Salah satu cara merawat tanaman hias adalah dengan Memilih media tanam yang tepat

Belakangan ini, merawat tanaman hias sempat menjadi tren hingga membuka banyak peluang bisnis baru. 

Selain membuat rumah tampak lebih asri, adanya tanaman juga bisa membuat perasaan lebih baik.

Merawat tanaman juga perlu hati-hati lho, agar tanaman tidak layu dan kesuburan tanaman tetap terjaga.

Lalu, bagaimana sih cara merawat tanaman agar tumbuh subur? 

Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Table of Contents

Bagaimana Cara Merawat Tanaman Hias?

Tanaman termasuk makhluk hidup yang bernyawa, karena itu butuh teknik dan perhatian khusus agar bisa tumbuh subur. 

Berikut beberapa cara merawat tanaman hias yang bisa kamu ikuti:

1. Pilih media tanam yang tepat

Media tanam adalah salah satu hal yang harus diperhatikan dalam perawatan tanaman. 

Media tanam adalah salah satu hal yang harus diperhatikan dalam perawatan tanaman. 

Media tanam tidak hanya tanah lho, melainkan ada berbagai campuran yang bisa ditambahkan pada media tanam seperti sekam padi, serbuk kayu, humus, sabut kelapa, dan lainnya. 

Kamu juga perlu tahu kalau tidak semua jenis tanaman ideal menggunakan media tanam tanah. 

Bahkan ada yang perlu menggunakan air sebagai media tanam, untuk tumbuhan hidroponik atau aquaponik.

2. Pilih tempat untuk menanam

Selanjutnya, kamu juga harus meletakkan tanaman di tempat yang tepat.

Sebab, perawatan tanaman di dalam pot bisa saja berbeda dengan menanam di tanah langsung atau polybag.

Mengapa tempat untuk menanam harus tepat? 

Biasanya hal ini berhubungan dengan seberapa banyak kadar air yang diberikan pada tanaman.

3. Beri sinar matahari yang cukup

Pertumbuhan tanaman akan optimal jika mendapatkan cahaya yang cukup, termasuk tanaman indoor. 

Itulah mengapa, penting untuk memerhatikan sinar matahari untuk tanaman.

Tanaman membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis. 

Jika memilih tanaman indoor, maka kamu perlu mengeluarkan tanaman untuk mendapatkan cahaya yang cukup.

4. Mengatur suhu dan kelembapan

Pastikan kamu mengenal apakah tanaman yang kamu rawat bisa tumbuh di suhu tempat tinggalmu.

Selain itu, kamu juga perlu memastikan bahwa kelembapan udara di tempat kamu sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Jika lingkungan tidak cukup lembab atau kering, kamu bisa memberikan humidifier agar kelembapan lingkungan tetap terjaga.

5. Menyiram tanaman dengan tepat

cara merawat tanaman hias adalah dengan menyiram tanaman secara merata, tidak terlalu banyak maupun sedikit. 

Menyiraman tanaman dengan rutin dan teknik yang tepat adalah cara merawat tanaman selanjutnya yang perlu diperhatikan.

Caranya adalah dengan menyiram tanaman secara merata, tidak terlalu banyak maupun sedikit. 

Jangan biarkan air menggenang pada tanaman karena bisa menutup jalur oksigen untuk tanaman.

6. Memotong bagian yang mati

Segera potong dan buang bagian tanaman yang kering atau mati. 

Sebab bagian tanaman yang rusak tersebut bisa memengaruhi bagian yang masih hidup dan bagus.

Memotong bagian ranting dan daun yang rusak tersebut dilakukan agar tidak mengganggu keseluruhan tanaman.

7. Pastikan tanaman bebas hama

Memastikan tanaman terhindar dari hama dan penyakit juga penting diketahui. 

Sebab hama dan debu menghambat tanaman bisa tumbuh.

Cara agar tanaman terhindar dari hama adalah dengan memberikan nutrisi yang baik untuk tanaman, memindahkan tanaman secara rutin, menjaga kualitas tanah, dan memangkas rumput liar yang ada di sekitar tanaman.

Bersihkan pula debu yang menempel pada tanaman dan menjaga kebersihan di sekitar tanaman secara teratur.

