Mata kering merupakan kondisi ketika mata mengalami gangguan pada permukaan mata, yang ditandai dengan ketidakstabilan produksi dan fungsi dari lapisan air mata.

Mata kering merupakan kondisi ketika mata mengalami gangguan pada permukaan mata, yang ditandai dengan ketidakstabilan produksi dan fungsi dari lapisan air mata.

Mata kering adalah gejala umum yang cukup sering terjadi dan memengaruhi 300 juta lebih orang di seluruh dunia.

Biasanya, mata kering disertai dengan perasaan gatal dan tidak nyaman setelah menatap layar digital.

Namun di beberapa kasus, kondisi mata kering juga menunjukkan gejala masalah penglihatan yang lebih serius. 

Lantas, apakah mata kering berbahaya?

Yuk, cari tahu ciri-ciri dan pengobatan mata kering yang bisa kita lakukan!

Table of Contents

Apa Itu Mata Kering?

Apa Itu Mata Kering? Mata kering adalah kondisi yang terjadi ketika jumlah atau kualitas air mata tidak mencukupi untuk melumasi mata.

Mata kering adalah kondisi yang terjadi ketika jumlah atau kualitas air mata tidak mencukupi untuk melumasi mata.

Air mata merupakan gabungan dari air, lendir, minyak, hingga antibodi dan protein yang berfungsi mencegah adanya gangguan atau penyebab infeksi pada mata.

Ketika mata berkedip, normalnya air mata akan mengaliri permukaan mata.

Namun pada mata kering, produksi atau komposisi air mata mengalami gangguan.

Kondisi mata kering dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di mata, bahkan bisa merusak permukaan bola mata.

Gangguan mata ini sebenarnya cukup sering terjadi, sehingga penting untuk menjaga mata agar terhindar dari sindrom mata kering.

Ciri-Ciri dan Gejala Mata Kering

Penderita mata kering biasanya akan mengeluhkan mata gatal, berpasir, silau, nyeri, dan lainnya.

Di beberapa kasus, penderita mata kering juga akan mengalami gejala munculnya air mata palsu. 

Hal ini terjadi saat mata tidak memiliki kelembapan yang cukup untuk mengirim sinyal darurat melalui sistem saraf dan meminta lebih banyak pelumas. 

Sistem saraf mata kemudian akan menanggapi permintaan darurat tersebut dengan membanjiri mata menggunakan air mata.

Namun air mata darurat ini tidak memiliki komposisi air mata normal, hanya terbuat dari air.

Air mata palsu ini hanya bisa membilas kotoran, tapi tidak melembapkan mata dengan baik. 

Ada beberapa gejala mata kering yang mudah dikenali ketika kamu mengalami keluhan mata kering, seperti:

  • Mata terasa perih.
  • Mata merah.
  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Adanya sensasi kesat atau berpasir di dalam mata.
  • Merasakan sensasi panas dan menyengat di dalam mata.
  • Terasa seperti ada yang mengganjal di dalam mata.
  • Mata mulai memerah.
  • Mata lelah dan berair.
  • Penglihatan kabur.
  • Terdapat lendir di dalam atau sekitar mata.

Gejala mata kering bisa memengaruhi satu atau kedua mata.

Jika tidak segera diobati, kondisi tersebut akan menyebabkan peradangan, bisul, nyeri, hingga bekas luka di kornea. 

Bahkan di kasus tertentu, mata kering juga bisa menyebabkan kehilangan penglihatan sebagian.

Baca Juga: 6 Manfaat Kacamata Anti Radiasi, Adakah Efek Sampingnya?

Cara Mengatasi Mata Kering

Terdapat berbagai pilihan untuk mengatasi mata kering, mulai dari cara alami hingga resep dari dokter mata.

Berikut ini adalah beberapa cara pengobatan dan perawatan mata kering secara umum:

1. Air mata buatan

Cara yang paling umum digunakan untuk mengobati mata kering adalah menggunakan obat air mata buatan. 

