cara menabung 10 juta dalam 3 bulan

Menabung bukanlah hal mudah bagi sebagian besar orang, terutama bagi yang berpenghasilan menengah ke bawah. Di lain sisi, menabung hanya dengan menyisihkan pendapatan sudah tidak lagi menjadi solusi yang relevan untuk mengelola keuangan pada masa kini. Investasi mungkin menjadi salah satu pilihan yang baik dan kekinian. 

Penggunaan gadget sudah banyak merubah kebiasaan manusia pada masa kini. Dengan adanya bantuan teknologi, cara seseorang dalam melakukan investasi pun juga ikut berubah dan menjadi semakin praktis.

Cara Menabung yang Benar: Mulai dari Menyisihkan Penghasilan

Hal yang perlu dilakukan sebelum memulai investasi yakni tentukan tujuan dan jumlah uang yang hendak dikumpulkan. Seperti kata pepatah “lebih baik berjalan perlahan menuju tujuan, ketimbang berlari kencang tanpa arah”. Jadi jangan sampai mulai menabung tanpa tujuan yang jelas ya! 

Selanjutnya yang paling penting, yang perlu kita persiapkan adalah uang sebagai modal berinvestasi. Untuk mendapatkan uang yang hendak diinvestasikan, kita juga harus mampu menyisihkan sejumlah uang dari penghasilan kita. 

Sebagai contoh, seseorang memiliki keperluan dalam jangka waktu 3 bulan ke depan dengan kebutuhan sebesar Rp10 juta. Yang berarti setiap bulannya diperlukan penyisihan sebanyak Rp3,3 juta.

cara menabung 10 juta dalam 3 bulan

Terkadang dalam melakukan penyisihan tidaklah mudah karena jangka waktu yang cukup panjang, sehingga terkadang seseorang mengalami miscalculation. Bagi kalian yang mengalami kesulitan tersebut, hal ini dapat diatasi dengan membuat penghitungan dengan jangka waktu yang lebih pendek. 

Penghitungan dapat dibagi menjadi berapa uang yang harus disimpan setiap minggu, hari, atau bahkan mem-budget-kan kebutuhan sehari-hari, seperti batas uang yang boleh dikeluarkan untuk makan siang, transport, dan lain-lain.

Lalu setelah uang disisihkan, apakah uang tersebut hanya akan dikumpulkan hingga mencapai target yang sudah kamu tentukan? Faktanya, nilai uang cenderung mengalami pelemahan dari waktu ke waktu. Dengan membiarkan uangmu terdiam begitu saja, sebetulnya kamu sudah membuat uangmu berkurang nilainya. 

Untuk mengatasi hal ini, investasi menjadi solusi yang dapat kamu terapkan agar nilai uang yang kamu miliki tidak termakan oleh waktu.

Apa Itu Investasi?

Investasi sendiri merupakan tindakan penundaan konsumsi pada masa sekarang, dengan harapan mendapatkan lebih banyak pada masa mendatang. Dimana di dalamnya terdapat ketidak-pastian dalam penundaan tersebut sehingga dibutuhkan kompensasi atas penundaannya. 

Investasi berdasarkan jangka waktunya dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Berdasarkan perbedaan jangka waktu tersebut juga dihasilkan berbagai macam produk investasi yang disesuaikan untuk memenuhi masing-masing kebutuhan berdasarkan jangka waktu tersebut.

Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek memiliki rentang durasi kurang dari 1 tahun. Untuk melakukan investasi jangka pendek ini, terdapat beberapa produk yang direkomendasikan, seperti deposito dan juga saham. 

Banyak yang beranggapan bahwa deposito hanya dapat dilakukan untuk jangka waktu yang lama. Namun seiring perkembangan zaman, kini juga terdapat deposito dengan jangka waktu hanya 3 bulan. Selain itu untuk mendapatkan produk deposito sekarang juga sangat mudah loh, bahkan beberapa Bank sudah memfasilitasi pembukaan deposito secara online!

Yang berikutnya adalah saham. Saham juga merupakan produk investasi yang baik dimiliki untuk jangka pendek mempertimbangkan return yang dapat diberikan cukup menjanjikan dalam jangka pendek. Namun, perlu hati-hati dalam menganalisa saham yang hendak dipilih. Dalam memilih saham jangka pendek, kamu dapat melakukan analisa teknikal terhadap produk saham yang ingin dibeli agar memperkecil resiko merugi dan memaksimalkan profit.

