Superfood, 7 Manfaat Pisang untuk Kesehatan Tubuh

Superfood, 7 Manfaat Pisang untuk Kesehatan Tubuh
Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw
March 6, 2023
6 menit membaca

Pisang merupakan salah satu buah yang paling umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. 

Tidak heran dikarenakan pisang dapat diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat untuk dikonsumsi. 

Selain memiliki rasa yang manis, buah pisang kaya akan serangkaian nutrisi yang baik untuk tubuh. 

Apalagi pisang sendiri memang tumbuh subur di negara-negara tropis, seperti Indonesia. 

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Berikut manfaat buah pisang untuk kesehatan tubuh!

Manfaat Buah Pisang untuk Kesehatan Tubuh

Pisang mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh

Pisang merupakan buah yang dapat dikonsumsi dengan mudah atau diolah dengan berbagai cara.

Terlepas dari cara mengolahnya, khasiat dalam pisang harus dipastikan tetap terjaga sebelum dikonsumsi. 

Pisang mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, seperti kalium, protein, zat besi, mangan, serat, vitamin A, vitamin B, dan magnesium. 

Berkat serangkaian kandungan tersebut, pisang bahkan digolongkan sebagai salah satu superfood yang kaya akan manfaat kesehatan.

Yuk ketahui 7 manfaat buah pisang.

1. Menurunkan Tekanan Darah & Menjaga Kesehatan Jantung

Selain membantu mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, kandungan kalium memiliki manfaat dalam membantu menurunkan tekanan darah. 

Kalium berfungsi dalam menjaga tekanan darah tetap stabil dengan menurunkan kadar natrium dalam tubuh. 

Bahkan kalium memiliki fungsi dalam mengangkut oksigen ke otak dan menjaga irama detak jantung.  

Selain itu, serat pada pisang mampu untuk mengikat lemak dan mencegah pembentukan plak penyebab penyumbatan pembuluh darah. 

Alhasil mengonsumsi pisang secara rutin bisa membantu menghindari risiko stroke dan penyakit jantung. 

Namun, manfaat pisang akan efektif jika dibarengi dengan konsumsi makanan rendah garam dan lemak. 

2. Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan

Pisang merupakan salah satu sumber prebiotik yang mampu menjaga kesehatan usus dan saluran pencernaan.

Kandungan serat pada pisang dapat membantu meredakan diare dan memadatkan feses. 

Bahkan serat membantu dalam mencegah sembelit dan kanker usus besar. 

Selain itu, pisang yang kaya akan vitamin B6 dapat mengurangi masalah mual dan muntah. 

Pisang yang belum matang merupakan sumber sari pati resisten yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus besar. 

Konsumsi pisang akan membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan saluran pencernaan. 

3. Menurunkan Berat Badan

Pisang memiliki kandungan lemak rendah yang tepat dikonsumsi dalam menurunkan berat badan. 

Kadar indeks glikemik yang rendah mengakibatkan karbohidrat kompleks pada pisang tidak akan membuat kadar gula dalam darah meningkat secara mendadak. 

Pisang yang tinggi serat akan memperlambat proses pencernaan, sehingga membuat seseorang merasa lebih kenyang dalam waktu yang lama. 

Dengan konsumsi yang lebih sedikit dan durasi kenyang yang lebih lama, pisang menjadi makanan yang tepat untuk dikonsumsi dalam program diet. 

Baca Juga: Apakah Pisang Bagus untuk Diet? Cek Fakta dan Manfaatnya, Yuk!

4. Menangkal Radikal Bebas

Pisang mengandung antioksidan tinggi yang baik untuk kekebalan tubuh. 

Senyawa antioksidan dalam pisang dapat mencegah kerusakan sel dan jaringan tubuh akibat radikal bebas. 

Bahkan antioksidan mampu meningkatkan produksi hormon dopamin dan katekin yang bisa mencegah stres dan peradangan. 

5. Menjaga Kesehatan Kulit

Pisang dapat digunakan sebagai masker untuk menjaga kesehatan kulit wajah. 

Kandungan vitamin C pada pisang dapat merangsang pembentukan kolagen dan mencegah kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet. 

Tidak hanya itu, pisang memiliki manfaat dalam menyerap minyak, mencegah timbulnya jerawat, dan melembapkan kulit kering. 

Untuk dijadikan masker wajah, pisang dapat dihaluskan menjadi adonan pasta, lalu dioleskan ke kulit wajah dan dibiarkan selama 15 menit. 

Setelah itu, bilas menggunakan air bersih dan keringkan wajah. 

6. Sumber Magnesium

2 buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 16% dari kebutuhan magnesium harian. 

Magnesium merupakan jenis mineral yang membantu organ dan sistem dalam tubuh untuk berfungsi normal. 

Meskipun dapat dihasilkan sendiri oleh tubuh, magnesium bisa diperoleh dari konsumsi makanan, salah satunya pisang. 

Magnesium memiliki peranan penting dalam mempertahankan fungsi otot, mengendalikan gula, dan membentuk protein. 

