Sakit Kepala Bagian Belakang? Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Sakit Kepala Bagian Belakang? Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Dwi Julianti
Dwi Julianti
June 15, 2023
6 menit membaca

Mengalami gangguan sakit kepala adalah hal yang umum dirasakan.

Bahkan bisa dikatakan kalau semua orang pasti pernah merasakan sakit kepala dalam hidupnya.

Meskipun hal ini biasa terjadi, namun tak bisa dipungkiri kalau menderita sakit kepala bisa mengganggu aktivitas harian.

Dari sekian jenis sakit kepala yang ada, sakit kepala bagian belakang adalah yang paling sering dialami oleh orang dewasa.

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara hidup sehat? Temukan rahasianya di sini

Biasanya penderita sakit kepala tegang di bagian belakang juga bisa merasakan nyerinya hingga ke pangkal leher dan sering dikaitkan dengan tingginya kolesterol seseorang.

Lantas, apa penyebab sakit kepala bagian belakang dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak penjelasan selengkapnya dibawah ini.

Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang

Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang Mengalami nyeri kepala belakang biasanya dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari yang paling ringan yaitu mengganggu saja hingga sakit yang tak tertahankan.

Mengalami nyeri kepala belakang biasanya dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari yang paling ringan yaitu mengganggu saja hingga sakit yang tak tertahankan.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Healthline, berikut ini adalah penyebab sakit kepala dan leher yang sebaiknya diwaspadai karena bisa menjadi pertanda penyakit serius.

1. Neuralgia Oksipital

Neuralgie oksipital adalah kondisi di mana saraf oksipital yang berada menjalar dari sumsum tulang hingga kulit kepala mengalami peradangan.

Kondisi tersebut menyebabkan sakit di kepala dengan sensasi berdenyut dan menusuk mulai dari pangkal leher hingga ke sisi kepala belakang.

Gejala-gejala lain yang mungkin dirasakan oleh penderita antara lain nyeri di belakang mata, sensitif terhadap cahaya, dan sensasi menusuk di leher.

2. Postur Tubuh yang Buruk

Postur tubuh yang buruk juga bisa menyebabkan sakit kepala belakang dan leher.

Ini terjadi karena postur tubuh yang salah bisa memicu tekanan di area punggung, bahu serta leher.

3. Sakit Kepala Servikogenik

Sakit kepala jenis ini dipicu oleh adanya gangguan pada tulang belakang leher.

Penderitanya biasanya merasakan timbulnya sakit kepala bagian belakang disertai pandangan kabur.

Gejala lain yang muncul antara lain sakit yang semakin intens nyerinya saat berbaring.

Bahkan dalam beberapa kasus, penderita bisa sampai terbangun dari tidur karena merasakan sakitnya yang luar biasa.

4. Low Pressure Headache

Sakit kepala ini muncul ketika penderita mengalami hipotensi intrakranial atau cairan tulang belakang bocor.

Hal tersebut bisa terjadi secara spontan atau setelah penderita menjalani prosedur tertentu.

5. Sakit Kepala Tegang

Sakit kepala satu ini bisa dibilang yang paling umum dirasakan oleh kebanyakan orang. 

Biasanya ditandai dengan gejala sakit kepala sebelah kanan dan bagian belakang.

Selain nyeri di belakang dan di salah satu sisi kepala, biasanya penderita juga merasakan gejala lain seperti otot leher dan kulit kepala terasa kencang.

6. Migrain

Sakit kepala akibat migrain bisa muncul di lokasi manapun, termasuk di area belakang kepala.

Biasanya sakit kepala yang dirasakan bisa bergantian ataupun bersamaan.

Selain nyeri di kepala bagian kiri dan belakang, gejala yang dirasakan antara lain mual, muntah, mata berair dan intensitas nyerinya meningkat saat terpapar cahaya atau mendengar suara yang keras.

7. Sakit Kepala Cluster

Sakit kepala cluster sebenarnya jarang terjadi namun terasa sangat menyakitkan.

Biasanya munculnya sakit kepala cluster ini bisa terjadi hingga berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Penderita sakit kepala cluster biasanya akan merasa kalau rasa sakitnya meningkat saat berbaring.

Selain itu penderita bisa merasakan gejala lain seperti:

  • Hidung tersumbat

  • Sensitif terhadap cahaya dan suara

  • Gelisah

  • Mual

  • Rasa sakit seperti tertusuk dan terbakar

  • Kelopak mata terkulai

Setelah mengetahui apa saja penyebabnya, kini saatnya bagi kamu untuk mengetahui pengobatan sakit kepala belakang.

Baca Juga: Sakit Kepala Sebelah Kanan? Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Sakit Kepala Bagian Belakang

Cara Mengatasi Sakit Kepala Bagian Belakang Untuk mengatasi nyeri kepala bagian belakang, dokter tidak bisa sembarangan memberikan treatment karena tiap penanganan tergantung dari penyebabnya.