8. Beri nutrisi penting

Nitrogen, potasium, kalsium, fosfor, sulfur, dan magnesium adalah nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Nutrisi tersebut sebenarnya sudah terkandung di dalam tanah namun bisa menghilang seiring berjalannya waktu.

Karena itu, kamu bisa memberi nutrisi tersebut secara terpisah ke tanaman atau mengganti tanah secara rutin.

9. Gunakan pupuk alami

Kamu bisa gunakan pupuk alami agar tanamanmu tumbuh subur.

Pupuk alami seperti pupuk kompos, pupuk kandang, pupuk organik, atau pupuk daur ulang akan membuat tanaman lebih mudah tumbuh sehat dan subur.

10. Ganti pot secara teratur

Lakukan penggantian pot secara berkala karena kondisi tanaman akan semakin besar setiap hari. 

Mengganti pot ke ukuran yang lebih besar akan memberikan ruang yang cukup dan akar tanamanmu dapat tubuh dengan baik.

Baca Juga: 11 Manfaat Air Purifier untuk Kesehatan, Pentingkah Dimiliki?

Berapa Kali Kita Harus Menyiram Tanaman?

Menyiram tanaman tidak bisa sembarangan. 

Hal ini perlu disesuaikan dengan beberapa hal seperti, cuaca dan ukuran tanaman.

Saat cuaca sedang panas-panasnya, kamu mungkin perlu menyiram setiap hari. 

Namun, tidak disarankan untuk menyiram di kala terik, karena bisa membakar tanaman. 

Jadi, kamu bisa menyiram tanaman setiap pagi hari sebelum jam 10 pagi.

Saat curah hujan tinggi, tidak perlu menyiram tanaman setiap hari, apalagi jika tanaman terkena hujan. 

Namun, pastikan kamu menjaga pengairannya agar tanaman tidak terendam air.

Selain itu, perhatikan ukuran tanaman. 

jika tanaman besar, maka jumlah air yang dibutuhkan juga lebih banyak.

Pot besar dengan tanaman kecil bisa disiram setiap 4-7 hari sekali. 

Namun, jika tanaman kecil dalam pot kecil, maka siram setiap 2 hari sekali.

Apa yang Membuat Tanaman Mati?

Penyebab umum tanaman mati biasanya karena terendam air, namun ada beberapa hal lain yang membuat tanaman layu atau mati, yaitu:

  • Kekurangan atau kelebihan air.
  • Meletakkan tanaman di pot tanpa pengairan yang bagus, misalnya pot tanpa lubang.
  • Terlalu banyak cahaya matahari.
  • Lupa memindahkan ke pot baru (repotting).
  • Terlalu sering memindahkan tanaman.
  • Batang patah atau rusak.
  • Terserang hama dan penyakit.

Kapan Memberi Pupuk pada Tanaman?

Kamu bisa memberikan pupuk di dua waktu, yaitu pagi dan malam.

  • Di pagi hari, kamu bisa memanfaatkan suhu dingin dan mengurangi angin. Setelah diberi pupuk, siram tanaman tanpa banyak penguapan atau kehilangan angin
  • Di malam hari, sebab tanaman tidak stres karena panas di siang hari. Namun, pastikan bahwa dedaunan tidak basah kuyup dalam semalam.

Apa yang Terjadi Apabila Tanaman Kelebihan Air?

Pada tanaman yang sedang berbuah atau berbunga, terlalu banyak air akan menyebabkan buah dan bunga menjadi rontok.

Selain itu, kelebihan tersebut juga bisa meningkatkan perkembangan patogen yang disebabkan bakteri dan cendawan misalnya Fusarium, Colletotrichum, Phytophthora, dan Ralstonia.

Baca Juga: 19 Jenis Tanaman Pembersih Udara, Bikin Sejuk Ruangan!

Penutup

Memiliki tanaman tentu harus memiliki tanggung jawab untuk merawatnya. 

Dengan cara merawat tanaman yang sudah disebutkan di atas kamu bisa menjaga kesuburan tanaman.

Tanaman yang sehat dan terjaga di rumah, tentu akan membuat perasaan juga ikut senang. 

Pemula juga bisa mencoba langkah tersebut, ya.

Jika masih ada pertanyaan seputar perawatan tanaman, yuk diskusikan bersama di kolom komentar!

Artikel Terkait Lainnya