Tak Kalah dengan Susu Sapi, 9 Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan Tubuh

Tak Kalah dengan Susu Sapi, 9 Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan Tubuh
Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw
March 10, 2023
6 menit membaca

Susu kedelai merupakan jenis susu nabati yang berasal dari olahan sari kacang kedelai. 

Susu kedelai terbuat dari kacang kedelai yang direndam, dihaluskan, lalu direbus. 

Susu nabati ini biasanya dipilih sebagai pengganti susu sapi, terutama bagi seseorang yang memiliki alergi laktosa. 

Dibandingkan dengan jenis susu nabati lainnya, susu kedelai memiliki kandungan gizi yang paling mirip dibandingkan dengan susu sapi. 

Namun, apakah susu kedelai memiliki nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh? 

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Yuk, simak manfaat susu kedelai untuk kesehatan di bawah ini!

Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan

Susu yang berasal dari tumbuhan ini diklaim bebas kolesterol dan rendah lemak. 

Susu kedelai kerap dikonsumsi sebagai salah satu pilihan minuman sehat. 

Susu yang berasal dari tumbuhan ini diklaim bebas kolesterol dan rendah lemak. 

Susu kedelai mengandung protein, lemak, serat, antioksidan, zat besi, dan berbagai vitamin yang baik untuk tubuh. 

Aneka nutrisi yang terkandung membuat susu kedelai baik dikonsumsi oleh siapa saja. 

Yuk, ketahui 9 manfaat susu kedelai untuk kesehatan tubuh.

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Susu kedelai memiliki kandungan protein, antioksidan, kalium, dan omega-3 yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

Nutrisi tersebut juga baik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. 

Kandungan isoflavon pada susu kedelai mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan melawan peradangan. 

Selain itu, susu kedelai mengandung kalium yang bisa menjaga tekanan darah dan denyut nadi tetap teratur. 

2. Menjaga Kesehatan Tulang

Susu kedelai memiliki kandungan kalsium dan vitamin D yang tinggi. 

Bahkan secangkir susu kedelai menyumbang sekitar 30% asupan kalsium harian yang dianjurkan. 

Kandungan kalsium mampu untuk menjaga struktur tulang, meningkatkan kesehatan tulang, dan mengurangi risiko patah tulang. 

Seseorang yang telah memasuki usia lanjut perlu mengonsumsi susu kedelai untuk mencegah osteoporosis. 

3. Mengurangi Risiko Kanker

Konsumsi susu kedelai mampu mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker. 

Kandungan butyrate dapat menurunkan risiko kanker usus besar yang berperan penting dalam proses pengobatan berbagai penyakit usus. 

Butyrate merupakan jenis bakteri baik dalam makanan yang bersifat antiinflamasi. 

Selain mencegah kanker usus, susu kedelai memiliki kandungan isoflavon yang bertindak sebagai antikarsinongenik untuk menurunkan risiko kanker prostat pada pria. 

Bahkan penelitian menunjukkan konsumsi susu kedelai dapat menurunkan risiko kanker payudara pada wanita hingga 30%. 

Zat genistein diklaim mampu menghambat pertumbuhan sel kanker jika dikonsumsi dalam dosis yang cukup. 

4. Nutrisi bagi Ibu Hamil

Kedelai menganfung folat dan vitamin B9 yang berperan penting bagi kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. 

Ibu hamil yang mengonsumsi susu kedelai memiliki plasenta yang lebih sehat dan berat janin yang lebih baik. 

Namun, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi susu kedelai secara berlebihan sebab susu nabati ini mengandung asam fitat. 

Asam fitat akan mengikat mineral logam berat dan mengurangi kemampuan tubuh mengikat beberapa nutrisi bagi janin.

Selain itu, ibu hamil yang memiliki alergi kedelai disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi susu kedelai. 

Baca Juga: Yuk, Kenali 4 Ciri-Ciri Ibu Hamil Tidak Boleh Puasa!

Maka dari itu, penting bagi kamu untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menghindari efek samping yang berpotensi ditimbulkan. 

Apalagi kini berkonsultasi dengan dokter dapat dilakukan dengan mudah melalui online ataupun janjian di rumah sakit. 

Asuransi kesehatan online dari Rey menyediakan fitur bagi kamu untuk berkonsultasi dengan dokter via chat, tebus obat, atur janji temu di rumah sakit favorit, hingga rawat inap gratis. 

Untuk informasi lebih lanjut, klik banner di bawah ini!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

5. Menurunkan Berat Badan

Minum susu kedelai dapat menjadi opsi asupan efektif untuk menurunkan berat badan. 

Dengan kandungan serat yang tinggi, susu kedelai mampu membantu menurunkan berat badan dan menjaga kestabilan tekanan darah. 

Protein nabati pada kacang kedelai mengandung lemak sehat dan cukup mengenyangkan, sehingga dapat menjadi sumber energi untuk terhindar dari rasa lemas. 

Mengonsumsi susu kedelai akan membuat pola diet sehat menjadi semakin efektif. 

6. Mengurangi Gejala Menopause

Seseorang dengan menopause akan membuat tubuh berhenti memproduksi esterogen dan melepaskan sel telur. 

Penurunan esterogen menimbulkan beberapa gejala, seperti kegerahan. 

Esterogen yang berkurang dapat memengaruhi sistem kerja imun. 

Kandungan isoflavon dalam susu kedelai mampu menjaga kadar esterogen, sehingga memperkuat daya tahan tubuh pada wanita dalam masa menopause. 

Sebuah studi menunjukkan wanita yang mengonsumsi kedelai dalam 12 minggu lebih jarang mengalami kegerahan sebelum menopause dibandingkan yang tidak mengonsumsinya. 