Biasanya obat air mata ini ada dalam bentuk obat tetes, gel, hingga salep. 

Air mata buatan bekerja dengan cara meningkatkan cairan pelumas pada mata dan mengurangi penguapan air mata. 

Dengan begitu, mata tidak akan mudah mengering. 

2. Operasi

Cara mengatasi mata kering berikutnya yakni dengan menjalani operasi mata.

Prosedur ini dilakukan jika sindrom mata kering yang dialami sudah cukup berat, yakni dengan menyumbat saluran pembuangan air mata secara permanen.

Sumbatan ini berfungsi untuk mencegah air mata mengering terlalu cepat dari mata. 

3. Mengonsumsi makanan bergizi

Selain melalui tindakan medis, mata kering juga bisa diatasi sendiri dengan mengonsumsi makanan bergizi. 

Makanan yang dianjurkan untuk kesehatan mata adalah makanan yang mengandung asam lemak omega-3. 

Mengonsumsi omega-3 sangat bermanfaat untuk membantu meningkatkan produksi air mata sehingga terhindar dari gejala mata kering.

Kamu bisa mendapatkannya dari sayuran hijau, minyak zaitun, ikan tuna, salmon, sarden, telur, alpukat, kacang-kacangan, biji rami, dan biji bunga matahari. 

Pastikan juga kamu memenuhi kebutuhan cairan harian dengan minum air putih yang cukup. 

4. Membatasi waktu

Menatap layar digital terlalu lama akan membuatmu cenderung jarang berkedip dan membuat mata menjadi kering. 

Karena itu, sisihkan waktu untuk mengistirahatkan mata dan berkediplah lebih sering saat beraktivitas di depan monitor untuk menjaga kesehatan mata.

Baca Juga: 6 Tips Sehat Bekerja di Depan Komputer Seharian, Simak Yuk!

5. Hindari mengucek mata

agar terhindar dari mata kering hindari mengucek mata. Saat mata terasa gatal dan seperti ada yang mengganjal, usahakan untuk tidak mengucek mata.  Kedipkan saja mata beberapa kali untuk meredakan rasa gatal dan kering. 

Saat mata terasa gatal dan seperti ada yang mengganjal, usahakan untuk tidak mengucek mata. 

Kedipkan saja mata beberapa kali untuk meredakan rasa gatal dan kering. 

Pasalnya, mengucek mata terlalu keras justru akan memperparah kondisi mata.

6. Kurangi paparan asap, angin, dan AC

Menghindari paparan asap dan angin yang berpotensi mengeringkan mata sangat baik untuk mengatasi mata kering tak kunjung sembuh

Selain itu, pastikan tidak terlalu lama menghabiskan waktu di ruangan ber AC.

Jika memang harus, maka kamu bisa mencoba menggunakan humidifier untuk mencegah udara terlalu kering.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari debu, asap, dan angin.

Jika kamu sudah melakukan beberapa cara di atas dan mata tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter, ya. 

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline.

Bahkan kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Klik banner ini yuk, untuk info lebih lanjut!

Diagnosis Mata Kering

Diagnosis mata kering bisa dilakukan dengan cara wawancara dan pemeriksaan fisik dengan dokter spesialis mata.

Selain itu, bisa juga dilakukan dengan tes schrirmer yang bertujuan untuk menentukan apakah produksi air mata cukup untuk membasahi mata.

Ada pula tes tear break up time, yang bertujuan melihat pola perubahan warna pada mata untuk mengetahui seberapa cepat mata menjadi kering.

Penyebab Mata Kering

Ada banyak kondisi dan kebiasaan yang menyebabkan mata kering dan gatal, seperti penggunaan kosmetik, hormon, dan lainnya.

Berikut adalah beberapa penyebab mata kering yang perlu kamu tahu.

1. Perubahan hormon

Hormon memiliki fungsi untuk merangsang produksi air mata.

Apabila terjadi perubahan hormon, maka bisa meningkatkan risiko mata kering.

