obat batuk pilek anak

Dalam istilah kedokteran, batuk pilek juga dikenal dengan istilah selesma dan terjadi karena infeksi virus pada hidung dan tenggorokan. Infeksi ini sebenarnya tergolong ringan, hanya saja akan sangat mengganggu kalau tidak segera diobati, terlebih untuk anak-anak. Karena itu, ada baiknya menyediakan obat batuk pilek anak di rumah.

Namun, sebelum kita masuk ke rekomendasi obat batuk dan pilek anak, kenalan sedikit yuk dengan gejala batuk pilek.

Gejala Batuk Pilek pada Anak

Biasanya butuh waktu 2-3 hari inkubasi setelah virus penyebab selesma masu dalam tubuh sebelum timbulnya ketidaknyamanan untuk tubuh.

Pada waktu itu, gejala yang timbul biasanya cukup parah sampai mengganggu aktivitas. Seiring berjalannya waktu, gejala akan berangsur pulih sampai benar-benar sembuh.

Ada banyak gejala yang menyertai batuk pilek, seperti:

  • Nyeri tenggorokan dan telinga,
  • Hidung tersumbat,
  • Sakit kepala,
  • Demam,
  • Suara hilang,
  • Nyeri seluruh badan,
  • Tidak nafsu makan.

Kalau kamu menemui gejala-gejala di atas pada anakmu, segera lakukan konsultasi dokter atau belikan obat batuk pilek anak sebagai pertolongan pertama.

5 Rekomedasi Obat Batuk Anak

Pemberian obat batuk anak harus disesuaikan dengan jenis batuknya. Dengan begitu, kinerja obatnya tepat sasaran.

Jika batuknya berdahak, gunakan obat ekspektoran yang dalamnya terdapat guaifenesin. Jika batuknya kering, gunakan obat batuk dengan kandungan zat antitusif, seperti supresan. Jika batuknya disebabkan alergi, gunakan obat dengan kandungan antihistamin.

Obat batuk anak biasanya dibuat dalam bentuk sirup dan diberi perasa buah, yang bertujuan supaya anak tidak menghindari obat itu. Berikut daftar obat batuk untuk anak yang aman dan mudah ditemukan di pasaran.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Obat Batuk Pilek Bayi, Terjamin Aman

Butuh Konsultasi Dokter Online dan Offline? Rey Solusinya
Premi Bulanan Mulai dari Rp 69 ribu-an

1. OBH Combi Anak

Selain untuk batuk, OBH Combi anak juga membantu mengobati gejala flu lain, seperti demam, bersin-bersin, dan hidung tersumbat. Ada 3 varian rasa yang bisa dipilih, yaitu stroberi, apel, dan jeruk.

Zat aktif dalam obat ini adalah pseudoephedrine HCl, ekstrak Succus liquiritae, paracetamol, chlorpheniramine maleat, dan ammonium klorida. Kamu tentu sudah tahu kalau paracetamol sudah umum digunakan untuk menurunkan suhu tubuh yang demam.

2. Termorex Plus

Termorex Plus diformulasikan untuk batuk dan flu. Di dalamnya, terdapat zat aktif, seperti paracetamol, pseudoephedrine HCl, glyceryl guaiacolate, dan chlorpheniramine maleate.

Umumnya semua zat aktif ini aman bagi anak. Namun, kalau terjadi gejala alergi, segera hentikan penggunaan obat ya.

3. Hufagripp Batuk Pilek

Hufagripp batuk pilek bisa digunakan untuk mengobati batuk kering dan pilek. Di dalamnya ada senyawa chlorpheniramine maleate yang bermanfaat untuk mengobati gejala alergi. Ditambah senyawa dextromethorphan HBr untuk menekan batuk, terutama batuk yang disebabkan iritasi tenggorokan.

4. OBH Nellco Spesal Anak

OBH Nelco dibuat dalam rasa rasa stroberi dan jeruk agar anak-anak mau mengonsumsinya. Selain untuk menyembuhkan batuk, obat ini juga ditujukan untuk mengatasi beragam gejala flu. Senyawa yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizae succus, ephedrin HCl, parasetamol, ammonium klorida, dan chlorpheniramine maleate.

Glycyrrhizae succus sendiri akan memberikan efek ekspektoran untuk mengurangi lendir di tenggorokan, kemudian dikeluarkan.

5. Vicks Formula 44 Anak-Anak

Obat batuk anak Vicks Formula 44 bisa diminum untuk meredakan batuk berdahak dan tidak berdahak, sekaligus pilek. Senyawa yang ada di dalam obat ini adalah dextromethorphan HBr dan Guaifenesin. 

