15 obat batuk pilek untuk bayi dan anak sampai 1 tahun yang bisa kamu jadikan referensi

Batuk pilek yang dialami bayi berusia di bawah 1 tahun memang menjadi tantangan tersendiri. 

Mau diberi obat pereda, tapi usianya masih sangat kecil dan khawatir terjadi hal yang tidak diharapkan. 

Di bawah ini adalah 18 obat batuk dan pilek untuk bayi yang bisa kamu jadikan referensi.

Sebenarnya sekarang sudah ada obat batuk pilek bayi yang aman digunakan, hanya saja penggunaannya harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dulu, ya.

Yuk simak uraiannya di bawah ini.

Table of Contents

Mencermati Gejala Batuk Pilek pada Bayi

Batuk maupun pilek sebenarnya reaksi alami dari tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang seharusnya tidak ada dalam tubuh. 

Seperti pada orang dewasa, bayi dan anak-anak yang mengalami batuk pilek umumnya akan sembuh sendiri jika penyebab batuk pilek sudah keluar dari tubuh. 

Namun orang tua juga perlu lebih cermat, karena ada beberapa batuk pilek yang bisa berbahaya.

Sama dengan batuk pilek pada umumnya, bayi yang mengalami batuk pilek juga akan mengalami gejala lain, seperti demam dan kurang semangat minum ASI. 

Bayi juga bisa mengalami batuk kering dan berdahak, seperti pada orang dewasa.

Pemicu batuk kering pada bayi biasanya karena infeksi akibat rhinovirus yang menyerang saluran pernapasan sehingga menyebabkan pilek.

Dengan daya tahan tubuh yang masih sangat lemah, bayi lebih rentan terserang batuk pilek, bahkan bisa sampai 7 kali di tahun pertama usianya. 

Ada juga penyebab lain batuk kering pada bayi, misalnya sakit asma, batuk rejan, atau alergi terhadap hal tertentu.

Pada batuk berdahak, warna dahak bisa menjadi penanda adanya infeksi atau bahkan iritasi di saluran pernapasan bayi. 

Kalau dahaknya tampak putih atau bening, batuk biasanya disebabkan infeksi virus, tapi bisa juga karena alergi atau asap rokok.

Kalau dahaknya tampak kuning atau kehijauan, kemungkinan ada infeksi bakteri pada saluran pernapasannya. 

Keadaan yang perlu diwaspadai adalah jika dahaknya tampak kemerahan. Bisa saja sudah terjadi perdarahan di organ pernapasan si bayi.

Apa Obat untuk Bayi Batuk dan Pilek?

Di pasaran, sudah ada cukup banyak jenis obat batuk pilek bayi yang aman digunakan dengan catatan tetap diawasi dokter dalam pemberiannya. 

Kamu bisa menggunakan beberapa jenis obat di bawah ini untuk mengatasi batuk pilek pada bayi.

1. Tempra Drops

Kamu mencari mencari obat batuk pilek bayi 0-6 bulan di apotek? Atau, mencari obat batuk pilek untuk bayi 7 bulan?

Jika begitu, obat Tempa drop bisa menjadi pilihan.

Untuk melindungi bayi dari batuk dan pilek, kamu bisa mencoba obat Tempa drop yang di jual di apotek.

Tempra Drop dikenal luas sebagai obat untuk menurunkan demam. Tapi tahukah kamu kalau kandungan paracetamol dalam ini juga bisa meredakan batuk dan pilek pada bayi? 

Obat ini bisa diminum sebanyak 3-4 kali dengan jumlah 0,6 ml dalam sekali minum, untuk bayi berusia kurang dari 1 tahun. 

Efek obat ini bisa membantu bayi menjadi tenang sehingga bisa beristirahat lebih nyaman dan berangsur-angsur memulihkan batuk pileknya.

Harga Tempa Drops (15ml): Rp90.000-Rp100.000

2. Botanina Comforting Baby Oil

Penggunaan obat batuk pilek bayi tidak selalu diminum, bisa juga untuk penggunaan luar tubuh.

Botanina Comforting Baby Oil ini tidak hanya membantu menenangkan pernapasan, tapi juga meringankan sakit kepala dan merilekskan bayi. 

Penggunaan minyak ini diizinkan untuk bayi berusia minimal 6 bulan. 

Kamu bisa mengoleskan minyaknya langsung ke telapak kaki atau tubuh bayi. 

Bisa juga dicampurkan dengan air panas di kamar mandi.

