ada cara menghindari penipuan asuransi yang bisa kita lakukan seperti bertanya pada teman, melihat legalitas perusahaan, dan lainnya.

Bicara mengenai asuransi, sepertinya hampir semua orang sudah mengetahuinya, ya?

Seperti yang kamu tahu, asuransi merupakan cara mengalihkan risiko kerugian yang mungkin timbul, baik itu terhadap jiwa maupun harta benda.

Namun, maraknya berita mengenai penipuan asuransi di Indonesia mungkin membuat kamu lebih waspada atau malah takut untuk membeli polis asuransi.

Padahal, kebutuhan asuransi itu penting lho, supaya kamu terhindar dari beban keuangan di kemudian hari. 

Tapi tenang saja, kamu tidak perlu takut ditipu ya, karena ada cara menghindari penipuan asuransi yang bisa kita lakukan.

Bagaimana cara memilih perusahaan asuransi terpercaya?

Yuk, kita lihat tips menghindari penipuan asuransi di bawah ini.

Table of Contents

Kejahatan Asuransi Apa Saja?

Maraknya penipuan yang dilakukan oleh oknum perusahaan asuransi, tak ayal membuat kamu takut membeli produk asuransi. 

Tapi sebenarnya, kasus kejahatan asuransi tidak hanya dari pihak perusahaan saja, lho. 

Pasalnya, banyak kasus kejahatan asuransi yang juga dilakukan oleh pihak tertanggung.

Berikut beberapa contoh kejahatan asuransi yang dilakukan oleh pihak tertanggung maupun penanggung: 

  • Penggelapan premi asuransi.
  • Kematian palsu.
  • Agen asuransi palsu yang merugikan nasabah.
  • Kecelakaan palsu.
  • Sengaja membakar rumah. 
  • Pemalsuan dokumen asuransi.

Bagaimana Menghindari Kejahatan dan Kecurangan Asuransi?

Tapi, kejahatan asuransi yang disebutkan di atas bisa kok, dihindari.

Bagaimana menghindari diri dari kejahatan dan kecurangan asuransi?

Yuk, simak 8 tips menghindari penipuan asuransi di bawah ini!

1. Kenali modus-modus penipuan

Agar terhindar dari tindak kejahatan dan kecurangan asuransi, sebaiknya kamu mengenali modus-modus penipuan.

Salah satu modus penipuan asuransi yang terjadi ialah agen asuransi menyarankan nasabah untuk tidak jujur dalam menyatakan kondisi kesehatan.

Padahal, kondisi kesehatan nasabah akan masuk ke dalam polis asuransi.

Ada juga kasus, di mana agen asuransi tidak menyetorkan uang premi ke rekening perusahaan asuransi.

Hal seperti ini, umumnya terjadi kepada nasabah yang baru pertama kali memiliki asuransi.

Selain itu, ada juga kasus di mana broker asuransi menyarankan untuk berpindah-pindah asuransi. 

Padahal, berpindah-pindah asuransi bisa membuat biaya premi naik seiring bertambahnya usia.

Nah, kalau kamu bertemu agen asuransi seperti ini, kamu perlu mewaspadainya, ya.

2. Hindari menandatangani formulir kosong

Jangan pernah menandatangani formulir atau dokumen yang masih kosong.

Sebelum menandatangani dokumen, kamu perlu mengecek ulang isi dan data pribadi kamu apakah sudah benar apa belum.

Maka dari itu, sebaiknya jangan asal menandatangani dokumen yang belum kamu baca dan mengerti seluruhnya.

Apa yang Harus Dilakukan oleh Nasabah agar Tidak Salah Pilih Sebuah Asuransi?

Apa yang Harus Dilakukan oleh Nasabah agar Tidak Salah Pilih Sebuah Asuransi? salah satunya yakni dengan melihat legalitas perusahaan asuransi.

Untuk menghindari penipuan asuransi, kamu juga bisa mengikuti tips memilih asuransi di bawah ini, ya!