Baca Juga : Cara Menabung Saham yang Menarik untuk Jangka Panjang

Investasi Jangka Menengah

Berikutnya adalah investasi dengan jangka waktu 1 hingga 5 tahun atau dapat disebut investasi jangka menengah. Biasanya skenario ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan seperti membeli rumah, mobil, gadget, dan lain-lain. Produk investasi yang dapat menjadi pilihan untuk jangka waktu menengah adalah saham, ORI, dan sukuk ritel. 

Produk investasi tersebut cocok untuk dimiliki dengan rencana investasi menengah dikarenakan ORI memiliki jangka waktu minimal yaitu 4 tahun, sedangkan pembayaran sukuk ritel dijamin oleh pemerintah dan nilai pokok ketika jatuh tempo berada dalam jangka 3 tahun.

Saham juga cocok untuk investasi jangka menengah. Hal ini dikarenakan beragamnya perusahaan yang terdapat di bursa. Untuk jangka menegah disarankan untuk menggunakan analisa fundamental dan juga teknikal untuk memaksimalkan profit.

Investasi Jangka Panjang

Dan yang terakhir, merupakan investasi jangka panjang dengan durasi di atas 5 tahun. Jenis investasi ini memerlukan kepastian yang tinggi karena memakan proses yang lama sehingga cocok untuk produk investasi yang stabil. Produk yang dapat menjadi pilihan untuk investasi jangka panjang merupakan reksa dana, emas, saham perusahaan blue chip, dan juga properti. 

Produk-produk tersebut memiliki tingkat kestabilan yang tinggi dan memiliki trend yang cenderung naik dalam waktu yang cukup panjang dan cocok untuk diterapkan dalam skema investasi jangka panjang. Namun, modal yang diperlukan juga berbeda-beda, jadi sesuaikan dengan skema keuanganmu ya!

Manfaat Berinvestasi

Sesuai dengan makna investasi yakni tindakan penundaan konsumsi, dan terdapat kompensasi terhadap ketidakpastian selama penundaan konsumsi tersebut. Dengan melakukan investasi banyak manfaat yang dapat kita peroleh, seperti:

1. Menghindari inflasi.

2. Memenuhi kebutuhan penting di masa mendatang.

3. Mencapai financial freedom.

Dengan melakukan investasi nilai, uang yang kita miliki tetap akan mengalami inflasi. Namun, kuantitas uang yang kita miliki juga mengalami peningkatan, sehingga menurunnya nilai uang yang kita miliki digantikan jumlah uang yang dihasilkan sebagai kompensasi dari investasi yang dilakukan.

Dalam menjalani kehidupan, tentunya terdapat kebutuhan penting. Kebutuhan penting tersebut seringkali tidak timbul pada masa kini, melainkan pada masa mendatang. Kebutuhan yang dimaksud dapat berupa biaya studi, biaya untuk membeli mobil, membeli rumah, atau persiapan masa pensiun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut tentunya dibutuhkan jumlah uang yang besar. 

Dengan melakukan investasi dapat membantumu mencapai kebutuhan tersebut dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal karena adanya kompensasi yang didapatkan. Namun juga terdapat resiko yang harus diperhatikan. Tapi jangan khawatir dengan dibantu analisa yang matang maka profit juga akan datang.

Berikutnya financial freedom, financial freedom merupakan mimpi dari banyak orang. Financial freedom dapat dicapai dengan mendapatkan passive income dari harta atau aset yang kita miliki. Dengan membeli beberapa produk investasi dapat memberikan passive income dalam satuan waktu tertentu. Sebagai contoh, dengan membeli saham tertentu kita dapat menerima dividen setiap satu tahun satu hingga dua kali tergantung kebijakan yang diambil oleh perusahaan dimana kita menanamkan modal. 

Dengan mengetahui cara menabung yang benar dan mengenal manfaat menabung, mengumpulkan uang dengan jumlah besar dalam waktu singkat bukan sebuah mimpi lagi bukan? Begitulah cara menabung 10 juta dalam 3 bulan, semoga bermanfaat!

Artikel Terkait Lainnya