Harga Botanina Comforting Baby Oil (30ml): Rp150.000-Rp160.000

3. Transpulmin Baby Balsam

Tanspulmin Baby merupakan balsam yang diperuntukkan untuk bayi di bawah usia 2 tahun.

Tanspulmin Baby merupakan balsam yang diperuntukkan untuk bayi di bawah usia 2 tahun.

Manfaat dari Transpulnin Baby antara lain mampu meredakan hidung tersumbat, sakit kepala, sakit perut, hingga memberikan kehangatan untuk si kecil.

Cara pakainya juga mudah kok, cukup oleskan pada dada, punggung, atau leher. Praktis banget, kan?

Harga Tranpulmin Baby Balsam (10g): Rp45.000-Rp70.000

4. Cessa Baby Cough & Flu

Cessa Baby Cough and Flu dibuat untuk penggunaan luar, karena pada dasarnya merupakan minyak esensial yang diekstrak dari berbagai bahan alami. 

Kamu bisa memakainya dengan mengoleskan obat ini ke punggung dan dada bayi sambil memijat lembut. Aroma terapi dan hangatnya obat bisa membantu mengobati batuk dan pilek pada bayi.

Harga Cessa Cough and Flu (8ml): Rp30.000-Rp35.000

5. Mucopect Drop

Mucopect Ambroxol HCl Drop merupakan salah satu obat yang digunakan untuk mengatasi masalah pada saluran pernapasan, seperti lendir atau dahak.

Dalam Mucopect Drop terkandung senyawa ambroxol hidroklorida (HCl) yang bisa mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan. 

Dosis obat ini untuk anak berusia kurang dari 2 tahun sebanyak 7.5 mg/ml dan diberikan 2 kali sehari. 

Sebagai catatan, harus sudah konsultasi dokter dahulu sebelum menggunakan obat ini.

Harga Mucopect Drop(20ml): Rp88.000-Rp100.000

6. Olbas Oil for Children

Olbas Oil for Children terdiri dari berbagai minyak aromaterapi herbal, mulai dari kayu putih, cengkeh, eucalyptus, dan lainnya. 

Sama seperti Cessa Cough & Flu dan Botanina Comforting Baby Oil, obat satu ini memang untuk dihirup. 

Cukup berikan beberapa tetes pada saputangan atau tisu dan dekatkan dengan si kecil. 

Anak yang berusia di bawah 2 tahun bisa diberikan 4 tetes saja. 

Namun anak yang berusia di atas 2 tahun bisa diberikan kurang lebih 10 tetes.

Karena mengandung mint, obat satu ini juga bisa membantu melegakan hidung yang tersumbat, serta membantu si kecil tidur saat batuk atau pilek.

Harga Olbas Oil for Children (12ml): Rp90.000-Rp100.000

7. Anacetine

Sirup yang mengandung parasetamol ini aman untuk digunakan anak-anak.

Obat batuk bayi ini juga merupakan obat sakit tenggorokan dan obat flu yang dijual bebas, jadi bisa kamu beli tanpa resep obat dari dokter.

Anacetine ampuh dalam mengatasi gejala flu, mulai dari pusing, demam, hidung tersumbat, hingga batuk. 

Namun, seperti obat batuk anak dan bayi pada umumnya, anacetine bisa menyebabkan rasa kantuk.

Dosisnya sendiri untuk bayi di bawah 1 tahun bisa 25 ml atau sekitar setengah sendok teh. 

Sementara itu, dosis untuk balita bisa hingga 50 ml atau 1 sdt. Obat anacetine untuk bayi ini sebaiknya dikonsumsi 3x sehari.

Harga Anacetine (60ml): Rp12.000-Rp15.000

8. Paracetamol

Sebenarnya parasetamol merupakan kandungan obat pereda nyeri. 

Dikenal juga dengan nama acetaminophen, fungsinya adalah pereda demam dan nyeri. 

Karena itu, obat paracetamol cocok bila si kecil juga mengalami demam.

Contohnya saja 3 obat sebelumnya yang bermerk Tempra Drop, Uni Baby’s Cough Syrup, dan Anacetine. 

Ada baiknya parasetamol diberikan pada anak yang sudah berusia di atas 2 bulan, tidak dilahirkan prematur, serta berbobot di atas 4 kg.

