduksi wanita mulai dari mengobati kista hingga kanker serviks.

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia bagi wanita.

Begitu pula dengan kista, penyakit berupa benjolan yang biasanya menyerang organ reproduksi. 

Nah, salah satu obat herbal yang diyakini bisa mengatasi atau mencegah penyakit tersebut adalah meminum teh balakacida. 

7. Mengobati asam lambung

Daun balakacida sering dibuang karena dianggap tanaman yang merugikan para petani.

Namun siapa sangka bahwa daun ini memiliki manfaat untuk mengobati asam lambung secara berlebihan. 

Asam lambung berlebihan akan membuat katup antara kerongkongan dan lambung menjadi tidak bisa berfungsi dengan baik yang mengakibatkan GERD. 

Nah, kamu bisa mengatasinya dengan meminum air rebusan daun balakacida setiap pagi sebelum sarapan. 

Baca Juga: Anjuran 9 Minuman untuk Penderita Asam Lambung yang Aman

8. Mengobati jerawat

Salah satu manfaat dari daun balakacida untuk kecantikan adalah sebagai obat jerawat.

Kandungan nutrisi pada daun balakacida yaitu anti bakteri dan antibiotik bisa membantu mengatasi jerawat pada wajah. 

Caranya yaitu dengan menumbuk kasar daun kemudian mengoleskannya ke bagian wajah yang ingin diobati.

9. Menurunkan risiko penyakit malaria

Sering merugikan di dunia pertanian, daun ini bisa melawan parasit pemicu malaria.

Didalamnya terdapat Quercetin yang bersifat antioksidan dan bisa melawan beberapa jenis parasit pemicu malaria.

Antioksidan ini juga berperan untuk menurunkan risiko komplikasi malaria.

Namun, tidak dianjurkan menggunakan daun balakacida sebagai satu-satunya obat dikarenakan studinya masih terbatas.

10. Mencegah diare

Kandungan tanin dan flavonoid didalamnya berpotensi melawan bakteri penyebab diare yaitu Escherichia coli dan Salmonella typhi.

Kedua bakteri ini bisa memicu keracunan akibat makanan serta penyebab utama tifus. 

Namun, penelitian akan khasiat daun ini masih terbatas sehingga masih perlu dikaji lebih lanjut.

11. Mengobati asam urat

Daun balakacida juga bisa digunakan sebagai obat asam urat.

Cara menggunakannya yaitu dengan mengonsumsi daun balakacida 3 kali dalam sehari.

Baca Juga: 11 Makanan Jadi Pantangan Asam Urat, Waspada!

Efek Samping Daun Balakacida

Meskipun daun balakacida memiliki berbagai manfaat kesehatan, namun ada beberapa efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain Keracunan dan gangguan pencernaan

Meskipun daun balakacida memiliki berbagai manfaat kesehatan, namun ada beberapa efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain:

  1. Keracunan: Daun balakacida mengandung senyawa racun seperti saponin, alkaloid, dan asam oksalat yang dapat menyebabkan keracunan jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.

  2. Gangguan pencernaan: Kandungan saponin pada daun balakacida bisa mengganggu pencernaan dan menyebabkan diare.

  3. Gangguan keseimbangan elektrolit: Kandungan asam oksalat pada daun balakacida dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh dan menyebabkan masalah pada ginjal.

  4. Reaksi alergi: Beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi seperti gatal-gatal, ruam kulit, dan sesak napas setelah mengkonsumsi atau menyentuh daun balakacida.

Jika mengalami efek samping setelah mengonsumsi daun balakacida, sebaiknya segera hentikan penggunaannya dan konsultasikan dengan dokter, ya. 

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Penutup

Nah, itulah beragam manfaat daun balakacida untuk kesehatan tubuh.

Manfaat yang didapat sebagian besar berasal dari kandungan saponin, tanin, dan flavonoid. 

Ketiga kandungan tersebut memiliki sifat antioksidan, antiparasit, hingga antibakteri.

Masih ada pertanyaan seputar daun balakacida? Yuk, tulis di kolom komentar!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Kembali
Rekomendasi Artikel
May 19, 2022
Mengenal Olahraga Lari untuk Pemula Beserta Manfaatnya!

Banyak yang mengira lari adalah olahraga simpel.  Padahal olahraga ini tidak hanya sekedar mengangkat kaki...

Yosephine Yosephine
9 menit membaca
March 21, 2023
Jangan Asal Makan, Ini 10 Menu Buka Puasa Sehat untuk Tubuh

Buka puasa merupakan momen yang paling dinanti bagi mereka yang menjalani ibadah puasa. Segarnya makanan...

Yosephine Yosephine
9 menit membaca
October 17, 2023
7 Jenis Makanan Pereda Batuk dan Pilek

Batuk adalah respon alami tubuh untuk mengeluarkan kuman atau debu yang dapat mengiritasi tenggorokan atau...

Dwi Julianti Dwi Julianti
7 menit membaca