1. Cek kredibilitas dan legalitas perusahaan

Salah satu cara menghindari penipuan asuransi adalah dengan mencari tahu kredibilitas dan legalitas perusahaan asuransi. 

Cara mengetahui apakah perusahaan asuransi legal itu mudah, kok.

Kamu cuma perlu melakukan pengecekan ke situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Nah, kalau perusahaan asuransi yang kamu cari ada di dalam daftar OJK, artinya perusahaan tersebut legal.

Selain itu, sebaiknya kamu juga mengecek apakah perusahaan memiliki situs resmi, alamat kantor yang jelas, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Satu hal lagi yang bisa kamu cek yakni apakah perusahaan asuransi tersebut memiliki risk based capital (RBC) di atas 120% atau tidak. 

Sebab, berdasarkan peraturan OJK perusahaan asuransi wajib memiliki nilai RBC minimal di angka 120%.

2. Bertanya pada teman atau keluarga

agar terhindar dari penipuan asuransi yaitu dengan bertanya pada teman atau keluarga.

Cara selanjutnya agar terhindar dari penipuan asuransi yaitu dengan bertanya pada teman atau keluarga.

Enggak ada salahnya kok, untuk meminta rekomendasi dari kenalan kamu. 

Apalagi jika kamu masih baru terjun di dunia asuransi, pasti banyak hal yang belum kamu ketahui. 

Meminta rekomendasi dari teman atau keluarga bisa dikatakan salah satu cara paling efektif, lho.

Sebab, teman atau keluargamu pasti sudah merasakan sendiri manfaat dan layanan dari perusahaan asuransi tersebut.

Jadi, kecil kemungkinan kamu bisa tertipu. 

3. Mengenal perusahaan asuransi 

Untuk menghindari penipuan, kamu juga perlu lho, mengetahui rekam jejak perusahaan. 

Umumnya, perusahaan asuransi yang baik memiliki rekam jejak yang bagus pula. 

Di zaman teknologi seperti sekarang informasi juga semakin mudah di akses.

Jadi, kamu bisa melakukan pencarian di Google atau media sosial terkait perusahaan asuransi tersebut. 

4. Membaca polis dengan hati-hati

Ketika membeli asuransi, hal terpenting yang perlu kamu lakukan adalah dengan membaca polis dengan hati-hati. 

Ketika membeli asuransi, hal terpenting yang perlu kamu lakukan adalah dengan membaca polis dengan hati-hati. 

Sebagian dari kamu mungkin belum tahu apa itu polis, sederhananya polis adalah dokumen yang berisi perjanjian tertulis antara pemegang polis (orang yang membeli asuransi) dengan perusahaan asuransi. 

Kamu bisa mengetahui lebih banyak mengenai polis melalui artikel “Apa Itu Polis Asuransi? Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya” ini, ya. 

Nah, karena polis ini seperti surat perjanjian, jadi kamu harus membacanya dengan cermat. 

Lihat manfaat apa saja yang kamu dapat, bagaimana proses pengajuan klaim, berapa premi yang harus dibayarkan, dan lainnya.

Banyaknya jenis asuransi terkadang membuat calon nasabah kebingungan untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Maka dari itu, pastikan kamu membacanya pelan-pelan dan bertanya kepada pihak asuransi jika belum memahaminya. 

5. Melihat review

sebelum kamu memilih produk asuransi, sebaiknya melihat testimoni atau review pelanggan terlebih dahulu. 

Selain cara-cara yang disebutkan di atas, kamu juga perlu melihat review atau testimoni dari para pelanggan.

Seperti yang kamu ketahui, sekarang sudah banyak perusahaan asuransi yang merambah dunia digital.

Jadi, sebelum kamu memilih produk asuransi, sebaiknya melihat testimoni atau review pelanggan terlebih dahulu. 

Dengan membaca review pelanggan, setidaknya kamu jadi tahu gambaran seperti apa perusahaan tersebut.

6. Membandingkan produk asuransi dengan perusahaan lain

Untuk menghindari penipuan, sebaiknya kamu membandingkan produk asuransi yang akan kamu beli dengan perusahaan lainnya.