Berikut beberapa pilihan obat paracetamol lainnya:

  • Sanmol, dengan kandungan 24 mg parasetamol per 1 ml. Umumnya, bayi berusia kurang dari 1 tahun akan disarankan 2.5 ml saja untuk 3x sehari.
  • Alphamol drops, dengan kandungan 100 mg parasetamol per 1 ml. Umumnya, bayi berusia kurang dari 1 tahun akan disarankan 0.6 ml saja untuk 3x sehari.
  • Hufagesic syrup, dengan kandungan 2 mg parasetamol per 1 ml. Umumnya, bayi berusia kurang dari 1 tahun akan disarankan 2.5 ml saja untuk 3x sehari.
  • Panadol anak-anak, dengan kandungan 100 mg parasetamol per 1 ml. Obat ini memang khusus anak berusia kurang dari 1 tahun. Saran dosisnya pun 0.8-1.2 ml saja untuk 3x sehari.

Namun, kamu perlu mengingat bahwa parasetamol digunakan bila kondisi anak sudah cukup parah dan disertai demam. 

Selain itu, obat ini juga tidak disarankan untuk anak-anak yang mempunyai gangguan hati atau ginjal.

9. Ibuprofen

Sama seperti parasetamol, obat yang satu ini merupakan pereda gejala batuk yang cukup parah, seperti demam dan sakit kepala. Obat ini juga bisa kamu beli tanpa resep dokter.

Namun, efek samping ibuprofen pada lambung cukup parah. Si kecil bisa mengalami mual atau bahkan muntah jika dosisnya terlalu banyak dan diberikan terlalu cepat. 

Pastikan juga si kecil meminum obat ini setelah makan.

10. Larutan Saline

Larutan saline terbuat dari larutan garam yang sudah disterilisasi. Larutan ini memang dibuat menjadi obat tetes atau disemprotkan ke hidung supaya lendir di hidung dan tenggorokan bisa segera dikeluarkan. 

Larutan saline merupakan obat pilek untuk bayi 0-6 bulan di apotek yang bisa kamu cari. 

Lalu, bagaimana cara memakai cairan saline untuk bayi?

Untuk memakainya, cukup dengan meneteskan larutan saline ke lubang hidung kemudian bersihkan lendir menggunakan alat khusus pengisap lendir.

Gunakan larutan saline secukupnya untuk membantu hidung dan saluran udara si bayi bersih.

Hal ini akan membantu mereka bernapas lebih mudah.

11. Rhinos Neo Drop

Mungkin kamu sudah sering melihat obat Rhenos Neo Drop di apotek.

Tapi, sebenarnya Rhinos Neo Drop obat apa, sih?

Jadi, Rhinos Neo merupakan obat dengan kandungan Pseudephederine HCl.

Manfaat dari obat ini yaitu dapat meringankan gekala hidung tersumbat.

Untuk dosis pemakaiannya, untuk anak usia 2-5 tahun sebaiknya mengonsumsi sebanyak 3x sehari.

Apabila ingin menonsumsi obat ini, kamu perlu menunjukkan resep dokter, ya.

Harga Rhenos Neo Drop (10 ml): Rp70.000-Rp80.000

12. Levopront Sirup

Selain Rhinos Neo, apa saja obat batuk pilek anak yang membutuhkan resep dokter?

Salah satu obat batuk pilek anak resep dokter adalah Levopront sirup.

Levopront sirup mengandung levodropropine yang bermanfat untuk mengurangi batuk kering pada anak-anak. Ingat, obat ini hanya bisa digunakan sesuai petunjuk dokter, ya.

Harga Levopront Sirup (120ml): Rp70.000-Rp90.000

13. Sanmol Drop Sirup

Sanmol sirup mengandung zat aktif paracetamol (acetaminophen) yang berguna untuk menurunkan demam dan rasa nyeri kepala.

Sanmol drop atau Sanmol sirup merupakan obat batuk yang mudah dijumpai dipasaran.

Sanmol sirup mengandung zat aktif paracetamol (acetaminophen) yang berguna untuk menurunkan demam dan rasa nyeri kepala.

Lalu, Sanmol sirup bisa dikonsumsi untuk umur berapa saja, sih? Berikut, dosis pemakaian Sanmol sirup.

  • Usia 1-2 tahun: 3-4 x sehari 5 ml.
  • Usia 2-6 tahun: 3-4 x sehari 5-10 ml.
  • Usia 6-9 tahun: 3-4 x sehari 10-15 ml.
  • Usia 9-12 tanun: 3-4 x sehari 15-20 ml.

Harga Sanmol Drop Sirup (15ml): Rp20.000-Rp30.000 

Perhatian: Obat-obat yang disebut dalam artikel ini mungkin dapat ditarik oleh BPOM terkait kasus gagal ginjal akut progresif yang sedang terjadi. Pembaca dianjurkan untuk lebih teliti dalam membeli obat atau melakukan konsultasi chat dokter via Rey sebelum membeli obat.

