Bumil Boleh Puasa? Ketahui Keadaan Janin saat Ibu Puasa di Sini!

Bumil Boleh Puasa? Ketahui Keadaan Janin saat Ibu Puasa di Sini!
Dwi Julianti
Dwi Julianti
March 16, 2023
5 menit membaca

Ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan momen yang banyak ditunggu oleh umat Islam.

Namun, muncul pertanyaan apakah aman bagi ibu hamil untuk berpuasa.

Rasa khawatir tersebut memang wajar dirasakan ibu hamil yang berniat menjalankan ibadah puasa.

Sebab, berpuasa saat hamil membuat ibu mengalami kondisi tanpa makan dan tidak mengonsumsi asupan air.

Hal ini menimbulkan kecemasan terhadap asupan nutrisi dan kondisi janin dalam kandungan.

Tentunya, selain menjalankan kewajiban puasa Ramadan, penting untuk menjaga kesehatan dan keadaan janin saat ibu puasa.

Yuk, simak panduan dan tips terkait ibu hamil yang memutuskan untuk berpuasa berikut ini!

Bagaimana Keadaan Janin saat Ibu Puasa?

Bagaimana keadaan janin saat ibu hamil? Janin yang dikandung tidak mengalami kelaparan

Perkembangan janin dalam rahim merupakan salah satu pertimbangan utama bagi ibu dalam memutuskan untuk berpuasa.

Apalagi, saat puasa janin aktif bergerak sehingga menandakan janin sedang dalam proses pertumbuhan.

Kalau begitu, apa dampaknya untuk janin dan ibu hamil yang berpuasa?

1. Janin yang dikandung tidak mengalami kelaparan

Bayi dalam kandungan membutuhkan nutrisi yang cukup, terlebih jika ibu memutuskan untuk menjalani puasa.

Yap, kondisi kesehatan janin tidak akan terganggu, apalagi sampai mengalami kelaparan.

Sebab, dampak puasa hanya sebatas mengubah jam makan dan tidak menyebabkan kekurangan nutrisi.

Jika asupan nutrisi tetap terpenuhi selama berpuasa Ramadan, kesehatan dan kesejahteraan janin akan selalu terjaga.

Oleh karena itu, ibu hamil boleh menjalankan puasa selama mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi.

2. Puasa tidak mengganggu berat badan janin

Melansir BMC Pregnancy and Childbirth, puasa Ramadan tidak berdampak buruk terhadap berat badan bayi yang lahir.

Dengan demikian, kondisi janin di dalam kandungan ibu yang berpuasa tidak terpengaruh secara negatif.

Berat bayi yang lahir akan tetap normal dan tanpa gangguan, layaknya pada proses persalinan umumnya.

Selain itu, penelitian oleh Departemen Obstetri dan Ginekologi di Universitas Gaziantep juga menunjukkan hasil yang serupa.

Penelitian tersebut menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pada kesehatan janin, sebelum dan sesudah puasa.

Oleh karena itu, di antara dua ibu hamil yang berpuasa dan tidak berpuasa, kedua janin akan tetap berada di kondisi kesehatan yang baik.

Namun, jika memutuskan untuk berpuasa, pastikan ibu hamil berada dalam kondisi tubuh yang memungkinkan.

Kebutuhan kalori juga harus selalu dijaga dan dipenuhi saat sahur dan buka puasa.

Terutama, konsumsi air putih yang cukup saat berbuka puasa untuk mencukupi kebutuhan cairan.

Apabila ada gejala yang mengindikasikan masalah kesehatan pada ibu hamil yang sedang berpuasa, segera konsultasikan dengan dokter kandungan, ya.

Gejala-gejala tersebut dapat mencakup mual dan muntah yang berlebihan, sakit kepala, dehidrasi, dan penurunan kesadaran.

Konsultasi dengan dokter sekarang juga sudah semakin mudah lho, karena kamu bisa chat dokter secara online melalui aplikasi Rey ataupun secara offline di rumah sakit.

Menariknya lagi, kalau kamu sudah memiliki asuransi kesehatan online dari Rey, kamu bisa chat dokter sepuasnya, tebus obat, rawat inap, hingga rawat jalan gratis.

Kamu bisa klik banner ini untuk info lebih lanjut!

Membership kesehatan yang memberikan akses ke asuransi kesehatan

Pertanyaan Seputar Kondisi Janin saat Ibu Puasa

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan terkait kondisi janin saat ibu puasa:

Berapa bulan ibu hamil boleh puasa?

Ibu hamil akan mengalami 3 trimester, yaitu meliputi pembagian fase kehamilan per tiga bulan.