Terutama penurunan hormon androgen yang biasa dialami oleh wanita dan ibu hamil.

Perubahan hormon ini terus terjadi, bahkan setelah melahirkan dan menyusui. 

Itulah mengapa pada masa tersebut wanita akan rentang mengalami gejala mata kering. 

Selain mata kering, penderitanya juga kadang mengalami mata perih atau terasa seperti ada yang mengganjal di dalamnya. 

Mata kering juga bisa menyebabkan penderita lebih sensitif terhadap cahaya menyilaukan yang membuat mata akan terasa gatal. 

2. Proses penuaan

Gangguan mata kering juga bisa disebabkan karena proses penuaan. Bahkan, perempuan pascamenopause berisiko lebih tinggi mengalami mata kering dibandingkan laki-laki pada usia yang sama.

Gangguan mata kering juga bisa disebabkan karena proses penuaan.

Bahkan, perempuan pascamenopause berisiko lebih tinggi mengalami mata kering dibandingkan laki-laki pada usia yang sama.

Kondisi ini terjadi karena produksi air mata yang semakin menurun seiring bertambahnya usia. 

Selain itu, kelopak mata juga menjadi lebih sensitif untuk meratakan air mata di seluruh permukaan mata. 

Itulah mengapa, semakin bertambahnya usia, maka risiko mengalami mata kering juga akan semakin besar. 

3. Kondisi medis

Beberapa penyakit dan kondisi medis tertentu nyatanya juga turut berdampak pada kemampuan kelenjar mata dalam memproduksi air mata. 

Beberapa kondisi yang berpengaruh antara lain:

  • Diabetes.
  • Lupus.
  • Rheumatoid arthritis.
  • Skleroderma.
  • Gangguan tiroid.
  • Sindrom sjogren.
  • Bell’s palsy.
  • Kekurangan vitamin A.
  • Alergi.
  • Dermatitis kontak.
  • HIV.

Banyak orang yang mengalami mata kering juga memiliki blefaritis atau meibomian gland dysfunction (MGD).

4. Lingkungan dan aktivitas

Sebenarnya faktor lingkungan bukanlah menjadi penyebab utama, namun bisa memperparah kondisi mata kering. 

Misalnya lingkungan yang berdebu, asap, angin, matahari, tiupan angin panas, cuaca kering, hingga tempat tinggi.

Selain lingkungan, aktivitas dan kebiasaan juga turut memengaruhi kondisi mata kering. 

Misalnya aktivitas membaca dan bekerja di depan layar komputer atau aktivitas yang membutuhkan konsentrasi visual lainnya yang membuat mata cenderung lebih jarang berkedip. 

Nah, dalam aktivitas tersebut, lapisan air mata akan lebih cepat menguap daripada proses isi ulangnya. 

5. Penggunaan kosmetik

Penggunaan kosmetik juga bisa menyebabkan mata kering, lho.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kosmetik, namun pastikan untuk merias area mata tidak terlalu dekat dengan garis bulu mata.

Ini dilakukan agar tidak memblokir kelenjar minyak yang berada di kelopak mata.

Selain itu, perhatikan juga lensa kontak yang kamu pakai mengandung cukup banyak air.

Agar terhindar dari mata kering, sebaiknya kamu mengurangi penggunaan make up bila tidak diperlukan.

6. Obat-obatan

Mata kering bisa menjadi efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu. 

Berikut beberapa obat-obatan yang bisa memicu penyebabnya:

  • Antihistamin.
  • Obat jerawat minum (isotretinoin).
  • Obat hipertensi.
  • Dekongestan.
  • Pil KB dan terapi hormon.
  • Antipsikotik dan antidepresan.
  • Obat penyakit parkinson.

7. Masalah pada struktur kelopak mata

Mata kering bisa terjadi karena adanya gangguan pada kelopak mata, yakni entropion dan ektropion.