Untuk mengatasi nyeri kepala bagian belakang, dokter tidak bisa sembarangan memberikan treatment karena tiap penanganan tergantung dari penyebabnya.

Berikut adalah beberapa perawatan yang biasanya dilakukan oleh dokter untuk mengatasi sakit kepala belakang berdasarkan penyebabnya:

  • Neuralgia oksipital: Biasanya dokter akan memberikan kombinasi terapi, termasuk penggunaan obat-obatan, pijat, dan pelemas otot dengan resep.

  • Postur tubuh yang salah: Sakit kepala akibat postur tubuh yang kurang tepat dapat segera diatasi dengan minum acetaminophen. Namun, untuk jangka panjang, penting untuk memperbaiki postur tubuh.

  • Sakit kepala akibat peradangan: Sakit kepala akibat peradangan dapat diobati dengan mengonsumsi obat antiinflamasi guna mengurangi peradangan.

  • Sakit kepala akibat saraf terjepit: Nyeri yang muncul karena dipicu masalah pada saraf bisa diatasi dengan terapi fisik, peregangan, suntikan epidural, hingga pembedahan jika diperlukan.

  • Sakit kepala tegang: Sakit kepala satu ini bisa diatasi dengan minum obat pereda nyeri yang dijual bebas.

  • Sakit kepala migrain: Kamu bisa mengatasi jenis nyeri kepala yang satu ini dengan minum obat yang khusus diracik untuk sakit kepala sebelah.

  • Sakit kepala cluster: Biasanya untuk mengatasi masalah satu ini dokter akan fokus pada mempersingkat periode sakit kepala. Namun bagi kamu yang ingin meredakan nyerinya dalam jangka waktu yang pendek, bisa minum obat-obatan seperti topiramate dan vermaphil.

Baca Juga: Sakit Kepala Belakang Kiri? 10 Penyebab, Obat, dan Cara Mengatasinya

Obat Sakit Kepala Bagian Belakang

Sebenarnya hampir semua sakit jenis sakit kepala yang ada bisa diatasi dengan obat nyeri yang dijual bebas, seperti acetaminophen (Tylenol) atau extra strength tylenol bagi yang sakit kepala kronis.

Namun ingat, sebelum mengonsumsi obat tersebut lebih baik kamu berkonsultasi dahulu dengan dokter.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline di rumah sakit.

Dengan asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Yuk, klik banner ini untuk info lebih lanjut!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Apa Bahaya Sakit Kepala Bagian Belakang?

Sakit kepala bagian belakang dapat menjadi tanda peringatan kondisi serius seperti meningitis atau stroke.

Normalnya, nyeri di kepala bisa reda dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam.

Namun pada kasus tertentu, seseorang juga bisa mengalami sakit kepala harian kronis yang tak kunjung hilang hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Itulah sebabnya, jangan ragu untuk menghubungi dokter jika sakit kepala yang dirasakan sudah tidak wajar.

Karena bisa jadi nyeri yang dirasakan justru menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih serius, seperti tumor.

Baca Juga: Sakit Kepala Belakang Kanan? 10 Penyebab, Obat, Cara Mengatasinya

Penutup

Itulah penyebab sakit kepala belakang yang sebaiknya kamu ketahui.

Ingat, jangan takut untuk berkonsultasi ke dokter jika sakit yang dirasakan tak kunjung reda.

Jangan sampai dibiarkan begitu saja karena sakit yang kamu rasakan bisa saja pertanda kondisi yang serius.

Pastikan bahwa kamu menyebutkan bagaimana rasa sakit di kepala yang kamu rasakan termasuk gejalanya.

Apakah saat ini kamu merasakan sakit kepala belakang yang sampai mengganggu aktivitas sehari-hari?

Jika iya, yuk chat dokter melalui aplikasi Rey! 

Cobain Rey gratis khusus 2 bulan pertama, dengan fitur ini kamu bisa chat dokter sepuasnya hingga tebus obat gratis, lho!

Coba Gratis Rey untuk 2 bulan! Chat dokter dan klaim obat gratis bisa kamu cobain dulu!

Kembali
Rekomendasi Artikel
December 8, 2022
4 Makanan untuk Tipes yang Aman, Apa yang Tidak Diperbolehkan?

Demam tifoid atau tipes adalah penyakit yang menular melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Saat...

Yosephine Yosephine
5 menit membaca
February 21, 2024
Apa Itu Kista? Berikut Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Kista merupakan kantung berisi cairan, zat padat, atau udara yang membentuk benjolan di bawah permukaan...

Aul Risky Aul Risky
7 menit membaca
September 4, 2023
9 Jenis Makanan yang Mempercepat Penyembuhan Batuk

Saat mengalami gejala flu dan batuk, seringkali kita mencari cara untuk mempercepat proses penyembuhan tanpa...

Suhartantowi Lauw Suhartantowi Lauw
8 menit membaca