Apa Obat Batuk Pilek Alami untuk Bayi?

asi sebagai obat batuk pilek alami untuk bayi

Mencari obat batuk pilek anak tradisional bagi anak yang usianya kurang dari empat tahun memang perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. 

Sebagai pertolongan pertama, kamu bisa memberikan obat pilek dan batuk alami untuk bayi yang ada dalam daftar ini.

Yuk, simak rekomendasi obat tradisional untuk bayi panas batuk pilek di bawah ini!

1. Madu

Madu bisa menjadi salah satu solusi utama untuk mengobati batuk.

Ini dikarenakan madu mampu mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Cukup satu sendok teh madu per hari ketika si bayi sedang tidak enak badan. 

Madu bisa memberikan efek meringankan batuk dan menenangkan seperti dextromethorphan.

Akan tetapi, madu juga bisa menimbulkan efek samping, seperti sakit perut hingga muntah, meskipun diberikan untuk anak berusia lebih dari setahun. 

Madu juga tidak boleh diberikan untuk bayi usia kurang dari setahun, karena bisa mengakibatkan reaksi keracunan/botulisme.

Oleh karena itu, gunakan madu sebagai obat batuk pilek anak 1 tahun ataupun lebih.

2. Air Hangat

Kalau masih ragu untuk memberikan si bayi madu, kamu bisa memastikan saja kalau si bayi mengonsumsi cukup air. 

Kamu harus memastikan bahwa anak mendapatkan cairan yang cukup saat sedang sakit.

Tapi ini hanya untuk anak berusia di atas 6 bulan, saat anak sudah bisa mengonsumsi makanan atau minuman lain, seain ASI.

3. Sup Ayam Hangat

Salah satu tips pengobatan alami untuk meredakan flu adalah dengan mengonsumsi sup ayam hangat.

Selain membantu menghangatkan tenggorokan, sup ayam hangat juga bisa menjadi vaporizer atau alat penguap. 

Uap tersebut sangat bermanfaat untuk mengencerkan lendir yang masih pekat di saluran hidung.

Alhasil, dapat meredakan hidung tersumbat.

4. ASI atau Air Susu Ibu

Tips redakan batuk dan pilek berikutnya yakni dengan memberi si kecil ASI.

Air susu ibu atau ASI secara natural memiliki leukosit, yaitu sel darah putih yang melawan infeksi penyakit. Karena itu, ASI penting dalam jangka pendek maupun panjang.

Ketika bayi sakit dan meminum ASI, tubuh ibu yang menyusui pun bisa mendeteksi infeksi melalui saliva bayi dan memicu produksi leukosit yang lebih tinggi. 

Alhasil, ASI memberikan antibodi kepada si kecil untuk melawan infeksi virus penyebab pilek dan batuk.

5. Sinar Matahari

Si kecil mengalami pilek dan batuk? Tenang, enggak perlu panik.

Ketika bayi mengalami pilek dan batuk, coba deh, jemur di bawah sinar matahari.

Meski sinar matahari tidak bisa sepenuhnya berperan sebagai obat batuk pilek bayi alami. 

Namun, setidaknya bisa memberikan vitamin D yang memperkuat sistem kekebalan tubuh. 

Vitamin satu ini baru bisa aktif ketika terpapar sinar matahari.

Karena itu, ada baiknya menjemur bayi di bawah matahari pagi agar dapat meningkatkan sistem imun tubuh.

Untuk memastikan waktu yang tepat dan berapa lama berjemur, pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter. 

Karena setiap bayi akan berbeda kasus, tergantung umurnya.

Lebih lengkap: Kapan Waktu Berjemur yang Baik untuk Kesehatan? Ini Manfaatnya!

Pertanyaan Seputar Obat Batuk Pilek Bayi

beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan orang tua seputar bapil dan obatnya

Mungkin kamu masih mempunyai pertanyaan lain seputar obat bayi batuk pilek. Nah, kamu bisa menemukan jawabannya di sini! 

Jika masih belum ada, jangan ragu untuk meninggalkan komentar, ya.

Bolehkah Bayi 0–6 Bulan Minum Obat Batuk?

Pada dasarnya boleh, tapi ada persyaratan tertentu. Misalnya saja, obatnya tidak boleh terlalu keras, sesuai dosis yang dianjurkan, serta bayi lahir dalam kondisi sehat (tidak prematur dan berat badan lebih dari 4 kg). 