Guaifenesin sendiri berfungsi sebagai ekspektoran untuk memudahkan dahak dikeuarkan. Sedangkan dextromethorphan HBr bekerja untuk mengatasi batuk dari pusatnya sehingga frekuensi batuk berkurang.

5 Rekomedasi Obat Pilek Anak

Kalau kamu tengah membutuhkan obat pilek anak yang aman, berikut rekomendasinya untukmu.

1. Proris Suspensi

Obat ini bisa digunakan untuk mengatasi berbagai gejala pilek, seperti demam dan sakit kepala. Agar kinerjanya semakin optimal, obat ini bisa dikombinasikan dengan obat yang mengandung dekongestan atau antihistamine.

2. Triaminic Batuk dan Pilek

Dalam obat ini, ada senyawa pseudoephedrine HCl untuk melegakan hidung tersumbat, dan dextrometorphan HBr untuk mengatasi batuk kering. Jadi kalau si anak menderita batuk dan pilek, kamu bisa menggunakan obat ini sebagai pertolongan pertama.

3. Brodexin Pilek Alergi PE

Efek samping obat tidak sealu buruk, contohnya chlorpheniramine maleate yang memberikan efek kantuk sehingga anak lebih mudah beristirahat. Senyawa lain yang ada di dalamnya adalah phenylephrine untuk melegakan pernapasan akibat hidung tersumbat.

4. Rhinos Neo

Obat pilek anak ini mengandung dekongestan yang efektif untuk mengatasi hidung tersumbat, terlebih jika si anak sulit mengeluarkan lendir dari hidungnya. Jadi, Rhinos Neo akan membantu melegakan saluran pernapasan si anak, karena lendirnya telah dikeluarkan.

5. Purekids Inhalant Decongestant Oil

Kalau kamu membutuhkan obat pilek untuk bayi, kamu bisa menggunakan obat pilek satu ini. Sesuai namanya, dekongestan ini menganduk minyak esensial yang dijamin aman untuk bayi. Namun pemakaiannya hanya untuk pemakaian luar dengan cara dihirupkan ke hidung anak.

Cara Mengatasi Gejala Batuk Pilek

Sebagai pertolongan pertama, beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk pilek pada anak adalah sebagai berikut.

  • Mengoleskan balsam pada punggung atau dada, namun jangan sampai masuk ke saluran pernapasan.
  • Memakan permen mint, atau permen khusus untuk batuk pilek, dan berkumur dengan air garam untuk meredakan nyeri tenggorokan dan hidung tersumbat.
  • Mengonsumsi obat batuk pilek anak yang dijual bebas di apotek maupun di swalayan. Perlu diketahui bahwa batuk pilek biasanya disebabkan oleh virus, jadi tanpa arahan dokter, tidak perlu antibiotik untuk mengobati batuk.

Tips penting lainnya adalah menjaga suhu tetap hangat dan lembap untuk membantu melegakan pernapasan. Kalau hidung anak tersumbat, tidurkan anak dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan, untuk melegakan pernapasan. Akan tetapi, terapkan cara itu jika usia anak sudah lebih dari satu tahun.

Jadi, Kapan Perlu ke Dokter?

Pada umumnya, berbagai gejala batuk pilek akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu.

Kalau batuk tak kunjung sembuh sampai lebih dari 3 minggu, atau bahkan disertai gejala lain, seperti timbul nyeri dada atau batuk berdarah. Dalam kasus itu, kamu perlu melakukan konsultasi dokter

Berikut beberapa hal terkait batuk pilek pada anak yang memerlukan penanganan dokter.

  • Gejala batuk pilek itu tidak membaik sampai 3 minggu, bahkan lebih.
  • Nyeri yang cukup parah dirasakan pada telinga.
  • Gejala berangsur parah dari waktu ke waktu.
  • Terjadi radang amandel yang dirasakan dengan nyeri hebat di tenggorokan.
  • Anak mengalami kesulitan bernapas.
  • Adanya gejala lain yang muncul dan semakin mengkhawatirkan.
  • Adanya darah pada dahak yang keluar saat batuk. 
  • Timbulnya demam tinggi pada anak yang berusia kurang dari enam bulan.

Kalau berbagai obat batuk pilek anak sudah dikonsumsi, tetapi gejalanya belum membaik juga, segera bawa anak ke dokter ya. Kamu juga bisa lho berkonsultasi dengan dokter di Rey ID sepuasnya, hanya mulai dari Rp69.000 per bulan, kamu sudah dapat fitur telekonsultasi dokter sepuasnya.

Artikel Terkait Lainnya