7. Mengatasi Anemia

Susu kedelai mengandung zat besi dan kalsium yang bermanfaat dalam meningkatkan produksi sel darah merah. 

Hal ini akan meningkatkan fungsi keseluruhan pembuluh darah, sehingga memaksimalkan daya tahan tubuh.

Selain itu, susu kedelai adalah sumber vitamin B12 yang turut membantu produksi sel darah. 

Jika seseorang adalah vegetarian atau mengalami alergi susu sapi, maka susu kedelai bisa membantu melengkapi kebutuhan harian vitamin B12. 

Baca Juga: 18 Makanan Penambah Darah untuk Anemia

8. Menjaga Kesehatan Otak

Susu kedelai kaya akan omega-3 yang merupakan bagian dari lemak sehat. 

Asam lemak omega-3 bermanfaat untuk menurunkan risiko demensia dan penyakit alzheimer. 

Kandungan lemak sehat ini dapat membantu kelancaran aliran darah di otak, sehingga mengatasi gejala depresi dan kecemasan. 

Kedelai sendiri merupakan salah satu sumber lemak omega-3 non hewani yang terbaik. 

9. Menjaga Kesehatan Kulit

Susu kedelai bermanfaat dalam membantu menjaga kesehatan kulit. 

Kandungan asam linoleat dan antioksidan dalam kacang kedelai mampu memberikan perlindungan pada kulit. 

Rutin mengonsumsi susu kedelai bisa membantu mengurangi peradangan, melindungi dari sinar ultraviolet, dan meningkatkan produksi kolagen. 

Dengan kemampuan untuk merangsang kolagen, susu kedelai juga bisa membantu menjaga elastisitas, proses regenerasi kulit, hingga memastikan kulit tetap terhidrasi. 

Baca Juga: Alami dan Efektif, 10 Cara Memutihkan Kulit dengan Cepat

Pertanyaan Seputar Susu Kedelai

susu kedelai tidak menimbulkan masalah selama dikonsumsi dalam jumlah aman. 

Susu kedelai kerap dikonsumsi sebagai alternatif dari susu sapi. 

Seseorang yang vegetarian atau alergi laktosa umumnya akan menjadikan susu kedelai sebagai opsi utama.

Hal ini tidak mengherankan dikarenakan susu kedelai memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. 

Namun, beberapa orang kerap masih kebingungan dalam mengonsumsi susu kedelai. 

Berikut beberapa pertanyaan seputar susu kedelai.

Apakah Boleh Minum Susu Kedelai Setiap Hari? 

Susu kedelai secara alami tidak mengandung zat gula laktosa. 

Selama tidak mengandung pemanis buatan, susu kedelai tidak menimbulkan masalah selama dikonsumsi dalam jumlah aman. 

Konsumsi susu kedelai bersama pemanis buatan dapat mengakibatkan batuk, radang tenggorokan, dan berbagai kondisi lainnya. 

Susu kedelai dapat dikonsumsi setiap hari dengan maksimal 500 mL.  

Susu keledai yang dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan efek samping, seperti menghambat penyerapan nutrisi, gangguan pencernaan, dan potensi reaksi alergi. 

Apakah Susu Kedelai Bisa Membuat Gemuk?

Dalam proses menurunkan berat badan, susu kedelai dapat menjadi opsi pengganti susu sapi. 

Susu kedelai memiliki kalori dan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi. 

Manfaat susu kedelai ini dapat dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan. 

Hal ini akan membuat konsumsi susu kedelai secara tidak berlebihan tidak akan membuat gemuk. 

Namun, kamu perlu mengkaji kembali total asupan kalori harian keseluruhan untuk memastikan takaran kalori yang tepat.

Apakah Susu Kedelai Bagus untuk Penderita Maag?

Pada dasarnya, belum terdapat bukti yang memperlihatkan susu kedelai dapat menyembuhkan penyakit maag. 

Namun, susu kedelai aman dikonsumsi oleh penderita maag. 

Konsumsi susu kedelai dalam dosis yang tepat tidak akan menimbulkan efek samping. 

Susu kedelai sendiri merupakan minuman yang baik untuk penderita asam lambung. 

Tingkat lemak yang rendah dalam susu kedelai tidak akan memicu penyakit asam lambung kambuh. 

Apalagi susu kedelai kaya akan protein dan kalsium yang bisa menetralkan asam lambung. 

Penutup

Itulah beberapa manfaat dari susu kedelai. 

Susu kedelai dapat menjadi opsi alternatif yang tepat untuk menggantikan susu sapi.

Meskipun sehat, susu kedelai tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. 

Jika kamu memiliki pengalaman seputar konsumsi susu kedelai, yuk share di kolom komentar!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw

Menulis bukan tentang menuturkan segala sesuatu yang ingin disampaikan, tetapi menceritakan apa yang tidak bisa disampaikan. Itulah mengapa menulis menjadi cara terbaik untuk berbicara tanpa terganggu.

Kembali
Rekomendasi Artikel
May 16, 2023
Vitamin D Matahari yang Baik Sampai Jam Berapa?

Untuk memperoleh vitamin D, ada beberapa sumber yang dapat dimanfaatkan mulai dari mengonsumsi makanan yang...

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca
May 17, 2023
Apakah Vitamin E Bisa Menghilangkan Jerawat? Mitos atau Fakta?

Kulit yang mulus, bebas jerawat, adalah dambaan setiap orang. Sudah banyak produk dan perawatan dengan...

Dwi Julianti Dwi Julianti
5 menit membaca
November 14, 2022
15 Rekomendasi Makanan Sehat yang Mengandung Vitamin D

Vitamin D merupakan salah satu zat yang diperlukan oleh tubuh. Vitamin D dikenal juga dengan...

Yosephine Yosephine
9 menit membaca