6 Ciri-Ciri Kekurangan Vitamin D, Salah Satunya Sering Stres

6 Ciri-Ciri Kekurangan Vitamin D, Salah Satunya Sering Stres
Dwi Julianti
Dwi Julianti
May 11, 2023
7 menit membaca

Seseorang yang mengalami kekurangan vitamin D berisiko terkena masalah kesehatan lainnya yang lebih parah.

Namun, tidak banyak yang mengetahui ciriciri kekurangan vitamin D sehingga tidak bisa mengetahui kondisi bermasalah tersebut akibat kurangnya asupan vitamin D.

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Kamu perlu memahami apa saja ciriciri kurang vitamin D agar dapat mencukupi kebutuhan atau dosis hariannya.

Yuk, perhatikan penjelasan selengkapnya tanda-tanda kekurangan vitamin D berikut ini!

Ciri-Ciri Kekurangan Vitamin D

Dampak kekurangan vitamin D seringkali diabaikan, baik itu pengaruhnya pada orang dewasa maupun anak usia dini.

Padahal, tubuh perlu memenuhi asupan vitamin D untuk kelancaran sistem rangka manusia.

Melansir Harvard School of Public Health, vitamin D adalah salah satu jenis vitamin yang larut dalam lemak dan membantu tubuh menyerap serta menyimpan kalsium serta fosfor.

Nah, kedua mineral ini sangat penting untuk membentuk tulang, mengurangi pertumbuhan sel kanker, membantu mengendalikan infeksi, dan mengurangi peradangan.

Selain itu, banyak organ dan jaringan di dalam tubuh memiliki reseptor untuk vitamin D.

Hal ini menunjukkan bahwa seseorang dengan gejala kekurangan vitamin D tidak hanya terganggu kesehatan tulangnya, tetapi mencakup area yang lebih luas.

Kalau begitu, apa saja ciri ciri orang kekurangan vitamin D? Mari, perhatikan tanda-tanda kurang vitamin D berikut ini!

1. Gangguan mood atau stres

Siapa sangka kalau tanda kekurangan vitamin D berhubungan erat dengan mood seseorang.

Siapa sangka kalau tanda kekurangan vitamin D berhubungan erat dengan mood seseorang.

Adapun, gejala tubuh kekurangan vitamin D bisa terlihat dari gangguan mood atau stres yang sering muncul.

Ini dikaitkan dengan peran serotonin, hormon yang terkait dengan kebahagiaan di otak, yang memiliki korelasi positif dengan kadar vitamin D dalam darah.

Kurangnya vitamin D dapat menyebabkan rendahnya kadar serotonin, menyebabkan stres dan gangguan mood.

2. Nyeri tulang dan mudah lelah

Kamu mungkin sudah mengetahui sebelumnya bahwa vitamin D berperan penting terhadap kesehatan tulang.

Tak heran, orang yang kekurangan vitamin D dalam darah cenderung merasakan nyeri atau sakit pada tulang.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh kurangnya kalsium pada tulang atau demineralisasi tulang sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah terasa nyeri saat melakukan aktivitas.

Selain itu, ciri tubuh kekurangan vitamin D juga termasuk rasa lelah yang berlebihan dan mudah mengantuk.

Dalam hal ini, fungsi vitamin D adalah mempermudah penyerapan kalsium dalam tubuh.

Hal ini menghasilkan dampak buruk pada tubuh yang kekurangan kalsium.

Padahal, kalsium sangat diperlukan oleh tubuh untuk kontraksi otot dan mengirimkan sinyal pada sel saraf.

Oleh karena itu, tubuh yang kekurangan vitamin D dan kalsium akan mudah lelah dan mengantuk.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan nyeri dan sakit pada tulang karena tulang kekurangan kalsium dan mengalami demineralisasi, sehingga tulang menjadi rapuh dan sensitif. 

3. Kepala berkeringat

Kekurangan vitamin D dapat menunjukkan tanda-tanda tertentu, termasuk kepala bayi yang berkeringat terutama saat tidur.