Coba bandingkan biaya premi, manfaat yang kamu dapat, dan lainnya.

7. Lihat Rekanan perusahaan

Untuk mengetahui apakah perusahaan asuransi yang kamu pilih terpercaya atau tidak, kamu bisa melihatnya dari rekanannya.

Umumnya, perusahaan asuransi memiliki bekerja sama dengan beberapa pihak entah itu rumah sakit atau lainnya.

8. Pilih asuransi yang memiliki pelayanan yang jelas

Sebelum membeli asuransi, kamu juga perlu pastikan kalau asuransi yang kamu beli memiliki pelayanan yang jelas.

Misalnya ketika kamu memilih asuransi kesehatan, pilih yang bisa memiliki fitur layanan 24 jam, jaringan rumah sakit yang luas, sistem klaim cashless, dan lainnya.

Apalagi, kini sudah hadir aplikasi Rey yang bisa membantu masalah kesehatan kamu. 

Rey merupakan aplikasi layanan asuransi kesehatan online berbasis membership yang berfokus pada proteksi asuransi kesehatan.

Dengan memiliki asuransi kesehatan Rey, kamu akan mendapatkan berbagai fasilitas gratis mulai konsultasi dokter, tebus obat, rawat inap, rawat jalan, dan lainnya.

Rey juga telah bekerja sama dengan Victoria Insurance yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, pada kuartal terakhir (Q2 dari 2022), Victoria Insurance juga telah mendapat RBC hingga 703.69, hampir 6 kali lipat dari batas ketentuan yang OJK tetapkan di 120%. 

Jadi, kamu tidak perlu takut jadi korban penipuan asuransi kesehatan, ya.

Kami juga memahami kondisi darurat seperti kecelakaan, cedera, atau masalah medis lainnya bisa terjadi kapan saja.

Maka dari itu, tim kami juga siap membantu kamu selama 24 jam.

Hal-Hal Apa Saja yang Menyebabkan Sulitnya Melakukan Klaim Asuransi?

Salah satu manfaat asuransi, yakni untuk memberikan jaminan terhadap risiko yang tiba-tiba terjadi.

Namun, terkadang ketika ingin mengajukan klaim, ada kalanya perusahaan asuransi menolak klaim yang diajukan. 

Padahal, kita tentu berharap kalau klaim yang diajukan disetujui sehingga bisa meringankan beban keuangan.

Lantas, apa saja hal-hal yang menyebabkan sulitnya melakukan pengajuan asuransi?

  • Klaim asuransi tidak sesuai persyaratan polis. 
  • Dokumen pendukung klaim tidak lengkap.
  • Pembayaran premi asuransi sudah jatuh tempo. 
  • Risiko yang dialami tidak ditanggung polis.
  • Melebihi batas waktu.

Maka dari itu, sebelum melakukan klaim, kamu juga perlu tahu produk asuransi apa yang kamu beli.

Kita ambil contoh, jika kamu beli asuransi jiwa, tentu saja akan berbeda dengan produk asuransi kesehatan, asuransi mobil, dan lainnya karena setiap jenis asuransi memiliki manfaatnya yang berbeda.

Karena memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda, sebaiknya pilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhanmu, ya.

Penutup

Nah, itu dia tips memilih perusahaan asuransi terbaik yang bisa kamu lakukan supaya aman dari tindakan penipuan.

Meski marak perusahaan asuransi bodong dan modus penipuan yang terjadi, namun kamu tidak perlu khawatir atau takut, ya.

Masih banyak kok, perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi terpercaya.

Sebagai nasabah kita hanya perlu lebih kritis dan hati-hati.

Jadi, jangan asal memilih polis yang ditawarkan oleh agen perusahaan asuransi konvensional maupun asuransi syariah, ya.

Masih ada pertanyaan seputar cara menghindari penipuan asuransi? Yuk, tulis di kolom komentar!

Artikel Terkait Lainnya