Entropion merupakan kelopak mata yang berbalik ke dalam sedangkan ektropion merupakan kelopak mata yang berbalik ke luar

Selain itu, struktur kelopak mata yang kurang benar juga bisa membuat mata teriritasi akibat lapisan air mata yang menguap dengan cepat setelah terkena kontak dengan udara terus-menerus. 

Mata kering juga bisa disebabkan oleh lagophthalmos nocturnal, yaitu kondisi di mana kelopak mata tidak menutup sepenuhnya saat tertidur.

Baca Juga: 14 Cara Menghilangkan Mata Panda Secara Alami yang Harus Kamu Tahu

Pertanyaan Seputar Mata Kering

Kondisi mata kering yang dibiarkan tanpa penanganan tentu akan berbahaya dan menimbulkan masalah lainnya. 

Berikut beberapa pertanyaan seputar mata kering yang perlu kamu tahu:

Mata kering karena kekurangan vitamin apa?

Mata kering sebenarnya disebabkan oleh kurangnya volume air mata atau drainase serta terjadinya penguapan air mata yang terlalu cepat. 

Selain itu, kekurangan vitamin A juga bisa menyebabkan xeroftalmia yang diawali dengan rabun di malam hari yang kemudian juga menyebabkan mata kering dan kerusakan kornea. 

Itulah mengapa dibutuhkan vitamin A dalam menu keseharian untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah terjadinya defisiensi vitamin A. 

Makanan apa yang harus dikonsumsi jika mata kering?

Makanan yang disarankan untuk penderita mata kering adalah makanan yang kaya akan asam lemak omega-3.

Contohnya salmon, makerel, kenari, biji chia, sayuran hijau, minyak zaitun, ikan tuna, sarden, telur, alpukat, kacang-kacangan, biji rami, dan biji bunga matahari. 

Kandungan omega-3 akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kelembapan mata dengan meningkatkan produksi air mata. 

Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup.

Seimbangkan juga dengan nutrisi lain untuk menjaga kesehatan mata.

 Jika perlu, konsultasikan dengan ahli gizi untuk makanan terbaik. 

Apakah mata kering berbahaya?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Kondisi mata kering yang dibiarkan tanpa penanganan tentu akan berbahaya dan menimbulkan masalah lainnya. 

Berikut beberapa bahaya yang bisa disebabkan oleh mata kering:

  • Infeksi mata

Fungsi air mata adalah untuk melindungi permukaan mata dari infeksi. Air mata yang kurang atau mata kering akan membuat mata lebih mudah mengalami infeksi. 

  • Permukaan mata yang rusak

Mata kering dengan kondisi yang parah bisa menyebabkan abrasi permukaan kornea, ulkus kornea, peradangan pada mata, dan masalah penglihatan lainnya. 

  • Kualitas hidup menurun

Mata yang kering tentu akan memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Misalnya kesulitan untuk beraktivitas yang memerlukan fokus visual seperti membaca. 

Apakah mata kering bisa sembuh sendiri?

Sindrom mata kering umumnya bukan masalah penglihatan yang permanen. 

Sebagian hanya butuh waktu sebentar untuk kemudian sembuh dan berfungsi dengan normal kembali. 

Selain itu, kamu juga bisa mencoba beberapa cara untuk membuat proses pemulihan menjadi lebih cepat. 

Misalnya meneteskan obat tetes mata, mengonsumsi makanan sehat, dan membatasi penggunaan perangkat dengan layar digital.

Baca Juga: 8 Cara Menjaga Kesehatan Mata agar Tetap Sehat dan Jernih

Penutup

Pada kenyataannya, air mata punya peranan penting bagi kesehatan mata.

Tanpa produksi air mata yang memadai maka akan memicu penyakit mata kering. 

Seperti yang telah dijelaskan di atas, banyak penyebab dari gangguan penglihatan satu ini.

Tapi tenang, ada berbagai cara mengobati dan cara mencegah mata kering yang bisa kamu lakukan!

Jika masih ada pertanyaan seputar mata kering dan gatal jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar, ya!

Artikel Terkait Lainnya