Oleh karena itu, kepala bayi yang berkeringat berlebih saat tidur dapat menjadi indikasi kekurangan vitamin D, dan bayi tersebut perlu dijemur di bawah sinar matahari pagi. 

Akan tetapi, proses yang menyebabkan kepala seseorang yang kekurangan vitamin D menjadi berkeringat berlebihan belum sepenuhnya diketahui pasti.

Kamu juga perlu mencari tahu lebih dalam apakah seseorang dengan kepada berkeringat berlebihan merupakan akibat kekurangan vitamin D.

Pasalnya, kepala berkeringat bisa saja disebabkan oleh faktor selain gejala kurang vitamin D.

4. Berat badan meningkat atau obesitas

ciri Kekurangan vitamin D juga berdampak pada terjadinya obesitas atau peningkatan berat badan.

Kekurangan vitamin D juga berdampak pada terjadinya obesitas atau peningkatan berat badan.

Yap, kekurangan vitamin D juga bisa membuat kamu menjadi gemuk.

Sebab, terdapat hubungan erat di antara rendahnya kadar vitamin D dengan peningkatan kadar kolesterol atau terjadinya obesitas.

Oleh karena itu, peningkatan berat badan berlebih dapat menjadi tanda-tanda kekurangan vitamin D.

Seseorang yang kekurangan vitamin D juga seringkali mengalami lapar yang berlebihan dan peningkatan gula darah.

Hal ini bisa terjadi karena tubuh mengalami kesulitan dalam memasukkan gula ke dalam sel.

5. Kulit berubah menjadi lebih gelap

Pigmen kulit yang semakin banyak akan membuat kulit semakin gelap karena pigmen kulit bertindak seperti sunblock alami.

Semakin banyak pigmen kulit, maka semakin rendah kemampuan kulit untuk menyerap sinar matahari yang diperlukan untuk membuat vitamin D di dalam tubuh.

Akibatnya, warna kulit yang semakin gelap bisa menjadi ciri kekurangan vitamin D karena tubuh membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terpapar sinar matahari sehingga dapat menghasilkan vitamin D dari provitamin D.

6. Luka sulit sembuh

Vitamin D merupakan salah satu jenis vitamin yang memiliki peran dalam proses penyembuhan luka.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penyakit yang memperlambat penyembuhan luka karena vitamin D diperlukan untuk membantu membentuk jaringan baru.

Oleh karena itu, seseorang dengan kadar vitamin D yang rendah akan sulit sembuh dari luka.

Pertanyaan Seputar Gejala Kekurangan Vitamin D

Setelah mengetahui ciri-ciri kekurangan vitamin D, penting untuk memperhatikan asupan harian vitamin ini.

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan vitamin D adalah dengan mengonsumsi suplemen atau makanan yang kaya akan vitamin D seperti ikan, telur, dan daging merah.

Dengan memenuhi asupan nutrisi vitamin D, kamu dapat mencegah gejala defisiensi vitamin D dan menjaga kesehatan tulang serta sistem kekebalan tubuh.

Agar pemahamanmu tentang vitamin D di dalam tubuh semakin luas, simak pembahasan lebih lanjut terkait topik ini, yuk!

Bagaimana cara cek vitamin D dalam tubuh?

Cara memastikan bahwa tubuh memiliki cukup vitamin D adalah dengan melakukan tes darah.

Nah, ada dua jenis tes darah yang bisa kamu lakukan, tetapi yang paling umum adalah tes 25-hidroksi vitamin D atau 25(OH)D.

Seseorang yang mengalami defisiensi vitamin D bisa melakukan tes ketika mengalami gejala seperti otot melemah atau kram, nyeri tulang, dan gejala lainnya.

Vitamin D yang cukup dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, infeksi, gangguan sistem kekebalan tubuh, osteoporosis, dan kanker (prostat, besar, dan payudara).

Baca Juga: Kapan Sebaiknya Minum Vitamin D? Dosis & Efek Sampingnya!

Kenapa orang bisa kekurangan vit D?

Secara sederhana, ada dua faktor penyebab terjadinya defisiensi vitamin D.