Biasanya, trimester awal dan terakhir adalah masa yang rentan bagi ibu hamil.

Ibu akan mengalami mual dan muntah atau morning sickness di awal kehamilan.

Ibu hamil cenderung tidak diperbolehkan berpuasa di fase ini karena kemungkinan terjadi dehidrasi dan kurangnya asupan nutrisi.

Sementara itu, trimester terakhir adalah masa penyempurnaan organ penting menjelang masa persalinan.

Oleh karenanya, ibu hamil disarankan untuk berpuasa di trimester kedua.

Sebab, di trimester kedua, morning sickness sudah mulai berkurang dan ibu sudah beradaptasi dengan kondisi kehamilannya.

Baca Juga: 3 Cara Menghitung Usia Kehamilan dan Contohnya

Apakah ibu hamil boleh puasa tanpa sahur?

Pada dasarnya, tidak disarankan bagi seseorang untuk berpuasa tanpa sahur terlebih dahulu.

Terlebih, pada ibu hamil berpuasa yang sangat membutuhkan asupan makanan yang kaya akan gizi.

Puasa tanpa sahur akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan janin.

Alasannya karena momen sahur adalah saat yang krusial bagi ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan nutrisi.

Yap, vitamin penting untuk ibu hamil dalam mencegah terjadinya anemia atau kurang darah.

Selain itu, mengonsumsi makanan manis juga dianjurkan untuk meningkatkan gula darah setelah seharian berpuasa.

Apa boleh ibu hamil 3 bulan puasa?

Umumnya, tidak disarankan untuk ibu hamil di fase trimester pertama atau bulan ketiga untuk berpuasa.

Namun, jika tetap ingin berpuasa saat hamil 3 bulan, hendaknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Hal ini begitu penting dilakukan sehingga ibu hamil bisa mengikuti tips aman berpuasa sesuai anjuran dokter.

Bolehkah puasa saat hamil 5 bulan?

Saat kehamilan memasuki bulan kelima, fase ini masuk dalam trimester kedua.

Pada trimester ini, diperbolehkan untuk berpuasa bagi ibu hamil selama memiliki persiapan yang matang.

Tentunya, jangan lupa mempertimbangkan kesehatan tubuh dan batalkan puasa apabila sakit atau sudah tidak kuat lagi.

Usia kehamilan 7 bulan bolehkah puasa?

Di usia kehamilan 7 bulan, ibu hamil masuk dalam fase trimester terakhir.

Nah, pada trimester ini, diperbolehkan bagi ibu hamil untuk berpuasa, selama sudah mendapatkan izin dari dokter.

Sebab, ibu dengan kehamilan di fase trimester terakhir perlu mempersiapkan persalinan dengan matang.

Selain itu, Jangan lupa kenali tanda tubuh saat sudah tidak kuat berpuasa sehingga tidak perlu memaksakan diri.

Oleh karenanya, jangan sampai ibadah puasa terhadap janin justru membawa dampak buruk.

Baca Juga: 12 Aplikasi Kehamilan Terbaik, Bantu Ibu Hamil Pantau Perkembangan Janin

Penutup

Demikianlah pembahasan tentang keadaan janin saat ibu puasa dan tips saat menjalaninya.

Menjalani puasa ketika hamil memang tidak mudah, apalagi sembari menerapkan pola hidup sehat lewat konsumsi nutrisi yang cukup.

Terpenting, jangan lupa berkonsultasi dengan dokter, apabila memutuskan untuk menjalani puasa, ya.

Jika kamu punya pertanyaan, yuk tulis di kolom komentar!

Membership Kesehatan dari Rey. Mulai dari 35rban per bulan.

Tags
Kembali
Rekomendasi Artikel
December 16, 2022
Mau Nikah? Simak 8 Tujuan Menikah Secara Umum Ini, Yuk!

Sebagian besar pasangan yang saling mencintai akan bermuara pada satu tujuan mulia, yaitu pernikahan.  Pernikahan...

Dwi Julianti Dwi Julianti
4 menit membaca
September 5, 2023
Terbaru! Syarat Menikah dengan WNA & Dokumen yang Diperlukan

Berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, Warga Negara Indonesia (WNI) diperbolehkan untuk menikahi Warga Negara...

Dwi Julianti Dwi Julianti
5 menit membaca
January 31, 2023
Selain Mual, Ini 8 Ciri-Ciri Orang Hamil Muda

Tanda awal kehamilan sering kali jarang disadari karena memang tidak terasa signifikan.  Padahal, momen ini...

Dwi Julianti Dwi Julianti
5 menit membaca