Umumnya aman jika obatnya memang khusus dibuat sebagai obat batuk pilek untuk bayi umur 0 – 6 bulan. 

Tetapi ada baiknya kamu tidak asal memberikan obat batuk ke bayi ketika tidak yakin. 

Karena itu, coba konsultasikan kepada dokter anak (atau setidaknya dokter umum) sebelum memberikan obat pada si kecil. 

Dengan membership Rey, kamu bisa konsultasi kondisi si Kecil ke dokter sepuasnya tanpa biaya tambahan. Yuk, cek di sini!

Apakah Daun Sirih Bisa Mengobati Batuk pada Bayi?

Daun sirih tidak bisa mengobati batuk pada bayi. 

Memang sempat beredar isu bahwa daun sirih yang ditaruh pada dada bayi bisa menyembuhkan batuk pilek. Namun, nyatanya belum ada hasil penelitian yang membuktikan secara medis.

Bahkan Kominfo sendiri telah menyatakan bahwa hal ini merupakan berita yang salah.

Dalam dunia kedokteran, batuk pilek umumnya disebabkan oleh virus dan bisa sembuh dengan sendirinya. 

Karena itu, umumnya dokter akan menyarankan 4 hal berikut sebagai cara mengobati bayi pilek dan batuk: 

  • Pastikan anak makan dan minum yang cukup;
  • Membuang tisu yang sudah dipakai pada tempatnya;
  • Sering mencuci tangan;
  • Perbanyak istirahat agar anak bisa sembuh.

Anak pun bisa diberikan obat asalkan sesuai rekomendasi dan resep dari dokter.

Daun Apa yang Bisa Menyembuhkan Batuk pada Bayi?

Beberapa orang mengatakan bahwa daun sirih bisa menyembuhkan batuk pada bayi. Tapi hal ini tidaklah benar. 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Kominfo bahkan sudah mengklarifikasi bahwa daun sirih tidak dapat menyembuhkan batuk pilek pada bayi.

Bolehkah Bayi Mandi Saat Flu dan Batuk?

Tidak masalah. Bayi tetap boleh dimandikan ketika flu dan batuk. 

Hanya saja pastikan suhu ruangannya dan suhu air tidak berbeda terlalu jauh. Dengan begitu, si kecil tidak kedinginan. 

Jaga suhu ruangan normal di sekitar 27 derajat Celcius, dengan suhu air yang tidak terlalu tinggi. Misalnya di sekitar 37 derajat Celcius saja.

Justru penting bagi bayi untuk dimandikan secara rutin saat sakit. 

Karena imunitas bayi yang sedang menurun saat batuk pilek bisa menyebabkan infeksi lainnya bila kulit tidak bersih.

Apakah Bawang Merah Bisa Menyembuhkan Pilek pada Bayi?

Sama seperti daun sirih, fakta bahwa bawang merah bisa menyembuhkan pilek belum didukung bukti penelitian. Karena itu, ada baiknya waspada akan apa yang diberikan kepada bayi.

Pastikan saja bahwa kebersihan dan kebutuhan bayi sudah tercukupi. 

Terutama kebersihan ruangan, kulit bayi, dan ranjang, serta kebutuhan makan, minum, dan tidur.

Apabila batuk masih belum reda, lebih baik berkonsultasi dokter. Selalu ingat bahwa obat batuk herbal untuk bayi pun dapat memiliki efek samping tertentu.

Kapan Perlu ke Dokter Saat Bayi Batuk Pilek?

Jika sudah memberi obat batuk pilek bayi di atas, namun belum membaik, maka tentunya perlu dibawa ke dokter untuk ditangani.

Beberapa gejala yang mungkin membahayakan adalah sebagai berikut:

  • Muntah-muntah.
  • Napas tersengal hingga sesak.
  • Dahak berwarna hijau, kuning, atau bahkan kecokelatan.
  • Tidak mau menyusui.
  • Wajah tampak sangat pucat bahkan kebiruan.
  • Mengalami batuk rejan.

Kalau menemui gejala di atas meski sudah diberi obat batuk pilek bayi, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat, ya. 

Kamu juga bisa lho, berkonsultasi dengan dokter online di Rey ID sepuasnya, hanya mulai dari Rp 1.000 per bulan, kamu sudah dapat fitur telekonsultasi dokter sepuasnya. 

Yuk, jaga gaya hidup sehat dengan aplikasi Rey.

Artikel Terkait Lainnya