Pertama, kurangnya paparan sinar matahari pada kulit yang disebabkan oleh gaya hidup sehari-hari, yaitu:

  • Cenderung menghindari sinar matahari.
  • Berada di dalam ruangan dalam jangka waktu yang panjang.
  • Menggunakan pakaian tertutup atau berpakaian panjang.
  • Penggunaan pelindung tubuh seperti topi, payung, dan penggunaan sunblock dengan SPF lebih dari 30.

Kedua, karena kurangnya asupan harian dari vitamin D.

Adapun, kebutuhan akan vitamin D setiap hari berkisar di antara 400-800 IU (tergantung usia dan kondisi tubuh).

Selain itu, sumber vitamin D bagi tubuh terdiri dari dua jenis, yaitu berasal dari pembuatan di kulit dan sumber makanan.

Badan terasa lemas kekurangan vitamin apa?

Kekurangan vitamin tertentu dapat menyebabkan badan terasa lemas.

Nah, berikut adalah beberapa vitamin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan menghindari kelemahan badan antara lain:

  1. Vitamin B12: Kekurangan vitamin B12 bisa memicu anemia megaloblastik.
  2. Vitamin D: Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan otot lemah dan kelelahan.
  3. Zat besi: Kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan anemia.
  4. Vitamin C: Sama seperti zat besi, asupan vitamin C yang kurang dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan anemia.

Selain kurang asupan vitamin dan nutrisi, badan lemas juga dapat terjadi karena faktor lainnya.

Misalnya kurang tidur, stres, kelebihan berat badan, kurang olahraga, dan masalah kesehatan lainnya.

Oleh karena itu, kamu membutuhkan bantuan medis untuk mengetahui secara akurat apakah badanmu yang lemas merupakan tanda dan gejala dari kurangnya vitamin.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline di rumah sakit.

Menariknya lagi, kalau kamu memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Kamu bisa klik banner ini untuk info lebih lanjut!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Nyeri sendi lutut kekurangan vitamin apa?

Nyeri sendi yang berkepanjangan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kekurangan vitamin D.

Yap, vitamin D memiliki peran penting dalam tubuh, termasuk dalam penyerapan kalsium dan pembentukan tulang yang kuat.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin D dapat memengaruhi kesehatan persendian.

Kekurangan vitamin D dapat memperburuk gejala nyeri sendi dan mempercepat perkembangan osteoarthritis.

Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin D melalui paparan sinar matahari, makanan, atau suplemen.

Baca Juga: 10 Manfaat Vitamin D untuk Tubuh, Boleh Diminum Setiap Hari?

Penutup

Nah, kamu sudah mengetahui bahwa seseorang dengan ciriciri kekurangan vitamin D bisa menjadi pertanda dari kesehatan tubuh yang memburuk.

Terlebih, karena adanya hubungan antara defisiensi vitamin D dengan berbagai gejala khusus yang bisa mengganggu kesehatan.

Yuk, jangan lupa mencukupi kebutuhan vitamin D harian agar tidak merasakan gejala tersebut!

Masih punya pertanyaan terkait tanda kekurangan vitamin D? Tulis di kolom komentar, yuk!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Kembali
Rekomendasi Artikel
November 14, 2023
6 Jenis Olahraga di Rumah yang Mudah Kamu Lakukan Agar Sehat

Menjalankan gaya hidup sehat, saat ini sudah menjadi salah satu tren yang populer di masyarakat....

Yosephine Yosephine
4 menit membaca
November 17, 2022
6 Cara Menghilangkan Bengkak di Mata, Apa Saja Penyebabnya?

Periorbital puffiness adalah istilah medis untuk mata bengkak. Kondisi mata bengkak ini biasanya dialami seseorang...

Dwi Julianti Dwi Julianti
8 menit membaca
May 16, 2023
Vitamin D Matahari yang Baik Sampai Jam Berapa?

Untuk memperoleh vitamin D, ada beberapa sumber yang dapat dimanfaatkan mulai dari mengonsumsi makanan yang...

Dwi Julianti Dwi Julianti
6 menit membaca