Seseorang yang kekurangan magnesium akan menyebabkan kesemutan, meningkatkan risiko jantung, osteoporosis, dan menurunkan nafsu makan.

Baca Juga: Obat Alami, 9 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan

7. Sumber Mangan

Dua buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 30% kebutuhan mangan harian. 

Mangan merupakan salah satu jenis mineral yang dibutuhkan otak, sistem enzim, dan sistem saraf untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh. 

Mangan membantu metabolisme karbohidrat, asam amino, dan kolesterol dalam tubuh. 

Tubuh yang tidak dapat memproduksi mangan sendiri membutuhkan makanan yang kaya akan mineral. 

Bahkan penelitian membuktikan seseorang dengan osteoporosis memiliki kadar mangan yang lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak mengalami osteoporosis. 

Pertanyaan Seputar Konsumsi Pisang

kandungan tyramine dalam pisang dapat memicu migrain

Rasa yang lezat dan nutrisi yang melimpah membuat pisang menjadi konsumsi rutin sebagian orang. 

Apalagi pisang dapat dioleh menjadi berbagai hidangan sesuai dengan selera. 

Namun, beberapa orang masih kerap kebingungan ketika ingin mengonsumsi pisang. 

Berikut beberapa pertanyaan seputar konsumsi pisang.

Apa Saja Penyakit yang Tidak Boleh Makan Pisang?

Meskipun pisang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, beberapa orang tidak disarankan untuk mengonsumsi pisang, terutama jika menderia penyakit tertentu. 

Seseorang dengan penyakit asma, tidak disarankan untuk mengonsumsi pisang. 

Hal ini dikarenakan pisang berpotensi menutup jalan udara yang menyulitkan proses pernapasan.

Selain itu, kandungan tyramine dalam pisang dapat memicu migrain. 

Maka dari itu, penderita migrain dan gangguan saraf disarankan untuk menghindari pisang. 

Adapun seseorang yang mengalami masalah gigi sebaiknya tidak mengonsumsi pisang. 

Pisang yang kaya akan kandungan pati jika dikonsumsi secara berlebihan dapat merusak gigi. 

Baca Juga: 7 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan Tubuh

Melihat penyakit yang dapat berpotensi semakin parah akibat konsumsi pisang, penting bagi kamu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari efek yang tidak diinginkan. 

Kini konsultasi dengan dokter dapat dilakukan dengan mudah melalui online ataupun janjian di rumah sakit. 

Asuransi kesehatan online dari Rey menyediakan fitur bagi kamu untuk berkonsultasi dengan dokter via chat, tebus obat, atur janji temu di rumah sakit favoritmu, hingga rawat inap gratis. 

Untuk informasi lebih lanjut, klik banner di bawah ini!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Kapan Waktu yang Tepat untuk Makan Pisang?

Pada dasarnya, tidak terdapat ketentuan terkait waktu yang tepat untuk mengonsumsi pisang. 

Kamu dapat mengonsumsi pisang sebelum menikmati makanan utama. 

Makan pisang sendiri akan membuat tubuh lebih cepat merasa kenyang, sehingga seseorang dapat lebih mudah untuk mengontrol asupan makanan saat makan utama. 

Adapun makan pisang di siang hari akan membantu mengembalikan energi tubuh akibat kandungan gula alami dan serat yang tinggi. 

Selain itu, apabila kamu mengalami gangguan tidur, konsumsi pisang sebelum tidur dapat menjadi opsi. 

Pisang mengandung berbagai nutrisi yang mampu meningkatkan kualitas tidur, serta meningkatkan melatonin yang merupakan hormon pengendali siklus tidur. 

Penutup

Itulah beberapa manfaat dari pisang. 

Pisang memang memiliki serangkaian manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Namun, kamu tidak disarankan untuk mengonsumsi pisang secara berlebihan. 

Yuk share pengalaman kamu seputar konsumsi pisang di kolom komentar!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Suhartantowi Lauw
Suhartantowi Lauw

Menulis bukan tentang menuturkan segala sesuatu yang ingin disampaikan, tetapi menceritakan apa yang tidak bisa disampaikan. Itulah mengapa menulis menjadi cara terbaik untuk berbicara tanpa terganggu.

Kembali
Rekomendasi Artikel
March 14, 2024
Bolehkan Ibu Hamil Naik Pesawat? Berikut Tips dan Persyaratan yang Wajib Diketahui

Bagi ibu hamil yang ingin melaksanakan perjalanan menggunakan pesawat terkadang akan merasa khawatir karena dianggap...

Aul Risky Aul Risky
5 menit membaca
December 8, 2023
12 Cara Menghilangkan Urat di Wajah dan Penyebabnya

Timbulnya urat di wajah atau spider veins merupakan kondisi ketika pembuluh darah tipis yang terdapat...

Miska Syahirah Miska Syahirah
7 menit membaca
March 7, 2023
7 Tips Aman Puasa untuk Ibu Menyusui, Apa Dampaknya untuk Bayi?

Saat menjalankan ibadah puasa, banyak ibu menyusui yang khawatir dengan kesehatan bayinya. Terlebih, karena ibu...

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca